Connect with us

Berita

Stadion Pakansari Bakal jadi Kota Mini Terpadu Olahraga, Wisata Hingga Konservasi

Published

on

Stadion Pakansari Bakal jadi Kota Mini Terpadu Olahraga, Wisata Hingga Konservasi
Suasana malam kawasan Stadion Pakansari. Dok. Diskominfo Kabupaten Bogor.

KlikBogor – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, tengah bersiap menjadikan Stadion Pakansari kota mini terpadu menggabungkan olahraga, wisata, religi, konservasi, dan ekonomi kreatif dalam satu kawasan.

Rudy Susmanto mengatakan Stadion Pakansari bukan hanya pusat dan sarana olahraga masyarakat, tetapi akan menghadirkan konsep hutan kota yang hidup. Kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan pembinaan bagi para pecinta satwa atau komunitas pecinta hewan.

“Serta ruang belajar bagi masyarakat tentang pentingnya konservasi alam dan keseimbangan ekosistem,” terang Bupati Bogor dikutip Minggu, 19 Oktober 2025.

Ia berkomitmen dalam menghadirkan kawasan perkotaan yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan olahraga, melainkan juga sarana rekreasi edukatif bagi masyarakat.

Kawasan Stadion Pakansari dan sekitarnya akan dikembangkan menjadi central business district (CBD) Kabupaten Bogor yang terintegrasi dengan ruang publik hijau, sarana olahraga, serta area konservasi satwa bernama Government Park Zoo.

Rudy menjelaskan konsep yang diusung adalah kolaborasi antara hutan kota, sungai, dan area terbuka agar pengunjung bisa merasakan nuansa alami.

Awalnya, kawasan ini dirancang hanya sebagai jogging track dan taman burung, namun seiring berjalannya waktu, konsepnya berkembang menjadi kawasan konservasi yang lebih luas dan inklusif.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menjelaskan pengembangan kawasan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan dan arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto Susmanto, yang menginginkan Stadion Pakansari menjadi ruang terpadu bagi olahraga, rekreasi, dan kegiatan sosial masyarakat Bogor Raya.

“Sesuai dengan arahan Pak Bupati, kawasan Stadion Pakansari akan kita kembangkan menjadi pusat berkumpulnya masyarakat Bogor. Di sana akan dibangun berbagai fasilitas publik yang menunjang kenyamanan dan aktivitas masyarakat,” jelas Eko.

Eko menjabarkan sejumlah fasilitas yang akan dikembangkan meliputi, revitalisasi Stadion Pakansari agar tampil lebih representatif dan indah, dengan tata pencahayaan serta penataan parkir yang lebih tertib dan ramah pengunjung.

Ia melanjutkan pembangunan Masjid Raya yang rampung pada 2025 akan menjadi pusat kegiatan keagamaan, dilengkapi dengan Hotel Asrama Haji, Gedung Serbaguna, dan area manasik haji mini lengkap dengan miniatur masjid serta jalur sa’i.

Adapun menara pandang setinggi 99 meter yang merepresentasikan Asmaul Husna, menjadi ikon baru kawasan yang memungkinkan pengunjung menikmati panorama dari ketinggian.

Fasilitas olahraga, seperti Gedung Laga Satria, Laga Tangkas, lapangan tenis indoor dan outdoor, serta area sirkuit motor trail yang tetap dipertahankan sebagai daya tarik kawasan.

Kemudian, pusat kuliner dan UMKM Teras Pakansari, sebagai area rekreasi dan belanja masyarakat setelah berolahraga atau beraktivitas di sekitar kawasan. Serta command center dan helipad, yang dirancang untuk mendukung koordinasi dan mobilitas kegiatan di kawasan tersebut.

Selain itu, Pemkab Bogor juga tengah menyiapkan pembangunan Jalan GOR Pintu Timur yang akan terhubung langsung ke Jalan Raya Jakarta–Bogor dan akses menuju Tol Cibinong maupun Sentul untuk memperlancar konektivitas dan akses masyarakat menuju kawasan ini.

Pihaknya berharap pada akhir 2025 hingga 2026 mendatang, seluruh rencana pengembangan kawasan Stadion Pakansari dapat terealisasi.

“Semua langkah ini merupakan wujud nyata dari cita-cita Pak Bupati Bogor untuk menjadikan kawasan Cibinong Raya sebagai pusat pertumbuhan dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkas Eko.

(ags/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Cerita Jemaah Umrah Asal Kota Bogor Soal Kondisi Terkini di Tanah Suci

Published

on

By

Cerita Jemaah Umrah Asal Kota Bogor Soal Kondisi Terkini di Tanah Suci
Asep Faizal Rahman (tengah berdiri) saat foto bersama di Kantor Kecamatan Bogor Tengah. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Salah satu jemaah umrah asal Kota Bogor, Asep Faizal Rahman, membagikan cerita kondisi terkini para jemaah umrah asal Indonesia di Tanah Suci.

Ia menyebut, secara umum kondisi para jemaah masih baik dan fasilitas yang diterima mencukupi. Namun, jemaah yang datang ke Tanah Suci disebut berkurang.

“Kami masih menunggu kepastian pesawat dan segala macam. Ya, kondisi masih banyak yang ketahan pulang, tapi ada juga yang tidak jadi ke sini gitu. Kalau keamanan secara kondisi aman-aman. Namun, sempat khawatir kalau Arab Saudi diserang. Tetapi petugas kepolisian di sini tetap mengimbau agar tetap tenang,” ujar Asep kepada awak media melalui sambung telepon WhatsApp, Senin siang, 2 Maret 2026.

Ia menjelaskan, sejauh ini suplai makanan bagi jemaah masih aman dan berjalan normal. Perbedaan yang terasa adalah suasana jemaah yang tidak terlalu padat.

“Makanan mah aman. Masih cukup kalau masalah makanan dan lain-lain itu masih normal. Sekarang ada dampak yang datang berkurang. Yang ke Mekah makin berkurang, jemaah yang tawaf. Jadi tidak terlalu padat,” katanya.

Meski suasana ibadah agak leluasa, Asep mengaku, tetap memikirkan kabar mengenai puluhan ribu jemaah yang disebut belum bisa pulang dan tertahan.

“Meskipun agak leluasa beribadah, tapi sebetulnya masih ada info-info yang kayak 50 ribu jemaah enggak bisa pulang gitu, 26 ribu jemaah tertahan. Terus kayak gitu-gitulah kami memikirkan itu. Kalai sampai seperti itu, gimana mau stay-nya kami dan sebagainya,” imbuhnya.

Ia juga menuturkan bahwa pihak travel telah menyerahkan data nama jemaah kepada KBRI untuk tindak lanjut apabila terjadi kendala.

“Sudah, sudah menyerahkan nama-nama ke KBRI, kami ini ada 13 rombongan. Mudah-mudahan diberi kelancaran, mohon doanya,” ucap Asep.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Puluhan Angkot-AKDP Terjaring Operasi di Jalan Sawojajar Bogor

Published

on

By

Puluhan Angkot-AKDP Terjaring Operasi di Jalan Sawojajar Bogor
Dishub Kota Bogor melakukan operasi gabungan Angkot dan AKDP di kawasan Jalan Sawojajar, Kota Bogor, Senin, 2 Maret 2026. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Puluhan angkutan kota (Angkot) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) terjaring operasi gabungan yang digelar di kawasan Jalan Sawojajar, Kota Bogor.

Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Ridwan, menjelaskan operasi gabungan ini digelar bersama petugas Satlantas Polresta Bogor Kota.

“Dalam razia Jalan Sawojajar di sini terdapat angkutan yang tidak memiliki sama sekali surat-surat, seperti KIR, STNK maupun kartu trayek. Itu tentunya kami berhentikan,” ungkap Ridwan kepada awak media, Senin, 2 Maret 2026.

Ia mengatakan terdapat enam unit angkot yang kedapatan tanpa surat kendaraan. Namun, empat kendaraan tengah kembali ke rumah masing-masing untuk mencari atau membawa STNK dan KIR-nya yang menurut pengakuan para sopir ketinggalan di rumah.

“Nah, nanti yang empat ini ditukar kendaraan dilepas, barang buktinya berupa surat kendaraan ditahan, jadi kendaraannya tidak jadi dikandangkan oleh kami. Nanti tukar BB STNK ataupun KIR ataupun izin trayek. Jadi yang dua sudah terjaring sama sekali tidak membawa, memiliki kartu trayek dengan STNK ataupun buku uji KIR,” jelasnya.

Pihaknya mencatat 21 angkot dan AKDP yang terjaring dalam operasi gabungan tersebut. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan.

Adapun tujuan operasi gabungan untuk pengecekan administrasi angkutan yang beroperasi di Kota Bogor di antaranya buku KIR, trayek, dan uji kelayakan.

“Besok kami bergabung dan kembali razia di Jalan Sawojajar dengan jajaran samping, Kepolisian, Jasa Raharja, Provinsi, maupun Dishub Kabupaten Bogor untuk giat bersama-sama di Jalan Sawojajar ini,” katanya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Eddy Soeparno Ajak Warga Kota Bogor Implementasikan 4 Pilar Kebangsaan

Published

on

By

Eddy Soeparno Ajak Warga Kota Bogor Implementasikan 4 Pilar Kebangsaan
Wakil Ketua MPR RI, H. Eddy Soeparno menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada masyarakat di Aula Pertemuan Balekambang, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) H. Eddy Soeparno menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Kota Bogor.

Kegiatan yang dihadiri peserta dari berbagai elemen masyarakat tersebut berlangsung di Aula Pertemuan Balekambang, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat, 27 Februari 2026.

H. Eddy Soeparno memaparkan, sebagai wakil rakyat mereka yang ditugaskan untuk mensosialisasikan pilar-pilar penting kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Ketetapan MPR RI, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

“Empat pilar ini bertujuan supaya Negara Indonesia tidak mudah terpecah belah dan runtuh dalam menghadapi berbagai masalah, dan harus tetap selalu menjaga persatuan dan kesatuan toleransi dalam perbedaan serta peduli terhadap sesama,” jelasnya.

Menurut Eddy, kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI mempunyai tujuan di antaranya, untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan Ketetapan MPR.

Selain itu, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya seluruh penyelenggara pemerintah dan diharapkan agar masyarakat memahami serta menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

“Implementasi empat pilar kebangsaan harus terus digelorakan terhadap semua kalangan. Mulai dari tokoh masyarakat hingga generasi muda,” pungkasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer