Connect with us

Berita

Tata Kelola Keuangan Daerah secara Digital, Pemkot Bogor Luncurkan SMART KKI

Published

on

Tata Kelola Keuangan Daerah secara Digital, Pemkot Bogor Luncurkan SMART KKI
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dalam peluncuran Sistem Monitoring Akselerasi Realisasi Transaksi Kartu Kredit Indonesia (SMART KKI) di Swissbell Hotel Bogor, Senin, 2 November 2026. Foto/Istimewa

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, efisien dan akuntabel melalui percepatan digitalisasi pengelolaan keuangan daerah dengan meluncurkan Sistem Monitoring Akselerasi Realisasi Transaksi Kartu Kredit Indonesia (SMART KKI) di Swissbell Hotel Bogor, Senin, 2 November 2026.

Diketahui, peluncuran inovasi tersebut di sela kegiatan evaluasi realisasi APBD Tahun Anggaran (TA) 2026 dan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Perubahan APBD TA 2026 kepada seluruh perangkat daerah.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim yang secara resmi meluncurkan SMART KKI menjelaskan, inovasi digital Pemkot Bogor ini diinisiasi oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor melalui bidang penatausahaan keuangan, dengan dukungan dan kolaborasi Bank BJB dalam pengembangan sistem serta penyediaan informasi transaksi.

“Inovasi ini dirancang sebagai instrumen monitoring dan pengendalian transaksi belanja daerah melalui Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), sehingga pemerintah daerah dapat memperoleh informasi transaksi secara lebih cepat, akurat, dan mudah dipantau,” ungkap Dedie Rachim kepada wartawan.

Ia berharap kehadiran SMART KKI mampu meningkatkan efektivitas pengawasan, mendorong ketertiban administrasi, serta memastikan ketepatan waktu penyampaian pertanggungjawaban transaksi belanja oleh seluruh perangkat daerah.

“Dalam implementasinya, transaksi KKPD dapat dilakukan melalui tiga metode pembayaran, yaitu QRIS, kartu kredit fisik, dan online payment,” terang Dedie Rachim.

Baca juga: Gerakan Peduli Kanker Payudara di Kota Bogor Raih 2 Rekor MURI

Berdasarkan data sampai dengan 31 Oktober 2026, transaksi belanja daerah menggunakan KKPD di lingkungan Pemkot Bogor telah mencapai 13.775 transaksi dengan total nominal sebesar Rp39,37 miliar, yang mencakup seluruh metode pembayaran tersebut.

Dedie Rachim juga menyampaikan arahannya terkait delapan langkah strategis untuk perangkat daerah, yaitu bergerak cepat, bekerja terukur, perkuat koordinasi. Setiap belanja harus memberi manfaat nyata, bukan sekadar penyerapan anggaran.

Pertama adalah optimalisasi pendapatan dengan intensifikasi, ekstensifikasi, tagih piutang, dan cegah kebocoran untuk Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), perusahaan daerah juga aparatur wilayah.

Kedua, percepatan belanja modal dengan percepat pekerjaan fisik dan infrastruktur yang sudah siap untiluk seluruh perangkat daerah. Ketiga, efisiensi belanja dengan melakukan evaluasi kegiatan tidak prioritas kendalikan perjalanan dinas.

Keempat, manajemen kas, susun proyeksi kas sampai 31 Desember juga petakan seluruh kewajiban. Kelima, APBD Perubahan, DPA Perubahan (Perda 9/2026) diserahkan dan segera laksanakan. Keenam, transaksi digital dengan optimalkan dashboard SMART KKI untuk deteksi dini.

“Ketujuh untuk kinerja BUMD dengan tingkatkan efisiensi, pendapatan dan kontribusi PAD. Terakhir adalah lakukan monitoring dan evaluasi dengan pantau berkala, laporkan langkah konkret atas kendala,” urainya menambahkan.

Baca juga: BKAD Kota Bogor Luncurkan Smart Asset Governance Simasda, Optimalkan Pengelolaan Aset Daerah

Sementara itu, Kepala BKAD Kota Bogor, Lia Kania Dewi menerangkan, peluncuran SMART KKI dalam rangkaian kegiatan evaluasi realisasi APBD dan penyerahan DPA Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 ini memiliki makna strategis. Selain menjadi momentum evaluasi terhadap capaian pendapatan dan belanja daerah, kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya penguatan instrumen pengendalian pelaksanaan anggaran melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Melalui SMART KKI, Pemkot Bogor tidak hanya mendorong percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD), tetapi juga membangun sistem pengawasan belanja yang lebih responsif, terukur, dan berbasis data,” ungkap Lia.

Dengan demikian, sambung Lia, setiap transaksi belanja dapat dimonitor secara lebih efektif, pelaksanaan anggaran semakin tertib, serta kualitas pengelolaan APBD terus meningkat.

Ke depan, seluruh perangkat daerah diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan KKPD dan SMART KKI sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran, mempercepat realisasi belanja yang produktif, serta memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

“SMART KKI menjadi salah satu wujud nyata transformasi digital BKAD Kota Bogor dalam menghadirkan tata kelola keuangan daerah yang modern, transparan, efisien, dan akuntabel,” katanya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Berseri, Wisata Edukasi Pertanian di Kantor DKPP Kota Bogor

Published

on

By

Berseri, Wisata Edukasi Pertanian di Kantor DKPP Kota Bogor
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meninjau kebun anggur program Bogor Edu Wisata Farm and Nursery (Berseri) di Kantor DKPP Kota Bogor, Senin, 2 November 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Kota Bogor memiliki konsep ketahanan pangan perkotaan melalui program Bogor Edu Wisata Farm and Nursery (Berseri) di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang sejak awal memantau langsung progres pengembangan Berseri, kembali mengunjungi lokasi tersebut untuk memastikan seluruh program berjalan optimal, pada Senin, 2 November 2026.

Dalam kunjungannya, Dedie Rachim melihat langsung kebun anggur yang dikembangkan menggunakan sistem greenhouse berukuran sekitar 5 x 6 meter. Di dalamnya terdapat tujuh batang pohon anggur dari varietas GosV, Julian, dan Angelica.

Baca juga: EIGER Nature Diresmikan, Padukan Petualangan, Edukasi dan Pelestarian Alam

Penataan kawasan perkantoran yang lebih representatif tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan lingkungan kerja, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui transformasi ketahanan pangan dan pertanian perkotaan.

Selain memastikan pengembangan kebun dalam greenhouse berjalan baik, Dedie Rachim juga meninjau kolam budidaya ikan air tawar dengan sistem bioflok.

Di lokasi tersebut, Dedie Rachim memastikan budidaya ikan nila menggunakan sistem bioflok yang ramah lingkungan dapat berjalan secara optimal.

Baca juga: Dedie Rachim Pastikan Persiapan Porprov Jabar Sudah 100 Persen

Sekretaris DKPP Kota Bogor, Wina mengatakan bahwa saat ini DKPP memiliki destinasi edukasi dan wisata bagi masyarakat bernama Berseri. Di dalamnya terdapat greenhouse yang dimanfaatkan untuk menanam berbagai tanaman buah-buahan serta sayuran dengan sistem hidroponik.

“Selain itu, di DKPP juga terdapat budidaya ikan nila dengan sistem bioflok yang sudah beberapa kali panen dan dibagikan kepada masyarakat risiko stunting termasuk sayur dan buah,” ungkapnya.

Selain menjadi destinasi wisata edukasi, kawasan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat edukasi dan penelitian bagi masyarakat.

Dengan demikian, di tengah keterbatasan lahan perkotaan, ketahanan pangan dan pertanian tetap dapat dikembangkan secara optimal melalui berbagai inovasi.

“Diharapkan dapat menjadi tempat edukasi, pelatihan, magang sekaligus wisata baik untuk anak sekolah, petani, pembudidaya ikan maupun masyarakat luas,” ujarnya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Dedie Rachim Pastikan Persiapan Porprov Jabar Sudah 100 Persen

Published

on

By

Dedie Rachim Pastikan Persiapan Porprov Jabar Sudah 100 Persen
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim usai memimpin rapat persiapan Porprov XV Jawa Barat 2026 di Aula DKPP Kota Bogor, Senin, 2 November 2026. Foto/Istimewa

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memastikan Kota Bogor telah siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Kesiapan tersebut mencakup penyelenggaraan 28 cabang olahraga (cabor) pada Porprov Jabar.

Hal tersebut disampaikan Dedie Rachim usai memimpin rapat persiapan Porprov XV Jawa Barat 2026 di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Senin, 2 November 2026.

“Saya sudah mendapatkan laporan dari ketua harian, ketua kontingen dan ketua KONI Kota Bogor, untuk penyelenggaraan 28 cabang olahraga yang menjadi tanggung jawab Kota Bogor, alhamdulillah semuanya sudah 100 persen siap, bahkan hari ini kami akan mulai pertandingan untuk panahan di GOR Pajajaran,” ujar Dedie Rachim.

Baca juga: Kota Bogor Jadi Tuan Rumah 28 Cabor Porprov Jabar 2026

Meski begitu, ia mengemukakan, adanya sejumlah catatan terutama masalah logistik dan akomodasi yang masih harus dihitung ulang, karena jumlah maupun ketersediaan masih belum match atau sama.

Untuk itu, Dedie Rachim meminta  hal tersebut dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa dipastikan sehingga tidak ada kekurangan untuk kontingen-kontingen yang datang dari luar Kota Bogor.

Diketahui, ada 7.800 atlet dan official dijadwalkan bertanding di Kota Bogor dalam ajang Porprov Jabar. Termasuk lebih dari 500 atlet yang diturunkan tuan rumah.

Baca juga: Pemkot Bogor Dorong B2 Unleashed Jadi Wadah Lahirnya Atlet Berprestasi

Terkait target raihan 100 medali emas Kota Bogor, Dedie Rachim optimis bisa tercapai jika melihat dari kesiapan terutama cabor.  Namun, ia mengatakan, perlu juga dorongan dari masyarakat Kota Bogor untuk hadir memberikan semangat kepada para atlet.

“Masyarakat saya minta memberikan dukungan pada saat atlet-atlet kami bertanding. Nah, ada 8 cabor yang diselenggarakan di Green Forest, Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan. Mungkin bisa dipublikasikan juga oleh teman-teman wartawan untuk bisa masyarakat melihat jadwalnya,” katanya.

“Kita beramai-ramai dukung atlet-atlet Kota Bogor dalam rangka menjadikan Kota Bogor mencapai target 100 emas di Porprov ke-15 tahun 2026 ini,” tambah Dedie Rachim.

Dalam rapat tersebut, Dedie Rachim mengatakan, kesiapan tim kesehatan Kota Bogor juga menjadi pembahasan meskipun ada tiga yang diselenggarakan di luar Kota Bogor tetapi menjadi tanggung jawab Kota Bogor.

“Saya minta juga Dinkes bersama seluruh tim yang sudah dibentuk dalam rangka memastikan bahwa atlet kalau terjadi sesuatu ditangani secepat-cepatnya, itu sudah kami bahas dan insyaallah semaksimal mungkin jangan sampai ada atlet yang cedera bahkan apalagi sampai kehilangan nyawanya,” pungkasnya.

(hrs/ckl)

Continue Reading

Berita

Gerakan Peduli Kanker Payudara di Kota Bogor Raih 2 Rekor MURI

Published

on

By

Gerakan Peduli Kanker Payudara di Kota Bogor Raih 2 Rekor MURI
YKI Cabang Kota Bogor menerima dua Piagam Penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas rekor pemeriksaan HPV DNA secara seri kepada perempuan terbanyak dan pemeriksaan Sadanis secara seri kepada perempuan terbanyak. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Kepedulian bersama menjadi penguat bagi para penyintas kanker di Kota Bogor. Melalui berbagai kegiatan, mulai dari menyambangi kediaman penyintas, memberikan bantuan, mengedukasi keluarga tentang pentingnya deteksi dini, hingga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis secara berkelanjutan di seluruh wilayah, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Bogor berupaya memastikan tidak ada pejuang kanker yang berjuang sendirian.

Dalam rangka Bulan Peduli Kanker Payudara, YKI Cabang Kota Bogor bersama Dinas Kesehatan Kota Bogor, puskesmas, serta unsur kewilayahan di tingkat kecamatan dan kelurahan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis HPV DNA dan pemeriksaan payudara klinis (Sadanis) pada 1 hingga 23 Oktober 2026. Rangkaian kegiatan tersebut mencapai puncaknya dalam Pink Run di Taman Ekspresi, pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Pelaksanaan pemeriksaan gratis ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari organisasi profesi, tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi perempuan, instansi, lembaga, komunitas, hingga berbagai elemen masyarakat.

Gerakan ini terbuka bagi perempuan dari Kota Bogor maupun luar Kota Bogor. Selain mengajak masyarakat menjaga kesehatan bersama, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk merangkul dan memberikan dukungan kepada para penyintas kanker.

Selama periode pelaksanaan, pemeriksaan payudara klinis (Sadanis) menjangkau 8.333 peserta, sedangkan pemeriksaan HPV DNA menjangkau 6.175 peserta.

Pemeriksaan gratis tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama untuk meningkatkan upaya pencegahan dan deteksi dini kanker, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Baca juga: Ratusan Petarung Nasional hingga Mancanegara Adu Kekuatan di B2 Unleashed

Atas kepedulian itu, YKI Cabang Kota Bogor menerima dua Piagam Penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), masing-masing atas rekor pemeriksaan HPV DNA secara seri kepada perempuan terbanyak dan pemeriksaan Sadanis secara seri kepada perempuan terbanyak.

Piagam penghargaan diserahkan kepada Ketua YKI Cabang Kota Bogor, Yantie Rachim, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena.

Customer Relation Manager MURI, Lutfi Syah Pradana, mengatakan capaian tersebut merupakan rekor baru di tingkat daerah, karena dilaksanakan secara berseri dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Sebelum-sebelumnya sudah pernah ada catatan rekor yang serupa, cuma dilakukan secara serentak tingkat Indonesia yang dilakukan oleh kementerian. Dan MURI belum memiliki catatan rekor yang dilakukan di lingkup wilayah satu kota dan Kota Bogor menjadi yang pertama,” ujarnya.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi penyemangat untuk terus menumbuhkan kepedulian masyarakat sekaligus mendorong keberlanjutan kegiatan pemeriksaan kesehatan.

“Kita harapkan ini berlangsung secara terus-menerus dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terutama perempuan khususnya untuk berani, untuk tidak denial, untuk menyadari diri apa yang ada dalam dirinya dan berani untuk melakukan tes supaya lebih aware terhadap kondisi tubuhnya. Sehingga dengan kepedulian ini maka masyarakat mau dan berani,” ucapnya.

Baca juga: Sebar Pita Pink di Tugu Kujang, YKI Kampanyekan #BogorSahabatKanker

Ketua YKI Cabang Kota Bogor, Yantie Rachim, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut merupakan wujud gerakan bersama yang berangkat dari kepedulian terhadap kesehatan perempuan dan para penyintas kanker.

“Kita peduli, kita hadir. Dan dari sini tidak ada seorangpun pejuang kanker yang berjuang sendirian. Karena setiap perempuan berhak mengetahui kondisi kesehatannya sebelum terlambat,” ucapnya.

Bersama Dinas Kesehatan Kota Bogor, YKI Cabang Kota Bogor secara intensif turun langsung ke wilayah. Melalui koordinasi dengan kecamatan, kelurahan, dan puskesmas, berbagai kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan dilaksanakan untuk menjangkau masyarakat lebih luas.

Yantie Rachim juga berkeliling ke enam kecamatan untuk memberikan penguatan kepada para penyintas, mengedukasi masyarakat, serta mengajak perempuan melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Alhamdulillah, satu kelurahan itu bisa sampai 100 orang pencapaiannya, bahkan ada yang lebih juga,” ujarnya.

YKI Cabang Kota Bogor berkomitmen untuk terus melanjutkan gerakan kepedulian tersebut dengan menjangkau wilayah dan mendampingi para penyintas kanker.

“Kami akan turun terus ke wilayah untuk menyapa pasien kanker dan memberikan bantuan serta menguatkan mereka bahwa semua peduli,” ujarnya.

“Mari kita dampingi pejuang kanker dengan rasa kasih sayang dari hati dan jadikan Kota Bogor yang sehat dan peduli,” tutup Yantie Rachim.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer