Berita
WCCN ke 28, 13 Negara Bahas Fungsional Pangan untuk Kesehatan di Kota Bogor
KlikBogor – Kota Bogor menjadi tuan rumah 28th World Congress on Clinical Nutrition (WCCN). Kongres skala internasional ini digelar selama tiga hari 28-30 Mei 2025 di IPB International Convention Center (IICC).
Ketua WCCN 2025 yang juga Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia, Hardinsyah, menyampaikan kongres kali ini melibatkan 500 peserta dari perwakilan 13 negara dengan 200 orang di antaranya secara daring.
Ia menyampaikan bahwa kongres membahas banyak topik penting, salah satunya terkait functional food component atau komponen fungsional pada pangan yang memiliki manfaat bagi kesehatan, terutama dalam pencegahan berbagai penyakit.
“Jadi komponen fungsional yang bermanfaat buat kesehatan, yaitu mencegah dan meredakan hipertensi, hiperglikemia, hiperkolesterol itu dibicarakan. Bagaimana upaya sebelum terapi dengan obat bisa meminimalkan risiko dengan pendekatan pengaturan makanan dan minuman,” ujarnya usai acara Gala Dinner di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Rabu, 28 Mei 2025 malam.
Hardinsyah menambahkan kongres ini juga membahas perkembangan mutakhir di bidang gizi dan pangan yang nantinya menjadi rekomendasi bagaimana memanfaatkan makanan kesehatan, semisal kunyit dan jahe, sebagai pencegah penyakit.
Sementara itu, Pendiri International College of Nutrition, Profesor Ram B. Singh, menyampaikan kekagumannya terhadap potensi pangan lokal Indonesia.
“Saya tidak menyangka Indonesia memiliki makanan dengan komponen fungsional yang begitu besar manfaatnya. Tempe misalnya, adalah salah satu makanan paling bernutrisi yang bisa menjadi contoh global,” kata Signh.
Sighn menyampaikan bahwa Indonesia akan bisa memimpin dunia lewat perkembangan gizi dan nutrisi dalam olahan makanan khas Indonesia yang harus disebarluaskan ke seluruh dunia.
“Saya percaya Indonesia akan memimpin dunia dalam pengembangan pangan bergizi,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa menjadi tuan rumah bagi kegiatan berskala internasional adalah sebuah kebanggaan sekaligus peluang untuk kebangkitan ekonomi daerah.
Dedie Rachim menilai, kehadiran peserta kongres dari berbagai negara juga merupakan kehormatan besar bagi Kota Bogor.
“Menjadi tuan rumah kongres ini adalah kehormatan. Tidak setiap hari kita dapat menjamu tamu-tamu dari 13 negara di Balai Kota, apalagi mereka adalah para ahli yang berdedikasi di bidang kesehatan dan keberlanjutan,” ujarnya.
Ia menyoroti dampak positif kegiatan ini terhadap ekonomi lokal. Menurutnya, kehadiran para tamu mancanegara yang menginap, berbelanja, dan mengunjungi destinasi wisata menjadi peluang penting untuk mendorong sektor pariwisata.
“Ini bagian dari kebangkitan ekonomi. Para tamu bisa menikmati makanan khas Bogor, seni tradisional, dan mudah-mudahan mereka pulang membawa kenangan indah lalu kembali lagi bersama keluarga,” ucapnya.
Dedie Rachim juga menyampaikan kesiapan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk menjamu kegiatan bertaraf nasional dan internasional ke depan.
“Melalui kegiatan ini, ke depannya kami siap untuk menjamu kembali para tamu apabila ada kegiatan berskala internasional atau nasional di Balai Kota untuk menjadi bagian dari kesuksesan acara,” tandasnya.
(ckl/hrs)
Berita
Wabup Jaro Ade Cek Pelayanan Publik dan Antisipasi Dampak Kemarau
KlikBogor – Berbagi tugas dengan Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, melakukan kunjungan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Kunjungan itu dilakukan untuk mengecek sekaligus memastikan pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan optimal, baik, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Selain memastikan kualitas pelayanan publik, Jaro Ade juga melakukan monitoring terhadap sektor pertanian sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengantisipasi dampak musim kemarau yang berpotensi menyebabkan gagal panen di sejumlah wilayah.
Dalam kunjungannya, Jaro Ade meninjau langsung proses pelayanan serta berkoordinasi dengan jajaran Disdukcapil Kabupaten Bogor. Ia menegaskan pentingnya memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan publik yang cepat, tertib, dan nyaman.
“Yang paling penting pelayanan kepada masyarakat harus tetap baik dan nyaman. Kita ingin memastikan masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan bisa terlayani dengan baik,” ujar Jaro Ade.
Baca juga: Taksi Online Terperosok ke Jurang di Jalan Raya Cilebut
Usai mengunjungi Disdukcapil, Wabup Bogor melanjutkan kunjungan ke Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor.
Dalam kunjungan tersebut, dilakukan koordinasi dan monitoring terhadap kondisi pertanian serta sejumlah lokasi panen untuk mengetahui dampak musim kemarau terhadap hasil pertanian.
Jaro Ade mengatakan, pemerintah daerah perlu melakukan langkah antisipasi apabila terdapat petani yang mengalami penurunan produksi maupun gagal panen akibat kondisi cuaca dan ketersediaan air.
“Untuk pertanian kita juga melakukan monitoring, terutama kemungkinan adanya gagal panen akibat musim kemarau. Kita harus memastikan kondisi di lapangan dan menyiapkan langkah untuk membantu para petani yang terdampak,” katanya.
Sebagai bentuk langkah antisipasi, Pemkab Bogor menyiapkan sejumlah upaya, di antaranya melalui Gerakan Pangan Murah serta penyediaan pupuk dengan harga terjangkau bagi masyarakat, khususnya petani yang terdampak kondisi musim kemarau.
Baca juga: Pemkab Bogor Tindaklanjuti Aspirasi Warga, Aktivitas Produksi Minuman Beralkohol Dihentikan
Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan di tengah potensi gangguan produksi pertanian.
Sementara penyediaan pupuk murah diarahkan untuk membantu petani menjaga keberlanjutan kegiatan pertanian serta meringankan beban biaya produksi, terutama bagi petani yang terdampak penurunan hasil panen.
Pemkab Bogor menyatakan akan terus melakukan pemantauan kondisi pertanian di berbagai wilayah untuk memperoleh gambaran kondisi riil di lapangan.
Hasil monitoring tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan langkah intervensi dan bantuan yang diperlukan bagi masyarakat maupun petani yang terdampak.
“Pemerintah daerah akan terus hadir dan melakukan monitoring. Kalau memang ada petani yang terdampak, tentu kita siapkan langkah-langkah untuk membantu, termasuk melalui pangan murah dan pupuk murah,” tandas Jaro Ade.
Dengan langkah tersebut, Pemkab Bogor berkomitmen memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal sekaligus memberikan perlindungan dan dukungan kepada masyarakat serta petani dalam menghadapi dampak musim kemarau.
(rls/hrs)
Berita
Sebar Pita Pink di Tugu Kujang, YKI Kampanyekan #BogorSahabatKanker
KlikBogor – Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor membagikan pita berwarna pink kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan Tugu Kujang, pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Kegiatan yang digelar menjelang pelaksanaan Light of Hope Gala Dinner: An Evening of Courage and Compassion ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kampanye kepedulian kanker melalui tagar gerakan “BogorSahabatKanker”.
Sebelumnya, pengurus YKI Kota Bogor bersama masyarakat mengikuti kegiatan pengibaran Bendera Merah Putih Festival Merah Putih (FMP) Tahun 2026 di Tugu Kujang.
Wakil Ketua Panitia Light of Hope Gala Dinner: An Evening of Courage and Compassion, Meira Sophia mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kepedulian dan kebersamaan dalam menghadapi kanker.
“Melalui #BogorSahabatKanker, kita membersamai para penderita kanker untuk bersama-sama menghadapi dan mengatasi penyakit kanker. Kita semua menjadi sahabat bagi para penderita kanker dengan edukasi dan sosialisasi deteksi dini serta menerapkan pola hidup sehat,” ujar Meira.
Kegiatan Light of Hope Gala Dinner: An Evening of Courage and Compassion YKI Kota Bogor akan dilaksanakan pada 28 Agustus 2026 di Puri Begawan Bogor.
Kegiatan tersebut menghadirkan Aldi Taher sebagai penyintas kanker, Besbarini Maya Zon selaku ibunda almarhum Vidi Aldiano, serta artis Yuni Shara sebagai bintang tamu.
Baca juga: Cahaya Pink Warnai Peringatan Hari Kanker Sedunia di Kota Bogor
Meira menyampaikan, kanker masih menjadi salah satu penyakit yang perlu mendapatkan perhatian bersama.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bogor 2026, kasus kanker tercatat meningkat dari 821 kasus pada 2021 menjadi 1.951 kasus pada 2025.
Mayoritas kanker yang diderita masyarakat Kota Bogor adalah kanker payudara, kanker serviks, dan kanker paru-paru.
Dari tiga jenis kanker tersebut, dikatakan Meira, kasus kanker paru-paru saat ini cukup banyak ditemukan yang salah satunya berkaitan dengan kebiasaan merokok.
Menurutnya, kesadaran melakukan deteksi dini menjadi langkah penting dalam penanganan kanker selain menerapkan pola hidup sehat.
“Yang diperlukan dari penanganan kanker adalah kesadaran masyarakat melakukan deteksi dini dan menerapkan pola hidup sehat. YKI Kota Bogor memiliki banyak program deteksi dini, namun kadang masyarakat takut untuk memeriksakan diri,” katanya.
Baca juga: Taksi Online Terperosok ke Jurang di Jalan Raya Cilebut
Meira menambahkan, proses penanganan dan pengobatan kanker merupakan perjalanan panjang yang menguras dan menguji kekuatan fisik, mental, emosional, serta spiritual pasien dan keluarganya.
Selain beban psikologis dan stigma sosial, keterbatasan akses pendampingan maupun pembiayaan juga menjadi tantangan yang perlu dihadapi bersama.
Oleh karena itu, dukungan dan kolaborasi seluruh pihak diperlukan untuk membantu para penyintas maupun penderita kanker.
Sementara itu, Pengurus YKI Kota Bogor, Dian Intannia mengatakan, dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi, YKI Kota Bogor menyasar generasi muda sebagai salah satu kelompok penting dalam kampanye pola hidup sehat.
Menurutnya, kepedulian generasi muda terhadap pola hidup sehat saat ini sudah cukup baik, namun perlu terus ditingkatkan agar dapat memberikan pengaruh positif kepada lingkungan sekitarnya.
“Kepedulian para Gen-Z terhadap pola hidup sehat cukup tinggi dan lumayan bagus. Awareness-nya harus kita tingkatkan ke adik-adiknya di Kota Bogor,” pungkas Dian.
(rls/hrs)
Berita
Taksi Online Terperosok ke Jurang di Jalan Raya Cilebut
KlikBogor – Satu unit mobil mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Cilebut, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu, 26 Agustus 2026. Mobil tersebut masuk ke jurang dengan kedalaman hingga 9 meter.
Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Sonson Sudarsono mengatakan, kendaraan yang mengalami kecelakaan merupakan taksi online.
Kejadian itu bermula ketika pengemudi berinisial A mendapat penumpang seorang perempuan dari Jalan Sholeh Iskandar dengan tujuan Cilebut.
“Ini mobil Grab milik sendiri. Jadi dapat penumpang dari Jalan Sholeh Iskandar menuju arah ke Cilebut. Penumpangnya perempuan,” ujar Sonson kepada awak media.
Baca juga: Keseruan Main Layangan di Langit Katulampa, Putus Terbang Lagi
Ia mengatakan, kecelakaan terjadi saat kendaraan melintas di lokasi kejadian yang jalannya sempit dan tidak memiliki pembatas. Pengemudi yang mengantuk kemudian kehilangan kendali hingga kendaraan terperosok masuk ke jurang.
“Pada saat di TKP, karena jalan sempit dan tidak ada pembatas, ngantuk sopir tersebut sehingga tadi pas jam 14.00 (kendaraan) terperosok,” jelasnya.
Baca juga: Cegah Kecelakaan, Perlintasan Kereta di Sholeh Iskandar Dipagari
Berdasarkan pengecekan di lokasi bersama petugas Laka Lantas Polresta Bogor Kota dan Polsek Tanah Sareal, kedalaman jurang Kali Cipakancilan dengan jalan diperkirakan mencapai 7 hingga 9 meter.
“Saat ini kita sedang menunggu mobil derek. Karena untuk jalur di sekitar TKP memang sulit untuk dilakukan evakuasi,” imbuhnya.
Meski demikian, pengemudi maupun penumpang tidak mengalami luka serius. Keduanya bahkan sudah dapat dimintai keterangan oleh petugas.
“Alhamdulillah, sopir maupun penumpang tidak mengalami luka parah dan sudah bisa dimintai keterangan. Intinya tidak ada luka yang serius,” katanya.
(hrs/ckl)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi10 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
