Berita
Peringati HJB ke 544, Bapperida dan Perumda Tirta Pakuan Bebersih Sungai Cisadane
KlikBogor – Memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bogor bersama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, bebersih Sungai Cisadane.
Kegiatan yang mengusung semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap kelestarian sumber daya air ini diawali dengan titik kumpul peserta di Intake Ciherang Pondok Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor pada Jumat, 19 Juni 2026.
Seluruh peserta selanjutnya bersama-sama menuju Alamanda Rafting sebagai titik awal kegiatan untuk menerima arahan serta briefing keselamatan sebelum memulai perjalanan menyusuri Sungai Cisadane.
Perjalanan menyusuri Sungai Cisadane menempuh jarak kurang lebih 7 kilometer. Selama perjalanan, para peserta melakukan aksi pembersihan sampah di sepanjang aliran sungai sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan upaya menjaga kualitas sumber daya air.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bapperida Kota Bogor, Rudy Mashudi beserta jajaran. Turut hadir Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, Direktur Pelayanan dan Bisnis Muzakkir, Direktur Operasional Dani Rakhmawan beserta jajaran Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.
Baca juga: Aki Alat Berat Dinas PUPR Raib saat Pekerjaan Trase di Kayumanis
Kepala Bapperida Kota Bogor menyampaikan harapan sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
“Kolaborasi seperti ini perlu terus dijaga dan diperkuat. Dengan kebersamaan antara pemerintah daerah, BUMD, dan berbagai pemangku kepentingan, kita dapat menghadirkan program-program yang berdampak positif bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan Kota Bogor,” kata Rudy Mashudi.
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan mengatakan, kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting, khususnya dalam membangun kesadaran akan pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.
“Kegiatan ini bukan sekadar aksi membersihkan sungai, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga lingkungan, terutama dari permasalahan sampah yang masih menjadi tantangan bersama. Sungai yang bersih akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan keberlanjutan sumber daya air di masa depan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Pelayanan dan Bisnis Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Muzakkir menyampaikan bahwa kegiatan Bebersih Sungai Cisadane merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor ke-544 yang mengedepankan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Momentum Hari Jadi Bogor ke-544 menjadi kesempatan bagi kita semua untuk menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi secara nyata dalam menjaga kebersihan Sungai Cisadane sebagai salah satu aset penting Kota Bogor,” ungkapnya.
Baca juga: Kunang-Kunang Kian Langka, Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dan Bapperida Kota Bogor dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup, khususnya kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat dan keberlanjutan sumber air baku.
Setelah menempuh perjalanan menyusuri Sungai Cisadane, seluruh peserta kembali menuju Intake Ciherang Pondok Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor sebagai titik akhir kegiatan.
Melalui momentum Hari Jadi Bogor ke-544, kegiatan Bebersih Sungai Cisadane diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan sungai sebagai aset berharga bagi Kota Bogor.
(ckl/hrs)
Berita
PPP Kota Bogor Target Kembalikan Lima Kursi DPRD
KlikBogor – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bogor masa bakti 2026–2031 resmi dilantik di Aula PPIB, Sabtu, 7 November 2026.
Prosesi pelantikan dipimpin Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, sekaligus dirangkaikan dengan pembukaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PPP se-Kota Bogor.
Ketua DPC PPP Kota Bogor, Zaenul Mutaqin mengatakan, pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, persatuan, dan soliditas kader dalam menghadapi agenda politik yang akan datang.
Terlebih, pada Pemilu sebelumnya PPP Kota Bogor kehilangan dua kursi DPRD, dari semula lima menjadi tiga kursi. Karena itu, pihaknya menargetkan dapat mengembalikan perolehan kursi menjadi lima pada Pemilu mendatang.
“Target kita mengembalikan kursi yang kemarin hilang dulu. Kita tidak muluk-muluk, dari tiga menjadi lima kursi lagi. Setelah itu tercapai, baru kita bicara target berikutnya,” ujar Zaenul.
Baca juga: Judo Kota Bogor Kembali Dulang 4 Emas di Porprov Jabar 2026
Ia menjelaskan, kepengurusan baru diisi sekitar 60 persen pengurus lama dan 40 persen kader baru. Setelah pelantikan, agenda konsolidasi dilanjutkan melalui Musyawarah Anak Cabang tingkat kecamatan.
“Setelah itu satu bulan kemudian kira-kira akan dilaksanakan Musyawarah Ranting tingkat kelurahan se-Kota Bogor,” kata Zaenul.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, pihaknya akan melakukan pembaharuan pengurus secara bertahap, mulai dari tingkat DPC, PAC, hingga ranting dan anak ranting.
Selain konsolidasi, PPP juga akan menggelar pendidikan politik dan sosial kemasyarakatan bagi kader serta memetakan calon yang akan diusung pada Pemilu mendatang di masing-masing daerah pemilihan (dapil).
“Kami akan meminta kepada pak ketua DPC untuk memetakan siapa yang akan dijadikan di masing-masing dapil. Apakah tingkat kota, provinsi, dan pusat,” tandasnya.
Baca juga: Pergelaran Wayang Golek dan Wayang Priangan di Balai Kota Bogor Disaksikan Ribuan Warga
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim yang hadir dalam acara tersebut mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus DPC PPP Kota Bogor masa bakti 2026–2031.
Dedie Rachim berharap hubungan dan kolaborasi antara PPP dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tetap terjalin dengan baik.
Menurutnya, meskipun PPP bukan bagian dari koalisi pada Pilkada sebelumnya, seluruh pihak tetap dapat bersama-sama mendukung pembangunan daerah demi kepentingan masyarakat.
“Mudah-mudahan ke depan sinergitas dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor dapat tetap terjalin dengan baik. Tujuan utamanya adalah terus memperbaiki dan mengambil langkah-langkah bersama untuk pembangunan Kota Bogor,” ujarnya.
(hrs/ckl)
Berita
HA IPB Luncurkan LEAP, Siapkan 100 Alumni Muda Jadi Pemimpin Masa Depan
KlikBogor – Himpunan Alumni (HA) IPB University resmi meluncurkan Leadership Accelerate Program (LEAP) melalui kegiatan kick-off di Gedung Alumni IPB University, Sabtu, 7 November 2026. Program ini dirancang untuk mengakselerasi potensi kepemimpinan alumni muda IPB University agar mampu berkontribusi di berbagai sektor strategis.
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor IPB University Dr. Alim Setiawan Slamet, Ketua Bidang Kepemimpinan dan Akselerasi Talenta Alumni Muda DPP HA IPB Jamil Azzaini, serta Wakil Sekretaris Jenderal II DPP HA IPB Akbariansyah.
Pada tahap awal, LEAP diikuti 100 mentee yang merupakan fresh graduate IPB University dengan pendampingan 25 associate mentor. Program ini menjadi jembatan koneksi antara alumni muda dengan para alumni IPB yang telah menempati posisi strategis di berbagai bidang.
LEAP mencakup lima bidang pengembangan, yakni Entrepreneur, Profesional/Industri, Akademisi dan Riset, Birokrasi dan Politik, serta Sosial dan Komunitas.
Program tersebut mengusung semangat “Pemimpin Melahirkan Pemimpin” dengan harapan mampu mencetak generasi unggul yang berkarakter, kompeten, dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan IPB University, Himpunan Alumni, serta Indonesia.
“Peserta LEAP ke depan akan menjadi pemimpin yang juga akan melahirkan pemimpin,” disampaikan Rektor IPB University dalam sambutannya.
Baca juga: Judo Kota Bogor Kembali Dulang 4 Emas di Porprov Jabar 2026
Dalam kesempatan tersebut, Rektor IPB University memaparkan konsep 5K yang dinilai menjadi fondasi penting bagi seorang pemimpin.
Pertama, karakter. Menurutnya, keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh ilmu pengetahuan, tetapi juga kekuatan karakter yang menjadi landasan dalam mengambil keputusan.
Kedua, kompetensi. Seorang pemimpin dituntut memiliki kemampuan sebagai leader sekaligus entrepreneur agar mampu menghadapi tantangan dan menciptakan peluang.
Ketiga, kontribusi. Pemimpin yang hebat senantiasa memikirkan kontribusi terbaik bagi lingkungan, masyarakat, dan organisasi yang dipimpinnya.
Keempat, kesehatan. Rektor menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan emosional karena berpengaruh terhadap daya tahan serta performa dalam menjalankan kepemimpinan.
Kelima, keridhoan. Ia mengingatkan pentingnya memperoleh keridhoan orang tua maupun pasangan dalam menjalani kehidupan dan mencapai keberhasilan.
Baca juga: Fenomena Downgrade Lifestyle Ramai di Medsos, Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Wakil Sekretaris Jenderal II DPP HA IPB Akbariansyah menyampaikan bahwa alumni muda IPB University saat ini memiliki banyak teladan dari para alumni yang telah menorehkan prestasi dan menempati posisi strategis sejak usia muda.
“Semoga himpunan alumni terus maju dan memberikan dampak,” ujarnya.
Kegiatan kick-off LEAP kemudian dilanjutkan dengan sesi pembekalan kepemimpinan oleh Jamil Azzaini, selaku Ketua Bidang Kepemimpinan dan Akselerasi Talenta Alumni Muda DPP HA IPB University.
Melalui program LEAP, HA IPB University berharap para mentee dapat mengembangkan kapasitas diri, memperluas jejaring profesional, serta tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
(rls/hrs)
Berita
Kota Bogor Siaga Hadapi Risiko Bencana Hidrometeorologi
KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem selama musim hujan.
Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan apel sinergi lintas sektor yang digelar di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Jumat, 6 November 2026.
Apel tersebut melibatkan 250 personel gabungan dari 14 unsur, di antaranya Kodim 0606/Kota Bogor, Polresta Bogor Kota, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, serta relawan kebencanaan.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut surat edaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang disinergikan dengan program kerja Polresta Bogor Kota dan Kodim 0606/Kota Bogor.
Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi kategori basah, terutama akibat perubahan cuaca dan tingginya curah hujan, merupakan tanggung jawab bersama.
“Ada langkah-langkah mitigasi yang harus dilakukan dan disepakati bersama bahwa pencegahan lebih baik daripada penanganan saat kondisi darurat,” ujarnya.
Baca juga: Turun di 26 Kelas, Judo Kota Bogor Bidik 12 Emas Porprov Jabar
Jenal menjelaskan, Pemkot Bogor juga mengoptimalkan peran Kelurahan Tangguh Bencana dan Kecamatan Tangguh Bencana untuk melakukan mitigasi sejak dini di setiap wilayah.
Sejumlah potensi bencana yang perlu diwaspadai di Kota Bogor meliputi banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Beberapa titik rawan longsor di antaranya Kebon Kalapa, Bogor Tengah, Batutulis, Bogor Selatan, serta Pasir Kuda, Bogor Barat.
Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai dan saluran air. Selain itu, warga diimbau tidak berteduh di bawah pohon besar saat hujan deras.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan, potensi risiko bencana tersebar di enam kecamatan berdasarkan kajian risiko bencana yang telah disusun BPBD.
Berdasarkan infografis hingga 4 November 2026, tercatat sebanyak 682 laporan kejadian bencana di Kota Bogor. Laporan tersebut didominasi dampak cuaca ekstrem, dengan wilayah Bogor Barat menjadi daerah dengan laporan terbanyak, disusul Bogor Selatan, dan Tanah Sareal.
“Potensi tertinggi adalah cuaca ekstrem dengan dampak seperti pohon tumbang dan rumah roboh. Kemudian tanah longsor serta banjir, baik banjir lintasan maupun banjir limpasan,” jelasnya.
Baca juga: Festival Kecamatan Tangguh Bencana Perkuat Edukasi dan Kesiapsiagaan Warga
Dimas Tiko menjelaskan, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim hujan di Kota Bogor diperkirakan terjadi pada Desember 2026.
Meski demikian, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan curah hujan pada minggu kedua November.
BPBD juga tengah mengembangkan peta digital kebencanaan agar masyarakat nantinya dapat memantau lokasi kejadian, jumlah laporan yang telah ditangani, serta wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
“Masyarakat nanti bisa melihat secara terkini berapa banyak laporan kejadian yang sudah ditangani, di mana lokasinya, serta wilayah mana saja yang masuk ke dalam zona merah,” katanya.
Usai apel sinergi lintas sektor dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana hidrometeorologi, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kendaraan operasional, sarana prasarana, serta peralatan khusus untuk kebencanaan.
(hrs/ckl)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi12 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi2 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
