Connect with us

Serba Serbi

Judo Sumbang 9 Emas, Sekda Denny Mulyadi Apresiasi Perjuangan Atlet 

Published

on

Judo Sumbang 9 Emas, Sekda Denny Mulyadi Apresiasi Perjuangan Atlet 
Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi mengalungkan medali emas kepada atlet judo Kota Bogor. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Cabang olahraga (cabor) judo terus menunjukkan taringnya dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Melalui perjuangan dan semangatnya para atlet di atas matras, judo Kota Bogor berhasil menambah empat medali emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Dengan tambahan tersebut, hingga Sabtu, 7 November 2026, cabor judo telah menyumbangkan total sembilan medali emas untuk kontingen Kota Bogor. Capaian ini semakin mendekatkan judo pada target yang ditetapkan yakni 10 medali emas .

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi mengapresiasi penampilan dan perjuangan para atlet judo yang telah memberikan hasil membanggakan bagi Kota Hujan.

Baca juga: HA IPB Luncurkan LEAP, Siapkan 100 Alumni Muda Jadi Pemimpin Masa Depan

Menurutnya, penampilan atlet-atlet judo Kota Bogor sangat luar biasa. Ia melihat sejumlah atlet memiliki potensi besar hingga mampu bersaing dengan atlet dari kota maupun kabupaten lain di Jawa Barat.

“Alhamdulillah, dari cabor judo hari ini mendapatkan empat emas, satu perak, dan tiga perunggu. Penampilan atlet judo Kota Bogor sangat luar biasa. Saya melihat atlet-atlet yang cukup potensial dan bisa bersaing dengan lawan-lawan dari kota dan kabupaten lain,” ujar Denny di Indoor B GOR Pajajaran.

Ia juga menyaksikan langsung bagaimana sejumlah atlet mampu menyelesaikan pertandingan dalam waktu relatif singkat dan keluar sebagai pemenang.

Hal tersebut menjadi gambaran dari kesiapan, kemampuan, serta kerja keras yang telah ditempa melalui latihan.

Baca juga: Anggar Kota Bogor Menangkan 4 Laga Perdana di Porprov Jabar

Denny berharap, dengan masih tersisanya pertandingan, judo Kota Bogor dapat terus menambah pundi-pundi medali emas dan melampaui target yang telah ditetapkan.

“Masih ada tiga kelas yang dipertandingkan besok. Mudah-mudahan dengan sisa pertandingan besok (Minggu) dan Senin, perolehan medali emas bisa melebihi target. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Kota Bogor agar cabor judo bisa lebih optimal dalam meraih target medali emas,” ungkapnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para atlet, Denny menyampaikan bahwa atlet yang berhasil meraih medali emas, perak, maupun perunggu akan mendapatkan bonus sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Denny juga berharap capaian ini menjadi tambahan energi bagi seluruh atlet untuk terus berjuang hingga pertandingan terakhir.

(rls/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serba Serbi

Anggar Kota Bogor Menangkan 4 Laga Perdana di Porprov Jabar

Published

on

By

Anggar Kota Bogor Menangkan 4 Laga Perdana di Porprov Jabar
Atlet cabor anggar tengah bertanding dalam Porprov XV Jawa Barat 2026. Foto/Istimewa

‎KlikBogor – Kontingen Cabang Olahraga (Cabor) Anggar Kota Bogor optimistis mampu memenuhi target tujuh medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 yang digelar di Hotel Green Forest, Kota Bogor. Optimisme tersebut didukung persiapan panjang serta hasil positif yang diraih pada pertandingan hari pertama.
‎
‎Manajer Kontingen Anggar Kota Bogor, Suparman mengatakan, timnya mengawali kompetisi dengan hasil menggembirakan. Dari empat pertandingan yang telah dijalani pada hari pertama, seluruhnya berhasil dimenangkan atlet Kota Bogor.
‎
‎”Alhamdulillah, hari pertama kita sudah menjalani empat pertandingan dan semuanya berhasil kita menangkan. Dua pertandingan dari nomor putra dan dua lainnya dari nomor putri,” ujar Suparman kepada awak media, Sabtu, 7 November 2026.
‎
‎Menurutnya, hasil tersebut menjadi modal positif bagi para atlet untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Meski demikian, ia mengakui rasa gugup menjadi hal yang wajar dirasakan atlet ketika memulai kompetisi.
‎
‎Untuk menjaga kondisi dan kesiapan atlet, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan tim medis Kota Bogor sejak sehari sebelum pertandingan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan guna memastikan seluruh atlet berada dalam kondisi prima.
‎
‎”Kami berterima kasih kepada tim medis Kota Bogor yang sudah memberikan dukungan sejak H-1 hingga pertandingan hari ini. Kesehatan atlet menjadi perhatian utama kami,” katanya.
‎
Baca juga: PPP Kota Bogor Target Kembalikan Lima Kursi DPRD

Ia mengatakan, persiapan kontingen anggar Kota Bogor telah dilakukan melalui sejumlah tahapan. Diantaranya mengikuti West Java Challenge, menjalani try out atau uji tanding ke Malaysia, hingga rangkaian pemusatan latihan atau training camp.
‎
‎Seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya mematangkan kemampuan teknik, fisik, serta mental bertanding para atlet sebelum turun di Porprov Jabar.
‎
‎”Kemarin kita sudah mulai melakukan pendinginan dan hari ini seluruh atlet sudah siap bertanding. Ini juga sesuai arahan Ketua Umum IKASI, Haji Subhan. Target kita adalah tujuh medali emas,” katanya.
‎
‎Pada Porprov kali ini, kontingen anggar Kota Bogor menurunkan sebanyak 14 atlet. Suparman mengakui persaingan yang dihadapi tidak mudah karena sejumlah daerah diperkuat atlet berpengalaman, termasuk atlet yang pernah mengikuti kejuaraan nasional.
‎
‎Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan optimisme timnya. Ia menilai kesiapan mental menjadi salah satu faktor penting untuk menghadapi persaingan di arena pertandingan.
‎
‎”Banyak lawan yang bagus dan memiliki pengalaman, termasuk mantan atlet kejurnas. Tetapi yang terpenting sekarang bagaimana mental bertanding kita. Alhamdulillah, mental anak-anak sudah bagus dan semuanya siap,” ungkapnya.
‎
‎Baca juga: Judo Kota Bogor Kembali Dulang 4 Emas di Porprov Jabar 2026

Pihaknya berharap seluruh atlet dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera. Selain pemeriksaan kesehatan, tim juga memperhatikan kebutuhan vitamin, pemanasan sebelum bertanding, serta waktu istirahat atlet.
‎
‎”Kekhawatiran kita hanya cedera. Karena itu, kondisi kesehatan teman-teman benar-benar kita jaga. Kita juga sudah meminta dukungan vitamin dari tim medis dan alhamdulillah sudah diberikan,” tuturnya.
‎
‎Suparman juga mengapresiasi fasilitas pertandingan dan akomodasi yang disediakan panitia. Menurutnya, venue yang digunakan untuk pertandingan anggar serta fasilitas hotel cukup mendukung kenyamanan atlet selama mengikuti kompetisi.
‎
‎Dengan persiapan dan hasil awal yang telah diraih, kontingen anggar Kota Bogor berharap dapat terus menjaga konsistensi hingga seluruh rangkaian pertandingan berakhir pada 12 November 2026.
‎
‎”Kita tetap optimistis meraih tujuh medali emas. Mudah-mudahan seluruh atlet diberikan kesehatan, terhindar dari cedera, dan bisa memberikan hasil terbaik untuk Kota Bogor,” tandasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Judo Kota Bogor Kembali Dulang 4 Emas di Porprov Jabar 2026

Published

on

By

Judo Kota Bogor Kembali Dulang 4 Emas di Porprov Jabar 2026
Atlet judo Kota Bogor meraih medali emas pada Porprov XV Jawa Barat 2026, Sabtu, 7 November 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Cabang olahraga (cabor) judo Kota Bogor kembali mendulang medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Memasuki hari ketiga pertandingan, judo Kota Bogor berhasil menambah koleksi empat medali emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Bogor, An An Andri Hikmat mengatakan, capaian tersebut melampaui ekspektasi, terutama dengan keberhasilan sejumlah atlet junior menyumbangkan medali perak dan perunggu.

“Alhamdulillah, pada hari ketiga judo bisa menyumbangkan empat emas, satu perak, dan tiga perunggu. Jujur, ini sebetulnya di luar ekspektasi, terutama untuk perak dan perunggunya. Target kami hari ini empat emas saja sudah alhamdulillah,” ujar An An, Sabtu, 7 November 2026.

Baca juga: Pergelaran Wayang Golek dan Wayang Priangan di Balai Kota Bogor Disaksikan Ribuan Warga

Empat medali emas tersebut diraih Faturahman pada kelas -66 kilogram putra, Dewa Kade Krama di kelas -73 kilogram putra, Kasani Najmusipa di kelas -63 kilogram putri, serta Mia Maulidini pada kelas -78 kilogram putri.

Sementara itu, satu medali perak dipersembahkan Siti Latifah pada kelas -70 kilogram putri. Adapun tiga medali perunggu diraih atlet junior, yakni Dimas pada kelas -55 kilogram putra, Natasha Putri di kelas -78 kilogram putri, serta satu atlet lainnya pada kelas +78 kilogram putri.

An An mengaku bangga dengan penampilan para atlet muda yang mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Salah satunya Pika yang turun di kelas +78 kilogram putri.

Menurutnya, atlet yang masih duduk di kelas VIII SMP tersebut mampu memberikan perlawanan sengit kepada atlet berpengalaman yang pernah dua kali menjuarai Pekan Olahraga Nasional (PON) dan tampil di SEA Games.

“Tadi Pika hampir bisa mengalahkan juara PON dua kali dan di SEA Games. Mudah-mudahan ini bisa menjadi bekal untuk dia ke depan,” ungkapnya.

Baca juga: Turunkan 15 Atlet, Kempo Kota Bogor Bidik 4 Emas di Porprov Jabar

Dengan tambahan delapan medali pada hari ketiga, total perolehan judo Kota Bogor hingga saat ini mencapai sembilan emas, satu perak, dan lima perunggu.

An An menyebut, seluruh atlet judo Kota Bogor yang telah bertanding berhasil menyumbangkan medali. Capaian tersebut menjadi modal positif bagi kontingen judo Kota Bogor untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Pihaknya masih memiliki tujuh kelas yang akan dipertandingkan pada hari berikutnya, serta satu kelas tambahan pada Senin mendatang. Ia berharap sisa pertandingan tersebut kembali menghasilkan medali emas bagi Kota Bogor.

“Kami mohon doa dari seluruh warga Bogor agar perjuangan ini diberikan kelancaran. Mudah-mudahan kami bisa menjadi juara umum untuk keempat kalinya di Porprov Jawa Barat,” pungkasnya.

(hrs/ckl)

Continue Reading

Serba Serbi

Pergelaran Wayang Golek dan Wayang Priangan di Balai Kota Bogor Disaksikan Ribuan Warga

Published

on

By

Pergelaran Wayang Golek dan Wayang Priangan di Balai Kota Bogor Disaksikan Ribuan Warga
Pergelaran Wayang Golek dan Wayang Priangan Dalang Dinasti Sunandar dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional di Plaza Balai Kota Bogor. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Ribuan warga bersama Menteri Kebudayaan Republik (Menbud), Fadli Zon, dan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyaksikan Pergelaran Wayang Golek dan Wayang Priangan Dalang Dinasti Sunandar di Plaza Balai Kota Bogor, Jumat, 6 November 2026 malam hingga Sabtu, 7 November 2026 dini hari atau pukul 02.10 WIB.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari daerah pemilihan Jawa Barat, Alfiansyah Komeng (Alfiansyah Bustami), Adi Bing Slamet, serta jajaran Kementerian Kebudayaan (Kemenbud).

Masyarakat tumpah ruah memenuhi kawasan Plaza Balai Kota Bogor untuk menikmati pergelaran wayang dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional yang jatuh pada 7 November 2026.

Baca juga: Turunkan 15 Atlet, Kempo Kota Bogor Bidik 4 Emas di Porprov Jabar

Pertunjukan seni yang diselenggarakan Kemenbud melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ini diawali dengan penampilan bintang tamu Sule, Nunung, dan Kiki Juliar.

Menbud, Fadli Zon mengatakan, selain menjadi hiburan, pergelaran wayang juga banyak menyampaikan makna dan tuntunan kehidupan.

“Karena pada tanggal ini wayang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO. Kita berharap masyarakat di Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dan di seluruh Indonesia tetap mencintai budaya, termasuk budaya wayang yang merupakan budaya asli Indonesia. Juga tetap menghidupkan pagelaran-pagelaran wayang dengan berbagai macam lakonnya,” ungkap Fadli Zon dalam keterangannya.

Ia juga mengapresiasi penampilan Dalang Dinasti Sunandar yang menyuguhkan kombinasi luar biasa antara wayang golek dan wayang kulit.

Baca juga: Kota Bogor Siaga Hadapi Risiko Bencana Hidrometeorologi

Selain itu, Menbud memuji tata pencahayaan (lighting) yang ditampilkan serta berbagai inovasi dalam penyajian pertunjukan. Salah satunya penggunaan teks berbahasa Indonesia untuk membantu penonton memahami cerita, yang juga dilengkapi dengan bahasa Inggris.

“Jadi, bagi orang asing pun bisa mengikuti cerita dalam lakon Karna Tanding ini. Ini juga bagian dari inovasi yang ingin kita majukan. Mungkin ke depan akan lebih banyak lagi inovasi-inovasi baru sesuai dengan perkembangan teknologi. Kalau dulu wayang belum ada listrik, pakai blencong (lampu minyak). Kalau sekarang sudah luar biasa,” ujarnya.

Ia juga memuji Ki Dalang Dadan dan kawan-kawan yang menjadi bagian dari Dinasti Sunandar, putra Asep Sunandar, Giri Harja 123.

“Sehingga ini tetap menghidupkan budaya wayang di tempat mereka di Bandung. Saya sudah datang ke sana. Bukan hanya wayangnya, bahkan pengrajin-pengrajin pembuat wayang goleknya juga masih hidup. Jadi ekosistem wayang ini kita harapkan menjadi ekosistem yang tetap hidup sebagai warisan budaya, dan bisa diteruskan kepada generasi selanjutnya,” ujarnya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer