Parlementaria
Perpadi Kota Bogor Dilantik, Dewan Zenal Abidin Dorong Kolaborasi dengan BUMD
KlikBogor – Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin, menghadiri acara pelantikan pengurus DPC Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Kota Bogor di Aula Serbaguna DPRD Kota Bogor pada Kamis 22 Januari 2026.
Dalam kesempatan ini, Zenal menekankan peran strategis Perpadi dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kota Bogor.
Zenal mengapresiasi terbentuknya wadah bagi para pelaku usaha dan petani. Menurutnya, kehadiran Perpadi akan sangat membantu pemerintah daerah dalam mengelola sektor pangan, khususnya dalam menjamin ketersediaan stok beras bagi masyarakat.
Salah satu poin penting yang disampaikan Zenal adalah peluang kolaborasi antara Perpadi dengan BUMD Kota Bogor.
Oleh karena itu, ia mendorong adanya sinergi dengan Perumda Pasar Pakuan Jaya untuk mendukung program strategis nasional.
”Ini sangat membantu, terutama mungkin bisa melalui jalur kerja sama dengan BUMD PD Pasar. Ini sangat membantu juga program-program untuk pemasok MBG (Makan Bergizi Gratis). Nah, itu sebagai tambahan cadangan beras di Kota Bogor,” ujarnya.
Meskipun Kota Bogor merupakan kawasan urban, Zenal mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat lahan sawah produktif yang harus dipertahankan.
Lembaganya akan terus mengawal keberadaan lahan tersebut melalui peraturan daerah yang sudah ada agar petani dan lahan sawah tidak tergerus pembangunan.
Zenal juga berharap Perpadi dapat menjadi mitra strategis dalam memastikan cadangan beras tetap aman.
(ckl/hrs)
Parlementaria
DPRD Dorong Kampung Batik Cibuluh jadi Wisata Edukasi Internasional
KlikBogor – Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menerima audiensi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) University bersama University of British Columbia (UBC) Kanada di Gedung DPRD Kota Bogor pada Senin, 25 Mei 2026.
Dalam pertemuan itu membahas potensi, evaluasi, serta solusi untuk mengembangkan salah satu destinasi wisata edukasi dan budaya, yaitu Kampung Batik Cibuluh yang terletak di Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil mengungkapkan, rasa bangga atas kehadiran para akademisi dan mahasiswa internasional dari University of British Columbia. Menurutnya, kolaborasi lintas negara ini membawa dampak positif yang besar bagi Kota Hujan.
”Kami merasa sangat terhormat dapat menerima tamu internasional kami dari British Columbia University, khususnya para mahasiswa yang hadir di sini untuk belajar, bertukar gagasan, dan merasakan kehidupan sosial, budaya, serta pemerintahan di Kota Bogor,” ujar Adityawarman.
Ia menambahkan bahwa kunjungan ini sangat bermakna karena mampu mempererat persahabatan, membangun saling pengertian, hingga mendorong kerja sama lintas negara, budaya, dan generasi.
Baca juga: Dewan Fetty Anggraenidini Kawal Ketat Pendaftaran Sekolah Maung
Terlebih lagi, momentum kunjungan ini berdekatan dengan Hari Jadi Bogor (HJB). Ia menjelaskan, Kota Bogor memiliki sejarah yang sangat kaya, semangat pendidikan, keberagaman budaya, keindahan alam, serta keramahan masyarakat.
Keunggulan-keunggulan itulah yang akan dirasakan langsung oleh para mahasiswa asing selama berada di Bogor, mengingat kota ini akan memperingati hari jadinya yang ke-544 pada 3 Juni mendatang.
”Kami percaya kunjungan ini dapat menjadi kesempatan berharga untuk membangun hubungan yang bermakna, memperluas wawasan, serta mendorong kerja sama di masa depan dalam bidang pendidikan, budaya, pengembangan masyarakat, dan tentu saja persahabatan internasional,” imbuhnya.
Ketua Departemen Ilmu Ekonomi IPB, Tony Irawan memaparkan bahwa hasil dari kegiatan rutin pendampingan lapangan yang dilaksanakan sejak 1 Mei hingga 30 Mei. Ia menyoroti sejumlah tantangan penting yang dihadapi oleh para pengrajin di Kampung Batik Cibuluh.
Berdasarkan hasil evaluasi dampak yang dilakukan timnya, persoalan fasilitas parkir bagi wisatawan dan pengelolaan limbah sisa produksi batik masih menjadi kendala utama yang sudah teridentifikasi sejak tahun lalu.
Baca juga: Pembunuh Wanita di Jalan Sholeh Iskandar Bogor Terancam 20 Tahun Penjara
Selain itu, para pengrajin lokal juga memiliki keinginan kuat untuk memiliki sebuah galeri bersama sebagai pusat pemasaran produk.
Merespons kendala tersebut, Tony mengungkapkan bahwa pihak DPRD Kota Bogor menyambut baik dan langsung memberikan solusi taktis.
DPRD menyarankan adanya koordinasi intensif dengan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Bogor guna menganggarkan pembangunan galeri bersama tersebut. Diharapkan, program khusus ini dapat terealisasi dan masuk ke dalam penganggaran di tahun yang akan datang.
Selain mengevaluasi Kampung Batik Cibuluh, Tony juga membeberkan rencana keberlanjutan program pengabdian masyarakat ini untuk tahun depan.
Ia menyebutkan, ternyata di Kota Bogor ada alternatif fokus kegiatan tahun depan ke wilayah lain, yakni pengembangan Kampung Organik yang terletak di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan.
Melalui sinergi antara legislatif, akademisi lokal, dan institusi internasional ini, pengembangan kawasan wisata berbasis pemberdayaan masyarakat di Kota Bogor diharapkan dapat berjalan lebih optimal, terstruktur, dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi warga setempat.
(rls/hrs)
Parlementaria
Dewan Fetty Anggraenidini Kawal Ketat Pendaftaran Sekolah Maung
KlikBogor – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat akan mengawal ketat peluncuran dan pendaftaran program Sekolah Maung di wilayah Jawa Barat, khususnya di Kota Bogor, untuk memastikan kesiapan kurikulum dan teknis pelaksanaan program unggulan tersebut.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Fetty Anggraenidini saat menanggapi rencana pendaftaran program Sekolah Maung yang akan dibuka di SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 3 Kota Bogor. Program Sekolah Maung akan mulai membuka pendaftaran di Kota Bogor pada 25 hingga 29 Mei 2026.
Baca juga: Sekolah Maung di Kota Bogor Segera Dibuka, DPRD Dorong Kuota Domisili
Menurutnya, Komisi V terus melakukan pengawasan intensif, mulai dari lini pematangan kurikulum hingga skema pendaftaran peserta didik baru.
“Kita dari Komisi V terus melakukan pengawasan, terutama bagian kurikulum yang akan diadakan di Sekolah Maung dan bagaimana pendaftaran, juga bagaimana flow atau alur dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh para peserta didik,” ucapnya, Senin, 25 Mei 2025.
Ia menekankan pentingnya persiapan yang matang agar program ini tidak terkesan dipaksakan. Pengawasan ketat ini sengaja dilakukan demi mengantisipasi hadirnya kurikulum yang belum siap atau prematur akibat regulasi yang terburu-buru.
“Kita harus terus awasi sehingga jangan sampai Sekolah Maung kurikulumnya prematur dan terburu-buru. Jadi, memang harus kita kawal terus, baik di Disdik (Dinas Pendidikan) maupun di sekolah-sekolah di Jawa Barat, terutama di Kota Bogor,” tegasnya.
Baca juga: Diduga Lompat dari Jembatan di Panaragan, Pemuda Meninggal
Lebih lanjut, ia berharap agar seluruh proses transisi dan pelaksanaan program baru ini dapat berjalan dengan aman tanpa hambatan, serta mampu merealisasikan visi bersama antara pihak legislatif dan eksekutif.
“Bagaimana perjalananya berjalan lancar, smooth dan bisa sesuai dengan harapan dari kita semua, harapan dari Pak Gubernur maupun dari DPRD Provinsi Jawa Barat. Dalam hal ini, kita harus kawal program ini jangan sampai mandek di tengah-tengah, dan tidak hanya pendaftaran, begitu juga pelaksanaannya,” ungkapnya.
(rls/hrs)
Berita
Door to Door, DPRD dan Pemkot Bogor Antar Bantuan Pendidikan ke Warga
KlikBogor – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam program bantuan pendidikan bagi masyarakat.
Program ini difokuskan pada pemberian beasiswa sarjana (S1), penebusan ijazah yang tertahan di sekolah, serta pengentasan anak putus sekolah melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Sebagai bentuk komitmen nyata, legislatif dan eksekutif di Kota Hujan mendatangi langsung warga penerima bantuan pendidikan tersebut secara door to door.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Fajar Muhamad Nur, Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Achmad Aswandi, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor Herry Karnadi, dan Camat Bogor Utara Riki Robiansah.
Baca juga: Sekolah Maung di Kota Bogor Segera Dibuka, DPRD Dorong Kuota Domisili
Wakil Wali Kota Bogor menjelaskan, aksi kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 untuk memberikan dampak langsung serta kado yang bermanfaat bagi masyarakat.
”Saya turun ke lapangan bersama Kadisdik, didampingi juga dari DPRD Ketua Komisi IV Pak Fajar. Alhamdulillah dari kemarin kita dalam rangka HJB coba terus memberikan kado-kado positif, kado-kado yang bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya, Jumat, 22 Mei 2026.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan mengunjungi beberapa titik di wilayah Kecamatan Bogor Utara. Lokasi pertama berada di Kampung Kalibata, Kelurahan Bantarjati, untuk menyerahkan beasiswa S1 IBIK kepada mahasiswa atas nama Muhammad Haiqal Zamhuri. Mereka memastikan bantuan tersebut menjamin biaya kuliah penerima manfaat hingga lulus.
Selanjutnya, mereka bergerak ke Kampung Warung Jambu, Kelurahan Bantarjati, untuk menyerahkan ijazah yang sempat tertahan kepada Siti Fadia Sanjaya.
Tak hanya itu, peninjauan juga dilakukan bagi peserta didik program sekolah paket PKBM atas nama Frenty Nasya Putri dan M. Rangga Nias di Kampung Kebon Karet, Kelurahan Cimahpar.
Jenal mengungkapkan bahwa Pemkot Bogor memastikan hak pendidikan anak-anak di Kota Bogor terpenuhi dengan baik.
Ia menambahkan bahwa sebelumnya telah dilaksanakan Gebyar PKBM yang berhasil menjaring dan menampung 544 murid putus sekolah untuk kembali melanjutkan pendidikan secara gratis sampai mendapatkan ijazah.
Baca juga: 544 Peserta Didik di Bogor Timur Ikuti Pendidikan Gratis Lewat PKBM
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor menyampaikan apresiasi tinggi terhadap keseriusan Pemkot Bogor. Fajar Muhamad Nur menegaskan bahwa DPRD Kota Bogor siap mengawal, mengamankan, dan mendukung penuh program ini agar terus menjadi program prioritas utama ke depan.
Menurutnya, sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif ini merupakan bukti otentik bahwa seluruh elemen pemerintahan di Kota Bogor menaruh perhatian serius pada penuntasan problem mendasar di sektor pendidikan.
”Langkah nyata, Pemkot Bogor serius untuk menuntaskan masalah pendidikan. Yaitu pelunasan ijazah dan juga beasiswa untuk mahasiswa. Kami di DPRD siap mendukung penuh menjadi program pemerintah, program prioritas,” ujarnya.
Politisi NasDem tersebut juga berharap agar alokasi anggaran dan jangkauan program jaminan pendidikan ini terus ditingkatkan serta dioptimalkan pada tahun-tahun anggaran berikutnya, sehingga tidak ada lagi anak usia sekolah di Kota Bogor yang terhambat masa depannya karena kendala biaya.
”Ke depan kami berharap memang program-program terkait dengan pendidikan ini ya dapat ditingkatkan dan dioptimalkan,” katanya.
(ckl/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi7 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Berita11 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Opini1 tahun agoFenomena Kang Dedi Mulyadi (KDM): Pendekar Penjaga Alam
