Connect with us

Berita

Tinjau Gene Bank, Dedie Rachim Sebut RS Marzoeki Mahdi Bakal jadi Pusat Kesehatan Jiwa Nasional

Published

on

Tinjau Gene Bank, Dedie Rachim Sebut RS Marzoeki Mahdi Bakal jadi Pusat Kesehatan Jiwa Nasional
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat meninjau proyek Gedung Gene Bank Indonesia di Kompleks RS Marzoeki Mahdi, Senin, 22 Februari 2026. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau pembangunan Gedung Gene Bank Indonesia di Kompleks Rumah Sakit Marzoeki Mahdi, Kelurahan Cilendek, Kecamatan Bogor Barat, Senin, 23 Februari 2026.

Kepada awak media, Dedie Rachim menyampaikan bahwa Gene Bank merupakan proyek strategis nasional yang diprakarsai oleh Balai Besar Binomika Kementerian Kesehatan.

Proyek ini dibangun di 2026 dan ditargetkan rampung awal 2027. Setelah Gedung Gene Bank selanjutnya bakal dibangun Rumah Sakit Pendidikan IPB di Kompleks RS Marzoeki Mahdi.

“Jadi satu kompleks Rumah Sakit Marzoeki Mahdi ini akan menjadi Pusat Kesehatan Jiwa Nasional termasuk juga Rumah Sakit Pendidikan IPB,” ungkap Dedie Rachim.

Ia menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sangat mendukung dengan adanya tiga proyek di Kota Hujan ini. Pihaknya juga akan terus bersinergi dengan para pihak terkait untuk menyelesaikan berbagai persoalan, termasuk persoalan yang sempat dikeluhkan masyarakat, seperti tanah bekas urukan yang mengotori jalan serta kebisingan proyek pada malam hari.

“Kami tinjau sekarang sudah ada washing bay atau tempat pencucian truk sebelum kendaraan keluar dari area proyek. Kedua, persoalan kebisingan sudah dikomunikasikan. Memang sempat ada pekerjaan malam hari karena urgensi, tapi insyaallah ke depan, setelah selesai, masyarakat mungkin tidak akan terlalu terganggu,” imbuh Dedie Rachim.

Selain itu, Pemkot Bogor juga akan melakukan penataan ulang pedestrian dan taman di sepanjang Jalan Dr. Sumeru hingga RSUD Kota Bogor guna mendukung akses dan kenyamanan kawasan tersebut.

“Jadi kami ingin tata ulang, kami harapkan begitu selesai pedestrian beres, rumah sakit pendidikan dan Gene Bank juga beres,” ujarnya.

Direktur Utama Pusat Kesehatan Jiwa Nasional (PKJN) RS Marzoeki Mahdi Bogor, Nova Riyanti Yusuf, menyampaikan bahwa perencanaan pembangunan ini telah menjadi pembahasan dan dikoordinasikan dengan Pemkot Bogor sejak 2024.

“Perencanaan ini sudah dibahas cukup lama karena merupakan proyek besar dan bagian dari transformasi kesehatan yang dicanangkan oleh pak Menteri Kesehatan. Ini semua membutuhkan anggaran dan perencanaan yang tidak sebentar. Dan sehingga hari ini akhirnya kami sudah bisa sampai pada tahapan proses pembangunan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pada prinsipnya RS Marzoeki Mahdi menjadi lokus untuk pembangunan Gene Bank Indonesia.

“Namun ada peran dari RS Marzoeki Mahdi, di antaranya kami juga menjadi hub untuk penelitian atau layanan yang berhubungan dengan genomik dengan kesehatan jiwa selain penyakit lain yang prioritas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Binomika Kementerian Kesehatan, Indri Rooslamiati, mengatakan Gedung Gene Bank akan memanfaatkan lahan seluas 25 hektare dengan bangunan tujuh lantai.

“Di dalamnya itu akan ada untuk repositori, untuk spesimen dan juga beberapa laboratorium khususnya genomik,” terang Indri.

Terkait keluhan masyarakat, Indri menerangkan, pihaknya mengaku berusaha keras melakukan pembersihan selain washing bay juga setiap malam melakukan pembersihan bekerja sama dengan pemadam kebakaran (Damkar) untuk membersihkan jalanan dan lalu lintas yang keluar masuk dari kawasan RS Marzoeki Mahdi.

“Dari awal kami juga memberlakukan jam kerja dari pukul 08.00 hingga 22.00. Namun pada kondisi tertentu seperti pengecoran yang tidak bisa dihentikan dan sebagainya. Kami mohon maaf apabila memang ada ketidaknyamanan yang dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Baranangsiang: Dari Gerbang Kota jadi Pusat Pertumbuhan Baru

Published

on

By

Baranangsiang: Dari Gerbang Kota jadi Pusat Pertumbuhan Baru
Lurah Baranangsiang, Palahudin (kanan) saat pemaparan potensi wilayah di kantor Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Kelurahan Baranangsiang merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Bogor Timur, yang memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk Kota Bogor.

Letak geografis ini menjadikannya simpul penting dalam mendukung aktivitas ekonomi sekaligus mobilitas masyarakat, baik dari dalam maupun luar daerah.

Kelurahan ini dikenal memiliki sejumlah potensi unggulan, khususnya di sektor ekonomi dan transportasi. Keberadaan Terminal Penumpang Tipe A Baranangsiang yang terintegrasi dengan akses Tol Jagorawi menjadikan wilayah ini sebagai pusat pergerakan orang dan barang yang sangat strategis.

Sementara denyut ekonomi Baranangsiang terasa dari kawasan ini yang dipenuhi restoran dan kafe menjadikan magnet yang menarik bagi wisatawan dari luar kota.

Baca juga: Katulampa Punya Wahana Ngalun yang Kini Terus Dikembangkan

Lurah Baranangsiang, Palahudin, menyampaikan bahwa wilayahnya bukan sekadar jalur perlintasan, melainkan telah berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru di Kota Bogor.

“Baranangsiang bukan hanya sekadar perlintasan, tapi pusat pertumbuhan. Kami memiliki perpaduan antara kawasan hunian yang teratur, pusat komersial, dan sektor pendidikan yang kuat. Semua ini menjadi modal besar bagi kami untuk terus berkembang,” ujar Palahudin, Jumat, 17 April 2026.

Ia menjelaskan, keberadaan kawasan hunian elite seperti Baranangsiang Indah yang berdampingan dengan area komersial serta pusat pendidikan seperti Universitas Pakuan, menciptakan ekosistem wilayah yang lengkap dan dinamis.

Palahudin juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap tingginya partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Baca juga: Kota Bogor Menuju Porprov Jabar, 5 Ribu Lebih Atlet Siap Bertanding

Salah satu buktinya adalah prestasi RW05 Baranangsiang Indah yang berhasil meraih juara 2 dan 3 dalam kategori Pemukiman Teratur pada ajang Bogorku Bersih 2024.

Tak hanya itu, kontribusi aktif masyarakat juga turut mendukung keberhasilan Kota Bogor dalam meraih Piala Adipura, melalui sinergi kebersihan yang terjaga di setiap lingkungan RW.

Di sisi lain, pemberdayaan perempuan menjadi fokus utama melalui program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS).

Bahkan, RW09 terpilih mewakili Kota Bogor di tingkat Provinsi Jawa Barat dengan berbagai inovasi seperti pelatihan hidroponik dan peternakan ayam untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Ruko Mess Karyawan Katering di Kota Bogor Terbakar

Published

on

By

Petugas pemadam kebakaran tengah berjibaku memadamkan kebakaran ruko di Jalan Durian Raya, Kota Bogor. Dok. Damkar Kota Bogor.

KlikBogor – Sebuah ruko di Jalan Durian Raya, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, terbakar pada Jumat, 17 April 2026.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 07.08 WIB dan dilaporkan seorang karyawan katering.

Saat kejadian, imbuh Ade, ruko yang digunakan gudang atau mess karyawan katering tersebut dalam kondisi kosong. Ia menduga sumber api berasal dari lantai dua bangunan tersebut.

“Sumber api berasal dari lantai dua ruko, ruko dalam keadaan kosong karena hanya digunakan sebagai gudang atau mess karyawan catering,” katanya.

Baca juga: Lansia Hanyut di Cilebut Timur Ditemukan Meninggal Usai 5 Hari Pencarian

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian langsung berjibaku memadamkan api. Pemadaman api melibatkan empat unit mobil pemadam kebakaran.

“Situasi akhir berhasil dipadamkan. Lama pemadaman 20 menit,” ujarnya.

Ade memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp20 juga hingga Rp50juta.

Sementara ini untuk penyebab kebakaran belum diketahui, dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Lansia Hanyut di Cilebut Timur Ditemukan Meninggal Usai 5 Hari Pencarian

Published

on

By

Lansia Hanyut di Cilebut Timur Ditemukan Meninggal Usai 5 Hari Pencarian
Tim SAR gabungan tengah mengevakuasi korban hanyut di Sungai Ciliwung, Rabu, 15 April 2026. Dok. BPBD Kabupaten Bogor.

KlikBogor – Lansia laki-laki berinisial US (77), yang diduga hanyut terbawa arus Sungai Ciliwung di Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, akhirnya ditemukan.

Tim SAR gabungan menemukan korban pada Rabu, 15 April 2026 siang atau hari kelima pencarian dalam kondisi meninggal dunia.

Baca juga: Lansia 77 Tahun di Cilebut Timur Diduga Hanyut, SAR Lakukan Pencarian

Katim Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, menjelaskan korban ditemukan sejauh 21 kilometer dari lokasi awal dilaporkan hanyut.

“Korban sudah ditemukan pukul 11.30 WIB dengan jarak 21 km dalam keadaan meninggal dunia,” kata Andi, Kamis, 16 April 2026.

Baca juga: Puluhan Rumah Warga di Tegallega Diterjang Banjir Lintasan

Ia menambahkan, jasad korban saat ditemukan dalam posisi terlentang terlilit jala di pinggir Sungai Ciliwung dekat perumahan Taman Anyelir 3.

Setelah dievakuasi, jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor untuk dilakukan pemulasaraan.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer