Connect with us

Serba Serbi

Rossa ‘Hipnotis’ Ribuan Pengunjung di Puncak 20 Tahun Botani Square

Published

on

Rossa 'Hipnotis' Ribuan Pengunjung di Puncak 20 Tahun Botani Square
Penyanyi Rossa saat tampil di panggung puncak perayaan 20th Anniversary Botani Square Mall Bogor pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Penyanyi Rossa memeriahkan puncak perayaan 20th Anniversary Botani Square Mall Bogor pada Sabtu, 29 Agustus 2026 malam.

Ribuan pengunjung memadati area sekitar panggung untuk menyaksikan penampilan penyanyi yang dikenal sebagai Diva Indonesia tersebut. Antusiasme pengunjung terlihat sejak sore hari menjelang dimulainya acara.

Rossa mulai tampil sekitar pukul 20.00 WIB. Sejumlah lagu populernya dibawakan dalam penampilan tersebut, di antaranya Ayat-Ayat Cinta, Pudar, dan Aku Tak Sanggup Lagi.

Baca juga: The Dusty Rusty Rayakan Nostalgia Retro-Pop Lewat Mini Album Debut Platipus

Penonton tampak ikut menyanyikan lagu-lagu yang dibawakan Rossa. Sejumlah pengunjung juga mengabadikan penampilan tersebut menggunakan ponsel mereka.

Malam penghargaan 20 tahun perjalanan bersama Botani Square Mall Bogor. Foto/Istimewa

General Manager Botani Square, Lanny Kuputri mengungkapkan rasa harunya melihat antusiasme yang begitu luar biasa. Bagi manajemen, perayaan dua dekade ini bukan sekadar seremoni internal, melainkan pesta rakyat bagi seluruh masyarakat yang telah tumbuh bersama Botani Square.

​”Terus terang, ini adalah perayaan perjalanan 20 tahun Botani. Semua pencapaian ini terwujud karena keterlibatan banyak pihak bukan hanya kami manajemen dan para tenant, tetapi terutama para pengunjung dan seluruh warga Bogor,” ujar Lanny dengan penuh semangat.

Baca juga: YKI Kota Bogor Galang Dana Wujudkan Rumah Sahabat Kanker

Lanny menegaskan, dukungan tak henti dari masyarakat adalah bahan bakar utama Botani Square hingga berhasil berdiri kokoh selama 20 tahun dan menempati posisi spesial di hati warga Bogor.

​”Kami melihat betapa Botani dicintai. Sebab itu, persembahan spektakuler menghadirkan Rossa ini adalah bentuk apresiasi dan terima kasih tulus kami kembali untuk warga Bogor,” tambahnya.

​Malam puncak 20th Anniversary Botani Square sukses bukan hanya sebagai penanda sejarah perjalanan dua dekade, tetapi juga menjadi panggung hiburan tak terlupakan yang mengukuhkan posisi Botani Square sebagai destinasi utama dan paling dicintai di Kota Hujan.

(hrs/ckl)

Continue Reading
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Gunung Malang dan Tugu Utara Tembus Top 15 Desa Wisata Terbaik Jawa Barat

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serba Serbi

Gunung Malang dan Tugu Utara Tembus Top 15 Desa Wisata Terbaik Jawa Barat

Published

on

By

Gunung Malang dan Tugu Utara Tembus Top 15 Desa Wisata Terbaik Jawa Barat
Desa Wisata Gunung Malang dan Desa Wisata Tugu Utara masuk Top 15 Desa/Kampung Wisata Terbaik pada ajang SWJ ITDMA 2026. Dok. Diskominfo Kabupaten Bogor

KlikBogor – Desa Wisata Gunung Malang dan Desa Wisata Tugu Utara berhasil masuk jajaran Top 15 Desa/Kampung Wisata Terbaik pada ajang Smiling West Java Integrated Tourism Destination Management Award (SWJ ITDMA) 2026.

Kedua desa wisata tersebut berhasil menyisihkan peserta lainnya dari total 44 desa/kampung wisata yang mengikuti ajang tersebut melalui proses seleksi portofolio digital. Pengumuman Top 15 disampaikan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat pada 29 Juli 2026.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan (Disparekraf) Kabupaten Bogor, Ria Marlisa mengapresiasi capaian Desa Wisata Gunung Malang dan Desa Wisata Tugu Utara.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa desa wisata di Kabupaten Bogor memiliki potensi dan daya saing untuk berkembang di tingkat yang lebih luas.

“Prestasi di SWJ ITDMA 2026 ini membuktikan bahwa desa wisata kita memiliki daya saing tangguh di tingkat provinsi. Kami berkomitmen terus menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi berkelanjutan,” kata Ria dalam keterangannya dikutip Minggu, 30 Agustus 2026.

Baca juga: Rossa ‘Hipnotis’ Ribuan Pengunjung di Puncak 20 Tahun Botani Square

Ia menambahkan, kekuatan desa wisata tidak hanya terletak pada keindahan alam, tetapi juga pada kemampuan masyarakat dalam mengembangkan potensi yang dimiliki menjadi produk dan pengalaman wisata.

Karena itu, penguatan kapasitas pengelola, masyarakat, pelaku UMKM, serta unsur pendukung lainnya menjadi bagian penting dalam pengembangan desa wisata.

Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disparekraf Kabupaten Bogor, Yuliana Idrus menjelaskan, Gunung Malang dan Tugu Utara memiliki keunggulan dalam menerapkan standar pengelolaan pariwisata 5A, yaitu Administrasi, Atraksi, Amenitas, Aksesibilitas, dan Advertising.

Konsep tersebut kemudian dipadukan dengan kearifan lokal 5K khas Jawa Barat, yakni Kadeuleu, Kaambeu, Kadangu, Karaba, dan Karasa. Perpaduan tersebut berhasil menghadirkan pengalaman wisata holistik.

“Mereka tidak hanya rapi secara tata kelola dan fasilitas, tetapi juga sukses menyajikan pengalaman sensorik otentik yang berakar pada budaya Sunda,” imbuh Yuliana.

Baca juga: Kabupaten Bogor jadi Daerah Tujuan Wisata Tertinggi di Jawa Barat

Pengembangan desa wisata ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata berbasis masyarakat. Dengan semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung, desa wisata diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui pertumbuhan UMKM, kuliner, ekonomi kreatif, jasa pariwisata, hingga penciptaan lapangan kerja.

Sebagai finalis Top 15 SWJ ITDMA 2026, Desa Wisata Gunung Malang dan Desa Wisata Tugu Utara akan mendapatkan coaching clinic dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Disparekraf juga akan terus memberikan pendampingan untuk meningkatkan kesiapan kedua desa menghadapi tahapan berikutnya.

Pendampingan ini diharapkan dapat menghantarkan Gunung Malang dan Tugu Utara melaju ke tingkat nasional melalui ajang Wonderful Indonesia Tourism Award (WITA) 2026.

Capaian dua desa wisata tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi desa-desa wisata lainnya di Kabupaten Bogor untuk terus menggali dan mengembangkan potensi masing-masing.

Dengan mengedepankan kekuatan alam, budaya, kreativitas masyarakat, dan kearifan lokal, desa wisata diharapkan semakin mampu menjadi destinasi unggulan sekaligus penggerak perekonomian masyarakat.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Pasar Benih Ikan Ciseeng Bersolek, Kini Lebih Modern dan Nyaman

Published

on

By

Pasar Benih Ikan Ciseeng Bersolek, Kini Lebih Modern dan Nyaman
Pasar Benih Ikan Ciseeng kini tampil dengan wajah baru. Dok. Diskominfo Kabupaten Bogor

KlikBogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah merampungkan penataan Pasar Benih Ikan Ciseeng sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana perdagangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi sektor perikanan di Kabupaten Bogor.

Pasar Benih Ikan Ciseeng selama ini menjadi salah satu sentra aktivitas perdagangan benih ikan yang memiliki potensi besar. Namun, keterbatasan fasilitas, tata ruang yang belum optimal, serta kenyamanan yang masih terbatas menjadi tantangan bagi pelaku usaha maupun masyarakat yang datang berbelanja.

Melalui penataan dan pembangunan kembali, pasar ini hadir dengan konsep yang lebih modern, higienis, tertata, dan representatif. Pembangunan diawali dengan penyusunan cetak biru desain tiga dimensi, dilanjutkan peletakan batu pertama, pengerukan lahan menggunakan alat berat hingga pembangunan gedung dan sarana-prasarana pasar.

Pasar dilengkapi dengan instalasi air bersih terpadu, ruang komersial yang lebih luas serta sistem pengelolaan limbah yang lebih modern. Penataan tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas benih ikan sekaligus menciptakan lingkungan perdagangan yang nyaman bagi pedagang dan pembeli.

Baca juga: YKI Kota Bogor Galang Dana Wujudkan Rumah Sahabat Kanker

Kehadiran wajah baru Pasar Benih Ikan Ciseeng juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan fasilitas yang lebih baik dan akses yang semakin nyaman, para pelaku usaha memiliki ruang yang lebih mendukung untuk mengembangkan usahanya.

Salah seorang pembeli, Huna, asal Tangerang, mengungkapkan bahwa dirinya rutin datang ke Pasar Benih Ikan Ciseeng untuk mendapatkan berbagai jenis benih ikan.

“Setiap minggu saya ke sini untuk mencari benih-benih ikan. Harganya terjangkau, ikannya berkualitas dan banyak pilihan,” ujarnya dikutip Sabtu, 29 Agustus 2026.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Bogor atas penataan pasar tersebut dan berharap keberadaan fasilitas baru dapat semakin memperluas pemasaran produk perikanan Ciseeng.

“Mudah-mudahan ke depannya harga-harga ikan ataupun pasarnya semakin berkembang dan sepak terjangnya semakin jauh,” katanya.

Baca juga: Underpass Simpang PDAM Bogor Bakal Dibangun pada 2027

Pedagang juga merasakan manfaat dari penataan pasar. Kondisi lingkungan yang lebih bersih, akses yang lebih mudah serta kenyamanan bagi pengunjung dinilai turut memberikan peluang bagi peningkatan perkembangan usaha.

“Setelah pasar ini ditata lebih baik, pembeli semakin nyaman datang. Tempatnya bersih dan aksesnya lebih mudah, sehingga usaha kami juga semakin berkembang,” ungkap salah seorang pedagang.

Pemkab Bogor menyatakan Pasar Benih Ikan Ciseeng tidak hanya menjadi pusat perdagangan benih ikan, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem perikanan daerah.

Dengan fasilitas yang semakin baik, pasar tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha, memperluas jangkauan pemasaran, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan sektor perikanan Kabupaten Bogor. Pasar Benih Ikan Ciseeng Modern, Bersih, Maju, Istimewa.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

RT RW, Karang Taruna hingga Lurah Berlaga di Camat Cup Bogor Utara

Published

on

By

RT RW, Karang Taruna hingga Lurah Berlaga di Camat Cup Bogor Utara
Tim Kelurahan Kedung Halang dan Kelurahan Tanah Baru tengah bertanding dalam turnamen Camat Cup di GOM Bogor Utara, Rabu, 26 Agustus 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Pemerintah Kecamatan Bogor Utara menggelar turnamen Camat Cup antar kelurahan di GOM Bogor Utara, Rabu, 26 Agustus 2026. Pertandingan antar kelurahan ini diikuti ketua RT, RW, LPM, Karang Taruna dan koperasi kelurahan, dengan tujuan mempererat silaturahmi.

Turnamen Camat Cup dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin didampingi jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bogor Utara. Tim juara akan mendapatkan piala bergilir, uang tunai dan satu ekor domba garut.

Jenal Mutaqin melihat partisipasi aktif dari setiap kelurahan se-Kecamatan Bogor Utara, bahkan mayoritas lurah serta pejabat kelurahan ikut bermain. Termasuk ketua Karang Taruna, LPM, RT dan RW.

“Jajaran perangkat kelurahan memang usianya tidak lagi muda, tapi dari pertandingan yang tadi saya ikuti seksama dan full sampai selesai, cukup menarik. Terlihat ada beberapa bakat juga yang harus kami angkat kayaknya,” papar Jenal.

Baca juga: Keseruan Main Layangan di Langit Katulampa, Putus Terbang Lagi

Merespons Camat Cup, Jenal terinspirasi akan membuat tingkat kelurahan se-Kota Bogor nanti dan akan dicari donatur-donatur untuk mendukung kegiatan tersebut.

“Pokoknya sepak bola antar 68 kelurahan. Jadi saya cukup apresiasi dan warga tadi terhibur, karena melihat pertandingan yang agresif tapi tetap menghibur dengan komentator yang cukup menggelitik,” katanya.

Camat Bogor Utara, Riki Robiansah menjelaskan, turnamen ini diikuti 8 kelurahan atau tim sepak bola yang terbagi dalam dua grup. Untuk pertandingan berlangsung tiga minggu dan setiap Rabu yang mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai.

“Terakhir kalau ada tim yang masuk semifinal dan final itu di tanggal 9 September 2026 masih bermain. Ini para pemainnya ketua RT, RW, LPM, ketua koperasi dan ketua Karang Taruna yang ada di wilayah kelurahan masing-masing. Alhamdulillah antusiasnya sangat luar biasa, sangat semangat mereka untuk mengikuti pertandingan ini,” tuturnya didampingi Sekcam Bogor Utara, Darmawan.

Baca juga: Perjuangan Ngatino, Pegawai Toko Material yang Antarkan Anak jadi Lulusan Terbaik IPB University

Para tim yang bertanding akan memperebutkan piala bergilir, serta uang tunai dan juga seekor domba. Pada kesempatan ini Wakil Wakil Wali Kota Bogor menyumbang satu ekor domba tambahan untuk juara 2.

Riki menjelaskan, Camat Cup ini merupakan turnamen untuk yang kedua kali. Pertama digelar pada 2023, namun di 2024 dan 2025  istirahat.

“Dan ternyata antusias warga ketua RT dan RW di wilayah selalu menanyakan, ‘kapan ada lagi pertandingan antar kelurahan?’. Alhamdulillah di Agustus tahun 2026 ini kami bisa selenggarakan kembali,” imbuhnya.

Ia mengatakan, tujuan utama tentunya tidak lain tidak bukan untuk menambah silaturahmi antar para pengurus se-Kecamatan Bogor Utara.

“Pengurus 8 kelurahan saling silaturahmi, agar saling kenal, bisa saling berdiskusi. Semakin sinergis dengan pengurus kelurahan yang ada di Bogor Utara,” ujar Riki.

(hrs/ckl)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer