Connect with us

Berita

Usai UKK, Seleksi Dewas PPJ Kota Bogor Memasuki Tahap Akhir

Published

on

Usai UKK, Seleksi Dewas PPJ Kota Bogor Memasuki Tahap Akhir
Ketua Pansel Dewas Perumda PPJ Kota Bogor Hanafi (tengah). Dok. Istimewa.

KlikBogor – Seleksi Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakuan Jaya (Perumda PPJ) Kota Bogor segera memasuki tahap akhir.

Rencananya akan diumumkan lima besar dari unsur eksternal dari total sembilan orang dan unsur Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masuk dua orang pendaftar.

Diketahui dari unsur Pemkot Bogor ada nama Agustian Syah dan Firdaus. Sedangkan unsur eksternal ada nama mantan Dirut Perumda PPJ Andri Latif Asikin Mansjoer, mantan Dirops Perumda PPJ Denny Ari Wibowo, Bustomi, Irvan Djanuar, Rd. I. Mulyana Jaya Sumpena, Roy Prawira Jayanagara, mantan Ketua KNPI Kota Bogor Sapta Bela Alfaraby, Syafrial Firdaus, dan mantan anggota DPRD Kota Bogor Yus Ruswandi.

“Ini seleski yang ketiga, pertama tanggal 15 Oktober penulisan makalah, kedua tanggal 16 Oktober psikotes serta tanggal 23 Oktober kemarin dilaksanakan uji kelayakan dan kepatutan (UKK),” terang Ketua Panitia Seleski (Pansel) Dewas Perumda PPJ Kota Bogor, Hanafi kepada awak media, Kamis 24 Oktober 2024.

Adapun penelis dalam UKK diketuai Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati, kemudian Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumberdaya dan Infrastruktur IPB University Alim Setiawan Slamet serta Heru Susetyo dari UI.

“Penelis ada tiga. Peserta dari eksternal ada sembilan dan dua dari Pemkot Bogor. UKK telah diselesaikan tepat waktu,” paparnya.

“Sesuai jadwal akan diumumkan lima besar untuk eksternal, namun disampaikan ke wali kota dahulu kapan beliau akan melakukan wawancara. Untuk dari pemerintah masuk dua nama,” tambahnya.

Hanafi menjelaskan, untuk wawancara akhir tiga besar akan dilaksanakan pada 28 Oktober 2024. Namun dirinya belum mengetahui teknisnya, apakah tiga besar diwawancarai semua atau tidak.

“Yang sudah-sudah semua diwawancarai semua oleh wali kota,” kata Hanafi menambahkan.

Pihaknya juga memastikan mengenai proses seleksi hingga menjelang tahap akhir ini sudah sesuai jadwal dan rencana serta aturan.

“Dan tanggal 30 Oktober 2024 dilakukan tandatangan kontrak sesuai dengan habis periode Dewas sebelumnya,” tandasnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari mengatakan, seleski Dewas Perumda PPJ diikuti sesuai prosedural ataupun sesuai aturan dan merit sistem juga.

Nanti ketika ranahnya di Wali Kota Bogor, dirinya tentu harus melihat dan mendengarkan dari berbagai pihak juga berbagai ukuran.

“Ada 9 orang nanti terakhir mengerucut 3 orang. Pastinya yang terbaik, yang terpenting niatnya untuk kebaikan Kota Bogor melalui Perumda PPJ,” katanya saat dikonfirmasi awak media.

Hery meminta Dewas Perumda PPJ nanti yang terpilih, bukan hanya yang berpangku tangan, menyerahkan semua kepada direksi. Namun harus ikut aktif dimulai radirkom harus dilakukan dengan baik. Sesuai jadwal, laporan, kinerja, dan pengawasan.

“Untuk Ketua Dewas yang diperpanjang, kami mendapatkan laporan dari hasil kinerja, secara periode oleh bagian ekonomi. Hasilnya baik ketua dewas dan layak dipertahankan. Berdasarkan hasil nilai saja saya,” tandasnya.

(hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Dari SMPN 18, Wali Kota Dedie Rachim Ajak Pelajar Peduli Lingkungan

Published

on

By

Dari SMPN 18, Wali Kota Dedie Rachim Ajak Pelajar Peduli Lingkungan
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama pengurus OSIS SMPN 18 Kota Bogor melakukan penanaman pohon secara simbolis dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu, 15 Juli 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Penanaman pohon dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara simbolis dilaksanakan di SMP Negeri 18 Kota Bogor, Rabu, 15 Juli 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyerahkan bibit pohon kepada pengurus OSIS SMPN 18 Kota Bogor.

Didampingi Dedie Rachim, Ketua OSIS beserta jajaran pengurus langsung melakukan penanaman pohon yang telah diterima di area sekolah.

Baca juga: Kekeringan Landa 2 Kelurahan di Kota Bogor, BPBD Salurkan 12.000 Liter Air Bersih

Dedie Rachim mengatakan, kegiatan penanaman pohon menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak bahwa pemanasan global atau global warming serta perubahan iklim yang saat ini dihadapi merupakan dampak dari aktivitas manusia.

Menurutnya, generasi penerus sebagai pemilik masa depan perlu memiliki kepedulian terhadap lingkungan agar dapat menikmati kehidupan dengan kondisi iklim yang lebih baik.

“Di masa depan itu jangan kondisi global warming menjadi global disaster. Sehingga penyadaran ini harus juga muncul dari generasi muda. Kita mengajak siswa siswi SMP di Bogor untuk peduli, mau melestarikan lingkungan. Kita mulai dari SMPN 18, mudah-mudahan bisa direplikasi di semua sekolah hingga pada akhirnya Bogor akan tetap hijau lestari,” ujarnya.

Baca juga: Perumda Pasar Pakuan Jaya Fungsikan Lahan Eks Pasar dan Plaza Bogor jadi Area Parkir Sementara

Pohon yang ditanam dalam kegiatan tersebut merupakan jenis pohon buah dan pohon pelindung atau pohon peneduh. Agar gerakan tersebut dapat diterapkan di seluruh sekolah, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor telah mengeluarkan surat edaran. Dengan demikian, pelaksanaannya akan dilakukan secara konsisten dan masif.

“Karena tidak bisa setengah-setengah, tapi harus konsisten dilakukan tahun ajaran baru. Yang penting memastikan tanaman yang ditanam itu dimonitor pertumbuhannya, perkembangannya, sampai betul-betul dirawat dengan baik dan menghasilkan oksigen,” katanya.

Dedie Rachim berharap, melalui kegiatan ini para pelajar dapat semakin peduli dan mencintai lingkungan.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Pohon Tumbang di Kebon Pedes Sempat Tutup Kali Cipakancilan

Published

on

By

Pohon Tumbang di Kebon Pedes Sempat Tutup Kali Cipakancilan
Petugas BPBD tengah melakukan evakuasi pohon tumbang di aliran Kali Cipakancilan, Kelurahan Kebon Pedes, Selasa, 14 Juli 2026. Dok. BPBD Kota Bogor

KlikBogor – Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutup aliran Kali Cipakancilan pada Selasa, 14 Juli 2026. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Kedungjaya, Kelurahan Kebonpedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, sekira pukul 13.00 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan, pohon tersebut tumbang akibat kondisi pohon yang sudah rapuh serta dipicu angin.

“Penyebab kejadian akibat angin dan kondisi batang pohon sudah rapuh,” kata Dimas Tiko dalam keterangannya.

Baca juga: Ratusan Angkot di Kota Bogor “Pensiun” Tak Lagi Mengaspal

Akibat kejadian tersebut, pohon setinggi 12 meter dan diameter 50 sentimeter ini ambruk hingga menutup aliran Kali Cipakancilan.

Tumbangnya pohon jenis kicopong ini juga menimpa atap pinggir rumah warga sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Super Pedas, IPB University Ciptakan 4 Varietas Cabai Habanero Lokal

Dimas Tiko mengatakan, enam personel diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi pohon tumbang.

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan dan RT RW setempat. Saat ini, proses evakuasi telah selesai.

Assessment dan pemotongan pohon tumbang sudah selesai oleh personel TRC-PB BPBD Kota Bogor di lokasi kejadian,” katanya.

(hrs/ckl)

Continue Reading

Berita

Perumda Pasar Pakuan Jaya Fungsikan Lahan Eks Pasar dan Plaza Bogor jadi Area Parkir Sementara

Published

on

By

Perumda Pasar Pakuan Jaya Fungsikan Lahan Eks Pasar dan Plaza Bogor jadi Area Parkir Sementara
Lahan eks Pasar Bogor dan Plaza Bogor. Foto/Istimewa

KlikBogor – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor memfungsikan sementara lahan eks Pasar Bogor dan Plaza Bogor sebagai area parkir.

Kebijakan ini merupakan langkah untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas dan kesemrawutan parkir di kawasan Jalan Suryakencana, khususnya pada periode libur panjang sekolah yang diperkirakan meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat dan wisatawan.

Baca juga: Ratusan Angkot di Kota Bogor “Pensiun” Tak Lagi Mengaspal

Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin, menjelaskan bahwa pemanfaatan sementara lahan tersebut telah disampaikan kepada pimpinan daerah dan dilaksanakan sesuai arahan untuk mengoptimalkan fungsi lahan yang telah dibersihkan.

“Lahan eks Pasar dan Plaza Bogor yang telah dibongkar untuk sementara kami manfaatkan sebagai area parkir. Langkah ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi aset sekaligus membantu mengurai kesemrawutan dan kemacetan di kawasan Jalan Suryakencana, terutama pada masa libur panjang sekolah ketika aktivitas masyarakat dan wisatawan meningkat,” ujar Jenal Abidin dikutip Selasa, 14 Juli 2026.

Baca juga: Kekeringan Landa 2 Kelurahan di Kota Bogor, BPBD Salurkan 12.000 Liter Air Bersih

Lebih lanjut, Jenal Abidin menegaskan bahwa penggunaan lahan sebagai area parkir bersifat sementara. Perumda Pasar Pakuan Jaya saat ini tetap fokus mempersiapkan konsep revitalisasi kawasan melalui tahapan beauty contest sebagai proses pencarian investor yang akan mengembangkan kembali kawasan eks Pasar dan Plaza Bogor.

“Pemanfaatan lahan sebagai area parkir ini merupakan kebijakan sementara. Di sisi lain, kami terus mempersiapkan konsep dan tahapan beauty contest untuk mendapatkan investor terbaik yang akan merevitalisasi kawasan Pasar dan Plaza Bogor sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan Kota Bogor,” tambahnya.

Baca juga: 2 Daerah Akselerasi Persiapan Pembangunan PSEL Bogor Raya, Target Agustus

Perumda Pasar Pakuan Jaya berharap keberadaan area parkir sementara ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke kawasan Suryakencana, sehingga aktivitas ekonomi, perdagangan, dan pariwisata di kawasan tersebut dapat berjalan lebih tertib, nyaman, dan lancar.

Perumda Pasar Pakuan Jaya juga mengajak seluruh pengguna area parkir untuk bersama-sama menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan lingkungan demi kenyamanan bersama.

(hrs/ckl)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer