Serba Serbi
IPB RUN 2026 jadi Salah Satu Event Lari Terbesar dan Paling Berkesan di Bogor
KlikBogor – IPB RUN 2026 berhasil menutup rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 6-7 Juni 2026 dengan capaian yang membanggakan. Mengusung tema “Lestari untuk Bumi”, ajang lari yang diselenggarakan oleh IPB University ini tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan olahraga, tetapi juga mampu menghadirkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang positif bagi masyarakat.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan strategis dari Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang berperan sebagai mitra utama dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan. Dukungan tersebut memungkinkan tersedianya berbagai fasilitas dan layanan yang menunjang kenyamanan serta keamanan ribuan peserta yang mengikuti perlombaan.
Dari aspek partisipasi masyarakat, IPB RUN 2026 menghadirkan suasana yang semarak sepanjang lintasan. Antusiasme sivitas akademika IPB University, komunitas lari, warga sekitar, serta berbagai elemen masyarakat menciptakan atmosfer yang positif dan mendukung jalannya perlombaan dari awal hingga akhir.
Dari sisi operasional, penyelenggaraan acara berlangsung secara tertib dan terkoordinasi. Panitia bersama tim marshal yang bertugas di berbagai titik strategis berhasil memastikan seluruh peserta dapat mengikuti rute perlombaan dengan aman dan lancar. Koordinasi yang baik antarpetugas menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan kegiatan berskala besar tersebut.
Baca juga: Pansus DPRD Kota Bogor Kebut Raperda Adminduk, Target Selesai Agustus
Rute perlombaan yang meliputi kategori 5K, 10K, Half Marathon (21K), dan Full Marathon (42K) juga menjadi salah satu daya tarik utama. Kombinasi antara lintasan yang menantang dan kawasan hijau Kampus IPB memberikan pengalaman berlari yang berbeda sekaligus memperkenalkan lingkungan kampus yang asri kepada para peserta dari berbagai daerah.
Selain itu, keberhasilan acara turut didukung oleh kontribusi para sponsor dan mitra strategis. Kehadiran lima bank Himbara bersama berbagai institusi dan perusahaan lainnya menunjukkan kuatnya dukungan dunia usaha terhadap pengembangan olahraga, pendidikan, serta kegiatan yang memiliki dampak sosial dan lingkungan yang luas.
IPB RUN 2026 juga menjadi contoh nyata pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan masyarakat berhasil menciptakan sebuah kegiatan yang tidak hanya berkualitas dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi berbagai pemangku kepentingan.
Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, ajang ini menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan sivitas akademika dan alumni IPB University dari berbagai generasi. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang turut memperkuat semangat kebersamaan dan memperluas jejaring antaranggota komunitas.
Baca juga: Tips Aman Olahraga Lari saat Puasa, Ini Waktu Terbaik
Nilai tambah lainnya terletak pada tema “Lestari untuk Bumi” yang diusung dalam penyelenggaraan acara. Bertepatan dengan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, IPB RUN 2026 menghadirkan pesan mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan melalui kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Perwakilan penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan, khususnya para mitra dan sponsor, termasuk lima bank Himbara, yang memberikan dukungan signifikan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan acara.
Dengan berbagai capaian tersebut, IPB RUN 2026 tidak hanya mencatat keberhasilan sebagai ajang olahraga berskala besar, tetapi juga memperkuat posisi Bogor sebagai salah satu kota yang mampu menjadi tuan rumah penyelenggaraan event olahraga berkualitas.
Keberhasilan tahun ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat bagi pengembangan IPB RUN pada tahun-tahun mendatang serta mendorong lahirnya lebih banyak kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Ratusan Tenaga Kesehatan Disiagakan untuk Dukung Porprov Jabar
KlikBogor – Bidang Kesehatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat mencatat sebanyak 36 atlet menerima penanganan kesehatan di venue pertandingan pada 7 November 2026.
Penanganan dilakukan oleh tim medis di venue dan posko kesehatan sesuai prosedur untuk memastikan cedera maupun keluhan kesehatan atlet dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi.
Atlet yang mengalami cedera berat telah dirujuk ke rumah sakit mitra untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Kesiapan tenaga kesehatan, obat-obatan, alat kesehatan, dan ambulans juga terus dijaga selama pelaksanaan pertandingan.
Pelayanan kesehatan pada 7 November 2026 disediakan di empat lokasi pertandingan, yakni Stadion Pajajaran (panahan), Indoor A GOR Pajajaran (pencak silat), Indoor B GOR Pajajaran (judo), dan GOR Vokasi IPB (shorinji kempo).
Pelayanan juga tersedia di Posko Kesehatan Pajajaran, dan Subposko GOR Vokasi IPB. Sementara itu, berdasarkan data kumulatif sejak 2 hingga 6 November 2026, total penanganan kesehatan di venue pertandingan mencapai 74 orang.
Tim medis yang bertugas melibatkan Puskesmas Pasir Mulya, Tegal Gundil, Sempur, dan Bogor Tengah, serta rumah sakit mitra, yakni Mayapada, Azra, Mulia, dan Melania. Posko Kesehatan Pajajaran juga didukung oleh PSC 119.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor akan terus memastikan kesiapan tenaga kesehatan, logistik, dan ambulans di seluruh venue, termasuk untuk pertandingan di luar kota, yakni cabang olahraga aerosport-gantole di Kabupaten Majalengka.
Evaluasi harian, penguatan koordinasi rujukan, serta pemantauan risiko cedera, dehidrasi, dan kesehatan lingkungan juga terus dilakukan.
Secara keseluruhan, Dinkes Kota Bogor telah menyiapkan dukungan pelayanan kesehatan terpadu untuk menyukseskan Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026 yang berlangsung pada 2–19 November 2026.
Dukungan tersebut disiapkan bagi atlet, ofisial, panitia, dan masyarakat selama pertandingan. Pelayanan meliputi penyediaan tenaga medis, fasilitas kesehatan, ambulans, rumah sakit rujukan, penanganan kegawatdaruratan, pengawasan kesehatan lingkungan, serta surveilans penyakit.
“Dukungan pelayanan kesehatan mencakup 28 cabang olahraga/disiplin di 14 venue pertandingan pada enam kabupaten/kota penyelenggara,” ujar Kadinkes Kota Bogor, Erna Nuraena dalam keterangannya.
Baca juga: Judo Sumbang 9 Emas, Sekda Denny Mulyadi Apresiasi Perjuangan Atlet
Koordinasi pelayanan kesehatan dilakukan lintas wilayah untuk memastikan kesiapan tenaga medis, ambulans, dan fasilitas rujukan sesuai kebutuhan pertandingan.
Dinkes Kota Bogor menyiapkan 474 personel pendukung kesehatan yang terdiri atas tenaga medis fasilitas kesehatan, pendamping kontingen, dan Tim Pelaksana Dinas Kesehatan.
Rinciannya meliputi 146 dokter, 143 perawat, 102 pengemudi ambulans, 18 personel pendamping kontingen (10 dokter dan 8 pengemudi), serta 65 personel Tim Porprov Dinas Kesehatan yang mencakup koordinasi, administrasi, logistik, kesehatan lingkungan, surveilans, dan dukungan operasional.
Selama penyelenggaraan pertandingan, disiapkan 378 penugasan tim medis yang terdiri atas satu dokter, satu perawat, dan satu pengemudi ambulans. Penugasan dilakukan secara bergilir berdasarkan jadwal dan kebutuhan pelayanan di masing-masing venue.
Pelayanan kesehatan Porprov XV Jawa Barat 2026 didukung jejaring 62 fasilitas kesehatan di Kota Bogor dan wilayah penyelenggara lainnya.
“Jejaring tersebut mencakup PSC 119 sebagai unsur pelayanan kegawatdaruratan, 25 Puskesmas di Kota Bogor, 22 rumah sakit di Kota Bogor, 2 klinik di Kota Bogor, serta 12 fasilitas kesehatan pendukung di luar Kota Bogor. Jejaring ini mendukung pelayanan medis lapangan, penanganan kegawatdaruratan, dan sistem rujukan selama pertandingan,” ungkap Erna.
Jejaring rujukan mencakup 23 rumah sakit, terdiri atas 12 rumah sakit rujukan di Kota Bogor dan 11 rumah sakit rujukan di luar Kota Bogor.
Sebanyak 12 rumah sakit rujukan di Kota Bogor bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk mendukung penanganan cedera atau kecelakaan selama kegiatan olahraga.
Rumah sakit tersebut antara lain RS Bogor Senior Hospital (BSH), RS Melania, RS PMI, RS Islam, RS Azra, RS Vania, RSUD Kota Bogor, RS Siloam, RS Hermina, RS Mulia, RS Ummi, dan RS Mayapada.
Selain itu, sebanyak 22 rumah sakit di Kota Bogor juga disiagakan untuk memberikan pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Penanganan cedera olahraga atlet diprioritaskan melalui rumah sakit mitra BPJS Ketenagakerjaan dengan koordinasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT).
Pelayanan medis menggunakan sistem dua lapis. Lapis pertama melibatkan tim medis Puskesmas dan PSC 119 yang bersiaga langsung di area pertandingan (field of play) untuk memberikan pertolongan pertama, stabilisasi pasien, dan penanganan awal kegawatdaruratan.
Lapis kedua melibatkan tim rumah sakit yang mendukung penanganan lanjutan melalui pos kesehatan terpadu, antara lain di GOR Pajajaran dan Green Forest.
Kesiapan peralatan meliputi 18 unit Automated External Defibrillator (AED), 36 Emergency Kit, Long Spine Board untuk evakuasi cedera tulang belakang, serta sistem komunikasi dan rujukan kegawatdaruratan melalui SPGDT.
“Persiapan pelayanan kesehatan mencakup koordinasi lintas wilayah dengan lima kabupaten/kota penyelenggara, penetapan Tim Pelaksana Pelayanan Kesehatan dan pembagian tugas, koordinasi dengan rumah sakit untuk kesiapan IGD dan sistem rujukan, pelatihan tim kesehatan untuk penanganan kegawatdaruratan dan cedera olahraga, penyiapan obat-obatan, bahan medis habis pakai, dan peralatan kegawatdaruratan, serta pengecekan kesiapan venue, lokasi pelayanan medis, akses ambulans, jalur evakuasi, dan kesehatan lingkungan,” ujarnya.
Baca juga: HA IPB Luncurkan LEAP, Siapkan 100 Alumni Muda Jadi Pemimpin Masa Depan
Tanggal 15 November 2026 diproyeksikan menjadi salah satu hari dengan kebutuhan dukungan medis tertinggi di Kota Bogor. Pada hari tersebut, 10 cabang olahraga dijadwalkan berlangsung secara bersamaan.
Sebanyak 19 ambulans beserta tim medis disiapkan untuk bersiaga secara serentak, disertai penguatan koordinasi pelayanan kesehatan dan sistem rujukan.
Selain pelayanan medis, Dinkes Kota Bogor memperkuat upaya promotif dan preventif melalui pengawasan kesehatan lingkungan serta keamanan pangan.
Langkah yang dilakukan meliputi penerbitan edaran kewaspadaan keamanan pangan, penyampaian informasi mengenai katering dan jasa boga bersertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), pemeriksaan kualitas air bersih dan kelayakan toilet atau kamar mandi, pengawasan pengelolaan sampah, serta pengendalian vektor penyakit di lingkungan venue pertandingan.
“Pengawasan ditujukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan serta mencegah kejadian luar biasa keracunan pangan,” ujarnya.
Sistem kewaspadaan dini penyakit juga diperkuat sebelum, selama, dan setelah penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat 2026. Upaya tersebut meliputi pemantauan penyakit menular, terutama ISPA dan diare, kewaspadaan terhadap dehidrasi dan kelelahan ekstrem pada atlet, penguatan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR), serta kesiagaan Tim Gerak Cepat untuk merespons potensi kejadian luar biasa atau peningkatan kasus penyakit.
Dinkes Kota Bogor mengajak atlet, ofisial, panitia, penonton, dan masyarakat untuk mendukung penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat 2026 yang aman, sehat, bersih, dan tertib.
Masyarakat diimbau untuk tidak merokok di seluruh lokasi pertandingan, karena seluruh venue merupakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Selain itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan venue dan membuang sampah pada tempatnya, mengonsumsi makanan dan minuman yang aman serta memenuhi persyaratan kesehatan, dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Masyarakat juga diimbau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, mematuhi ketentuan keselamatan dan ketertiban serta arahan petugas, dan segera menghubungi petugas kesehatan atau panitia apabila membutuhkan pertolongan medis.
Erna menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan dukungan pelayanan kesehatan melalui kesiapan tenaga medis, fasilitas kesehatan, ambulans, rumah sakit rujukan, sistem penanganan kegawatdaruratan, serta penguatan upaya promotif dan preventif.
“Dinas Kesehatan Kota Bogor siap mendukung penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat 2026 dengan pelayanan kesehatan yang terintegrasi, responsif, dan berorientasi pada keselamatan peserta serta masyarakat,” ujarnya.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Judo Sumbang 9 Emas, Sekda Denny Mulyadi Apresiasi Perjuangan Atlet
KlikBogor – Cabang olahraga (cabor) judo terus menunjukkan taringnya dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Melalui perjuangan dan semangatnya para atlet di atas matras, judo Kota Bogor berhasil menambah empat medali emas, satu perak, dan tiga perunggu.
Dengan tambahan tersebut, hingga Sabtu, 7 November 2026, cabor judo telah menyumbangkan total sembilan medali emas untuk kontingen Kota Bogor. Capaian ini semakin mendekatkan judo pada target yang ditetapkan yakni 10 medali emas .
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi mengapresiasi penampilan dan perjuangan para atlet judo yang telah memberikan hasil membanggakan bagi Kota Hujan.
Baca juga: HA IPB Luncurkan LEAP, Siapkan 100 Alumni Muda Jadi Pemimpin Masa Depan
Menurutnya, penampilan atlet-atlet judo Kota Bogor sangat luar biasa. Ia melihat sejumlah atlet memiliki potensi besar hingga mampu bersaing dengan atlet dari kota maupun kabupaten lain di Jawa Barat.
“Alhamdulillah, dari cabor judo hari ini mendapatkan empat emas, satu perak, dan tiga perunggu. Penampilan atlet judo Kota Bogor sangat luar biasa. Saya melihat atlet-atlet yang cukup potensial dan bisa bersaing dengan lawan-lawan dari kota dan kabupaten lain,” ujar Denny di Indoor B GOR Pajajaran.
Ia juga menyaksikan langsung bagaimana sejumlah atlet mampu menyelesaikan pertandingan dalam waktu relatif singkat dan keluar sebagai pemenang.
Hal tersebut menjadi gambaran dari kesiapan, kemampuan, serta kerja keras yang telah ditempa melalui latihan.
Baca juga: Anggar Kota Bogor Menangkan 4 Laga Perdana di Porprov Jabar
Denny berharap, dengan masih tersisanya pertandingan, judo Kota Bogor dapat terus menambah pundi-pundi medali emas dan melampaui target yang telah ditetapkan.
“Masih ada tiga kelas yang dipertandingkan besok. Mudah-mudahan dengan sisa pertandingan besok (Minggu) dan Senin, perolehan medali emas bisa melebihi target. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Kota Bogor agar cabor judo bisa lebih optimal dalam meraih target medali emas,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para atlet, Denny menyampaikan bahwa atlet yang berhasil meraih medali emas, perak, maupun perunggu akan mendapatkan bonus sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Denny juga berharap capaian ini menjadi tambahan energi bagi seluruh atlet untuk terus berjuang hingga pertandingan terakhir.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Anggar Kota Bogor Menangkan 4 Laga Perdana di Porprov Jabar
KlikBogor – Kontingen Cabang Olahraga (Cabor) Anggar Kota Bogor optimistis mampu memenuhi target tujuh medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 yang digelar di Hotel Green Forest, Kota Bogor. Optimisme tersebut didukung persiapan panjang serta hasil positif yang diraih pada pertandingan hari pertama.
Manajer Kontingen Anggar Kota Bogor, Suparman mengatakan, timnya mengawali kompetisi dengan hasil menggembirakan. Dari empat pertandingan yang telah dijalani pada hari pertama, seluruhnya berhasil dimenangkan atlet Kota Bogor.
”Alhamdulillah, hari pertama kita sudah menjalani empat pertandingan dan semuanya berhasil kita menangkan. Dua pertandingan dari nomor putra dan dua lainnya dari nomor putri,” ujar Suparman kepada awak media, Sabtu, 7 November 2026.
Menurutnya, hasil tersebut menjadi modal positif bagi para atlet untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Meski demikian, ia mengakui rasa gugup menjadi hal yang wajar dirasakan atlet ketika memulai kompetisi.
Untuk menjaga kondisi dan kesiapan atlet, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan tim medis Kota Bogor sejak sehari sebelum pertandingan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan guna memastikan seluruh atlet berada dalam kondisi prima.
”Kami berterima kasih kepada tim medis Kota Bogor yang sudah memberikan dukungan sejak H-1 hingga pertandingan hari ini. Kesehatan atlet menjadi perhatian utama kami,” katanya.
Baca juga: PPP Kota Bogor Target Kembalikan Lima Kursi DPRD
Ia mengatakan, persiapan kontingen anggar Kota Bogor telah dilakukan melalui sejumlah tahapan. Diantaranya mengikuti West Java Challenge, menjalani try out atau uji tanding ke Malaysia, hingga rangkaian pemusatan latihan atau training camp.
Seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya mematangkan kemampuan teknik, fisik, serta mental bertanding para atlet sebelum turun di Porprov Jabar.
”Kemarin kita sudah mulai melakukan pendinginan dan hari ini seluruh atlet sudah siap bertanding. Ini juga sesuai arahan Ketua Umum IKASI, Haji Subhan. Target kita adalah tujuh medali emas,” katanya.
Pada Porprov kali ini, kontingen anggar Kota Bogor menurunkan sebanyak 14 atlet. Suparman mengakui persaingan yang dihadapi tidak mudah karena sejumlah daerah diperkuat atlet berpengalaman, termasuk atlet yang pernah mengikuti kejuaraan nasional.
Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan optimisme timnya. Ia menilai kesiapan mental menjadi salah satu faktor penting untuk menghadapi persaingan di arena pertandingan.
”Banyak lawan yang bagus dan memiliki pengalaman, termasuk mantan atlet kejurnas. Tetapi yang terpenting sekarang bagaimana mental bertanding kita. Alhamdulillah, mental anak-anak sudah bagus dan semuanya siap,” ungkapnya.
Baca juga: Judo Kota Bogor Kembali Dulang 4 Emas di Porprov Jabar 2026
Pihaknya berharap seluruh atlet dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera. Selain pemeriksaan kesehatan, tim juga memperhatikan kebutuhan vitamin, pemanasan sebelum bertanding, serta waktu istirahat atlet.
”Kekhawatiran kita hanya cedera. Karena itu, kondisi kesehatan teman-teman benar-benar kita jaga. Kita juga sudah meminta dukungan vitamin dari tim medis dan alhamdulillah sudah diberikan,” tuturnya.
Suparman juga mengapresiasi fasilitas pertandingan dan akomodasi yang disediakan panitia. Menurutnya, venue yang digunakan untuk pertandingan anggar serta fasilitas hotel cukup mendukung kenyamanan atlet selama mengikuti kompetisi.
Dengan persiapan dan hasil awal yang telah diraih, kontingen anggar Kota Bogor berharap dapat terus menjaga konsistensi hingga seluruh rangkaian pertandingan berakhir pada 12 November 2026.
”Kita tetap optimistis meraih tujuh medali emas. Mudah-mudahan seluruh atlet diberikan kesehatan, terhindar dari cedera, dan bisa memberikan hasil terbaik untuk Kota Bogor,” tandasnya.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi12 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi2 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
