Connect with us

Serba Serbi

Ikan Sapu-Sapu Disarankan jadi Pupuk Cair Tanaman Hias

Published

on

Ikan Sapu-Sapu Disarankan jadi Pupuk Cair Tanaman Hias
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Chatgpt.

KlikBogor – Pembasmian ikan sapu-sapu (pleco) di perairan DKI Jakarta dinilai sebagai langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Namun, di balik upaya tersebut, terdapat peluang pemanfaatan yang belum banyak dioptimalkan.

Guru Besar Teknologi Hasil Perikanan IPB University, Prof Mala Nurilmala menekankan bahwa hasil pembasmian seharusnya tidak berakhir menjadi limbah semata.

Ia mendorong agar ikan sapu-sapu diolah menjadi produk bernilai guna, salah satunya pupuk cair untuk tanaman hias. Menurutnya, pendekatan ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu menghadirkan nilai tambah dari hasil pengendalian spesies invasif.

“Sebaiknya ikan sapu-sapu dimanfaatkan untuk pupuk cair tanaman hias. Memang tidak bisa digunakan lagi untuk makhluk hidup karena berada di perairan yang sangat tercemar oleh logam berat,” ujar Prof Mala dalam keterangannya dikutip Jumat, 1 Mei 2026.

Ia menjelaskan, ikan sapu-sapu yang hidup di sungai-sungai Jakarta berisiko tinggi terpapar logam berat. Kondisi ini membuatnya tidak aman untuk dikonsumsi manusia maupun dimanfaatkan sebagai pakan ternak, karena berpotensi menimbulkan akumulasi zat berbahaya dalam rantai makanan.

“Ikan dari perairan tercemar tidak hanya berisiko bagi manusia, tetapi juga jika digunakan sebagai pakan ternak. Logam beratnya bisa terakumulasi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut tidak berlaku bagi ikan sapu-sapu yang hidup di perairan bersih. Dalam lingkungan yang tidak tercemar, ikan ini pada dasarnya masih dapat dimanfaatkan sebagaimana ikan pada umumnya.

Lebih jauh, Prof Mala menyoroti sifat adaptif ikan sapu-sapu yang membuat populasinya sulit dikendalikan. Tanpa adanya keseimbangan ekosistem dan predator alami, spesies ini dapat berkembang pesat, mendominasi habitat, serta mengancam keberadaan ikan lokal.

“Sebenarnya ikan ini bisa membantu menyerap logam di perairan. Namun karena ekosistemnya tidak seimbang, populasinya menjadi sangat banyak dan berdampak negatif,” tuturnya.

Dalam konteks tersebut, pemanfaatan ikan sapu-sapu menjadi pupuk tanaman hias dinilai sebagai solusi yang lebih bijak dibandingkan penguburan. Selain memberikan manfaat, langkah ini juga dapat mengurangi potensi penumpukan limbah organik yang sulit terurai, mengingat struktur tubuh ikan sapu-sapu yang relatif keras.

Dengan pendekatan inovatif ini, pembasmian ikan sapu-sapu tidak hanya berhenti sebagai upaya pengendalian populasi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari solusi berkelanjutan mengubah persoalan lingkungan menjadi peluang yang bernilai bagi masyarakat.

(rls/hrs)

Continue Reading
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Pansus LKPj Minta PAD Kota Bogor Digenjot Tembus Rp2 Triliun

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serba Serbi

Pasar Bersih Jambu Dua jadi Laboratorium UMKM Kuliner Kota Bogor

Published

on

By

Pasar Bersih Jambu Dua jadi Laboratorium UMKM Kuliner Kota Bogor
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat melakukan kunjungan ke Pasar Bersih Pasar Jambu Dua, Sabtu, 19 September 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Pasar Induk Jambu Dua bertransformasi menjadi Pasar Bersih Jambu Dua kini tidak hanya menjadi pusat perdagangan bahan pangan, tetapi juga berkembang menjadi laboratorium UMKM kuliner Kota Bogor.

Selain menyediakan fasilitas pasar basah untuk buah, sayur, dan berbagai bahan makanan, Pasar Bersih Jambu Dua juga dilengkapi dengan sentra kuliner UMKM yang kini menjadi salah satu lokasi kuliner yang tengah viral dan ramai dikunjungi masyarakat Jabodetabek dan sekitarnya.

Difasilitasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama investor dan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), para pedagang kecil yang bergabung di Pasar Bersih Jambu Dua terus tumbuh dan berkembang.

Success story tersebut terlihat dari bagaimana Pemkot Bogor menghadirkan ruang pemberdayaan bagi pelaku UMKM dengan merangkul berbagai potensi untuk masuk, maju, dan berkembang bersama.

Baca juga: Komisi IV Soroti Anggaran BPJS, Tambahan Belum Seimbang dengan Kebutuhan

Dalam kunjungannya pada Sabtu, 19 September 2026, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim berbincang dengan sejumlah pedagang. Ia menemukan kisah para pelaku UMKM kuliner yang mencoba bangkit dari keterpurukan ekonomi setelah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan menemukan passion baru di bidang kuliner melalui lapak usaha di Pasar Bersih Jambu Dua.

“Pelaku UMKM ini salah satunya ada yang mengalami PHK. Melihat peluang di Pasar Jambu Dua, daya juangnya kembali bangkit. Padahal kita tahu, PHK itu satu kondisi yang berat bagi perekonomian seseorang. Banyak dari mereka yang ingin bangkit, tetapi kalau harus berusaha dengan menyewa tempat atau ruko di mal pasti akan semakin berat. Makanya kita fasilitasi di sini dengan memberikan insentif,” ujar Dedie Rachim dikutip Minggu, 20 September 2026.

Melalui model pemberdayaan UMKM dengan menyediakan fasilitas sentra kuliner di Pasar Bersih Jambu Dua, Pemkot Bogor bersama investor dan Perumda PPJ memberikan dukungan melalui skema insentif bagi para pelaku usaha.

“Ini adalah wujud nyata keberpihakan dan kepedulian bahwa mereka tidak sendiri. Ada pemerintah yang hadir menemani, merangkul untuk bangkit, berusaha, dan berkembang,” katanya.

Baca juga: Pusat Kuliner Pasar Jambu Dua Dibuka, Pengunjung 1.800 Orang Sehari

Menurut Dedie Rachim, model pemberdayaan tersebut diberikan kepada para pelaku usaha rintisan atau startup yang baru memulai usaha dengan skala terbatas.

“Jadi modelnya itu pemerintah memberikan insentif kepada startup, kepada mereka yang baru mulai belajar usaha dengan model terbatas. Karena untuk berkembang dan maju, modal yang terbatas itu harus dibarengi dengan risiko yang kecil. Makanya kita bantu dengan insentif. Asalkan ada kemauan, tenaga, dan kesempatan yang sama diberikan kepada mereka yang mau berusaha bangkit,” jelasnya.

Pasar Bersih Jambu Dua sebagai laboratorium UMKM kuliner juga membuka peluang bagi daerah lain di Indonesia untuk mempelajari konsep dan pengelolaan serupa.

Konsep tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak PHK atau pekerja yang ingin beralih menjadi pengusaha, tetapi juga bagi masyarakat yang ingin memperbaiki perekonomian melalui penguatan ekonomi kerakyatan.

“Artinya, modal kebersamaan ini yang bisa membuat segala mimpi itu terwujud. Dengan usaha bersama secara kolektif, laboratorium UMKM kuliner ini dapat tumbuh, maju, dan berkembang,” pungkasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Pusat Kuliner Pasar Jambu Dua Dibuka, Pengunjung 1.800 Orang Sehari

Published

on

By

Pusat kuliner UMKM resmi dibuka di Pasar Jambu Dua Kota Bogor, pada Kamis, 17 September 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Pusat kuliner UMKM resmi dibuka di Pasar Jambu Dua Kota Bogor, pada Kamis, 17 September 2026. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya atas pembukaan sentra kuliner ini setelah melalui proses persiapan selama kurang lebih empat bulan.

Saat ini, tercatat ada sekitar 184 tenan yang berpartisipasi dan menyedot perhatian antusiasme masyarakat dari berbagai wilayah Jabodetabek hingga Sukabumi, Jawa Barat.

“Pasar kuliner Jambu Dua ini adalah berkat doa dan kesabaran kita semua. Respons dari para pedagang sangat positif karena tarif sewa yang masih terjangkau dalam masa promosi,” ujar Dedie Rachim usai menghadiri peresmian dan syukuran bersama ini.

Meski demikian, ia memberikan beberapa catatan evaluasi kepada pihak pengelola terkait kenyamanan pengunjung, seperti penataan ulang tata letak meja, perbaikan sirkulasi udara, penambahan penerangan malam, hingga penyediaan hiburan musik akustik.

“Banyak pengunjung yang rela berjuang naik kereta jauh-jauh dari Jakarta, Tangerang, atau Sukabumi. Jadi tempatnya harus representatif. Kalau perlu tembok yang mengganggu dibongkar dan diratakan agar sirkulasi udara dan suasana pasar makin ramah bagi semua orang,” katanya.

Baca juga: PSEL Bogor Raya di Galuga Dibangun, Kelola Sampah 1.500 Ton Sehari

Sementara itu, Dirut PT BAM, HM Ages menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan para pelaku UMKM lokal dengan menjaga harga sewa tetap terjangkau.

“Harga promosi kemarin Rp1 juta untuk tiga bulan, los ya. Saat ini ada tambahan Rp200 ribu per bulan agar tetap terjangkau oleh UMKM,” jelasnya.

Ages menambahkan, dari total kapasitas yang ada, masih tersedia sekitar 400 unit kios dan los kosong yang siap menampung para pelaku UMKM baru.

Suasana Pusat Kuliner UMKM Pasar Jambu Dua, Kota Bogor. Foto/Istimewa

Pihak pengelola juga terus melakukan pembenahan fasilitas pendukung, mulai dari pemasangan kipas angin berukuran besar untuk mengatasi udara panas, penyediaan smoking area khusus, hingga perluasan lahan parkir seluas 3.000 meter persegi melalui proses cut and fill.

Sejak difungsikan sebagai pusat kuliner, tingkat kunjungan ke Pasar Jambu Dua melonjak drastis hingga mencapai rata-rata 1.800 pengunjung per hari, terutama pada akhir pekan.

Kehadiran sentra kuliner ini turut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bogor dan Perumda Pasar Pakuan Jaya yang mewajibkan jajaran ASN untuk rutin berbelanja di produk-produk UMKM setempat.

Baca juga: Pasar Jambu Dua Tak Sekedar Pasar Tradisional, Kini jadi Pusat Kuliner

Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Jenal Abidin menyampaikan rasa syukur lantaran Pasar Jambu Dua kini telah aktif dan ramai dikunjungi masyarakat. Ia juga menyebut, banyak pedagang yang menunjukkan minat untuk berjualan di pasar tersebut.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung dan membantu meramaikan Pasar Jambu Dua, khususnya Wali Kota Bogor yang dinilai telah memberikan dukungan terhadap upaya Perumda Pasar Pakuan Jaya dalam mengembangkan pasar tersebut.

“Kami apresiasi juga untuk semua pihak, dan saya ucapkan banyak terima kasih, khususnya kepada Pak Wali Kota Bogor yang sudah men-support perjuangan kami untuk bagaimana bisa meramaikan pasar ini,” ujarnya.

Jenal juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, serta insan pers yang turut membantu membesarkan Perumda Pasar Pakuan Jaya, khususnya Pasar Jambu Dua.

(hrs/ckl)

Continue Reading

Serba Serbi

Batik Benang Raja Buka di Bogor, Bagikan 3.000 Produk Gratis

Published

on

By

Batik Benang Raja Buka di Bogor, Bagikan 3.000 Produk Gratis
Peresmian gerai Batik Benang Raja di Kota Bogor, Kamis, 17 September 2026. Foto/Istimewa

KlikBogor – Batik Benang Raja resmi memperluas jaringan bisnisnya ke wilayah Jawa Barat, dengan membuka gerai ke-14 di Kota Bogor, Kamis, 17 September 2026.

Gerai ini berlokasi di Jalan Raya Tajur, No. 68, Kelurahan Pakuan, Bogor Selatan ini menjadi cabang kedua di Jawa Barat, sekaligus langkah strategis perusahaan dalam memperkuat kehadiran batik lokal di kota-kota besar Indonesia.

​Peresmian dilakukan langsung oleh Pemilik Batik Benang Raja, Ariawan Santoso atau yang akrab disapa Ko King.

Baca juga: Pemkot Bogor Masih Siagakan 25 Petugas di TPAS Galuga 

Menurut Ko King, cabang ini menjadi wujud nyata komitmen Batik Benang Raja dalam melestarikan warisan budaya sekaligus memajukan industri fashion batik di Tanah Air.

Langkah ini, masih kata Ko King, menandai juga komitmen perusahaan untuk mendekatkan produk batik berkualitas kepada masyarakat Bogor dan sekitarnya.

“Menandai momen pembukaan tersebut, Batik Benang Raja Bogor membagikan 3.000 produk gratis kepada para pengunjung sebagai bentuk apresiasi dan perkenalan,” ungkap Ko King, kepada wartawan usai peresmian.

Baca juga: Dream Padel Kota Bogor Hadir dengan Fasilitas Lengkap, dari Olahraga hingga Kuliner

Tak hanya berfokus pada ekspansi bisnis, kehadiran gerai baru ini juga membawa misi pemberdayaan sosial. Batik Benang Raja berkomitmen melibatkan UMKM lokal serta membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.

​”Batik Benang Raja hadir dan tumbuh bersama masyarakat berkat dukungan yang terus mengalir. Oleh karena itu, kami ingin keberadaan gerai ini membawa dampak positif bagi perekonomian lokal,” ujar Ko King.

Masyarakat Bogor kini dapat mengunjungi gerai secara langsung untuk melihat beragam koleksi batik unggulan sekaligus menikmati promo spesial selama masa pembukaan.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer