Connect with us

Berita

Terima Kunci Huntap, 38 Keluarga di Kota Bogor Siap Huni

Published

on

Terima Kunci Huntap, 38 Keluarga di Kota Bogor Siap Huni
Warga terdampak bencana alam menerima penyerahan kunci huntap secara simbolis di Kantor Kecamatan Bogor Selatan, pada Kamis, 16 Januari 2025.

KlikBogor – Sebanyak 38 kepala keluarga akan segera menempati hunian tetap (Huntap) di Kampung Ciranjang, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Penyerahan kunci huntap secara simbolis dilangsungkan di Aula Kantor Kecamatan Bogor Selatan, Kamis, 16 Januari 2025.

Penjabat (Pj) Sekda Kota Bogor, Hanafi mengatakan, para kepala keluarga yang akan menghuni huntap merupakan warga terdampak bencana alam pada April 2023 di Kelurahan Empang, Batutulis, dan Lawanggintung.

Mereka akan menempati 38 unit huntap yang dibangun di atas lahan seluas 4.000 meter persegi menggunakan dana siap pakai (DSP) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Tahun Anggaran 2024.

“38 unit rumah ini tipe 36, ada ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, dan sebagainya. Bahkan dilengkapi fasilitas listrik dan air minumnya,” ujar Hanif.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memfasilitasi huntap dengan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) dan disediakan sebidang lahan yang nanti bisa digunakan untuk sarana olahraga atau taman bermain warga.

“Kami juga fasilitasi mereka ini kan masuk DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial) ada menerima bantuan-bantuan dari pemerintah itu tidak hilang haknya,” imbuhnya.

Selain itu, Hanafi mengatakan bahwa Pemkot Bogor mengeluarkan kebijakan untuk tidak mengenakan biaya sewa atas tanah atau nol rupiah selama 2 tahun.

Hal tersebut sesuai aturan yang ada dan setelah melalui pembahasan serta berbagai pertimbangan lainnya, salah satunya status ekonomi mereka.

“Asumsi kami setelah 2 tahun harapannya ekonomi mereka membaik. Nanti setelah 2 tahun dikenakan sewa atas tanah dan saya yakin bayarnya tidak mahal, dikisaran 500-700 ribuan per tahun,” terangnya.

Kendati begitu, ia mengemukakan tidak menutup kemungkinan ke depan ada kebijakan lain, karena akan ada pengecekan setelah mereka 2 tahun menempati huntap.

“Mungkin saja nanti setelah dua tahun ada kebijakan lain. Yang penting sekarang, selamatkan dulu mereka, tidak kehilangan tempat tinggal, disiapkan tempat tinggal dengan layak atas bantuan dari pemerintah pusat,” katanya.

Pihaknya juga akan memfasilitasi aspirasi warga berkaitan dengan sarana pendukung lainnya sambil berjalannya penempatan huntap.

“Tadi ada masukan juga dari warga untuk musala, tempat sampah dan sebagainya. Ini sambil berjalan kami evaluasi. Jadi tidak hanya memindahkan begitu saja,” ujarnya.

Hanafi memastikan 38 kepala keluarga ini akan menempati huntap secepatnya atau diperkirakan di Januari 2025 ini.

“Ini secepatnya karena sudah banyak permintaan ‘Pak kapan dipindah?’. Karena sebagian besar mereka pada ngontrak. Nanti ada peresmian di bulan ini,” tandasnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Meriahkan HJB, Imigrasi Bogor Buka Layanan 544 Paspor di Balaikota

Published

on

By

Meriahkan HJB, Imigrasi Bogor Buka Layanan 544 Paspor di Balaikota
Sejumlah warga tengah melakukan pengurusan paspor di Layanan Paspor Simpatik di Ruang Paseban Suradipati, Balaikota Bogor, Sabtu, 13 Juni 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersinergi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor menggelar Layanan Paspor Simpatik.

Layanan yang digelar di Ruang Paseban Suradipati, Balaikota Bogor ini menargetkan kuota 544 paspor, sesuai dengan kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.

Kegiatan ini menjadi momentum bagi masyarakat selain mendapatkan kemudahan pengurusan dokumen perjalanan di luar hari kerja, juga berkesempatan masuk dan melihat langsung area kerja Balaikota Bogor yang biasanya digunakan untuk agenda kedinasan maupun rapat formal pemerintahan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenimipas dan Kantor Imigrasi Bogor atas terobosan pelayanan publik ini. Ia menyebut, kehadiran layanan paspor di hari libur sangat membantu memecahkan kendala waktu yang sering dihadapi oleh masyarakat produktif, pekerja kantoran, hingga kalangan pelajar pada hari kerja biasa.

“Alhamdulillah, momentum Hari Jadi Bogor ini membuat masyarakat bisa masuk ke ruangan kerja Balaikota yang jarang dikunjungi warga. Pelayanan ini memberikan akses kemudahan bagi masyarakat yang mungkin di hari kerja kesulitan mendapatkan izin dari atasan, atau anak-anak yang terkendala kesibukan untuk mengantar orang tuanya. Pemkot Bogor sangat terbuka dan siap jika layanan seperti ini rutin digelar, baik sebulan sekali atau tiga bulan sekali di hari libur,” ujarnya, Sabtu, 13 Juni 2026.

Dedie Rachim berharap kualitas dan kecepatan pelayanan keimigrasian dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan pelayanan prima yang membahagiakan warga. Terlebih, kebutuhan paspor di Kota Bogor kian meningkat untuk berbagai keperluan strategis, mulai dari kepentingan sosial, urusan keluarga, ekspansi bisnis, hingga memfasilitasi perjalanan ibadah seperti haji dan umrah.

Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Kemenimipas, Eko Budianto menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari komitmen instansinya dalam menggalakkan layanan paspor simpatik di akhir pekan. Eko mengakui, keterbatasan waktu pada hari kerja acap kali menjadi penghambat utama bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen perjalanan bersama keluarga secara lengkap.

“Pada momen hari Sabtu dan Minggu ini, kami mencoba memahami situasi dan kondisi masyarakat yang membutuhkan waktu lebih longgar. Kolaborasi ini adalah bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan pelayanan publik. Kemenimipas melalui jajaran kantor imigrasi juga menyatakan kesiapannya untuk melakukan jemput bola, khususnya menjangkau wilayah yang aksesnya sulit maupun bagi warga lansia yang memiliki keterbatasan fisik untuk datang ke kantor imigrasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor, Ritus Ramadhana, mengaitkan kesuksesan agenda ini dengan semangat tema Hari Jadi Bogor tahun ini, yaitu Bogor Nanjeur. Menurutnya, Bogor Nanjeur mencerminkan keteguhan dan optimisme Kota Bogor dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, yang diimplementasikan lewat kemudahan akses pelayanan publik bagi warga.

“Rangkaian kegiatan HJB yang dirancang Pemkot Bogor bersama mitra strategis merupakan hadiah nyata bagi masyarakat. Tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan kemudahan akses pelayanan. Sebagai unit layanan di bawah Kemenimipas, kami berkomitmen penuh mewujudkan gagasan ‘Imigrasi untuk Rakyat’. Kami juga berterima kasih atas dukungan penuh Pemkot Bogor serta pihak dari Bank Mandiri dan Bank BRI sehingga layanan 544 paspor simpatik ini bisa berjalan lancar dan membawa manfaat langsung bagi warga,” pungkasnya.

(hrs)

Continue Reading

Berita

Motor Mendadak Terbakar di Jalan Pajajaran saat Menuju Bengkel

Published

on

By

Motor Mendadak Terbakar di Jalan Pajajaran saat Menuju Bengkel
Kebakaran sepeda motor di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, Jumat, 12 Juni 2026. Dok. Damkar Kota Bogor

KlikBogor – Sebuah sepeda motor mendadak terbakar saat melintas di Jalan Pajajaran, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jumat, 12 Juni 2026.

Dari informasi menyebutkan, insiden terbakarnya motor matik tersebut sekira pukul 13.44 WIB. Kobaran api yang melalap kendaraan berhasil dikendalikan dalam waktu singkat oleh petugas pemadam kebakaran.

Baca juga: Berani Tampil di Depan Menteri, Syafa dapat Dukungan Pendidikan

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha menjelaskan, berdasarkan keterangan pemilik kendaraan, motor itu hendak dibawa ke bengkel untuk diperbaiki.

Namun saat melintas di Jalan Pajajaran, api mendadak muncul dari bagian mesin dan dengan cepat membesar hingga membakar hampir seluruh bagian kendaraan.

“Menurut keterangan pemilik kendaraan, motor akan dibawa menuju bengkel untuk dilakukan perbaikan. Saat dalam perjalanan di Jalan Pajajaran, tiba-tiba muncul api pada bagian mesin kendaraan. Api kemudian dengan cepat membesar dan membakar sebagian besar bagian motor,” ungkapnya.

Baca juga: Golongan Darah O Lebih Rentan Kolesterol Tinggi, Benarkah?

Menerima laporan tersebut, satu unit mobil pemadam kebakaran dari sektor Sukasari langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

Petugas berhasil memadamkan kobaran api hanya dalam waktu sekitar lima menit sejak proses pemadaman dimulai.

“Waktu awal pemadaman pukul 01.48 dan waktu selesai pemadaman pukul 01.53,” jelas Ade.

Tidak korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun motor mengalami kerusakan parah akibat kebakaran tersebut hingga kerugian materi ditaksir mencapai Rp6 juta.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

PWI-ASKI Kota Bogor Perkuat Kolaborasi Lewat Jumat Sehat

Published

on

By

PWI-ASKI Kota Bogor Perkuat Kolaborasi Lewat Jumat Sehat
Pengurus dan anggota PWI Kota Bogor bersama ASKI Kota Bogor tengah mengikuti Jumat Sehat, Jumat, 12 Juni 2026. Foto/PWI Kota Bogor

KlikBogor – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor kembali menggelar Jumat Sehat. Kali ini, Jumat, 12 Juni 2026, menggandeng Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia (ASKI) Kota Bogor.

Selain olahraga senam bersama, momentum ini juga menjadi ajang kolaborasi strategis kedua organisasi dalam memasyarakatkan olahraga di Kota Bogor.

Kegiatan ini juga diikuti oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana didampingi Sekretaris Dispora, Sumartini.

​Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi menyampaikan apresiasi kegiatan Jumat Sehat yang berkolaborasi dengan pengurus dan para instruktur ASKI Kota Bogor, bersama para wartawan.

Menurut Kang Aldho, sapaan akrabnya, sinergi dengan ASKI merupakan langkah positif untuk menjaga kebugaran para pemburu berita sekaligus memperluas dampak sosial ke masyarakat luas.

​”Kami sangat mengapresiasi kegiatan Jumat Sehat bersama ASKI Kota Bogor ini. Melalui olahraga dan senam bersama, tidak hanya kebugaran wartawan yang terjaga, tetapi ini juga menjadi pintu masuk untuk program-program kolaborasi yang lebih besar ke depan,” ujarnya.

Baca juga: Berani Tampil di Depan Menteri, Syafa dapat Dukungan Pendidikan

Ketua ASKI Kota Bogor, Ratu Lita Hani mengungkapkan bahwa sinergi antara ASKI dan PWI memiliki potensi besar untuk mengoptimalkan program kebugaran hingga ke tingkat akar rumput.

Wanita yang akrab disapa Buyang Lita ini berharap PWI dapat membantu membuka jaringan kerja sama yang lebih luas, baik di tingkat kecamatan maupun dengan pihak ketiga.

​”Kami berharap PWI dapat memfasilitasi kemitraan strategis, tidak hanya dengan instansi pemerintahan, tetapi juga pihak swasta seperti supermarket dan pusat perbelanjaan (mal) untuk mengadakan event senam bersama,” katanya.

“Kami ingin mengoptimalkan titik-titik kegiatan ASKI yang saat ini sudah berjalan di tingkat kecamatan,” imbuh Buyang Lita, yang juga tercatat sebagai Dewan Pakar Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bogor periode kepengurusan 2025–2028.

​Untuk mendukung rencana kolaborasi ini, ASKI Kota Bogor telah menyiapkan modal sumber daya manusia yang mumpuni.

Saat ini, organisasi tersebut memiliki 30 instruktur atau coach aktif yang tersebar di enam kecamatan dan siap diterjunkan kapan saja untuk mengisi berbagai acara.

Secara total, ASKI sebenarnya telah melatih 65 instruktur melalui berbagai pelatihan resmi, namun 30 nama saat ini menjadi personel garda terdepan di wilayah.

Baca juga: PWI dan IPB Sepakat Siapkan Program Beasiswa S2 bagi Wartawan 

Buyang Lita menambahkan, ASKI memiliki serangkaian program kerja nyata dan road show yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.

Di sektor pendidikan, ASKI berencana masuk ke sekolah-sekolah untuk mengenalkan Senam Kebugaran Indonesia dan Senam Sehat Bugar dua nomor senam yang berhasil membawa ASKI berprestasi dua kali berturut-turut dalam ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS).

​Selain sekolah, kata dia, ASKI juga membidik sektor lansia dan pemberdayaan perempuan melalui jejaring PKK dan Posyandu dengan program khusus Senam Lansia.

Sedangkan bagi masyarakat umum, ASKI berkomitmen menempatkan instruktur resmi di lapangan-lapangan terbuka tingkat kecamatan hingga kelurahan.

​Ke depan, pihaknya menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dalam agenda protokoler PWI Kota Bogor, termasuk jika ada kunjungan tamu undangan dari luar kota maupun tingkat nasional.

Sinergi ini dirasa sangat tepat karena bertepatan dengan momentum hari jadi ASKI ke-4 tahun di Kota Bogor, sekaligus menandai kematangan organisasi yang telah berkiprah selama 28 tahun di tingkat nasional.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer