Connect with us

Berita

Maryati Donna Hasanah Terpilih Jadi Ketua Kadin Kota Bogor

Published

on

Maryati Donna Hasanah Terpilih Jadi Ketua Kadin Kota Bogor
Maryati Donna Hasanah terpilih sebagai Ketua Kadin Kota Bogor dalam Muskot VIII yang digelar Caretaker Kadin Kota Bogor. Dok. Istimewa.

KlikBogor – Caretaker Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor menggelar Musyawarah Kota (Mukota) VIII. Mukota dengan agenda pemilihan ketua baru untuk periode 2025-2030 digelar di Hotel Grand Pangrango, Senin 13 Januari 2025.

Ketua Caretaker Kadin Kota Bogor, Nizar Sungkar menyampaikan, Mukota ke-VIII menjadi momentum penting bagi dunia usaha di Kota Bogor untuk menyusun strategi mendukung pembangunan ekonomi daerah sekaligus mempererat kemitraan dengan pemerintah.

“Mukota ini bertujuan memperkuat struktur organisasi Kadin Kota Bogor sekaligus memilih ketua baru untuk periode 2025-2030. Selain itu juga, Mukota ini menjadi langkah awal untuk menjalin kemitraan yang lebih baik dengan pemerintah dan mendorong sinergitas antara Kadin dan pemerintah dalam menggerakkan perekonomian Kota Bogor,” kata Nizar.

Ditempat yang sama, Ketua Caretaker Kadin Jawa Barat, Agung Suryamal Sutisna, memberikan apresiasi atas keberhasilan penyelenggaraan Mukota yang dinilai cepat dan tepat sasaran.

“Mukota bukan sekadar acara rutin, melainkan langkah strategis untuk memastikan Kadin tetap relevan dan berkontribusi optimal dalam pembangunan ekonomi. Kadin harus berada dalam satu frekuensi dengan pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga 8%,” ucap Agung.

Sementara, Ketua OC Mukota, Anton Rivaldi menyatakan bahwa acara ini menjadi forum evaluasi kinerja sekaligus penentuan langkah strategis Kadin ke depan.

“Mukota ini mengusung tema ‘Bersama Kadin Mewujudkan Pilar Ekonomi Kota Bogor’ sebagai wujud komitmen untuk menjadikan Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dan dunia usaha dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” jelas Anton.

Anton mengungkapkan, dalam Mukota VIII Kadin Kota Bogor peserta yang hadir sebanyak 100 orang terdiri dari pengurus Kadin, anggota asosiasi, pelaku usaha, serta mitra strategis lainnya.

“Saya juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak dalam menyukseskan acara ini. Dan saya berharap dengan adanya kepemimpinan baru ini dapat menjalankan program kerja sesuai AD/ART Kadin dan membawa dampak positif terhadap perekonomian Kota Bogor,” ungkapnya.

Mukota VIII Kadin Kota Bogor dihadiri Ketua Caretaker Kadin Jawa Barat, Agung Suryamal Sutisna, Ketua Caretaker Kadin Kota Bogor, Nizar Sungkar didampingi Ketua OC dan SC, Pj Wali Kota yang diwakili Kabag Adbang Setda Kota Bogor Lia Kania Dewi, perwakilan Kodim 0606/ Kota Bogor dan perwakilan denpom III/1 Bogor.

Diketahui, selama pendaftaran dibuka, terdapat tiga orang yang mendaftar sebagai calon ketua Kadin Kota Bogor, di antaranya Najamudin, Rizki Argoebie, dan Maryati Donna Hasanah.

Dalam Mukota ini Maryati Donna Hasanah terpilih sebagai Ketua Kadin Kota Bogor periode 2025-2030, mengalahkan Rizky Argoebi dan Nazamudin.

“Saya menyampaikan tekad untuk menjadikan Kadin Kota Bogor sebagai organisasi yang solid dan visioner, mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif, serta mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkas Ketua Kadin Kota Bogor terpilih, Maryati Donna Hasanah dalam sambutannya.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Tragedi Kebakaran di Tegallega, Wali Kota Minta Warga Waspadai Kebocoran Tabung Gas

Published

on

By

Tragedi Kebakaran di Tegallega, Wali Kota Minta Warga Waspadai Kebocoran Tabung Gas
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan kesedihannya atas peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, terlebih karena memakan korban jiwa.

Diketahui, kebakaran yang melanda tiga unit rumah kontrakan pada Kamis malam, 5 Maret 2026 ini mengakibatkan seorang balita berusia 1 tahun 4 bulan meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka bakar.

Dedie Rachim mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan tabung gas di rumah tangga.

“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih waspada dan memastikan kondisi tabung serta regulator gas aman digunakan,” ucap Dedie Rachim.

Baca juga: Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi tabung gas, selang, dan regulator, serta memastikan tidak ada bau gas yang menyengat di dalam rumah.

Apabila tercium bau gas, warga diminta segera mematikan sumber api, membuka ventilasi, dan tidak menyalakan peralatan listrik untuk menghindari percikan api.

Selain itu, warga juga diminta menggunakan perlengkapan gas yang memenuhi standar keamanan serta segera mengganti jika ditemukan kerusakan pada selang maupun regulator.

Peristiwa ini menjadi alarm penting bagi masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan gas di rumah tangga guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar

Published

on

By

Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar
Petugas pemadam kebakaran tengah mengevakuasi korban kebakaran di Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kamis, 5 Maret 2026 malam. Foto: tangkapan layar video Damkar Kota Bogor.

KlikBogor – Kebakaran melanda tiga unit rumah warga di Jalan Babakan Sirna, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis, 5 Maret 2026 malam.

Dalam peristiwa tersebut, seorang balita berusia 1,4 tahun dilaporkan meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka bakar.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, menjelaskan kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 19.25 WIB.

Menerima laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran  langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.

Setelah berjibaku sekitar 20 menit melakukan penyemprotan air, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Ade mengungkapkan, berdasarkan data sementara, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas saat pemilik rumah tengah tertidur.

“Menurut pelapor kebakaran terjadi karena kebocoran tabung gas dan pemilik rumah sedang tertidur (laporan sementara),” katanya.

Pada saat itu, api yang dengan cepat membesar kemudian merembet ke bangunan di sekitarnya. Akibatnya, tiga unit rumah terbakar.

Kebakaran juga mengakibatkan seorang balita berinisial Z (1 tahun 4 bulan) meninggal dunia dan dua warga lainnya berinisial RJ dan SM mengalami luka bakar.

Para korban setelah dievakuasi oleh petugas pemadam kemudian dibawa ke Rumah Sakit PMI untuk penanganan lebih lanjut.

Ade mengatakan, penanganan kebakaran ini melibatkan lima unit mobil pemadam kebakaran serta petugas dari Mako Sukasari, Pos Yasmin, dan Pos CIbuluh.

“Untuk kerugian materi (akibat kebakaran) diperkirakan Rp50 juta,” katanya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Proyek PSEL Bogor Raya Masuk Tahap Akhir Lelang

Published

on

By

Proyek PSEL Bogor Raya Masuk Tahap Akhir Lelang
Pertemuan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dengan Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir di Gedung Danantara, Jakarta. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, membahas proses akhir lelang pengembang program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya di Gedung Danantara, Jakarta.

Dedie Rachim menyampaikan bahwa proyek PSEL merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mendukung kebijakan nasional terkait pengembangan energi baru dan terbarukan sekaligus menyelesaikan persoalan persampahan secara berkelanjutan.

Sesuai Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, terang Dedie Rachim, pemerintah menargetkan produksi listrik dari sumber energi baru dan terbarukan dapat dicapai melalui program PSEL.

“Kota Bogor masuk dalam batch pertama bersama empat kota lainnya yang ditunjuk pemerintah pusat,” ujarnya menambahkan, pada Kamis, 5 Maret 2026.

Berbagai persiapan teknis untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan lancar dan meminimalkan kendala di lapangan disebut turut dibahas dalam pertemuan tersebut.

Baca juga: Pemkab-Pemkot Bogor Teken  Kerja Sama Kelola TPAS Galuga Menuju PSEL

Ia menegaskan pentingnya kesiapan lahan dan dukungan teknis sejak awal agar proyek strategis nasional ini dapat segera direalisasikan.

Menurutnya, PSEL tidak hanya menjadi solusi pengelolaan sampah, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan energi daerah.

Sementara itu, Direktur Investasi Danantara, Fadli Rahman, menyampaikan bahwa pertemuan berlangsung sangat produktif dan fokus pada aspek teknis lapangan. Salah satu yang dibahas adalah kesiapan lahan calon lokasi pembangunan instalasi PSEL, termasuk proses land clearing serta pekerjaan cut and fill.

Pihaknya berkomitmen mendukung percepatan proyek PSEL Bogor Raya sebagai bagian dari investasi strategis di sektor energi bersih dan pengelolaan lingkungan.

Melalui proyek PSEL ini, Pemerintah Kota Bogor berharap dapat mengurangi beban TPA, meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah, serta menghasilkan energi listrik ramah lingkungan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer