Connect with us

Serba Serbi

Apakah Baking Soda Aman Dikonsumsi Langsung? Ini Kata Dosen FK IPB University

Published

on

Apakah Baking Soda Aman Dikonsumsi Langsung? Ini Kata Dosen FK IPB University
Dosen Ilmu Biomedik Farmakologi Fakultas Kedokteran IPB University, dr Widya Khairunnisa. Dok. IPB University.

KlikBogor – Tengah marak tips kesehatan di internet yang menyebut baking soda bermanfaat untuk mengatasi asam lambung hingga meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, benarkah klaim tersebut?

Dosen Ilmu Biomedik Farmakologi Fakultas Kedokteran IPB University, dr Widya Khairunnisa, menjawab klaim tersebut. Dikatakan, soda kue atau baking soda (natrium bikarbonat) memang dikenal luas sebagai bahan pengembang adonan kue.

“Dalam dunia medis, natrium bikarbonat juga digunakan sebagai bahan dasar obat antasida yang mampu menetralkan asam sehingga dapat meredakan gejala asam lambung,” jelas dr. Widya dikutip Jumat, 23 Januari 2026.

Namun, lanjut dr. Widya, mengonsumsi baking soda secara langsung dalam bentuk bubuk tanpa aturan dan dalam jumlah banyak, sebaiknya dihindari.

“Baking soda mengandung garam yang tinggi, sehingga berpotensi memicu gangguan elektrolit, kenaikan tekanan darah, hingga gangguan jantung jika dikonsumsi secara berlebihan,” urainya.

Tidak hanya itu, ia menjelaskan bahwa baking soda dapat bereaksi dengan asam lambung dan memproduksi gas karbondioksida. Hal itu bisa membuat tekanan di lambung meningkat.

“Konsumsi dalam jumlah besar dapat menyebabkan perut kembung, diare, mual, dan gangguan pencernaan lainnya,” kata dr. Widya.

Apabila dikonsumsi setiap hari, makak akan ada beberapa respons yang tidak diinginkan dari tubuh, seperti ketidakseimbangan pH dan elektrolit. “Baking soda bersifat basa sehingga jika jumlahnya berlebihan dalam tubuh, keseimbangan asam-basa bisa terganggu,” katanya.

Lebih lanjut, dr. Widya menyoroti risiko peningkatan tekanan darah akibat kandungan natrium dalam baking soda.

“Jika dikonsumsi setiap hari, natrium dalam darah bisa meningkat, berisiko memperburuk hipertensi,” tambahnya.

dr. Widya menyebut, belum ada bukti ilmiah kuat bahwa baking soda dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau membuat tubuh lebih sehat. “Klaim seperti ini lebih bersifat populer di internet, tetapi tidak didukung penelitian yang kuat,” terangnya.

Selain itu, konsumsi baking soda setiap hari justru meningkatkan risiko kesehatan, sehingga sebaiknya dihindari.

Kalaupun diperlukan untuk mengatasi masalah seperti asam lambung, ia menyarankan tetap berkonsultasi dengan dokter untuk mencegah efek samping yang tidak diinginkan.

“Sebaiknya masyarakat memprioritaskan pola hidup sehat sebagai cara meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara yang sudah terbukti dan aman, seperti pola makan seimbang, cukup tidur, olahraga teratur, menghindari stres berlebih, dan hidrasi yang cukup. Jika memerlukan pengobatan untuk asam lambung, dapat dikonsultasikan dengan dokter,” katanya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serba Serbi

Benarkah Durian Pemicu Kolesterol? Ini Penjelasan Pakar IPB

Published

on

By

Benarkah Durian Pemicu Kolesterol? Ini Penjelasan Pakar IPB
Buah durian. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Prof Ali Khomsan menegaskan bahwa durian bukan penyebab langsung kolesterol tinggi pada orang sehat.

Dalam tayangan IPB Pedia di kanal YouTube IPB TV, Prof Ali menjelaskan bahwa durian merupakan buah yang kaya zat gizi. Buah yang dikenal sebagai raja buah (king of fruits) ini mengandung karbohidrat, serat, vitamin C, kalium, gula, serta lemak tak jenuh yang umumnya ditemukan pada bahan pangan nabati.

“Kalau Anda memiliki kolesterol tinggi, makan durian tetap harus berhati-hati. Tapi kalau kita ini orang sehat, maka durian itu tidak ujug-ujug akan memicu timbulnya kolesterol,” ujar Prof Ali dikutip Kamis, 4 Juni 2026.

Menurut pakar community nutrition ini, kolesterol tinggi umumnya muncul akibat pola makan yang tidak seimbang dalam jangka panjang.

Baca juga: HJB ke 544, DPRD Kota Bogor Luncurkan Perda Versi Braille untuk Aksesibilitas Disabilitas

Kondisi tersebut dapat membuat seseorang lebih sensitif terhadap berbagai jenis makanan dan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.

“Kalau Anda orang sehat, menikmati durian itu nikmati saja. Tetapi ketika dokter sudah mengatakan Anda kolesterolnya tinggi, maka makan durian itu tetap harus diwaspadai dengan jumlah yang secukupnya,” imbuhnya.

Prof Ali juga menjelaskan bahwa sebagian orang mengeluhkan pusing atau sakit kepala setelah mengonsumsi durian.

Kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kolesterol, melainkan karena kandungan gula, kalium, serat, dan lemak yang dapat memicu sensasi pusing pada beberapa individu.

Selain itu, durian termasuk buah yang bersifat hipertermik sehingga dapat menimbulkan sensasi panas pada tubuh setelah dikonsumsi.

Baca juga: Tempat Refleksi di Jalan Pajajaran Kota Bogor Hangus Terbakar

Untuk memperoleh manfaatnya tanpa menimbulkan risiko kesehatan, ia menyarankan konsumsi durian dalam jumlah wajar, sekitar 100 gram daging buah per hari.

Ia menambahkan bahwa durian juga merupakan salah satu sumber vitamin C yang baik untuk tubuh.

“Kita selama ini mengenal buah yang sumber vitamin C itu hanya jeruk saja, tetapi sebenarnya buah di sekitar kita seperti jambu biji, pepaya, jeruk, dan durian itu termasuk buah-buahan yang kaya akan vitamin C dan itu pasti ada banyak manfaatnya untuk dikonsumsi,” tuturnya.

Dengan konsumsi yang seimbang, durian dapat menjadi bagian dari pola makan sehat tanpa harus dikhawatirkan sebagai penyebab kolesterol tinggi.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Museum Pajajaran Diaktivasi, Tampilkan Koleksi Pusaka hingga Buku Langka

Published

on

By

Museum Pajajaran Diaktivasi, Tampilkan Koleksi Pusaka hingga Buku Langka
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama unsur Forkopimda Kota Bogor saat berada di salah satu ruangan Museum Pajajaran, Rabu, 3 Juni 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Museum Pajajaran mulai diaktivasi bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, pada Rabu, 3 Juni 2026.

Aktivasi Museum Pajajaran secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin; Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi; pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Forkopimda, serta para mitra strategis, Rabu (3/6/2026).

Wali Kota menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak, termasuk Kementerian Kebudayaan, Disparbud Provinsi Jawa Barat, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang telah mendukung aktivasi Museum Pajajaran.

“Terima kasih kepada seluruh pendukung, terutama yang sudah menghibahkan, meminjamkan, dan memberikan koleksi artefak maupun benda-benda yang berkaitan dengan Kerajaan Pajajaran,” kata Dedie Rachim.

Baca juga: SEAMEO BIOTROP dan Kemendikdasmen Bekali Guru SLB Keterampilan Pertanian Perkotaan

Dalam proses aktivasi ini, Museum Pajajaran yang berada di Jalan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan ini memiliki sejumlah koleksi yang berasal dari sumbangan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon.

Tercatat, 33 benda koleksi milik Fadli Zon diberikan untuk Museum Pajajaran. Selain itu, terdapat 37 benda pusaka lainnya yang diberikan oleh berbagai pihak, serta storyline kesejarahan hasil kerja sama dengan Universitas Padjadjaran.

“Total sekitar 80an koleksi, ditambah materi display perjalanan sejarah dan storyline yang dikerjasamakan dengan Universitas Padjadjaran. Ada pusaka, alat musik, juga buku History of Pasundan, buku langka dari Pak Fadli Zon yang terbit pada tahun 1811,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Firdaus mengatakan, setelah proses aktivasi ini, koleksi Museum Pajajaran akan terus ditambah.

Baca juga: Museum Sejarah IPB University dari Masa ke Masa 

Sambil proses tersebut berjalan, museum akan dibuka untuk umum satu kali dalam sepekan. Hal ini juga dilakukan sembari melanjutkan penambahan koleksi, melihat animo masyarakat, serta melengkapi berbagai kebutuhan museum.

“Jadi setelah aktivasi ini, sambil melihat animo masyarakat, kami juga terus melakukan tata kelola museum untuk memperbanyak koleksi serta menjaga dan meningkatkan keamanan sebagai bagian dari upaya pelestarian. Sehingga museum ini akan semakin kaya akan nilai sejarah,” ujarnya.

Penataan dan pengembangan Museum Pajajaran diawali dengan pelestarian Prasasti Batutulis melalui revitalisasi cungkup yang dilakukan oleh Kementerian Kebudayaan.

Selanjutnya, ruang pamer, tata pamer, dan interior mulai tersedia bersamaan dengan pameran yang beberapa waktu lalu digelar oleh Kementerian Kebudayaan.

Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga melakukan berbagai perbaikan aksesibilitas, baik di luar maupun di area halaman museum.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Semarak HJB 544, Belanja Lengkap di Bazar Perumda Pasar Pakuan Jaya

Published

on

By

Semarak HJB 544, Belanja Lengkap di Bazar Perumda Pasar Pakuan Jaya
Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya beserta jajarannya saat meninjau Bazar Perumda Pasar Pakuan Jaya di Blok F Trade Center Pasar Kebon Kembang Lantai 1, Selasa, 2 Juni 2026. Foto/Istimewa

KlikBogor – Riuh aktivitas perdagangan berpadu dengan semangat perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 dalam gelaran Bazar Perumda Pasar Pakuan Jaya di Blok F Trade Center Pasar Kebon Kembang Lantai 1.

Kegiatan yang berlangsung dari 2 – 9 Juni 2026 ini menjadi ruang pertemuan antara semangat kebersamaan, geliat ekonomi rakyat, serta upaya memperkuat eksistensi pasar rakyat sebagai denyut nadi perekonomian daerah.

Sejak pagi hari, kawasan bazar dipadati pengunjung yang antusias menikmati beragam komoditas yang ditawarkan para pelaku usaha dan pedagang. Mulai dari Kebutuhan Pokok UB Mart, Produk UMKM, Kuliner, Fashion, Jasa, Perbankan dan Layanan Publik hingga berbagai produk unggulan lainnya tersaji dalam suasana yang meriah dan penuh kehangatan.

Deretan stan yang berwarna-warni menghadirkan wajah pasar yang hidup, dinamis, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Kegiatan bazar ini turut dihadiri oleh Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya beserta jajarannya, yang berkesempatan meninjau langsung jalannya acara sekaligus menyapa para pedagang dan pengunjung.

Baca juga: 25 Puskesmas Gelar Khitan Gratis untuk 544 Anak Kota Bogor

Kehadirannya menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang terus tumbuh di lingkungan pasar rakyat Kota Bogor.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin menyampaikan bahwa bazar ini bukan sekadar bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor ke-544, melainkan juga momentum untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat serta memperkuat peran pasar rakyat sebagai pusat aktivitas ekonomi yang inklusif.

“Melalui kegiatan bazar ini, kami ingin menghadirkan ruang yang lebih luas bagi para pedagang dan pelaku usaha untuk memasarkan produknya sekaligus memberikan pengalaman berbelanja yang menarik bagi masyarakat. Semangat Hari Jadi Bogor ke-544 menjadi pengingat bahwa kemajuan kota harus tumbuh bersama kemajuan ekonomi rakyat. Pasar rakyat harus terus menjadi rumah bagi aktivitas ekonomi yang sehat, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa, 2 Juni 2026.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Perumda Pasar Pakuan Jaya akan terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mampu mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, meningkatkan daya saing pasar rakyat, serta menjadikan pasar sebagai ruang ekonomi yang modern tanpa kehilangan nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal.

Baca juga: PWI dan IPB Sepakat Siapkan Program Beasiswa S2 bagi Wartawan 

Di tengah gemuruh transaksi dan ramainya interaksi antara pedagang serta pengunjung, bazar ini menjadi gambaran nyata bahwa pasar bukan hanya tempat bertemunya penjual dan pembeli.

Lebih dari itu, pasar adalah ruang yang merawat harapan, menggerakkan ekonomi keluarga, dan menghidupkan denyut pembangunan dari akar rumput.

Semarak HJB ke-544 yang terpancar dari setiap sudut Blok F Trade Center Pasar Kebon Kembang menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kolaborasi mampu menghadirkan optimisme baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Dari pasar rakyat, semangat membangun Kota Bogor yang maju, berdaya saing, dan sejahtera terus bergema, mengiringi langkah kota hujan menuju masa depan yang lebih gemilang.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer