Connect with us

Berita

Peneliti IPB University Kembangkan Obat Herbal Pelangsing Tubuh

Published

on

Peneliti IPB University Kembangkan Obat Herbal Pelangsing Tubuh
IPB University meluncurkan Inovasi Kesehatan alat ukur kadar HB darah, obat herbal: Prolislim, dan pasta gigi C et Chic di Gedung Rektorat, Kampus IPB Darmaga.

KlikBogor – Peneliti Pusat Studi Biofarmaka (Trop BRC) IPB University dan juga dosen IPB University dari Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Profesor Dyah Iswantini dan tim menemukan obat herbal yang diklaim dapat membantu menurunkan lemak tubuh berbasis asam gelugur dan kunci pepet yang merupakan tanaman asli Indonesia.

Obat herbal pelangsing yang sudah diproduksi oleh PT. Indofarma Tbk dengan merek Prolislim tersebut telah melewati serangkaian penelitian bioprospeksi tanaman obat yang berkhasiat sebagai antiobesitas atau pelangsing.

Penelitian ini didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

“Uji khasiat ekstrak tunggal dan formula gabungan ekstraknya secara in vitro maupun in vivo menunjukkan bahwa formula pelangsing berbasis kunci pepet dan asam gelugur mampu menurunkan bobot badan hewan coba sebesar 11,22 persen selama 12 hari,” ujar Profesor Dyah dalam keterangannya saat peluncuran Inovasi Kesehatan di Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jumat, 23 Agustus 2024.

Lebih lanjut, untuk meningkatkan level dari obat tradisional (OT) menjadi Obat Herbal Terstandar (OHT), maka uji in vivo dilakukan berdasarkan protokol yang telah mendapat Persetujuan Pelaksanaan Uji Praklinik (PPUPK) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Hasil uji khasiat formula secara praklinik menunjukkan bahwa pemberian sediaan asam gelugur dan kunci pepet dapat memengaruhi metabolisme hewan coba, mencegah penyimpanan lemak yang berlebih akibat pemberian pakan tinggi lemak, sehingga menghasilkan pertambahan bobot badan yang mendekati kelompok normal yang diberikan pakan standar. Adapun uji toksisitas akut menunjukkan bahwa formula sediaan termasuk dalam kategori tidak toksik.

Secara tradisional, kunci pepet (Kaempferia angustifolia) telah digunakan oleh masyarakat untuk mencegah dan mengobati kanker, mengatasi sakit perut, disentri, diare, dan masuk angin. 

Tak hanya itu, kunci pepet dipercaya dapat melangsingkan tubuh, dimanfaatkan sebagai kosmetik, dan penambah stamina bagi wanita setelah persalinan (masa nifas).

“Dari hasil penelitian ini, kami menemukan bahwa senyawa Flavokawain A hasil isolasi rimpang kunci pepet menunjukkan penghambatan pembentukan jaringan lemak sel adiposit 3T3-L1. Senyawa Flavokawalan A diajukan dan disetujui oleh BPOM sebagai senyawa penciri atau aktif bahan baku kunci pepet untuk antiobesitas,” jelas Profesor Dyah.

Sementara asam gelugur (Garcinia atroviridis), merupakan tanaman tropis yang tumbuh menyendiri pada hutan tropis. Tanaman ini banyak tumbuh di daerah Sumatera Utara dan Aceh dan telah digunakan oleh masyarakat sebagai bumbu masak. 

Adapun kandungan kalsium hidroksisitrat (HCA) pada asam gelugur ini dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kegemukan (obesitas).

Profesor Dyah juga mengungkap, hasil penelitian ini diperkuat oleh hasil uji pasar I dan II oleh PT. Indofarma Tbk. Setelah satu bulan pengujian, hasil menunjukkan adanya penurunan lingkar pinggang pada responden perempuan.

Sementara itu, tes darah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap responden perempuan dalam beberapa hal, seperti kreatinin, ureum, glukosa, tensi atas dan bawah.

Hasil penelitian antiobesitas ini memperoleh penghargaan dari Kementerian Negara Riset dan Teknologi RI bekerja sama BIC sebagai salah satu “103 Inovasi Paling Prospektif Indonesia” pada tahun 2011.

Selain itu untuk melindungi hak kekayaan intelektual penemu berhasil memperoleh anugerah paten (granted) tertanggal 4 Juni 2018 dengan nomor IDP000051408.

Kegiatan penelitian ini telah memperoleh metode ektraksi kunci pepet dan asam gelugur terstandar skala laboratorium dan skala produk.

Hasil analisis CoA bahan baku dan produk kandidat OHT pelangsing memberikan hasil yang memenuhi syarat dan berada pada batas ambang yang diizinkan.

Modifikasi genetik kultur jaringan tanaman kunci pepet menghasilkan kalus yang mengandung senyawa biomarker lebih tinggi dari tanaman yang tanpa diberi pupuk. Hal ini berpotensi untuk dapat dikembangkan menjadi sumber bahan baku alternatif dari tanaman kunci pepet.

Kerja sama dengan PT. Indofarma Tbk untuk melengkapi data yang kurang sebagai syarat registrasi OHT Prolislim.

Kegiatan penelitian berlanjut dengan pendanaan Program Dana Padanan (PDP) 2024 yang diketuai oleh Profesor Dyah Iswantini melibatkan sejumlah dosen dan mahasiswa IPB University.

Produk ini merupakan hasil penelitian yang didanai dari Rispro LPDP komersial selama 2 tahun dan Rispro LPDP invitasi selama 3 tahun. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Lantik Jurusita Pajak Daerah, Pemkot Bogor Targetkan Tagih Rp120 Miliar

Published

on

By

Lantik Jurusita Pajak Daerah, Pemkot Bogor Targetkan Tagih Rp120 Miliar
Pelantikan jurusita pajak daerah Bapenda Kota Bogor, Senin, 26 Oktober 2026. Foto/Istimewa

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim melantik delapan jurusita pajak daerah Kota Bogor di Paseban Sri Baduga, Kompleks Balai Kota Bogor, Senin, 26 Oktober 2026. Kedelapan jurusita ini menjadi tim khusus untuk menagih tunggakan pajak daerah kepada wajib pajak (WP) di Kota Bogor.

“Ya, yang pertama kan kami sudah menghitung ada potensi piutang yang bisa ditagih. Piutang jumlahnya hampir Rp600 miliar, namun demikian, tata cara untuk penagihan itu ternyata tidak mudah. Selain harus memenuhi persyaratan administratif, juga harus dilengkapi dengan personil yang sudah memiliki kemampuan serta sertifikasi terkait dengan penugasan sebagai jurusita,” kata Dedie Rachim usai pelantikan.

Ia menjelaskan, setelah delapan aparatur sipil negara (ASN) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor melalui proses pelatihan, ujian, dan juga penetapan, maka Pemkot Bogor lebih konfiden untuk bisa melaksanakan penyitaan yang dilakukan oleh jurusita.

“Kalau target, tadi Pak Sekda setting-nya kurang lebih 20 persen dari Rp600 miliar ya di tahun ini, atau kurang lebih Rp120 miliar di tahun ini saja dari potensi piutang yang belum terbayar sampai dengan sekarang,” imbuhnya.

Baca juga: Bogor 100 Menyala Terus, 565 Atlet Siap Berlaga di Porprov Jabar

Kepada tim jurusita, Dedie Rachim juga berpesan harus mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. “Sudah dibekali dengan berbagai atribut dan keilmuan, maka tentu tinggal pelaksanaan kewenangan harus berintegritas. Itu pesan saya kepada mereka,” ucapnya.

Kepala Bapenda Kota Bogor, Abdul Wahid menerangkan, setelah pelantikan ini, pihaknya akan segera merumuskan dengan melalui tahapan-tahapan kepada para WP yang mempunyai piutang.

“Yang tadi sudah disampaikan oleh Wali Kota Bogor salah satunya yaitu pemasangan plang, pemanggilan melalui aplikasi dan selanjutnya ditindak lanjuti apakah itu langsung penyegelan atau bisa saja melaksanakan pembekuan rekening usahanya,” ucapnya.

“Jadi itu empat tahapan-tahapan. Namun hal ini bisa kami lakukan nanti tim jurusita berkolaborasi komunikasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dari BI, OJK, nanti akan berkolaborasi. Dan tahapan-tahapan itu SOP-nya memang sudah disiapkan. Tinggal insyaallah doakan tim jurusita ini bisa berjalan di awal bulan ini,” sambungnya.

Baca juga: Besok, Trase Baru Batutulis Dibuka untuk Uji Coba 2 Jalur

Wahid mengungkapkan, tim jurusita tersebut dari internal Bapenda Kota Bogor sebanyak delapan orang. Delapan orang tersebut sudah disekolahkan dan mempunyai berbagai macam sertifikasi yang berhubungan dengan jurusita.

“Ya, mereka sudah mempunyai sertifikat. Jadi tinggal bekerja dengan integritas,”  tutup Wahid.

(hrs/ckl)

Continue Reading

Berita

Besok, Trase Baru Batutulis Dibuka untuk Uji Coba 2 Jalur

Published

on

By

Besok, Trase Baru Batutulis Dibuka untuk Uji Coba 2 Jalur
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim berserta jajaran dinas terkait saat meninjau pembangunan Jalan Saleh Danasasmita atau trase baru Batutulis, Senin, 31 Agustus 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan melakukan uji coba Jalan Saleh Danasasmita atau trase baru Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Uji coba selama satu bulan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan akses jalan menuju salah satu venue pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat yang berada di Kecamatan Bogor Selatan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, sebagai salah satu tuan rumah Porprov XV Jawa Barat 2026, Kota Bogor menyiapkan 25 venue pertandingan. Mayoritas venue berada di wilayah Kota Bogor, sedangkan delapan venue lainnya berada di luar wilayah kota.

Baca juga: Bogor 100 Menyala Terus, 565 Atlet Siap Berlaga di Porprov Jabar

Selain memastikan kesiapan tempat pertandingan, Pemkot Bogor juga mempersiapkan akses jalan menuju lokasi pertandingan agar dapat digunakan dengan aman dan lancar.

“Selain mempersiapkan venue sebagai bagian penting, kita juga akan membuka akses menuju venue. Di samping itu, kita juga mengharapkan target 100 emas bisa tercapai, karena Kota Bogor menjadi tuan rumah bersama Kota Bekasi dan Kota Depok. Kita harapkan para atlet betul-betul mempersiapkan diri dan memastikan mental juara,” ungkap Dedie Rachim di Balai Kota Bogor, Senin, 26 Oktober 2026.

Terkait rencana uji coba Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim menjelaskan bahwa jalan tersebut akan dibuka untuk pengujian skema dua arah berlawanan.

Sebelum dibuka, Pemkot Bogor berkoordinasi dengan Polresta Bogor Kota dan para pemangku kepentingan untuk memastikan kesiapan rambu lalu lintas, marka jalan, penerangan, serta aspek keamanan.

“Insyaallah besok kita akan buka Jalan Saleh Danasasmita sebagai uji coba untuk dua jalur berlawanan. Saya sedang berkoordinasi dengan Kapolresta dan stakeholder lain guna memastikan semua rambu, marka, hingga penerangan dan keamanan sudah siap. Jadi, insyaallah besok siang kita akan membuka Jalan Saleh Danasasmita trase baru untuk uji coba,” ujarnya.

Baca juga: Trase Baru Batutulis Bakal Diuji Coba Sebelum Beroperasi

Selama masa uji coba, Pemkot Bogor bersama para pemangku kepentingan akan melakukan pemantauan dan evaluasi untuk memetakan berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki.

Terkait kualitas jalan, Dedie Rachim menyebutkan bahwa berdasarkan laporan di lapangan, kondisi konstruksi relatif sangat baik dan lebih kokoh.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

MWA IPB Umumkan Lini Masa Pemilihan Rektor PAW 2023-2028

Published

on

By

MWA IPB Umumkan Lini Masa Pemilihan Rektor PAW 2023-2028
Koin IPB. Dok. IPB University

KlikBogor – Majelis Wali Amanat (MWA) IPB University mengumumkan lini masa pemilihan Rektor Pengganti Antarwaktu (PAW) periode 2023–2028.

Langkah tersebut diambil setelah Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Sebagai tindak lanjut, MWA IPB University menggelar Sidang Paripurna pada Jumat, 23 Oktober 2026, dengan agenda khusus membahas pengunduran diri rektor dan penetapan tata cara pemilihan Rektor PAW.

Sidang ini menindaklanjuti surat pengunduran diri Alim yang diterima MWA pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Baca juga: Kebakaran Ruko di Surya Kencana Bogor, Petugas Damkar Berjibaku Padamkan Api

Berdasarkan jadwal, pemilihan Rektor PAW akan berlangsung melalui sejumlah tahapan. Pada 26 Oktober 2026, MWA menyerahkan surat kepada Senat Akademik (SA) tentang perubahan Peraturan MWA dan Surat Keputusan Pemberhentian Rektor. Pemberhentian Rektor efektif berlaku pada 26 November 2026 setelah Rektor PAW terpilih dilantik.

Pada 26 Oktober sampai 9 November 2026, proses pemilihan calon Rektor PAW di SA. Selanjutnya, SA menyerahkan surat pengajuan calon Rektor PAW kepada MWA pada 9 November 2026.

Pada 19 November 2026, MWA menggelar Sidang Paripurna Pemilihan Rektor PAW periode 2023–2028. Adapun MWA melantik Rektor PAW terpilih dalam Sidang Paripurna MWA pelantikan Rektor PAW periode 2023–2028 pada 26 November 2026.

Baca juga: MWA Tetapkan Alim Setiawan Slamet jadi Rektor IPB University PAW 2025-2028

Ketua MWA, Prof. Hardinsyah, mengatakan, koordinasi dengan empat pilar pimpinan IPB telah dilakukan. Selain itu juga telah dilakukan konsultasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Ia menambahkan, seluruh tahapan pemilihan Rektor PAW akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik.

“MWA memastikan seluruh tahapan pemilihan Rektor PAW berjalan sesuai ketentuan yang berlaku; dan pengambilan keputusan mengutamakan musyawarah dan mufakat. Proses ini penting untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan dan tata kelola IPB University tetap berjalan dengan baik,” ujar Prof. Hardinsyah dalam keterangannya dikutip Senin, 26 Oktober 2026.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer