Berita
Pemkab Bogor Gandeng Paguyuban PKL Sambut Pakansari Night Culinary Festival
KlikBogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Kelurahan Pakansari bersama sejumlah perangkat daerah terkait mengadakan sosialisasi dan pembentukan paguyuban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan GOR Pakansari.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam penataan kawasan GOR Pakansari sekaligus persiapan pelaksanaan Pakansari Night Culinary Festival yang direncanakan berlangsung setiap malam dari Senin hingga Sabtu pukul 17.00 – 24.00 WIB.
Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Riny Kusmawati menjelaskan bahwa penataan dilakukan untuk mendukung peningkatan perekonomian UMKM sekaligus memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung.
Nantinya, di kawasan ini akan dibagi ke dalam empat zona kuliner, yaitu makanan berat, cemilan kekinian, makanan khas tradisional Bogor, dan minuman.
“Festival kuliner malam ini tidak hanya menghadirkan ragam cita rasa, tapi juga memperhatikan aspek keamanan pangan, keselamatan kebakaran, serta standarisasi harga. Kawasan ini akan kita tata agar nyaman, menarik, dan rapi,” jelas Riny, Senin, 14 April 2025.
Selain penataan zona, Pemkab Bogor juga akan memberikan sejumlah fasilitas dan layanan pendukung, seperti pendaftaran NIB (Nomor Induk Berusaha) gratis, pelatihan kewirausahaan, dan edukasi pengamanan pangan.
Adapun pendaftaran dibuka mulai esok pukul 09.00 WIB, khusus bagi pedagang berdomisili Kabupaten Bogor, dengan syarat menyertakan KTP, bukti sebagai pedagang aktif di Pakansari, dan materai untuk penandatanganan pakta integritas.
Sementara itu, Lurah Pakansari, Raden Ade Zuwira menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk menata dan mendata ulang para PKL yang berjualan di kawasan tersebut.
“Hari ini merupakan kegiatan sosialisasi. Kami dari tim wilayah Pakansari sudah melakukan pendataan ulang pada 26 Maret 2025. Dari hasil tersebut, tercatat ada 105 PKL UMKM kuliner yang telah mengisi google form lengkap dengan foto penjual dan gerobaknya,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, perwakilan Administrasi Pembangunan (Adbang) pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Muji Lestari menambahkan bahwa Bupati Bogor Rudy Susmanto sangat memberi perhatian terhadap penataan kawasan Cibinong, khususnya Pakansari yang direncanakan menjadi kawasan premium dan pusat ekonomi rakyat.
“Penataan ini merupakan bagian dari visi menjadikan Cibinong sebagai pusat kota yang tertata, maju, dan menarik. Kita ingin kawasan GOR Pakansari memiliki tampilan yang keren dan layak dikunjungi,” jelas Muji.
Salah satu pedagang GOR Pakansari yang hadir dalam sosialisasi menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas perhatian pemerintah terhadap pedagang kecil. Pihaknya berharap kegiatan ini membawa perubahan positif bagi pelaku usaha kecil di kawasan tersebut.
“Dengan adanya pembentukan paguyuban dan penataan yang terencana, diharapkan kawasan GOR Pakansari tidak hanya menjadi pusat olahraga, tetapi juga destinasi kuliner malam yang representatif dan memberdayakan UMKM lokal,” imbuhnya.
(ags/dho)
Berita
JPO Paledang Bakal Diganti Pelican Crossing untuk Menyeberang Jalan
Klikbogor – Pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) Paledang yang berlokasi di simpang Jalan Kapten Muslihat–Jalan Paledang–Jalan Mayor Oking, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, mulai dikerjakan.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung proses pembongkaran tersebut pada Jumat, 26 Juni 2026 malam.
Dedie Rachim turut didampingi jajaran dari Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor.
Baca juga: JPO Paledang Dibongkar, Ini Pengalihan Lalu Lintasnya
JPO Paledang secara konstruksi telah mengalami kerusakan serius dan dinilai membahayakan, sehingga pembongkaran harus segera dilakukan.
“Kondisinya sudah korosi, harus dibongkar. Selain itu juga selama ini mungkin kita tidak sadari masyarakat yang nyeberang ke sini ternyata membutuhkan usaha. Ibu-ibu, orang tua, anak-anak kesulitan karena sangat tinggi,” ujar Dedie Rachim di lokasi peninjauan.
Ia mengatakan, pembongkaran JPO ini menjadi momentum penting bagi Kota Bogor untuk terus berbenah menjadi kota yang ramah terhadap pejalan kaki.
Ke depan, fasilitas penyeberangan di Jalan Kapten Muslihat akan dialihkan ke permukaan jalan, sehingga para pengguna kendaraan wajib memberikan prioritas kepada masyarakat yang menyeberang.
“Jadi, ini bagian dari upaya kita menjadikan Kota Bogor sebagai kota yang ramah terhadap pejalan kaki. Nanti sudah tidak ada lagi JPO, akan ada pelican crossing atau zebra cross yang menjadi fasilitas utama bagi masyarakat untuk menyeberang,” katanya.
Baca juga: Tim “Pangeran Biru” PWI Kota Bogor Sabet Juara Mini Soccer Bupati Bogor Cup 2026
Melalui skema baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga ingin membangun budaya berkendara yang lebih menghormati hak pejalan kaki.
“Kita membiasakan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk mengerem ketika ada orang yang menyeberang. Jadi, di situ ada nilai solidaritas kemanusiaan,” ucap Dedie Rachim.
Target pengerjaan proyek yang dilaksanakan oleh PT Prisma Mitra dengan nilai kontrak Rp329 juta ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan. Namun, pembongkaran struktur utama ditargetkan rampung lebih cepat.
“Ini akan kita coba percepat. Yang penting konstruksi utamanya malam ini sudah kita mulai digarap. Sling penopangnya itu mungkin bisa kita putus dulu supaya girder-nya yang di tengah ini bisa diturunkan dulu,” katanya.
Untuk mengantisipasi kemacetan serta menjaga keselamatan pengguna jalan, Pemkot Bogor akan diberlakukan rekayasa arus lalu lintas secara situasional dan kondisional.
Baca juga: Benarkah Gula Buah Bisa Picu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB University
Pengaturan lalu lintas tersebut dijadwalkan berlangsung setiap tengah malam, mulai pukul 23.00 WIB hingga 04.00 WIB, guna meminimalisasi dampak terhadap mobilitas masyarakat.
(rls/hrs)
Berita
JPO Paledang Dibongkar, Ini Pengalihan Lalu Lintasnya
KlikBogor – Jembatan penyeberangan orang (JPO) Paledang di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, segera dibongkar.
Pembongkaran JPO Paledang yang melintang di atas Jalan Kapten Muslihat tersebut mulai dilaksanakan pada Jumat, 26 Juni 2026 esok.
“Pembongkaran dilaksanakan mulai esok (26/6/2026) jam 12 malam sampai jam 4 pagi,” kata Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Dody Wahyudin, Kamis, 25 Juni 2026.
Dody menambahkan, saat pekerjaan pembongkaran akan dilakukan penutupan jalan sementara pada Jalan Paledang, Jalan Mayor Oking, dan Jalan Kapten Muslihat atau Jalan Raya Dramaga.
Baca juga: Gebyar PKBM Kota Bogor, Ribuan Siswa Terima Ijazah Paket A hingga C
Sesuai jadwal, waktu pelaksanaan penutupan jalan selama tujuh hari dari 26 sampai 2 Juli 2026. Namun, pihaknya akan memaksimalkan pekerjaan pembongkaran itu rampung dalam waktu tiga malam.
“Penutupan jalan maksimal empat malam, tapi dimaksimalkan kalau bisa tiga malam saja. Makanya peralatan dan tenaga kerja dimaksimalkan, untuk meminimalisir dampak lalu linta,” katanya.

Adapun selama penutupan jalan berlangsung akan dilakukan pengalihan lalu lintas kendaraan. Lalu lintas dari Jalan Kapten Muslihat arah Jalan Veteran ke Jalan Jenderal Sudirman, Jalan RE. Martadinata, Jalan Merdeka atau melalui Jalan Sarif Bustaman (Empang).
Baca juga: JPO di MA Salmun dan Underpass Kebon Pedes Diajukan
Lalu lintas dari Jalan Otto Iskandardinata (Otista) atau Jalan Ir. H. Juanda ke arah Jalan Paledang dan Jalan Kapten Muslihat dialihkan ke Jalan Raden Saleh Sarif Bustaman (Empang).
Sementara lalu lintas dari arah Jalan Veteran ke arah Jalan Kapten Muslihat dialihkan ke Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Mawar, Jalan Merdeka.
JPO Paledang resmi ditutup pada Rabu, 20 Agustus 2025. Penutupan dilakukan setelah hasil penelitian kelayakan konstruksi oleh Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI dengan Nomor: BM 0503-DO/689 menyatakan bahwa kondisi JPO tersebut sudah tidak layak digunakan.
Berdasarkan laman LPSE Kota Bogor, pembongkaran JPO Paledang dibiayai APBD 2026 dengan nilai pagu Rp342 juta.
(hrs)
Berita
Gebyar PKBM Kota Bogor, Ribuan Siswa Terima Ijazah Paket A hingga C
KlikBogor – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kota Bogor menggelar Gebyar PKBM di Aula Balai Prajurit Resimen 1 Pelopor, Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis, 25 Juni 2026.
Acara ini menjadi momentum penting, tidak hanya sebagai ajang unjuk kreativitas, tetapi juga sebagai hari bersejarah dengan diterimanya ijazah bagi ribuan peserta didik Paket A, B, dan C.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi peran strategis PKBM yang dinilai menjadi solusi alternatif di tengah keterbatasan daya tampung sekolah negeri dan swasta.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membidik target secara bertahap zero anak putus sekolah. “Dalam dua minggu saja, saya bersama camat dan Dinas Pendidikan fokus bergerak, hasilnya 848 anak bisa kembali kita sekolahkan,” ujar Jenal.
Ia menambahkan, pihak kecamatan bahkan melakukan aksi ‘jemput bola’ dengan mengetuk pintu ke rumah-rumah warga demi mengajak anak-anak kembali belajar secara gratis. Namun, ia menggarisbawahi bahwa kendala di lapangan bukan sekadar keaktifan warga, melainkan juga dorongan orang tua.
Baca juga: 544 Peserta Didik di Bogor Timur Ikuti Pendidikan Gratis Lewat PKBM
Faktor ekonomi hingga jarak sekolah yang jauh kerap menjadi penghambat. Kehadiran PKBM di tiap kecamatan diharapkan memotong rantai masalah tersebut karena memberikan akses sekolah terdekat tanpa biaya.
“Apalagi sekolah Paket A sampai C ini legal, diakui pemerintah, dan cukup bersaing. Ini modal kami untuk menghadapi generasi emas di masa yang akan datang,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Pemkot Bogor juga menyoroti perlunya pemutakhiran data anak tidak sekolah. Menurut Jenal, angka yang terlihat besar sering kali disebabkan oleh warga yang sebenarnya sudah bekerja atau menikah namun statusnya belum diperbarui dalam sistem.
Sementara itu, Ketua Forum PKBM Kota Bogor, Hasan menjelaskan bahwa Gebyar PKBM dan SKB tahun ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sekaligus Hari Jadi Bogor ke-544. Agenda utamanya adalah menyerahkan ijazah bagi para lulusan Paket A, B, dan C tahun ajaran 2025/2026.
“Total ada 3.423 anak dari Paket A, B, dan C yang lulus tahun ini,” urai Hasan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.200 lulusan hadir langsung dalam prosesi penyerahan ijazah di lokasi.
Baca juga: Kecelakaan Beruntun Libatkan 6 Kendaraan di Kota Bogor, 2 Orang Terluka
Hasan memaparkan, saat ini terdapat 52 lembaga PKBM di Kota Bogor, di mana 48 di antaranya sudah aktif menyelenggarakan ujian kesetaraan sendiri.
Secara keseluruhan, total peserta didik yang bernaung di bawah PKBM Kota Bogor berdasarkan data Dapodik kini hampir menyentuh angka 19.000 siswa dan terus meningkat setiap tahunnya.
Untuk mendukung keberlanjutan belajar, para siswa PKBM di Kota Bogor difasilitasi program beasiswa seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari pemerintah pusat serta Bantuan Siswa Miskin (BSM) dari pemerintah daerah untuk membantu biaya operasional mereka.
“PKBM hadir untuk memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti mereka yang putus sekolah atau putus lanjut. Inovasi kita ke depan adalah terus jemput bola bekerja sama dengan PKK, RT/RW, kelurahan, hingga kecamatan agar ATS di Kota Bogor bisa terus ditekan,” pungkas Hasan.
Selain penyerahan ijazah dan pentas kreasi seni para peserta didik, acara juga dimeriahkan dengan pameran produk UMKM hasil binaan lembaga PKBM. Kegiatan akbar ini merupakan hasil kerja sama solid antara Forum PKBM Kota Bogor dengan Dinas Pendidikan Kota Bogor.
(hrs/ckl)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi8 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita12 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
