Connect with us

Berita

Survei SB-IPB: Pelanggan Sangat Puas pada Kinerja Perumda Tirta Pakuan

Published

on

Survei SB-IPB: Pelanggan Sangat Puas pada Kinerja Perumda Tirta Pakuan
Sekolah Bisnis IPB University (SB-IPB) memaparkan hasil survei kepuasan pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor 2025.

KlikBogor – Sekolah Bisnis IPB University (SB-IPB) melakukan survei kepuasan pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor 2025.

Berdasarkan hasil kajian ilmiah tersebut, kinerja BUMD penyedia air bersih di Kota Bogor ini meraih predikat “Sangat Puas” dengan peningkatan signifikan pada aspek kualitas layanan dan ini merupakan bentuk sinergi antara akademisi dan praktisi dalam mengevaluasi fungsi ekonomi dan sosial Perumda Tirta Pakuan.

Survei tahun ini dengan melibatkan 3.375 responden yang tersebar secara proporsional di tujuh zona pelayanan Perumda Tirta Pakuan.

​Tim peneliti SB-IPB yang dipimpin oleh Prof. Noer Azam Achsani, dalam paparannya menyampaikan bahwa angka Customer Satisfaction Index (CSI) menunjukkan tren positif yakni ​CSI Produk 87,25 (Kategori Sangat Puas) dan CSI Jasa 81,50 (Kategori Sangat Puas).

​Capaian ini menandai keberhasilan Perumda Tirta Pakuan dalam memulihkan kualitas layanan setelah sempat mengalami dinamika penurunan pada periode sebelumnya.

Secara spasial, Zona 1 muncul sebagai benchmark atau tolok ukur pelayanan terbaik karena kinerjanya yang unggul dan merata. Analisis kualitas air dan layanan melalui pendekatan Importance Performance Analysis (IPA), ditemukan bahwa kualitas fisik air (kejernihan, bau, dan endapan) berada pada kuadran “Keep Up the Good Work“, yang berarti harus dipertahankan.

Namun, tim peneliti memberikan catatan agar perusahaan tetap memperhatikan stabilitas tekanan dan kontinuitas aliran air, terutama pada zona dengan tantangan suplai musiman.

Dari sisi dimensi Service Quality (Servqual), aspek Tangibles atau bukti fisik memperoleh skor tertinggi sebesar 89,58, disusul oleh Assurance atau jaminan sebesar 83,55. Hal ini menunjukkan kepercayaan tinggi pelanggan terhadap profesionalisme petugas di lapangan.

Meski demikian, dimensi Empathy atau empati dan perhatian personal menjadi area yang direkomendasikan untuk diperkuat guna meningkatkan kedekatan emosional dengan pelanggan.

Pemaparan ini mendapat tanggapan positif dari Sekretaris Perusahaan Perumda Tirta Pakuan, Dani Rahmawan, yang menyatakan apresiasinya atas kajian komprehensif yang dilakukan SB-IPB. Menurutnya, hasil survei ini adalah basis data penting untuk menyongsong tantangan 2026.

“Kami memerlukan mitra netral seperti SB-IPB untuk mengukur performa produk dan layanan kami secara objektif. Saat ini, fokus kami bukan sekadar menyediakan air bersih, tetapi air yang sehat dan aman sesuai Permenkes No. 2 Tahun 2023. Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa menggunakan air PDAM adalah investasi kesehatan jangka panjang,” ujar Dani di Ruang Jati, Gedung A SB-IPB, Kamis, 18 Desember 2025.

Ia juga menambahkan bahwa efisiensi biaya kesehatan masyarakat sangat bergantung pada kualitas air yang dikonsumsi, sehingga Tirta Pakuan berkomitmen menjalankan Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) secara ketat.

​Dalam kesempatan yang sama, Prof. Noer Azam Achsani yang juga Dekan SB-IPB University, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud kontribusi nyata kampus bagi masyarakat Bogor.

“Air adalah isu global yang krusial. Konflik dunia masa depan bukan hanya soal energi, tapi soal air. Kami memotret kondisi apa adanya melalui survei ini agar Tirta Pakuan bisa terus melakukan perbaikan berkelanjutan. Kami senang melihat tren yang makin bagus, namun perusahaan tidak boleh cepat puas. Hasil kajian ini juga menjadi case study yang berharga bagi mahasiswa kami agar teori di kelas selaras dengan realita di lapangan,” papar Prof. Azam.

Adapun rekomendasi strategis sebagai langkah tindak lanjut, SB-IPB merekomendasikan roadmap atau peta jalan perbaikan yang mencakup peningkatan kualitas aliran di zona-zona prioritas, penguatan kompetensi komunikasi dan empati SDM, serta optimalisasi kanal digital, termasuk aplikasi SIMOTIP, untuk meningkatkan Engagement Index pelanggan yang saat ini berada di angka 59,06.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

3 Rumah Warga di Ranggamekar Bogor Hangus Terbakar

Published

on

By

3 Rumah Warga di Ranggamekar Bogor Hangus Terbakar
Kebakaran rumah warga di Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Selasa, 21 April 2026. Dok. Damkar Kota Bogor.

KlikBogor – Kebakaran melanda permukiman warga di Gang Kenari, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa, 21 April 2026. Tiga unit rumah warga hangus terbakar dalam kejadian itu.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, mengatakan peristiwa ini terjadi sekira pukul 10.15 WIB.

Baca juga: DPRD Sahkan Perda Rumah Susun, Atur Hunian Vertikal Terjangkau

Berdasarkan keterangan saksi, kata Ade, kebakaran diduga bermula dari percikan api di lantai dua rumah milik salah satu warga.

“Menurut saksi kondisi listrik mati, penghuni rumah mau menyalakan wifi saat sudah nyala ada percikan api muncul di lantai dua dari kamar,” katanya.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung memadamkan api. Sebanyak enam unit kendaraan pemadam dari Pos Sukasari, Yasmin, dan Cibuluh dikerahkan untuk memadamkan api.

Baca juga: Longsor Gerus Rumah Warga di Gunung Batu, Penghuni Mengungsi

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, tiga unit rumah warga mengalami kerusakan akibat terbakar.

“Yang terdampak 3 rumah 6 KK 17 jiwa. Total kerugian sekitar Rp300 juta. Tidak ada korban jiwa,” katanya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Pemkot Pastikan Penataan di Bogor Barat Terus Berlanjut

Published

on

By

Pemkot Pastikan Penataan di Bogor Barat Terus Berlanjut
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim beserta jajaran terkait meninjau sejumlah fasilitas usai apel pagi di Kecamatan Bogor Barat, Senin, 20 April 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memastikan penataan wilayah di Kecamatan Bogor Barat terus berlanjut. Hal ini disampaikannya usai memimpin apel pagi di lahan eks Pedagang Kaki Lima (PKL) yang akan dibangun Pos Pemadam Kebakaran Sektor Bogor Barat, Senin, 20 April 2026.

“Jalan KH Abdullah Bin Nuh itu merupakan area masuk Kota Bogor atau etalase Kota Bogor. Jadi saya ingin memastikan bahwa jalan ini semakin hari semakin tertata,” kata Dedie Rachim.

Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim mengecek jalur hijau, saluran air, trotoar, serta pos pemadam kebakaran.

Ia mendapati adanya saluran air yang tertutup oleh tumpukan batu di area jalur hijau yang sebelumnya ditempati oleh PKL. Beberapa lapak bekas PKL yang sudah ditertibkan beberapa waktu lalu pun kembali dibersihkan.

“Sudah kita tertibkan, kemudian keindahannya juga kita jaga dan rawat. Karena di Jalan Abdullah Bin Nuh terdapat beberapa unit kerja Pemkot Bogor, mulai dari Damkar hingga puskesmas kelurahan, yang menurut saya juga harus mendapat perhatian,” ucapnya.

Sementara itu, kantor pemadam kebakaran di Jalan Abdullah Bin Nuh saat ini akan segera dipindahkan, karena kondisinya sudah tidak layak akibat mengalami longsor di bagian depan. Tahun ini akan dilakukan perencanaan sekaligus pembangunan.

“Tahun ini perencanaan sekaligus pembangunan di atas lahan 2.000 meter persegi, sedangkan yang sekarang hanya 500 sampai 600 meter persegi,” ujarnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Longsor Gerus Rumah Warga di Gunung Batu, Penghuni Mengungsi

Published

on

By

Longsor Gerus Rumah Warga di Gunung Batu, Penghuni Mengungsi
Petugas BPBD Kota Bogor tengah melakukan assessment di lokasi longsor di Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat. Dok. BPBD Kota Bogor.

KlikBogor – Hujan deras yang melanda wilayah Kota Bogor mengakibatkan tanah longsor di Gang Kutilang, Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat. Satu keluarga terpaksa harus mengungsi setelah rumah yang ditinggalinya mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan kejadian ini terjadi pada Minggu malam. Kondisi tersebut dipicu tanah yang labil serta diguyur hujan lebat.

“Kami terima laporan Senin (20/4/2026) pukul 10.00 WIB dari warga sekitar via media sosial. Penyebab kejadian dikarenakan hujan deras di wilayah tersebut dan kondisi tanah yang labil,” kata Dimas Tiko dalam keterangannya, Senin, 20 April 2026.

Baca juga: Waspada Modus Telepon Hening, Ini Cara Menghindarinya

Ia menambahkan, tanah longsor tersebut terjadi di belakang rumah yang dihuni oleh lima jiwa hingga mengalami kerusakan.

“Kejadian ini mengakibatkan bagian dapur, kamar, dan kamar mandi rumah menggantung,” katanya.

Selain itu, Tembok Penahan Tanah (TPT) serta rumpun bambu yang berada di lokasi sekitar ikut terbawa longsoran.

BPBD Kota Bogor menerima laporan tersebut langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan assessment dan memberikan bantuan darurat berupa terpal.

Baca juga: Rumah Warga di Cipaku Rusak Akibat Tembok Ambruk

Pihaknya mencatat kebutuhan mendesak di lokasi saat ini adalah hunian sementara (Huntara), terpal tambahan, serta perbaikan TPT.

Penanganan kejadian tersebut turut melibatkan unsur kelurahan, Polmas Bogor Raya, OneKes AMKB, serta pengurus wilayah setempat.

Dimas Tiko menambahkan, warga terdampak untuk sementara mengungsi ke rumah saudaranya.

“Pemilik rumah sudah mengungsi ke rumah saudaranya,” kata Dimas Tiko.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer