Serba Serbi
Kolaborasi IKWI dan OMG Hadirkan Pelatihan Tata Rias “Heroik Beauty Class”
KlikBogor – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Bogor akan menggelar program inspiratif yang menyasar pengembangan diri perempuan di era modern di Dieu Geura Cafe, pada Minggu, 14 Desember 2025.
Berkolaborasi dengan brand kecantikan OH MY GLAM (OMG), IKWI Kota Bogor menghadirkan kelas kecantikan bertajuk “Heroik Beauty Class”, sebuah agenda yang dirancang bukan sekadar untuk belajar merias wajah, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan perempuan agar semakin percaya diri, mandiri, dan berani menonjolkan potensi terbaiknya.
Ketua IKWI Kota Bogor, Rani Purbasari, menjelaskan gagasan kegiatan ini sebenarnya sudah disiapkan sejak beberapa bulan lalu. Semula, agenda ini direncanakan pada November, sekaligus menyemarakkan Hari Pahlawan 10 November, sehingga tema “Heroik Beauty Class” dipilih sebagai simbol bahwa setiap perempuan memiliki semangat kepahlawanan dalam versi dirinya masing-masing.
Menurut Rani, perempuan masa kini memikul banyak peran, mulai dari ibu rumah tangga, pekerja, penggerak komunitas, hingga pendamping keluarga. Karena itu, mereka layak diberi ruang untuk merawat diri, belajar, serta menemukan kekuatan dan karakter melalui seni merias wajah.
Namun, karena adanya sejumlah kendala teknis, agenda tersebut tertunda hingga akhirnya dipastikan dapat digelar pada 14 Desember 2025.
Meski mundur dari rencana awal, Rani memastikan bahwa semangat dan esensi kegiatan tetap sama yakni memperkuat jiwa heroik perempuan melalui kecantikan yang autentik, elegan, dan penuh karakter.
“Beauty Class ini juga menjadi momentum bagi IKWI Kota Bogor untuk terus menghadirkan aktivitas yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga memberikan pengalaman berkesan bagi seluruh anggota maupun masyarakat umum,” ungkap Rani saat ditemui wartawan di Sekretariat PWI Kota Bogor, Senin, 8 Desember 2025.
Menariknya, kegiatan ini akan menghadirkan narasumber profesional yakni Sylvara Makeup, seorang Makeup Artist (MUA) yang telah berpengalaman merias berbagai acara formal, editorial, maupun pemotretan profesional.
“Peserta akan mendapatkan pelatihan langsung dari MUA yang kompeten mengenai teknik dasar dan lanjutan dalam merias wajah, mulai dari pengenalan produk, perawatan kulit sebelum makeup, teknik pengaplikasian foundation, contouring, eyeshadow, hingga tips membuat riasan tahan lama untuk berbagai kebutuhan,” ungkap Rani.
Selain itu juga akan dihadiri Ibu Wali Kota Bogor, Yantie Rachim, sekaligus berbagi motivasi tentang pentingnya peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan semangat peserta serta menguatkan pesan bahwa perawatan diri bukan sekadar untuk kecantikan, tetapi juga bagian dari penghargaan terhadap diri sendiri.
Acara tersebut akan diselenggarakan di Ruang Seni dan Komunitas Dieu Geura Cafe, sebuah ruang kreatif yang selama ini dikenal sebagai tempat berkumpulnya para pekerja seni, kreator lokal, dan komunitas kreatif Kota Bogor.
“Ruang ini dipilih agar para peserta dapat belajar dalam suasana nyaman, menyenangkan, dan penuh energi positif. Kegiatan akan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai,” imbuh Rani.
Rani melanjutkan sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, IKWI Kota Bogor dan OMG juga menyiapkan berbagai keuntungan menarik. Seluruh peserta akan mendapatkan produk OMG secara gratis, sehingga mereka bisa langsung mempraktikkan teknik make up atau tata rias menggunakan produk asli yang aman, berkualitas, dan ringan di kulit.
Peserta juga akan memperoleh sertifikat resmi dari kolaborasi MUA x OMG, yang dapat menjadi nilai tambah bagi mereka yang ingin mengembangkan kemampuan di bidang kecantikan.
Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan makanan dan minuman gratis untuk memastikan kenyamanan peserta selama mengikuti kelas. Untuk menambah keseruan dipersiapkan hadiah untuk riasan terbaik serta berbagai doorprize menarik dari IKWI, OMG dan Dieu Geura yang akan diundi sepanjang kegiatan.
“Kehadiran doorprize ini diharapkan dapat membuat suasana semakin meriah dan menambah antusiasme peserta,” tandasnya.
Beauty Class ini terbuka untuk anggota IKWI maupun masyarakat umum yang ingin belajar make up dari ahlinya. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan memperluas jejaring, berbagi pengalaman, dan bertemu dengan perempuan-perempuan inspiratif lainnya.
Bagi yang ingin mendaftar, IKWI Kota Bogor telah membuka pendaftaran melalui narahubung Sally – 0896-0281-4274. Mengingat kuota peserta terbatas, panitia menganjurkan agar calon peserta segera melakukan registrasi sejak awal agar tidak kehabisan tempat.
Melalui “Heroik Beauty Class” ini, IKWI Kota Bogor berharap semakin banyak perempuan yang menyadari bahwa kecantikan bukan sekadar soal riasan, tetapi juga tentang keberanian untuk tampil percaya diri, menghargai diri sendiri, dan terus berkembang.
Seorang pahlawan tidak selalu membawa senjata atau melakukan aksi besar; terkadang seorang pahlawan adalah perempuan yang memilih untuk bangkit setiap hari, merawat dirinya, dan terus melangkah meski menghadapi banyak tantangan.
(rls/hrs)
Berita
Peneliti IPB Kembangkan Pemodelan Biofisik untuk Diagnosis Dini Parkinson-Alzheimer
KlikBogor – Penurunan daya ingat dan kemampuan gerak kerap dianggap sebagai bagian alami dari proses penuaan. Namun, kondisi tersebut tidak selalu sesederhana itu. Perbedaan antara perubahan akibat usia dan gejala awal penyakit neurodegeneratif dapat dipetakan melalui pola aktivitas sel saraf.
Pendekatan inilah yang dikembangkan Prof Agus Kartono, Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University, melalui pemodelan biofisik untuk diagnosis dan pengobatan penyakit Parkinson dan Alzheimer.
Dalam Orasi Ilmiah Guru Besar IPB University pada 20 Agustus 2026, Prof Agus menjelaskan bahwa pemodelan biofisik dikembangkan untuk memahami perubahan pola aktivitas listrik sel saraf sekaligus membantu menentukan strategi pengobatan yang lebih tepat.
Ketertarikannya berawal dari meningkatnya penelitian mengenai Parkinson dan Alzheimer. Saat membahas hasil penelitian bersama mahasiswa S2 dalam sebuah seminar, ia semakin menyadari bahwa kedua penyakit tersebut ternyata cukup dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Dari seminar tersebut, salah satu moderator menyampaikan bahwa ibunya terkena Alzheimer. Kemudian audiens lain mengatakan mama dan neneknya juga mengalami hal serupa. Dari situ saya melihat bahwa penyakit ini ternyata banyak terjadi di sekitar kita,” ujar Prof Agus dikutip Senin, 24 Agustus 2026.
Baca juga: Musim Kemarau, Mengapa Puncak Bogor Terasa Makin Dingin?
Menurutnya, salah satu tantangan penting adalah membedakan perubahan fungsi tubuh yang terjadi karena pertambahan usia dengan gangguan neurodegeneratif. Pemodelan biofisik kemudian digunakan untuk menyimulasikan aktivitas sel saraf dan melihat pola rangsangan yang terjadi.
Simulasi juga dapat digunakan untuk menguji pola pemberian obat Parkinson, khususnya Levodopa. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa pemberian 125 mg sebanyak empat kali sehari mampu menghasilkan pola aktivitas saraf yang mendekati kondisi normal.
Sebaliknya, pemberian dosis lebih besar dalam frekuensi yang lebih sedikit dapat menghasilkan perubahan frekuensi aktivitas saraf yang lebih jauh dari kondisi normal.
“Yang bagus itu dosisnya kecil-kecil tetapi kontinu, supaya obatnya selalu ada di dalam tubuh untuk menggantikan jembatan antara dua sel saraf tadi,” jelas Prof Agus.
Selain terapi obat, pemodelan juga dikembangkan untuk menyimulasikan imunoterapi. Pada Parkinson, pendekatan tersebut digunakan untuk melihat kemungkinan pemulihan pola aktivitas listrik sel saraf melalui modulasi sistem imun.
Sementara pada Alzheimer, pemodelan digunakan untuk memahami interaksi obat dengan plak amiloid-beta yang menghambat komunikasi antarsel saraf.
Baca juga: Kebakaran Rumah di Tegal Gundil, 3 Orang Alami Luka
Prof Agus juga melihat peluang pemodelan biofisik untuk mendukung diagnosis lebih dini. Ke depan, data dari perangkat medis seperti Deep Brain Stimulation (DBS) akan dibandingkan dengan hasil simulasi untuk melihat apakah pola aktivitas saraf tertentu dapat menjadi indikator awal Parkinson atau Alzheimer.
“Ini masih berkembang. Kami baru serius sekitar dua sampai tiga tahun untuk Parkinson. Berikutnya, kami akan mencoba menggabungkan data dari DBS yang ada di rumah sakit dengan simulasi yang kami kembangkan,” katanya.
Menurut Prof Agus, pendekatan serupa sebelumnya juga telah dikembangkan untuk penyakit diabetes. Pengalaman tersebut menjadi pijakan untuk memperluas pemodelan biofisik ke penyakit neurodegeneratif.
Ia menegaskan, pemodelan biofisik bukan untuk menggantikan peran dokter, melainkan menyediakan informasi ilmiah yang dapat membantu pengambilan keputusan medis secara lebih terukur.
Dengan pengembangan dan validasi data klinis lebih lanjut, teknologi ini diharapkan dapat membuka peluang diagnosis yang lebih dini sekaligus mendukung terapi yang lebih presisi bagi pasien Parkinson dan Alzheimer.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Warga RW 08 Kencana Tumpah Ruah Rayakan HUT ke-81 RI
KlikBogor – Ratusan warga tumpah ruah dalam kegembiraan perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di RW 08 Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Minggu, 23 Agustus 2026.
Beragam lomba diselenggarakan warga, mulai dari sepeda hias untuk anak-anak, kostum menarik, hingga jalan sehat warga.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyempatkan hadir dalam keceriaan warga tersebut. Ia mengatakan, kesiapannya untuk datang kembali ke wilayah tersebut.
“Semoga kedatangan saya ini bukan yang pertama dan terakhir. Warga RW 08 bisa mengundang saya lagi di kegiatan lainnya yang lebih meriah,” kata Jenal.
Baca juga: Meriahkan HUT RI, Politisi Demokrat Subhan Gelar Lomba Rakyat
Jenal memaparkan bahwa permasalahan di Kota Bogor sangat kompleks. Mulai dari permasalahan infrastruktur, kemacetan, dan penataan kota.
Untuk itu, ia meminta partisipasi masyarakat untuk membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam upaya membenahi kota.
“Di sini apa, perbaikan jalan, saluran air, atau perbaikan taman. Sampaikan melalui RW lalu ke Pak Camat atau ke Pak dewan. Tentu kami sebagai pemimpin juga memohon doanya dari warga RW 08,” ujarnya.
Baca juga: HUT ke-81 RI, Ribuan Warga Ikuti Jamuan Rakyat di Istana Bogor
Sementara itu, Ketua RW 08 Kelurahan Kencana, Anang Handoyo mengatakan bahwa perayaan HUT kemerdekaan rutin diadakan warga. Tujuannya jelas untuk mempererat kekompakan dan silaturahmi antarwarga.
“Juga untuk mendorong masyarakat dalam membantu program Pemerintah Kota Bogor,” singkatnya menambahkan.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Ratusan Pesilat Muda Ikuti Kirab PPSI ke-69 di Kota Bogor
KlikBogor – Ratusan pesilat dari pelbagai perguruan silat yang didominasi anak-anak dan remaja mengikuti Kirab Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) ke-69.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Ketua Dewan Pembina PPSI Kota Bogor, Pepen melepas peserta kirab di Balai Kota Bogor, Minggu, 23 Agustus 2026.
Dedie Rachim mengungkapkan rasa bangganya atas semangat anak-anak yang sejak pagi sudah hadir dan bersemangat mengikuti kirab dalam rangka Hari Ulang Tahun PPSI ke-69.
“Mudah-mudahan anak-anak ini jadi anak-anak yang nantinya menjadi generasi emas Indonesia tahun 2045. Dari wajah-wajahnya, insyaallah kalian bakal jadi pemimpin bangsa, insyaallah,” ujar Dedie Rachim.
Baca juga: Meriahkan HUT RI, Politisi Demokrat Subhan Gelar Lomba Rakyat
Ia juga memberikan apresiasi kepada para orang tua yang terus mendampingi dan mendukung anak-anaknya mengikuti kirab yang dilaksanakan dari Balai Kota Bogor menuju Alun-Alun Kota Bogor.
Ketua Dewan Pembina PPSI Kota Bogor, Pepen menyatakan rasa syukur atas terselenggaranya Kirab PPSI ke-69. “Mudah-mudahan PPSI ini selalu bisa memberikan kontribusi yang terbaik untuk Kota Bogor,” ujarnya.
Baca juga: Berkostum Batman, Wawalkot Jenal Mutaqin Ikut Lomba Ninja Warrior Bareng Warga Warban
Sementara itu, dari PPSI Kota Bogor, Wira, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim beserta jajarannya.
Wira mengatakan, kegiatan yang diikuti sejumlah perguruan silat serta komunitas ini akan menjadi agenda tahunan PPSI.
“Alhamdulillah kegiatan ini dihadiri oleh perguruan silat dan juga didukung oleh berbagai komunitas. Sehingga nanti insyaallah helaran ini akan berlanjut di tahun-tahun selanjutnya,” ucapnya.
Wira juga berharap dengan dilaksanakannya kirab ini, pencak silat akan semakin jaya di Kota Bogor.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi10 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
