Connect with us

Berita

Presiden Peru Akan Berkunjung ke Istana Bogor, Pemkot Siap Sambut

Published

on

Presiden Peru Akan Berkunjung ke Istana Bogor, Pemkot Siap Sambut
Rapat Persiapan Penerimaan Kunjungan Presiden Peru ke Indonesia. Dok. Pemkot Bogor.

KlikBogor – Presiden Peru akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Istana Bogor, yang direncanakan pada 11 Agustus 2025.

Kunjungan ini rencananya akan diterima langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Istana Bogor.

Dalam rangka menyambut kunjungan kenegaraan tersebut digelar Rapat Persiapan Penerimaan Kunjungan Presiden Peru ke Indonesia yang diikuti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Sebagai kota tuan rumah, Pemkot Bogor menyatakan kesiapan penuh untuk menyambut kedatangan tamu negara tersebut.

Staf Ahli Wali Kota Bogor Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Agustian Syah, hadir mewakili Pemkot Bogor dalam rapat yang digelar bersama jajaran Sekretariat Negara, Paspampres, TNI, Polri, dan pihak terkait lainnya.

Agustian menyampaikan bahwa Kota Bogor memiliki pengalaman dalam menyambut kunjungan tamu negara dan siap mendukung kelancaran penyambutan Presiden Peru, sebagaimana yang telah dilakukan pada kunjungan Presiden Turki dan Perdana Menteri Jepang beberapa waktu lalu.

“Menyambut tamu negara, kami akan menyiapkan anak-anak sekolah untuk menyambut kehadiran Presiden Peru mulai dari keluar pintu tol Bogor sampai dengan pintu masuk Istana Bogor,” ujar Agustian di Ruang Rapat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta, kemarin dikutip Jumat, 8 Agustus 2025.

Selain penyambutan oleh pelajar, Pemkot Bogor juga akan melakukan penataan dan pengamanan di sepanjang rute kunjungan guna menciptakan suasana yang aman, tertib, dan penuh semangat kebangsaan.

Kunjungan kenegaraan ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Peru, tetapi juga menjadi kehormatan tersendiri bagi Kota Bogor yang kembali dipercaya sebagai lokasi penyambutan pemimpin dunia.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Kelurahan Sukasari Kembangkan Inovasi Lingkungan dan Ekonomi Warga

Published

on

By

Kelurahan Sukasari Kembangkan Inovasi Lingkungan dan Ekonomi Warga
​Lurah Sukasari, Surya Hasan. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Kelurahan Sukasari adalah salah satu wilayah di Kecamatan Bogor Timur. Dengan luas wilayah kurang lebih 48 hektar, kelurahan ini menyimpan potensi luar biasa mulai dari inovasi lingkungan, kemandirian ekonomi, hingga pelestarian industri rumahan legendaris.

​Lurah Sukasari, Surya Hasan, mengatakan bahwa wilayahnya merupakan representasi dinamika Kota Bogor yang sesungguhnya.

​“Untuk Kelurahan Sukasari sendiri bisa disebut sebagai ‘barometernya’ Bogor Timur. Semua dinamika urban ada di sini, mulai dari jumlah penduduk yang mencapai 12.246 jiwa, aktivitas ekonomi jasa yang tinggi, hingga tantangan sosial yang terus kami carikan solusinya secara kolaboratif,” ujar Surya dalam paparan program kerja dan potensi wilayah yang digelar di Aula Kelurahan Sukasari, Selasa 21 April 2026.

​Salah satu program unggulan adalah pengelolaan sampah organik yang terintegrasi dengan budidaya maggot.

Bekerja sama dengan Bank Sampah Siliwangi dan Kelompok Tani Dewasa (KTD) Mulya Tani, Sukasari berhasil mengubah limbah domestik menjadi produk bernilai ekonomi tinggi seperti pelet ikan bernutrisi.

​Surya menjelaskan bahwa inovasi pelet maggot ini mampu mempercepat siklus panen ikan lele maupun nila. Jika biasanya membutuhkan waktu dua bulan setengah, dengan pakan maggot ini, ikan sudah bisa dipanen hanya dalam waktu satu bulan setengah.

Keberhasilan ini juga diterapkan pada sistem pertanian hidroponik di wilayah Sukamulya. “Kami sudah mencoba berinovasi melalui eksperimen, ternyata dari maggot ini perkembangannya lebih cepat. Produknya pun beragam, mulai dari maggot segar, maggot kering, hingga pupuk cair yang kualitasnya lebih bagus dari pasaran,” jelasnya.

​Secara geografis, Sukasari berada di lintasan utama yang menghubungkan Kota Bogor dengan kawasan wisata Bogor Selatan dan jalur Puncak atau Sukabumi.

Letak strategis ini menjadikan Sukasari sebagai pusat perdagangan yang didukung oleh keberadaan Pasar Gembrong dan Teras Sukasari Foodcourt.

​Namun, fakta menarik yang belum banyak diketahui publik adalah status Sukasari sebagai pusat produksi kuliner ikonik.

Surya membeberkan bahwa banyak kudapan yang viral di area Suryakencana sebenarnya diproduksi di Sukasari, seperti Cungkring dan Sate Kulit.

Selain itu, terdapat industri rumahan sabun batangan tradisional, kerajinan sandal, hingga UMKM rajut yang masih eksis hingga saat ini.

​“Sukasari itu tidak hanya Roti Unyil Venus atau Asinan Gedung Dalam. Ada banyak home industry seperti pembuatan sandal yang kualitasnya pernah kita tantang untuk membuat model branded dan hasilnya terjual banyak. Kami butuh peran jurnalis untuk membantu mempromosikan UMKM ini agar lebih ‘menggigit’ di pasaran,” tambahnya.

​Di bidang sosial, Kelurahan Sukasari telah meresmikan Sentra Cipta Mandiri di lahan hibah Pemda yang diperuntukkan bagi rehabilitasi warga dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Selain itu, untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, telah terbentuk Koperasi Merah Putih yang kini aktif mengelola unit usaha mulai dari penjualan air mineral hingga sembako.

​Terkait infrastruktur pemukiman, meskipun 90 persen lahan di Sukasari berstatus tanah pemerintah atau sewa, pihak kelurahan terus mengupayakan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Surya mengatakan, pada 2025 sebanyak 17 unit rumah telah diakomodir, dan ke depan terdapat potensi bantuan hingga 60 unit rumah bekerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi.

​Pengembangan kawasan wisata air juga terus digenjot melalui kolaborasi membangun jogging track bertajuk “Sukasari Riverside” di pinggiran Sungai Ciliwung.

Area ini juga dilengkapi fasilitas kolam renang anak yang diawasi ketat oleh jajaran pengurus RT setempat.

​“Kami terus berupaya membangun peradaban yang lebih baik di Sukasari. Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan insan pers, kami optimis potensi besar yang ada di sini bisa menjadi penggerak utama ekonomi Kota Bogor,” pungkasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

3 Rumah Warga di Ranggamekar Bogor Hangus Terbakar

Published

on

By

3 Rumah Warga di Ranggamekar Bogor Hangus Terbakar
Kebakaran rumah warga di Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Selasa, 21 April 2026. Dok. Damkar Kota Bogor.

KlikBogor – Kebakaran melanda permukiman warga di Gang Kenari, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa, 21 April 2026. Tiga unit rumah warga hangus terbakar dalam kejadian itu.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, mengatakan peristiwa ini terjadi sekira pukul 10.15 WIB.

Baca juga: DPRD Sahkan Perda Rumah Susun, Atur Hunian Vertikal Terjangkau

Berdasarkan keterangan saksi, kata Ade, kebakaran diduga bermula dari percikan api di lantai dua rumah milik salah satu warga.

“Menurut saksi kondisi listrik mati, penghuni rumah mau menyalakan wifi saat sudah nyala ada percikan api muncul di lantai dua dari kamar,” katanya.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung memadamkan api. Sebanyak enam unit kendaraan pemadam dari Pos Sukasari, Yasmin, dan Cibuluh dikerahkan untuk memadamkan api.

Baca juga: Longsor Gerus Rumah Warga di Gunung Batu, Penghuni Mengungsi

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, tiga unit rumah warga mengalami kerusakan akibat terbakar.

“Yang terdampak 3 rumah 6 KK 17 jiwa. Total kerugian sekitar Rp300 juta. Tidak ada korban jiwa,” katanya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Pemkot Pastikan Penataan di Bogor Barat Terus Berlanjut

Published

on

By

Pemkot Pastikan Penataan di Bogor Barat Terus Berlanjut
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim beserta jajaran terkait meninjau sejumlah fasilitas usai apel pagi di Kecamatan Bogor Barat, Senin, 20 April 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memastikan penataan wilayah di Kecamatan Bogor Barat terus berlanjut. Hal ini disampaikannya usai memimpin apel pagi di lahan eks Pedagang Kaki Lima (PKL) yang akan dibangun Pos Pemadam Kebakaran Sektor Bogor Barat, Senin, 20 April 2026.

“Jalan KH Abdullah Bin Nuh itu merupakan area masuk Kota Bogor atau etalase Kota Bogor. Jadi saya ingin memastikan bahwa jalan ini semakin hari semakin tertata,” kata Dedie Rachim.

Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim mengecek jalur hijau, saluran air, trotoar, serta pos pemadam kebakaran.

Ia mendapati adanya saluran air yang tertutup oleh tumpukan batu di area jalur hijau yang sebelumnya ditempati oleh PKL. Beberapa lapak bekas PKL yang sudah ditertibkan beberapa waktu lalu pun kembali dibersihkan.

“Sudah kita tertibkan, kemudian keindahannya juga kita jaga dan rawat. Karena di Jalan Abdullah Bin Nuh terdapat beberapa unit kerja Pemkot Bogor, mulai dari Damkar hingga puskesmas kelurahan, yang menurut saya juga harus mendapat perhatian,” ucapnya.

Sementara itu, kantor pemadam kebakaran di Jalan Abdullah Bin Nuh saat ini akan segera dipindahkan, karena kondisinya sudah tidak layak akibat mengalami longsor di bagian depan. Tahun ini akan dilakukan perencanaan sekaligus pembangunan.

“Tahun ini perencanaan sekaligus pembangunan di atas lahan 2.000 meter persegi, sedangkan yang sekarang hanya 500 sampai 600 meter persegi,” ujarnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer