Connect with us

Berita

Besok, Riksa Budaya Jawa Barat Digelar di Alun-Alun Kota Bogor

Published

on

Besok, Riksa Budaya Jawa Barat Digelar di Alun-Alun Kota Bogor
Pj Sekda Kota Bogor Hanafi saat rapat koordinasi dengan Disparbud Kota Bogor di Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor. Dok. Istimewa.

KlikBogor – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud)  Jawa Barat bersama Disparbud Kota Bogor akan menggelar Riksa Budaya Jawa Barat. Acara ini akan digelar di Alun-Alun Kota Bogor pada 11 Desember 2024.

Hal itu disampaikan Kepala Disparbud Kota Bogor, Iceu Pujiati dalam rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Hanafi di Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor, Senin kemarin.

“Acara ini merupakan kalender Pemprov Jawa Barat yang dilaksanakan setiap tahun berkolaborasi dengan pemerintah daerah, dan untuk tahun 2024 dilaksanakan di Kota Bogor, tepatnya di Alun-Alun Kota Bogor,” kata Hanafi dikutip Selasa, 10 Desember 2024.

Mengusung tema ‘Rukun Sauyunan’, kegiatan ini akan menampilkan seni budaya Sunda, Betawi, dan Melayu yang dikolaborasikan dengan Pekan Kebudayaan Kota Bogor, mengingat ketiga seni budaya tersebut ada di Kota Bogor.

Selain seni tari, acara ini juga akan menghadirkan borangan (bodor sorangan) atau stand up comedy dalam bahasa Sunda, dialog budaya oleh para pegiat budaya senior, dan ditutup dengan penampilan para dalang muda Kota Bogor.

Kepala Disparbud Kota Bogor, Iceu Pujiati mengatakan, Riksa Budaya Jawa Barat dapat menjadi peluang dan momentum bagi UMKM Kota Bogor yang berjualan di night market. 

Pihaknya menargetkan acara yang berlangsung sejak pagi hingga malam ini akan dibagi menjadi dua sesi serta akan dihadiri oleh 1.000 pengunjung.

“Sebagai tuan rumah, diharapkan dukungan dari semua jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, mulai dari sosialisasi agar pelaksanaannya berjalan sukses. Mengingat Alun-Alun dekat dengan Masjid Agung, maka rundown akan disesuaikan dengan waktu beribadah,” kata Iceu.

(red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

3 Rumah Warga di Ranggamekar Bogor Hangus Terbakar

Published

on

By

3 Rumah Warga di Ranggamekar Bogor Hangus Terbakar
Kebakaran rumah warga di Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Selasa, 21 April 2026. Dok. Damkar Kota Bogor.

KlikBogor – Kebakaran melanda permukiman warga di Gang Kenari, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa, 21 April 2026. Tiga unit rumah warga hangus terbakar dalam kejadian itu.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, mengatakan peristiwa ini terjadi sekira pukul 10.15 WIB.

Baca juga: DPRD Sahkan Perda Rumah Susun, Atur Hunian Vertikal Terjangkau

Berdasarkan keterangan saksi, kata Ade, kebakaran diduga bermula dari percikan api di lantai dua rumah milik salah satu warga.

“Menurut saksi kondisi listrik mati, penghuni rumah mau menyalakan wifi saat sudah nyala ada percikan api muncul di lantai dua dari kamar,” katanya.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung memadamkan api. Sebanyak enam unit kendaraan pemadam dari Pos Sukasari, Yasmin, dan Cibuluh dikerahkan untuk memadamkan api.

Baca juga: Longsor Gerus Rumah Warga di Gunung Batu, Penghuni Mengungsi

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, tiga unit rumah warga mengalami kerusakan akibat terbakar.

“Yang terdampak 3 rumah 6 KK 17 jiwa. Total kerugian sekitar Rp300 juta. Tidak ada korban jiwa,” katanya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Pemkot Pastikan Penataan di Bogor Barat Terus Berlanjut

Published

on

By

Pemkot Pastikan Penataan di Bogor Barat Terus Berlanjut
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim beserta jajaran terkait meninjau sejumlah fasilitas usai apel pagi di Kecamatan Bogor Barat, Senin, 20 April 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memastikan penataan wilayah di Kecamatan Bogor Barat terus berlanjut. Hal ini disampaikannya usai memimpin apel pagi di lahan eks Pedagang Kaki Lima (PKL) yang akan dibangun Pos Pemadam Kebakaran Sektor Bogor Barat, Senin, 20 April 2026.

“Jalan KH Abdullah Bin Nuh itu merupakan area masuk Kota Bogor atau etalase Kota Bogor. Jadi saya ingin memastikan bahwa jalan ini semakin hari semakin tertata,” kata Dedie Rachim.

Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim mengecek jalur hijau, saluran air, trotoar, serta pos pemadam kebakaran.

Ia mendapati adanya saluran air yang tertutup oleh tumpukan batu di area jalur hijau yang sebelumnya ditempati oleh PKL. Beberapa lapak bekas PKL yang sudah ditertibkan beberapa waktu lalu pun kembali dibersihkan.

“Sudah kita tertibkan, kemudian keindahannya juga kita jaga dan rawat. Karena di Jalan Abdullah Bin Nuh terdapat beberapa unit kerja Pemkot Bogor, mulai dari Damkar hingga puskesmas kelurahan, yang menurut saya juga harus mendapat perhatian,” ucapnya.

Sementara itu, kantor pemadam kebakaran di Jalan Abdullah Bin Nuh saat ini akan segera dipindahkan, karena kondisinya sudah tidak layak akibat mengalami longsor di bagian depan. Tahun ini akan dilakukan perencanaan sekaligus pembangunan.

“Tahun ini perencanaan sekaligus pembangunan di atas lahan 2.000 meter persegi, sedangkan yang sekarang hanya 500 sampai 600 meter persegi,” ujarnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Longsor Gerus Rumah Warga di Gunung Batu, Penghuni Mengungsi

Published

on

By

Longsor Gerus Rumah Warga di Gunung Batu, Penghuni Mengungsi
Petugas BPBD Kota Bogor tengah melakukan assessment di lokasi longsor di Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat. Dok. BPBD Kota Bogor.

KlikBogor – Hujan deras yang melanda wilayah Kota Bogor mengakibatkan tanah longsor di Gang Kutilang, Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat. Satu keluarga terpaksa harus mengungsi setelah rumah yang ditinggalinya mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan kejadian ini terjadi pada Minggu malam. Kondisi tersebut dipicu tanah yang labil serta diguyur hujan lebat.

“Kami terima laporan Senin (20/4/2026) pukul 10.00 WIB dari warga sekitar via media sosial. Penyebab kejadian dikarenakan hujan deras di wilayah tersebut dan kondisi tanah yang labil,” kata Dimas Tiko dalam keterangannya, Senin, 20 April 2026.

Baca juga: Waspada Modus Telepon Hening, Ini Cara Menghindarinya

Ia menambahkan, tanah longsor tersebut terjadi di belakang rumah yang dihuni oleh lima jiwa hingga mengalami kerusakan.

“Kejadian ini mengakibatkan bagian dapur, kamar, dan kamar mandi rumah menggantung,” katanya.

Selain itu, Tembok Penahan Tanah (TPT) serta rumpun bambu yang berada di lokasi sekitar ikut terbawa longsoran.

BPBD Kota Bogor menerima laporan tersebut langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan assessment dan memberikan bantuan darurat berupa terpal.

Baca juga: Rumah Warga di Cipaku Rusak Akibat Tembok Ambruk

Pihaknya mencatat kebutuhan mendesak di lokasi saat ini adalah hunian sementara (Huntara), terpal tambahan, serta perbaikan TPT.

Penanganan kejadian tersebut turut melibatkan unsur kelurahan, Polmas Bogor Raya, OneKes AMKB, serta pengurus wilayah setempat.

Dimas Tiko menambahkan, warga terdampak untuk sementara mengungsi ke rumah saudaranya.

“Pemilik rumah sudah mengungsi ke rumah saudaranya,” kata Dimas Tiko.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer