Connect with us

Berita

Banu Bagaskara Tindaklanjuti Aduan Bansos RTLH di Mekarwangi

Published

on

Banu Bagaskara Tindaklanjuti Aduan Bansos RTLH di Mekarwangi
Anggota DPRD Kota Bogor, Banu Bagaskara usai pertemuan dengan para pihak terkait bantuan sosial program RTLH di Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal.

KlikBogor – Anggota DPRD Kota Bogor, Banu Bagaskara menindaklanjuti aduan warga Kelurahan Mekarwangi terkait pencairan bantuan sosial (Bansos) program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada Sabtu lalu.

Politisi PDI Perjuangan ini mengungkapkan dari hasil klarifikasi terhadap warga, ia mendapati sejumlah kejanggalan, salah satunya dari sisi regulasi.

“Saya menemukan adanya pelanggaran regulasi yang dilakukan oleh oknum petugas kelurahan. Karena itu, saya meminta penjelasan agar situasi tetap kondusif dan penyaluran bantuan bisa berjalan sebagaimana mestinya,” kata Banu dikutip Rabu, 18 September 2024.

Dalam pertemuan di Kantor Kelurahan Mekarwangi, Banu juga meminta camat setempat untuk hadir sehingga penilaian terhadap permasalahan tidak berat sebelah.

“Kami harus melihat dari dua sisi, baik pelapor maupun terlapor,” jelasnya.

Banu mengatakan bahwa regulasi dimaksud adalah penggunaan Keputusan Wali Kota (Kepwal) tahun 2023 tentang administrasi LPJ bansos RTLH yang sudah tidak berlaku lagi.

Ia juga mengatakan, adanya warga penerima bansos setelah melakukan pencairan di bank langsung diarahkan ke toko material tertentu.

“Ini juga tidak ada dasar regulasinya bahwa warga tidak boleh diwajibkan membeli material di toko yang sudah ditentukan,” tambah Banu.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya menghindari monopoli dalam penyediaan bahan bangunan untuk pembangunan RTLH.

“Tidak boleh ada koordinator yang menentukan secara tertulis toko material mana yang harus digunakan,” tegasnya.

Disisi lain, ia juga menyoroti perihal pembentukan koordinator yang tidak melibatkan pengurus wilayah setempat.

“Koordinator yang dibentuk tidak mewakili warga secara keseluruhan, dan ada beberapa RW yang tidak dilibatkan,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa ada perbedaan antara bansos RTLH yang bersumber dari APBD Kota Bogor dengan bansos lainnya, seperti Rutilahu dan BSPS.

“Bansos tidak boleh mewajibkan masyarakat untuk mengeluarkan uang di luar pencairan RTLH tersebut. Semua biaya, termasuk untuk tukang, sudah termasuk dalam bantuan sebesar 15 persen,” jelasnya.

Banu mengapresiasi respon cepat dari camat Tanah Sareal, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim) serta Satpol PP yang turut hadir untuk menyelesaikan masalah ini.

“Saya berharap ini bisa menjadi pembelajaran agar pelayanan pemerintahan bisa lebih baik kedepannya,” ujarnya.

Camat Tanah Sareal, Adhitya Buana mengatakan bahwa permasalahan ini sudah dibahas dengan warga, LPM serta pengurus RT RW setempat untuk memperkuat komunikasi. Ia menegaskan bahwa pertanggungjawaban harus transparan.

“Kami tidak mengarahkan warga ke mana harus membeli material, namun transparansi pertanggungjawaban tetap menjadi prioritas,” kata Adhitya.

Sementara itu, Lurah Mekarwangi, Muhammad Nur mengungkapkan pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan para pihak untuk meluruskan informasi terkait bansos RTLH tersebut.

“Memang RTLH ini beberapa hari lalu warga sudah cair dananya untuk dibangun. Kemudian ada miskomunikasi dengan beberapa pihak termasuk RW yang katanya tidak dilibatkan secara langsung,” katanya.

“Memang dalam hal tertentu ada yang perlu dikoordinasi dengan pihak wilayah, ada juga langsung karena sifatnya dana tersebut masuk ke rekening penerima manfaat. Hanya miskomunikasinya ketika ada klausul terkait biaya operasional buat pelaporan,” imbuhnya.

Menanggapi isu pengarahan pembelian di toko material tertentu, Muhammad Nur mengungkapkan hal tersebut mungkin ada sisi positifnya.

“Mungkin ada nilai positifnya, karena ada juga material tidak memenuhi izin yang disyaratkan sebagai bahan laporan,” kata Nur.

(hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

HUT ke 18 Gerindra, Dedie Rachim Beri Ruang Kader Terbaik Tampil

Published

on

By

HUT ke 18 Gerindra, Dedie Rachim Beri Ruang Kader Terbaik Tampil
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bogor, Sopian, dan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin (kanan ke kiri).

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Wakilnya, Jenal Mutaqin menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di kantor DPC Gerindra Kota  Bogor, Jumat sore, 6 Februari 2026 sore.

Acara ini juga dihadiri para pimpinan partai politik se-Kota Bogor dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor.

Ketua DPC Gerindra Kota Bogor, Sopian, menyampaikan rasa syukur bahwa sekarang tanggal 6 Februari 2026 Partai Gerindra berumur 18 tahun.

“Ini suatu anugerah bahwa Partai Gerindra di umur yang ke-18 tahun ini, masih tetap diberikan semangat. Dan mudah-mudahan kami punya Ketua Umum Partai Gerindra, H. Prabowo Subianto selaku Presiden RI tetap diberikan kekuatan untuk memimpin bangsa ini,” ungkap Sopian.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya masih terus berjuang untuk pembangunan di Kota Bogor, sebagaimana disampaikan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang hadir.

“Alhamdulillah ternyata bahwa kami masih berjuang di Kota Bogor disampaikan Pak Wali maupun Pak Wakil bahwa bagaimana bicara permasalahan Kota Bogor sedang diperbaiki,” ujarnya.

Sopian menegaskan bahwa tujuan berpartai politik bagaimana mensejahterakan masyarakat, apalagi kemarin bicara bagaimana memberantas kemiskinan, kelancaran dan segala macam.

“Ini mungkin salah satu yang akan terus diperjuangkanlah. Kami juga selalu mengingatkan hal yang wajarlah,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa kepemimpinannya didampingi oleh salah satu kader terbaik Partai Gerindra yaitu Jenal Mutaqin.

“Saya memberikan seluas-luasnya kesempatan kepada Kang Jenal Mutaqin untuk memanfaatkan semua kesempatan yang ada. Karena saya paham dulu beliau itu anggota DPRD hanya di dapil, sekarang menjadi Wakil Wali Kota Bogor dan harus lebih dikenal luas,” terangnya.

“Kenapa itu dilakukan, biar bagaimanapun juga Kang Jenal Mutaqin ini adalah calon pemimpin masa depan Kota Bogor. Popularitas, elektabilitasnya itu juga harus dibangun dari sekarang,” tambah Dedie Rachim.

Ia memberikan kesempatan kepada kader terbaik Gerindra untuk tampil bersama-sama memperbaiki Kota Bogor dan buktikan kepada masyarakat bahwa perpaduan antara Gerindra dengan partai lain, dalam hal ini PAN akan mampu untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan.

“Masih banyak urusan yang harus kami selesaikan, karena baru 11 bulan. Tapi tadi saya sudah laporkan 68 Koperasi Merah Putih sudah dibentuk. Apa tujuan Koperasi Merah Putih dibentuk? untuk menyejahterakan rakyat. Siapa offtaker-nya Koperasi Merah Putih? Makan Bergizi Gratis (MBG),” tandasnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Terserempet KRL, Relawan Perlintasan Kereta di Kebon Pedes Terluka

Published

on

By

Terserempet KRL, Relawan Perlintasan Kereta di Kebon Pedes Terluka
Perlintasan sebidang di Jalan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Seorang relawan penjaga palang pintu perlintasan kereta api terserempet kereta rel listrik (KRL) commuter line di Kota Bogor.

Peristiwa nahas ini terjadi di perlintasan sebidang di kawasan Jalan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal,  pada Jumat sore, 6 Februari 2026.

Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, menjelaskan korban berinisial A (60) terserempet kereta api dari arah Bogor menuju Jakarta. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala.

“Telah terjadi orang terserempet kereta api di jalur Bogor-Jakarta dan didapati korban dalam keadaan luka di kepala sebelah kiri,” kata Doddy kepada awak media.

Setelah dievakuasi petugas, korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

“Saat ini sudah dibawa dengan ambulans ke Rumah Sakit PMI, untuk mendapatkan pertolongan pertama, karena korban masih bernafas,” jelasnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Karoseri Delima Jaya di Kota Bogor Kebakaran, Kerugian Capai Miliaran 

Published

on

By

Karoseri Delima Jaya di Kota Bogor Kebakaran, Kerugian Capai Miliaran 
Kebakaran karoseri Delima Jaya di Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat, 6 Februari 2026. Dok. Damkar Kota Bogor.

KlikBogor – Kebakaran melanda karoseri Delima Jaya di Jalan Soleh Iskandar, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat, 6 Februari 2026.

Peristiwa tersebut menghanguskan ruang meeting lantai dua dan mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, mengatakan kebakaran terjadi sekira pukul 08.34 WIB.

Ade menuturkan berdasarkan keterangan saksi, api tiba-tiba sudah membesar dan menyebar di area ruang meeting lantai dua gedung karoseri tersebut.

Para karyawan diketahui sempat berupaya memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, upaya tersebut tidak berhasil mengendalikan kobaran api.

“Awal mula terjadinya kebakaran, sumber api tidak diketahui, tiba-tiba api sudah membesar, karyawan mencoba memadamkan dengan APAR tapi tidak tertangani, dan api semakin membesar,” katanya.

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang menerima laporan tersebut, langsung bergerak ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.

Api berhasil dipadamkan setelah satu jam lebih penanganan dengan mengerahkan 6 unit mobil Damkar Kota Bogor dan 1 unit mobil Fire Rescue Damkar Kota Bogor serta 2 unit mobil Damkar Kabupaten Bogor.

Ade mengatakan dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek listrik.

“Dugaan sementara arus pendek listrik menurut saksi,” tutur Ade.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai miliaran rupiah.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer