Connect with us

Berita

Pemkot Bogor Terapkan Denda hingga Rp250 Ribu bagi PKL Bandel

Published

on

Pemkot Bogor Terapkan Denda hingga Rp250 Ribu bagi PKL Bandel
Petugas gabungan tengah menertibkan lapak PKL di kawasan Jalan Pedati. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerapkan sanksi denda bagi pedagang kaki lima (PKL) yang melanggar aturan ketertiban umum.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Ketertiban Umum, PKL yang masih berjualan di lokasi terlarang akan dikenakan denda maksimal hingga Rp250 ribu.

“Berdasarkan Perda, ada denda Rp250 ribu bagi mereka yang melanggar peraturan ketertiban umum,” ujarnya di sela penertiban PKL kepada awak media, Kamis, 26 Maret 2026.

Baca juga: Relokasi PKL Dikebut, Pemkot Bogor Siapkan 2 Pasar

Ia juga meminta Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dari Satpol PP untuk mulai lebih intens dalam menerapkan denda tersebut seperti di kawasan Alun-Alun Kota Bogor yang dinilai cukup efektif.

“Di Alun-Alun itu efektif, dendanya Rp50 ribu, tetapi itu juga memberikan efek jera,” kata Dedie Rachim.

Bagi PKL yang tetap membandel, petugas tidak segan untuk melakukan penindakan lebih lanjut, termasuk membawa pelanggar ke kantor Satpol PP untuk diproses.

“Jadi yang bandel diangkut, nanti diproses di kantor Satpol PP, dan dikenakan denda Rp250 ribu,” tegasnya.

Baca juga: Tren Konsumsi Minuman Manis Melonjak, Ahli IPB Ingatkan Hal Ini

Selain denda administratif, Pemkot Bogor juga membuka kemungkinan penindakan hukum melalui tindak pidana ringan (tipiring) dengan melibatkan Kejaksaan.

“Bisa juga nanti minta ke Kejaksaan untuk dibantu pengenaan tipiring,” imbuhnya.

Dedie Rachim mengatakan bahwa penerapan sanksi denda secara konsisten mulai diberlakukan saat ini.

“Mulai hari ini. Sebetulnya Perda-nya sejak 2021, tapi saya pikir harus mulai konsisten menerapkan denda supaya efektif. Jangan sampai bolak-balik lagi (melanggar), udah kenakan denda aja,” tandasnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Relokasi PKL Dikebut, Pemkot Bogor Siapkan 2 Pasar

Published

on

By

Relokasi PKL Dikebut, Pemkot Bogor Siapkan 2 Pasar
Petugas gabungan tengah menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan Pedati, Rabu, 25 Maret 2026. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Wakilnya, Jenal Mutaqin melakukan peninjauan pemindahan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan eks Pasar Bogor dan Plaza Bogor, Rabu, 25 Maret 2026.

Dedie Rachim mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah menyiapkan dua pasar sebagai lokasi relokasi, yakni Pasar Jambu Dua dan Pasar Gembrong Sukasari, yang memiliki daya tampung cukup besar.

“Daya tampung Pasar Gembrong sekitar 600 pedagang, sementara Pasar Jambu Dua sekitar 1.200 pedagang. Kedua pasar ini tentu akan efektif bisa beroperasi apabila seluruh aktivitas berniaga itu ada di dalam pasar,” ujarnya kepada awak media.

Ia menegaskan, ke depan seluruh aktivitas jual beli harus dilakukan di dalam pasar dan tidak lagi diperbolehkan langsung di lapak liar atau PKL.

“Semua perniagaan atau jual beli itu harus dilaksanakan di dalam pasar,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa pembangunan kedua pasar tersebut juga menjadi bagian dari upaya melindungi investasi yang telah dilakukan melalui kerja sama antara Pemkot Bogor dan Perumda Pasar Pakuan Jaya.

Tercatat ada sekitar 400 pedagang telah menempati kedua pasar tersebut baik dari hasil kegiatan relokasi maupun pedagang yang sebelumnya telah beraktivitas di lokasi tersebut.

Saat ini, Pemkot Bogor tengah melakukan akselerasi penataan kawasan eks Pasar Bogor dan Plaza Bogor sesuai kesepakatan yang telah disepakati bersama para pedagang.

“Sesuai dengan kesepakatan yang sudah ditandatangani pada saat sosialisasi relokasi, mereka berkomitmen lapak PKL ini akan selesai di 24 Maret atau pasca Lebaran,” katanya.

Ia berharap setelah ini tidak ada lagi kegiatan PKL di kawasan Jalan Roda, Jalan Pedati, Jalan Bata, dan Jalan Lawang Seketeng, kecuali yang berjualan di dalam kios atau ruko resmi.

“Di luar itu tidak boleh ada lagi,” tegas Dedie Rachim.

Dedie Rachim menyebut, penataan ini akan terus berlanjut ke sejumlah ruas jalan lainnya, seperti Jalan Dewi Sartika hingga Jalan MA. Salmun.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak lagi melakukan transaksi di kawasan-kawasan yang telah ditertibkan.

“Nanti kita cari perda-nya, ada tidak saksinya, kalau untuk PKL ada, nanti kita minta Satpol PP, kemudian untuk bisa memastikan ada saksi apabila terjadi pelanggaran di situ,” imbuhnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Diguyur Hujan, Pemakaman di Muarasari Longsor Selebar 20 Meter

Published

on

By

Diguyur Hujan, Pemakaman di Muarasari Longsor Selebar 20 Meter
Petugas BPBD Kota Bogor tengah memasang terpal di area pemakaman yang longsor di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Rabu, 25 Maret 2026. Dok. BPBD Kota Bogor.

KlikBogor – Longsor terjadi di area pemakaman warga di Kampung Lebaksari, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Dari informasi menyebutkan, longsor terjadi pada Rabu, 25 Maret 2026 dini hari WIB. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah memasang terpal di lokasi area longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan longsor di kawasan tersebut terjadi akibat curah hujan dan kondisi tanah yang labil.

“Penyebab kejadian akibat hujan yang melanda daerah tersebut dan tanahnya labil,” kata Dimas Tiko dalam keterangannya.

Ia menjelaskan longsor setinggi 7 meter dan lebar 20 meter terjadi pada tanah wakaf makam milik warga.

Pihaknya telah melakukan asesmen di lokasi kejadian. Petugas BPBD juga telah melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan dan RT RW setempat.

“Terpal sudah dipasang oleh BPBD Kota Bogor,” tambahnya.

Adapun untuk kebutuhan mendesak yakni pembangunan tembok penahan tanah (TPT) dan terpal untuk mengantisipasi kejadian serupa.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Puluhan Ribu Warga Salat Idulfitri Bersama Bupati Bogor di Stadion Pakansari

Published

on

By

Puluhan Ribu Warga Salat Idulfitri Bersama Bupati Bogor di Stadion Pakansari
Puluhan ribu warga Kabupaten Bogor tengah melaksanakan salat Idulfitri di Stadion Pakansari, Sabtu, 21 Maret 2026. Dok. Diskominfo Kabupaten Bogor.

KlikBogor – Puluhan ribu warga Kabupaten Bogor melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah bersama Bupati Bogor, Rudy Susmanto di Stadion Pakansari, pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Warga telah berbondong-bondong sejak pagi hari mengajak serta keluarga untuk salat dan mengikuti pesta rakyat bertajuk “Lebaran Bersama Wargi”.

Salat Idulfitri tingkat Kabupaten Bogor juga dihadiri Wakil Bupati Bogor dan unsur Forkopimda Kabupaten Bogor, DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor beserta jajarannya, para kiyai serta alim ulama.

Adapun khatib dalam salat Idulfitri, yakni Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman. Usai salat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyelenggarakan open house dan pesta rakyat di tempat yang sama.

Dalam kegiatan tersebut disediakan 7.500 porsi makanan gratis, 21 gerobak UMKM gratis, hiburan permainan untuk anak, doorprize, serta dihibur suara emas Opick.

Para pedagang yang tidak mudik diundang untuk berjualan, dan dagangannya dibayarkan oleh pemerintah sehingga dapat dinikmati masyarakat secara gratis.

Selain itu, berbagai wahana permainan anak turut disediakan untuk menambah semarak suasana Lebaran. Ratusan bola juga dibagikan kepada anak-anak agar dapat bermain bersama usai salat.

Bupati Bogor menyampaikan, pelaksanaan salat Idulfitri di Stadion Pakansari merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia agar perayaan Lebaran dilakukan secara sederhana, namun tetap penuh makna.

“Pak Presiden menghimbau agar Idulfitri dirayakan dengan sukacita tanpa berlebihan. Oleh karena itu, kami memilih menggelar salat Id bersama masyarakat dalam suasana kebersamaan,” kata Rudy Susmanto dalam keterangannya.

Ia lanjut menjelaskan bahwa pemilihan Stadion Pakansari juga mempertimbangkan kondisi Lapangan Tegar Beriman yang saat ini tengah dalam proses revitalisasi pembangunan Alun-Alun Tegar Beriman, sehingga diperlukan lokasi alternatif yang representatif.

“Ini adalah hari kemenangan bagi seluruh warga Bogor. Kami ingin kebahagiaan ini dirasakan bersama, baik oleh orang tua maupun anak-anak,” imbuhnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan global. Persatuan adalah benteng utama bangsa Indonesia.

“Para pendiri bangsa dan alim ulama telah mengajarkan bahwa benteng terakhir bangsa ini adalah persatuan, dan musuh utama kita adalah perpecahan. Mari kita bersatu membangun bangsa, dari Bogor untuk Indonesia,” tegasnya.

Bupati Rudy mewakili Pemkab Bogor menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat.

“Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer