Connect with us

Serba Serbi

Mengenal Dekranasda Artspace, Pusat Pelatihan Kerajinan di Kota Bogor

Published

on

Mengenal Dekranasda Artspace, Pusat Pelatihan Kerajinan di Kota Bogor
Pj Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat, RR Amanda Setianingsih didampingi Pj Ketua Dekranasda Kota Bogor, Windhy Wuryaning Tyas meninjau pelatihan kerajinan di Dekranasda Artspace Kota Bogor.

KlikBogor – Penjabat (Pj) Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat, RR Amanda Setianingsih meresmikan Dekranasda Artspace Kota Bogor yang berada di Lippo Plaza Keboen Raya Bogor (KRB).

Dekranasda Artspace merupakan wadah dan lembaga yang memiliki konsentrasi di bidang daya saing produk dalam negeri. Tempat ini juga mendorong terlaksananya berbagai pelatihan sekaligus memberikan stimulan modal usaha.

Pj Ketua Dekranasda Kota Bogor, Windhy Wuryaning Tyas dalam laporannya menyampaikan bahwa Dekranasda Artspace merupakan pusat pelatihan dan pusat edukasi kerajinan di Kota Bogor di bawah pembinaan Dekranasda dan berkolaborasi dengan manajemen Lippo Plaza KRB.

Windhy melanjutkan bahwa kehadiran Dekranasda Artspace menjadi bentuk kepedulian Dekranasda Kota Bogor terhadap seni kerajinan sebagai warisan budaya bangsa dengan nilai cita rasa dan perwujudan keanekaragaman etnik.

Kemudian untuk memberikan kesempatan berusaha dan sumber pendapatan di Kota Bogor. Termasuk untuk menciptakan wirausahawan baru guna mendukung program strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menciptakan lapangan kerja dan mengentaskan kemiskinan.

Ia menambahkan bahwa kehadiran Dekranasda Artspace ini ditujukan bagi generasi muda Kota Bogor agar mereka tahu dan lebih mengenal kekayaan budaya dan seni bangsa Indonesia.

Di samping itu, pembuatan produk kerajinan di Dekranasda Artspace dapat menjadi terapi kesehatan jiwa yang dikenal dengan metode therapeutic art yang bisa mengurangi stres atau gangguan psikologis.

Di Dekranasda Artspace Kota Bogor menawarkan paket-paket pelatihan yang berfokus pada material daur ulang koran dan plastik.

“Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah menuju zero waste pada tahun 2040,” kata Windhy, Rabu, 13 November 2024.

Dengan demikian, hal ini menjadi bentuk respons terhadap tuntutan global yang tinggi terhadap produk-produk kerajinan yang menerapkan prinsip green entrepreneurship atau kewirausahaan untuk meminimalkan limbah yang dihasilkan dalam proses usaha.

Sementara itu, Pj Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat, RR Amanda Setianingsih menekankan bahwa Dekranasda harus terus mengupayakan program dan fasilitas untuk kemajuan pengrajin.

Ia menyebutkan setiap gedung Dekranasda harus menjadi tempat yang dapat digunakan secara optimal dan leluasa, baik untuk pelatihan, pengembangan keterampilan para pelaku UMKM hingga promosi penjualan, dan produk.

Amanda mengapresiasi dengan hadirnya Dekranasda Artspace Kota Bogor. “Ini adalah ide yang sangat menarik karena dapat menyalurkan aspirasi dan kemampuan para pengrajin serta menjadi wadah untuk mengembangkan dan membantu memasarkan hasil karyanya,” katanya.

(red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serba Serbi

Mudik Bersama Anak? Simak Tips Penting bagi Orang Tua

Published

on

By

Mudik Bersama Anak? Simak Tips Penting bagi Orang Tua
Ilustrasi mudik bersama anak.

KlikBogor – Mudik menjadi tradisi tahunan banyak keluarga, khususnya saat Lebaran. Mudik dengan perjalanan jarak jauh biasanya kerap menghadirkan tantangan tersendiri, terlebih bila dilakukan bersama anak-anak.

Pakar pendidikan anak dari IPB University, Yulina Eva Riany, mengingatkan bahwa persiapan matang diperlukan demi mudik berlangsung aman, nyaman, dan tetap menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.

Eva pun membagikan sejumlah tips penting bagi orang tua yang akan melakukan perjalanan mudik bersama anak. Pertama, adalah pastikan anak dalam kondisi sehat dan fit.

“Bila perlu, orang tua dapat berkonsultasi terlebih dahulu mengenai kondisi kesehatan anak sebelum bepergian,” ujar dosen Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB University itu dikutip Sabtu, 14 Maret 2026.

Ia juga mengingatkan agar orang tua menyiapkan perlengkapan penting selama perjalanan, seperti makanan ringan sehat, susu, pakaian ganti, obat-obatan, serta kebutuhan lainnya.

“Jangan lupa membawa dokumen penting, seperti kartu identitas dan kartu kesehatan anak,” imbuh Eva.

Baca juga: Agar Tak Kantuk saat Mudik, Ini Asupan Disarankan Ahli Gizi IPB

Bagi keluarga yang menggunakan kendaraan pribadi, kondisi kendaraan harus dipastikan dalam keadaan prima. Ia menekankan pentingnya penggunaan car seat yang sesuai dengan usia anak untuk menambah aspek keamanan selama perjalanan.

Sementara itu, jika memilih transportasi umum, Eva menyarankan agar tiket dipesan jauh-jauh hari supaya orang tua dapat menentukan jadwal yang lebih nyaman bagi anak.

“Untuk perjalanan udara, sebaiknya pilih waktu penerbangan yang tidak mengganggu jam tidur anak serta menyiapkan mainan atau camilan guna mengalihkan perhatian mereka,” ujarnya.

Apabila perjalanan menggunakan kereta dianjurkan memilih kursi yang lebih luas dan dekat dengan toilet. Posisi ini akan memudahkan orang tua saat anak perlu ke toilet atau mengganti popok.

Eva juga mengingatkan agar menghindari kendaraan yang terlalu padat dan minim fasilitas ramah anak.

Selain itu, ia menekankan beberapa hal penting selama perjalanan. Orang tua dianjurkan membawa pakaian yang nyaman dan sesuai dengan cuaca di lokasi tujuan.

Baca juga: Operasi Ketupat Lodaya 2026, 1.418 Personel Disiagakan di Kota Bogor

Ketersediaan air minum dan camilan sehat juga penting untuk mencegah dehidrasi. “Siapkan obat-obatan dasar seperti obat penurun demam, minyak telon, plester luka, dan tisu basah,” tambahnya.

Untuk mencegah kebosanan, orang tua dapat membawa mainan atau buku favorit anak. Jika anak masih menggunakan popok, pastikan membawa persediaan yang cukup beserta alas ganti.

Eva juga mengingatkan orang tua untuk mengenali tanda-tanda kelelahan pada anak, seperti rewel, terlihat lesu, sering menguap, atau tidak bersemangat bermain.

“Orang tua perlu mengantisipasi dengan memberi waktu istirahat yang cukup, baik dengan tidur maupun sekadar duduk santai,” jelasnya.

Selain itu, tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering, jarang buang air kecil, mata tampak cekung, dan kulit pucat juga harus diwaspadai.

Agar anak tetap tenang selama perjalanan, orang tua perlu memastikan anak cukup tidur sebelum berangkat. Mengajak anak bermain dengan mainan favorit, membacakan buku cerita, atau memutar lagu anak dan video edukatif dapat membantu menjaga suasana hati mereka tetap positif.

“Jika memungkinkan, sempatkan berhenti sejenak untuk berjalan-jalan dan menghirup udara segar, terutama saat perjalanan darat,” pungkas Kepala Pusat Kajian Gender dan Anak (PKGA) IPB University itu.

Menurutnya, dengan persiapan yang matang dan perhatian penuh dari orang tua, perjalanan mudik bersama anak dapat menjadi pengalaman yang aman, nyaman, serta meninggalkan kenangan indah bagi keluarga.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Strategi 3S untuk Kelola Uang THR dan Insentif Lebaran dengan Bijak

Published

on

By

Strategi 3S untuk Kelola Uang THR dan Insentif Lebaran dengan Bijak
Ilustrasi pengelolaan keuangan.

KlikBogor – Menjelang Lebaran, peningkatan pengeluaran kerap tidak terhindarkan. Agar tetap bijak dalam mengatur finansial, Dosen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB University, Istiqlaliyah Muflikhati, membagikan sejumlah strategi pengelolaan keuangan yang dapat diterapkan menjelang hari raya tersebut.

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah menyusun rencana anggaran berdasarkan skala prioritas. Penyusunan anggaran dimulai dengan mengidentifikasi seluruh kebutuhan, kemudian mengurutkannya dari yang paling utama hingga yang kurang mendesak.

“Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat anggaran dengan cara mengidentifikasi kebutuhan. Lalu diurutkan mulai dari yang utama (primer) sampai yang kurang penting. Contohnya, zakat fitrah, zakat mal, transportasi dan kebutuhan mudik atau silaturahim, sampai tunjangan hari raya (THR) untuk keluarga dan kue lebaran,” jelas Istiqlaliyah dikutip Rabu, 11 Maret 2026.

Setelah kebutuhan primer terpenuhi, selanjutnya menyusun daftar kebutuhan sekunder, seperti baju lebaran, dekorasi rumah, atau kegiatan rekreasi bersama keluarga.

Namun demikian, Istiqlaliyah menekankan agar seluruh perencanaan tetap disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing.

“Anggaran tentunya harus mempertimbangkan kondisi keuangan. Sebisa mungkin hindari utang,” tegasnya.

Terkait pengelolaan tunjangan hari raya (THR), Istiqlaliyah menyarankan agar dana tersebut tidak langsung dihabiskan untuk belanja.

Ia memperkenalkan prinsip 3S dalam mengalokasikan pendapatan, termasuk THR.

“Setiap menerima uang masuk, termasuk THR, sebaiknya dialokasikan untuk 3S, yaitu spending (konsumsi/belanja), saving (menabung), dan sharing (infaq/berbagi),” urainya.

Ia mengingatkan agar THR dimanfaatkan untuk menambah anggaran belanja yang sudah direncanakan, bukan dibelanjakan seluruhnya.

Apabila berkeinginan membawa oleh-oleh saat mudik, sebaiknya tetap dalam batas wajar dan tidak berlebihan, katanya.

Untuk berhemat, masyarakat dapat memanfaatkan promo atau diskon. Namun, ia mengingatkan agar tidak mudah tergoda oleh potongan harga untuk barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

“Perlu diingat, dahulukan memenuhi kebutuhan, bukan keinginan,” kata Istiqlaliyah.

Lebih lanjut, ia memaparkan, sejumlah strategi untuk menekan pengeluaran impulsif saat berbelanja kebutuhan lebaran.

Hal tersebut di antaranya adalah membuat dan mematuhi anggaran yang telah disusun, menggunakan metode pembayaran nontunai dengan batas tertentu, serta membatasi kebiasaan scrolling saat belanja daring karena dapat memicu pembelian impulsif.

Ia juga menyarankan untuk mengurangi window shopping atau melihat-lihat barang tanpa rencana, karena dapat menimbulkan dorongan belanja spontan.

Apabila muncul keinginan membeli barang di luar daftar kebutuhan, sebaiknya tidak langsung melakukan pembayaran, melainkan menunda keputusan hingga keesokan hari.

Selain itu, setiap kali menemukan promo atau diskon, pastikan kembali bahwa barang tersebut memang termasuk dalam daftar kebutuhan.

Ia juga mengingatkan agar menghindari belanja dalam kondisi emosional, seperti saat lapar atau stres, karena dapat memengaruhi pengambilan keputusan.

Sebagai penutup, Istiqlaliyah kembali mengingatkan pentingnya disiplin finansial.

“Hindari utang dan sisihkan dana untuk pasca-Lebaran. Jangan sampai setelah Lebaran bingung karena tidak ada simpanan,” pungkasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Gebyar Ramadan, PWI Kota Bogor Santuni Ratusan Yatim-Dhuafa

Published

on

By

Gebyar Ramadan, PWI Kota Bogor Santuni Ratusan Yatim-Dhuafa
Ratusan anak yatim dan dhuafa menerima santunan dalam Gebyar Ramadan PWI Kota Bogor, Senin, 9 Maret 2026. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor menggelar kegiatan sosial bertajuk Gebyar Ramadan 2026 dengan menyantuni 200 anak yatim dan dhuafa di Mako PWI Kota Bogor, Jalan Rd. Tirto Adhi Suryo, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin, 9 Maret 2026.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memberikan apresiasi atas konsistensi PWI dalam memberikan manfaat kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.

“Kita patut apresiasi dan acungi jempol, PWI Kota Bogor selalu menjalankan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat. Seperti hari ini kita berkumpul semuanya dalam kegiatan santunan bersama 200 anak yatim dan dhuafa,” ucapnya.

Hal senada, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin juga mengapresiasi kegiatan kolaborasi nyata dan masif yang mampu mempersatukan berbagai lembaga dan lintas sektor.

“PWI selain dikatakan sebagai rumah nyaman wartawan juga sebagai wujud harmoni. Berbagai kegiatan DPRD dan Pemkot dalam refleksi juga difasilitasi oleh PWI saat HPN, dan hari ini kegiatan sosial yang dilaksanakan bermanfaat bagi masyarakat,” ucap Jenal.

Jenal juga memohon doa kepada anak-anak yatim yang hadir agar seluruh pihak yang berkontribusi mendapatkan berkah.

Di sisi lain, ia sempat membagikan kabar mengenai kondisi kesehatannya yang sempat menurun dalam dua minggu terakhir.

“Dua minggu terakhir saya sedang diuji kondisi kurang sehat. Namun insyaallah, hari ini hingga akhir masa jabatan, saya siap hadir lagi di lapangan untuk melayani masyarakat dan mendampingi Pak Wali (Dedie A. Rachim) hingga husnul khatimah,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Dadang Danubrata, dalam kesempatan ini menekankan pentingnya peran PWI dalam menyiarkan berita positif di tengah gempuran informasi palsu.

“Kami dari DPRD akan selalu mendukung PWI. Kami berharap PWI terus menyiarkan kegiatan positif karena saat ini hoaks sangat banyak. Kita harus pintar menyaringnya agar kerukunan di Kota Bogor tetap terjaga,” paparnya.

Ia juga memuji toleransi di Kota Bogor yang tetap terjaga, seperti pelaksanaan Bogor Street Festival yang tetap berjalan meriah meski di bulan Ramadan.

“Ini bukti bahwa diversitas dan harmonisasi antarumat beragama di Bogor sangat nyata,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indra Budi menambahkan bahwa santunan ini merupakan bentuk kepedulian jurnalis di luar tugas utama mereka mencari berita.

Tercatat ada sebanyak 200 orang penerima santunan yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Bogor.

“Saya ingin teman-teman wartawan bukan hanya bisa membuat berita, tapi minimal bisa bermanfaat untuk banyak orang. Santunan ini adalah buktinya,” kata sosok yang akrab disapa Kang Aldho.

Kang Aldho berharap momentum Ramadan ini dapat mendinginkan suasana dan memperkuat sinergitas antarlembaga.

“PWI Kota Bogor adalah rumah bagi semua. Siapa pun yang berselisih paham, bisa selesai dan duduk bersama di sini. Inilah sumbangsih kami untuk menjaga kondusivitas Kota Bogor,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Buka Puasa Bersama dan Santunan, Syarif Hidayatullah, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan maupun partisipasi, sehingga acara bisa terlaksana dengan baik.

“Alhamdulilah kegiatan santunan hari ini sama seperti tahun lalu dengan jumlah 200 anak yatim. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Bogor, DPRD Kota Bogor, dan unsur Forkopimda, serta berbagai pihak lainnya yang turut serta menyukseskan acara hari ini. Semoga kegiatan hari ini menjadi momentum untuk menguatkan kolaborasi dan sinergi antarlembaga serta mitra strategis di Kota Bogor,” ujarnya.

Acara ini ditutup dengan doa bersama, penyerahan santunan secara simbolis kepada anak yatim dan duafa serta penyerahan piagam penghargaan sebelum memasuki waktu berbuka puasa dengan penutup doa yang dipimpin oleh Ketua FKUB Kota Bogor H. Hasbulloh.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer