Connect with us

Berita

Gerakan Selamatkan Pangan: Dorong Kolaborasi melalui Forum Multipihak

Published

on

Sosialisasi Gerakan Selamatkan Pangan dan Pembentukan Multi-Stakeholder Forum (MSF) Pangan Kota Bogor di Auditorium Bima Arya, Perpustakaan Kota Bogor, Selasa, 27 Mei 2025. Foto/istimewa.

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar kegiatan Sosialisasi Gerakan Selamatkan Pangan dan Pembentukan Multi-Stakeholder Forum (MSF) Pangan Kota Bogor di Auditorium Bima Arya, Perpustakaan Kota Bogor, Selasa, 27 Mei 2025.

Acara ini menjadi langkah konkret dalam menjawab tantangan ketahanan pangan di tengah pesatnya urbanisasi dan meningkatnya jumlah penduduk.

Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran “Aksi Sadar Kurangi Pangan Berlebih Kota Bogor (ASINAN BOGOR)” yang disusun bersama pemangku kepentingan sejak Maret 2025.

Kegiatan ini bertujuan membangun kesepahaman lintas sektor terhadap isu food loss dan food waste, serta mendorong terbentuknya forum multipihak pangan yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menyatakan “Kami DPRD sangat mendukung karena ini adalah aksi, usaha-usaha yang berorientasi pada pemeliharaan lingkungan dan pengurangan limbah.”

Sementara itu, Sekretaris DKPP Kota Bogor, Wina, menekankan bahwa Indonesia merupakan penghasil food waste terbesar kedua setelah Arab Saudi. Kerugian akibat ini diperkirakan mencapai triliunan rupiah dan perlu dicegah.

“Kerugian kita luar biasa, mencapai triliunan dan harus kita cegah. Ini merupakan masalah yang serius, kita perlu kerja sama lintas sektoral, kolaborasi pentahelix agar kebutuhan pangan Indonesia tercukupi,” ujar Wina.

Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari DKPP Provinsi Jawa Barat, Badan Pangan Nasional, dan Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP).

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Bogor, H. Soni Gumilar, menyebutkan, “Aksi Sadar Kurangi Pangan Berlebih (ASINAN) Bogor merupakan sebuah benchmark, meletakkan fondasi bahwa Pemerintah Kota Bogor akan melakukan kegiatan upaya selamatkan pangan.”

Soepriati dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyampaikan bahwa data dari Bapanas (2021) menunjukkan bahwa food loss dan waste Indonesia mencapai 115–184 kilogram per kapita per tahun.

“Urgensi kita untuk menyelamatkan pangan merupakan amanat dalam SDGs dan RPJMN, yakni mengurangi 50 persen food waste per kapita di tahun 2030,” paparnya.

Dari perspektif daerah, Eri Koswara dari DKPP Provinsi Jawa Barat menambahkan “Baru ada 6 kabupaten atau kota di Jawa Barat yang memiliki surat edaran aksi penyelamatan pangan yaitu Bupati Bogor, Wali Kota Cirebon, Sukabumi, Cimahi, Bogor, dan Bupati Bekasi.”

Sementara itu, David Ardhian dari Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) menekankan pentingnya kolaborasi. “Tanpa forum multipihak, kolaborasi lintas sektoral dan lintas kelompok, gerakan ini akan berhenti pada dimensi yang normatif saja. Membangun forum multipihak merupakan sebuah katalisator perubahan yang signifikan.”

Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk forum multipihak pangan yang menjadi wadah koordinasi dan inovasi lintas sektor, serta melahirkan kebijakan dan program aksi nyata penyelamatan pangan untuk Kota Bogor yang berkelanjutan dan tangguh.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

PWI Banten Terjunkan 5 Delegasi di Hari ke 6 Pencarian Jurnalis Hilang

Published

on

By

PWI Banten Terjunkan 5 Delegasi di Hari ke 6 Pencarian Jurnalis Hilang
PWI Provinsi Banten mengirim lima delegasi untuk ikut langsung dalam operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau,, Minggu, 13 September 2026. Foto/Istimewa

KlikBogor – Memasuki hari keenam pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau, PWI Provinsi Banten mengirim lima delegasi untuk ikut langsung dalam operasi pencarian, Minggu, 13 September 2026.

Lima delegasi tersebut yakni Herman dari PenaBanten.com, Raden Dede dari Siberindo.co, David Nababan dari Indosatunews.com, Herfa Al Jihad selaku Humas PWI Banten dari Berita-Rakyat.com, serta Yustinus Agus dari DistrikBantenNews.com.

Mereka bergabung dengan personel Ditpolairud Polda Banten untuk menyisir perairan Selat Sunda.

Kedatangan delegasi PWI Banten mendapat sambutan baik dari AKBP Capt. Sherly Anggraini. Kapten Sherly menyambut baik keikutsertaan delegasi PWI Banten yang turut bergabung dalam operasi pencarian.

Baca juga: PFI, PWI dan IJTI Bogor Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Kapten Sherly mengatakan, pencarian hari keenam diarahkan menuju wilayah perairan Ujung Kulon dengan waktu tempuh sekitar empat jam.

“Pencarian menuju arah Ujung Kulon. Kondisi cuaca akan terus dipantau. Jika cuaca tidak memungkinkan, tim harus segera melaporkan situasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Banten, Rian Nopandra diwakili Seksi Humas PWI Banten, Herfa yang turut serta ikut dalam pencarian bersama Ditpolairud mengatakan, keikutsertaan lima delegasi merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian insan pers terhadap rekan-rekan jurnalis yang masih dalam pencarian.

Baca juga: Motor Klasik Adu Cepat di Internasional Classic Bike Race Sentul

“Kami datang untuk ikut memberikan dukungan terhadap proses pencarian rekan-rekan kami. Ini adalah bentuk solidaritas sesama insan pers. Kami berharap lima wartawan dan tiga kru kapal segera ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Herfa.

Memasuki hari keenam, tim gabungan terus melakukan penyisiran dan memperluas area pencarian. Harapan untuk menemukan lima wartawan dan tiga kru kapal dalam keadaan selamat masih terus dijaga.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Petugas Sisir Titik Asap yang Berpotensi Picu Api di TPAS Galuga

Published

on

By

Petugas Sisir Titik Asap yang Berpotensi Picu Api di TPAS Galuga
Petugas tengah menangani titik yang mengeluarkan asap di area TPAS Galuga dengan menggunakan APAR, Sabtu, 12 September 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Petugas gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berjibaku melawan api yang masih menyala di area Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kabupaten Bogor.

Memasuki hari keenam pascakebakaran, api masih terlihat di sejumlah titik. Kepulan asap juga masih muncul dan berpotensi menimbulkan titik api baru.

Baca juga: Pakar IPB University Ungkap Bahaya Abu Vulkanik bagi Air dan Ikan

Untuk itu, dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta BPBD Kota Bogor menyisir sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap.

“Kami mencoba menggunakan APAR untuk melakukan pemadaman di titik-titik yang masih mengeluarkan asap. Kita coba urai dan kita semprot. Kita maksimalkan anggota yang ada,” kata Jenal, Sabtu, 12 September 2026.

Baca juga: Hebat! Pelajar SD di Bogor Bikin Detektor Asap Rokok 

Hingga larut malam, kata Jenal, petugas masih berjibaku memadamkan api yang tersisa. Saat ini, sekitar 2 hektare area masih terbakar.

Ia berharap api segera mereda. Menurutnya, seluruh potensi yang ada, mulai dari petugas, kesiapan alat, hingga dukungan moril, terus dimaksimalkan untuk membantu proses pemadaman.

“Kalau ditanya prediksi kapan padam, kita ingin segera. Dengan segala keterbatasan tentu kita mencoba melakukan upaya yang maksimal untuk pemadaman saat ini,” katanya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

GOR Pajajaran Ditarget Rampung 2027, Tahap II Kini Capai 35 Persen

Published

on

By

GOR Pajajaran Ditarget Rampung 2027, Tahap II Kini Capai 35 Persen
Pembangunan Stadion GOR Pajajaran Kota Bogor. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Pembangunan Stadion Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran terus digeber sampai saat ini yang memasuki tahap dua.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan penyelesaian keseluruhan area GOR Pajajaran akan selesai pada 2027 dengan pembangunan melalui tiga tahap.

“Dan tentunya tahun 2027 kita akan selesaikan seluruh rangkaian pembangunan GOR Pajajaran. Jadi, insyaallah di akhir 2027 GOR Pajajaran sudah bisa dipakai lebih representatif,” ujar Dedie Rachim saat olahraga bersama masyarakat di Lapangan Sempur dalam peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026, Sabtu, 12 September 2026.

Baca juga: Haornas 2026, 3 Tokoh Olahraga di Kota Bogor Diberi Penghargaan

Pemkot Bogor menyatakan akan terus mewujudkan pembangunan olahraga yang inklusif dan berkeadilan. Sehingga, anak-anak, pemuda, perempuan, laki-laki, lanjut usia, dan penyandang disabilitas harus memperoleh kesempatan yang setara untuk aktif bergerak, berolahraga, serta mengembangkan potensi diri.

“Insyaallah, kita terus membangun sarana dan prasarana olahraga,” kata Dedie Rachim menambahkan.

Saat ini, pembangunan lanjutan Stadion GOR Pajajaran sudah mencapai 35 persen pengerjaan.

“Alhamdulillah, on the track semua. Malah itu kita deviasi positif ya, walaupun kecil. Jadi, di atas target untuk saat ini. Penyelesaian akan selesai di Desember,” ujar Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana.

Baca juga: PFI, PWI dan IJTI Bogor Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Meski belum semua tahap selesai, akhir tahun ini GOR Pajajaran sudah bisa digunakan dan akan dimanfaatkan untuk pelaksanaan Porprov 2026.

Ia berharap masyarakat bisa ikut serta meramaikan dan mendukung pelaksanaan Porprov, di mana Kota Bogor menjadi tuan rumah.

“Iya, sudah bisa. Ada yang digunakan, track bisa, lapangan bola bisa. Yang nggak bisa digunakan tribunnya saja. Tapi tribun timur kan ada. Makanya akan dipakai buat Porprov, kemudian juga bisa untuk cabang panahan, drum band, dengan petanque. Jadi, masyarakat bisa menyaksikan langsung,” katanya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer