Berita
Survei SB IPB: Pelanggan Puas pada Kinerja Perumda Tirta Pakuan
KlikBogor – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor mencatatkan hasil positif dalam customer satisfaction survey atau survei kepuasan pelanggan tahun 2024, yang dilaksanakan Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor (SB IPB).
Tim Peneliti, Fithriyyah Shalihati memaparkan, hasil survei yang dilaksanakan pihaknya menunjukkan bahwa indeks kepuasan pelanggan Perumda Tirta Pakuan terhadap produk mencapai 81,95 persen, yang termasuk kategori sangat puas.
“Angka ini mencerminkan tingginya apresiasi pelanggan terhadap kualitas produk Perumda Tirta Pakuan,” kata Fithriyyah dalam konferensi pers di SB IPB, Selasa, 24 Desember 2024.
Kemudian, untuk indeks kepuasan terhadap layanan tercatat sebesar 73,28 persen, masuk dalam kategori puas. Hal ini menunjukkan kinerja layanan yang baik secara keseluruhan.
Lebih lanjut Fithriyyah memaparkan, tingkat kepuasan produk tertinggi tercatat di zona 5 dengan nilai 89,04 persen. Sementara zona 4 mencatat angka 78,85 persen.
Untuk layanan di zona 5 juga mencatat indeks tertinggi sebesar 75,20 persen, sementara zona 3 mencatat indeks sebesar 71,30 persen.
“Distribusi ini memberikan gambaran mengenai variasi pengalaman pelanggan di berbagai zona, yang dapat menjadi dasar untuk perbaikan yang lebih terarah,” katanya.
Fithriyyah mengatakan, analisis Importance Performance Analysis (IPA) pada produk menunjukkan bahwa elemen-elemen penting, seperti kualitas air yang bebas bakteri, bau, dan endapan telah dikelola dengan sangat baik, yang tercermin dalam Kuadran I (keep up the good work).
“Tidak ada elemen produk yang masuk dalam Kuadran IV (concentrate here), yang menunjukkan bahwa tidak ada aspek yang sangat penting tetapi memiliki kinerja rendah,” imbuhnya.
Namun, untuk layanan terdapat elemen-elemen, seperti informasi gangguan pelayanan, kompensasi atas gangguan, dan pelayanan administrasi yang berada di Kuadran IV. Hal ini menandakan bahwa pelanggan menganggap elemen-elemen ini sangat penting, dan ada peluang untuk meningkatkan kinerjanya.
Sedangkan dimensi service quality menunjukkan bahwa aspek tangibles (bukti fisik) mendapat skor tertinggi sebesar 83,78 persen, mencerminkan kepuasan tinggi terhadap fasilitas dan kualitas pendukung layanan.
Ia menambahkan, aspek responsiveness (daya tanggap) mencatat skor 69,52 persen, yang memberikan peluang untuk meningkatkan kecepatan respons terhadap keluhan pelanggan.
Adapun indeks keterlibatan pelanggan (engagement index) sebesar 69,57 persen menunjukkan keterlibatan pelanggan yang baik, tetapi optimalisasi interaksi melalui saluran digital, seperti aplikasi SIMOTIP dapat lebih meningkatkan loyalitas pelanggan.
“Berdasarkan hasil ini, SB IPB memberikan beberapa rekomendasi strategis, antara lain peningkatan responsivitas terhadap keluhan pelanggan, pengembangan sistem digital untuk meningkatkan transparansi informasi, dan memperkuat program keterlibatan pelanggan. Fokus lainnya adalah menjaga konsistensi kualitas di zona-zona dengan indeks tinggi dan meningkatkan layanan di zona lain untuk memastikan pengalaman pelanggan yang merata,” bebernya.
Masih kata Fithriyyah, dengan strategi perbaikan yang terarah, Perumda Tirta Pakuan diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan mempertahankan reputasinya sebagai penyedia air bersih yang andal di Kota Bogor.
Untuk diketahui, survei ini melibatkan 3.000 pelanggan sebagai responden di tujuh zona pelayanan Kota Bogor. Kajian ini dipimpin oleh tim peneliti SB-IPB yang terdiri dari Prof. Noer Azam Achsani, Mochamad Bactiar, Fithriyyah Shalihati, dan Raden Isma Anggraini.
“Survei ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pelanggan terhadap kinerja produk dan layanan Perumda Tirta Pakuan sebagai penyedia utama air bersih di Kota Bogor,” tandasnya.
Sementara itu, Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rivelino Rizky mengatakan, sesuai rekomendasi hasil perbaikan survei IPB University, tentunya Tirta Pakuan dengan adanya media sosial lebih optimal untuk memberikan informasi kepada masyarakat.
Saat ini, apabila ada gangguan atau rencana perbaikan kebocoran mendadak, dan informasi lainnya bisa disampaikan di media sosial.
“Kemudian ada WhatsApp blast untuk ke pelanggan, yang diperlukan saat ini pelanggan meng-update nomor telepon yang aktif. Agar mereka mudah mendapatkan informasi. Kami WhatsApp 11 ribu pelanggan, meski masih banyak yang belum terkirim. Karena nomornya berbeda saat daftar dengan yang aktif saat ini,” terang Rivelino.
Rivelino juga mengatakan, berbicara capaian hasil survei, pihaknya tetap harus berbenah diri dari sektor pelayanan. Karena dalam pelayanan pihaknya menyadari bahwa di Bogor Barat dan sekitarnya yang belum 24 jam dan menjadi pekerjaan rumah Tirta Pakuan.
“Ya, kami akan tindaklanjuti tahun 2025. Cakupan beberapa daerah sudah ada jaringan, tapi keberminatan masyarakat untuk menjadi pelanggan masih kurang. Karena mengaggap air tanah masih bagus di rumah mereka. Mereka masih gunakan sumur,” tandasnya.
(ckl/hrs)
Berita
Jelang Konferprov PWI Jabar, Kang Andy Sambangi PWI Kota Bogor
KlikBogor – Calon Ketua PWI Jawa Barat H. Hardiyansyah atau yang akrab disapa Kang Andy menyempatkan diri berkunjung ke Sekretariat PWI Kota Bogor di Jalan Tirto Adhi Soerjo, Kecamatan Tanah Sareal, Jumat, 7 Agustus 2026.
Kang Andy diterima oleh Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, Sekretaris Syarif Hidayatullah, Bendahara Asep Supriyanto, dan Wakil Bendahara Roy Andi beserta jajaran pengurus, serta anggota PWI Kota Bogor.
Dalam kesempatan itu, Kang Andy bersilaturahmi sekaligus memaparkan visi misi dalam kontestasi calon ketua PWI Jawa Barat pada Konferensi Provinsi Jawa Barat yang akan digelar pada 12 dan 13 Agustus 2026 mendatang.
Pada pemaparannya, wartawan senior yang juga pemilik dari Ayo Media itu menitikberatkan perhatiannya pada kerja sama, kesejahteraan dan peningkatan kapasitas profesionalisme bagi wartawan di Jawa Barat.
“Saya melihat ada beberapa hal yang harus jadi perhatian jika nanti saya ditakdirkan menjadi Ketua PWI Jawa Barat. Diantaranya soal kapasitas dan kesejahteraan wartawan,” ujarnya.
Baca juga: Ribuan Anak di Kota Bogor Ditarget Kembali Bersekolah
Menjadi wartawan, kata Kang Andy, tidak melulu soal keredaksian dan peliputan, tapi juga wartawan diberikan pemahaman terkait enterpreneur.
“Salah satu manfaatnya, wartawan juga belajar soal bisnis. Bagaimana cara mencari pendapatan di bidang lain, memanfaatkan jejaring. Salah satunya lewat koperasi. Memang tantangannya adalah membedakan sisi jurnalis dengan bisnis yang harusnya tidak saling mengganggu dan tidak merusak integritas profesionalisme wartawan,” kata dia.
Selain itu, ia ingin menjajaki kerja sama yang lebih luas dengan kampus-kampus yang ada di Jawa Barat. Hal ini berkaitan dengan pendidikan keluarga wartawan maupun wartawan itu sendiri.
“Ada beberapa kampus yang sudah kerja sama saat saya jadi Ketua PWI Kota Bandung. Itu ingin saya aplikasikan di tingkat yang lebih luas di Jawa Barat. Tentu manfaatnya akan lebih terasa ke daerah,” ujarnya.
Salah satu anggota PWI Kota Bogor, Ryan Muttaqien menyampaikan aspirasi tentang kerja sama bidang pendidikan dan kesejahteraan wartawan maupun pengusaha media.
“Perusahaan media di Bogor terkadang sulit untuk menembus komunikasi dengan stakeholder tingkat Jabar. Kami berharap hal itu jadi perhatian jika Kang Andy terpilih,” katanya.
Baca juga: Sambangi PWI Kota Bogor, Tantan Sulthon Temukan Kesamaan Program Unggulan untuk PWI Jabar
Selain itu, ia mengapresiasi perhatian Kang Andy terhadap program kerja sama pendidikan dengan kampus bagi keluarga wartawan.
“Itu akan meningkatkan wawasan dan integritas wartawan. Saya berharap itu tidak hanya ‘lip service’. Apalagi banyak wartawan dan keluarganya kadang punya kendala menuntut ilmu di tingkat universitas,” ujar redaktur Harian Metropolitan itu.
Di tempat yang sama, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi alias Kang Aldo mengapresiasi kunjungan Kang Andy ke Kota Bogor. Ia berharap, visi misi dan program yang dijalankan bisa tercapai jika memang nantinya terpilih sebagai Ketua PWI Jawa Barat.
Di sisi lain, Aldho juga menekankan agar kontestasi pemilihan ketua PWI Jabar tidak menimbulkan ekses atau perpecahan kedepannya. Baginya, siapapun yang terpilih, harus bisa menjaga kondusifitas PWI di tingkat Jabar maupun tingkat daerah.
“Jangan sampai nanti malah ada perpecahan. Kami berharap kondusifitas tetap terjaga, tapi program juga berjalan sesuai harapan kami di daerah,” tutupnya.
(rls/hrs)
Berita
Pemkot Bogor Minta Kepastian Pembangunan Terminal Baranangsiang
KlikBogor – Sejumlah usulan dan aspirasi terkait sektor transportasi disampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub), khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat).
Salah satu hal utama yang disampaikan adalah terkait kepastian kelanjutan pembangunan Terminal Baranangsiang yang hingga kini masih dinantikan masyarakat. Hal ini dikatakan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.
Dedie Rachim menambahkan bahwa keberadaan Terminal Baranangsiang menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi darat di Kota Bogor.
“Kami menanyakan kepada Pak Dirjen Hubdat, apakah sudah ada rencana pasti tentang pembangunan Terminal Baranangsiang. Karena tentu masyarakat menantikan progres dari Kementerian Perhubungan supaya layanan, khususnya transportasi darat ini, bisa lebih optimal dan tentunya kualitasnya juga baik,” ujar Dedie Rachim di kantor Kemenhub, Jakarta dikutip Jumat, 6 Agustus 2026.
Baca juga: Ratusan Angkot di Kota Bogor “Pensiun” Tak Lagi Mengaspal
Selain Terminal Baranangsiang, Pemkot Bogor juga melaporkan terkait keberadaan angkutan yang tidak layak jalan, khususnya kendaraan jenis Miniarta dan Pusaka.
Dedie Rachim menjabarkan, berdasarkan hasil pengecekan, sebagian kendaraan tersebut tidak memenuhi kelengkapan perizinan. Untuk itu, Pemkot Bogor akan melakukan langkah penertiban terhadap angkutan yang tidak sesuai dengan ketentuan.
“Kami juga sampaikan terkait ada kendaraan angkutan yang tidak layak jalan, khususnya Miniarta dan Pusaka. Ternyata hanya sebagian kecil dan bahkan ada yang tidak berizin. Jadi artinya kami sudah sampaikan bahwa kami akan melakukan langkah penertiban untuk angkutan-angkutan yang tidak berizin, yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Baca juga: Pemkot Bogor Gandeng IKIGAI Fitness untuk Pelatihan dan Pemulihan Atlet
Dalam pertemuan tersebut, Pemkot Bogor juga menyampaikan sejumlah isu transportasi lainnya, mulai dari perlintasan sebidang, koridor transportasi, usulan layanan Demand Responsive Transit (DRT) untuk lintas kota dalam provinsi, hingga perkembangan rencana lanjutan pembangunan Light Rail Transit (LRT).
“Yang lain-lain ada beberapa hal, terkait dengan perlintasan sebidang, kemudian koridor, kemudian kami juga mengusulkan DRT untuk lintas kota dalam provinsi, termasuk juga kami melaporkan tentang LRT, pelanjutan LRT, dan banyak hal lainnya. Tapi yang paling penting adalah terkait dengan permintaan Baranangsiang,” pungkasnya.
(rls/hrs)
Berita
Pemkot Bogor Gandeng IKIGAI Fitness untuk Pelatihan dan Pemulihan Atlet
KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan olahraga prestasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor dengan IKIGAI Fitness yang secara resmi ditetapkan sebagai Official Gym Partner Pemkot Bogor untuk mendukung program pelatihan fisik dan recovery atau pemulihan atlet.
Penandatanganan kerja sama ini dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Sekretariat Daerah Kota Bogor, Eko Prabowo, yang mewakili Wali Kota Bogor. Turut hadir Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, jajaran Pemkot Bogor, pengurus cabang olahraga, serta manajemen IKIGAI Fitness.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor yang dibacakan Aspemkesra Setda Kota Bogor, Eko Prabowo, mengapresiasi atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Menurutnya, pembangunan olahraga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar para atlet memperoleh pembinaan yang semakin berkualitas.
“Prestasi olahraga merupakan hasil dari pembinaan yang berkelanjutan. Pemerintah tentu tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan dunia usaha seperti IKIGAI Fitness menjadi langkah positif untuk memperkuat pembinaan atlet melalui penyediaan fasilitas latihan yang berkualitas. Kami berharap kerja sama ini mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang mengharumkan nama Kota Bogor di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional,” katanya, Jumat, 7 Agustus 2026.
Baca juga: Ribuan Anak di Kota Bogor Ditarget Kembali Bersekolah
Sementara itu, Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana menegaskan bahwa fasilitas gym merupakan kebutuhan bagi seluruh cabang olahraga, bukan hanya olahraga yang identik dengan latihan beban.
“Masih ada anggapan bahwa gym hanya dibutuhkan oleh cabang olahraga tertentu. Padahal pada dasarnya semua cabang olahraga membutuhkan gym. Setiap atlet memerlukan kekuatan, daya tahan, keseimbangan, kelincahan, mobilitas, dan pemulihan yang baik agar dapat mencapai performa terbaiknya. Yang membedakan bukan kebutuhan akan gym, melainkan program latihan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing cabang olahraga,” ujarnya.
la menambahkan bahwa penunjukan IKIGAI Fitness sebagai Official Gym Partner diharapkan dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat pembinaan atlet Kota Bogor.
“Melalui kerja sama ini kami ingin memberikan akses yang lebih baik bagi atlet-atlet Kota Bogor terhadap fasilitas latihan dan recovery yang berkualitas. Harapannya, mereka dapat berlatih secara optimal, meminimalkan risiko cedera, serta memiliki kesiapan fisik yang lebih baik dalam menghadapi berbagai kompetisi,” katanya.
Baca juga: Kota Bogor Menuju Porprov Jabar, 5 Ribu Lebih Atlet Siap Bertanding
Sebagai Official Gym Partner, IKIGAI Fitness akan mendukung program pembinaan atlet melalui penyediaan fasilitas gym, pendampingan latihan fisik, serta layanan recovery yang dapat dimanfaatkan oleh atlet dari berbagai cabang olahraga sesuai dengan kebutuhan program pembinaan yang disusun oleh Dispora Kota Bogor.
Direktur IKIGAI Fitness, Ilham Gemilang menyampaikan, rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan Pemkot Bogor.
“Merupakan suatu kehormatan bagi IKIGAI Fitness untuk dipercaya menjadi Official Gym Partner Pemerintah Kota Bogor. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan layanan terbaik dalam mendukung pembinaan atlet. Kami siap berkolaborasi dengan Dispora dan seluruh pemangku kepentingan demi menciptakan lingkungan latihan yang nyaman, aman, dan berkualitas bagi atlet-atlet Kota Bogor,” katanya.
Dengan terjalinnya kemitraan ini, Pemkot Bogor optimistis pembinaan atlet akan semakin terarah dan berkualitas, sehingga mampu melahirkan prestasi yang membanggakan serta memperkuat posisi Kota Bogor sebagai salah satu daerah dengan potensi olahraga yang terus berkembang.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi9 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
