Connect with us

Berita

Jumat Sehat PWI Kota Bogor, Pj Wali Kota Apresiasi Kekompakan Wartawan 

Published

on

Jumat Sehat PWI Kota Bogor, Pj Wali Kota Apresiasi Kekompakan Wartawan 
Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari (tengah) usai mengikuti Jumat Sehat bersama wartawan di Sekretariat PWI Kota Bogor.

KlikBogor – Ada suasana berbeda dalam Jumat Sehat di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor. Kehadiran Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor Hery Antasari kian menambah antusias aktivitas olahraga yang digelar rutin setiap Jumat pagi itu.

Kegiatan Hery diawali dengan olahraga senam bareng dengan para wartawan yang dipandu instruktur senam dari KORMI Kota Bogor, yaitu Ketua ASKI Ratu Lita Hani.

Mereka mengikuti gerakan-gerakan senam begitu semangat hingga keringat jatuh bercucuran. Usai senam, dilanjutkan dengan sarapan menyantap bubur ayam.

Dalam bincang santai, Hery mengungkapkan, wartawan sudah tidak asing lagi baginya. Sejak meniti karir sebagai aparatur sipil negara (ASN) hingga saat ini menjabat Pj wali kota Bogor selalu berhubungan dengan tugas jurnalistik.

“Ketika saya jadi staf Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dulu di Jakarta, karena saya di biro persidangan dan juga di perhumasan, maka saya sering bertemu wartawan dulu di Imam Bonjol di Kantor Bappenas,” katanya, Jumat, 30 Agustus 2024.

Sejak saat itu, ia mengaku tak pernah lepas dari wartawan di mana pun, bahkan saat bertugas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

“Kalau boleh dicek ke Cimahi, ke Bandung, kemana-mana temen wartawan di seluruh daerah itu, Alhamdulillah hubungannya baik, karena saya selalu 24 jam siap menjawab, upami kaaos, upami teu kaaos, punten, (bahasa Sunda: kalau terbaca, kalau tidak terbaca, mohon maaf),” tutur Hery.

Ia menekankan dari dulu memang mempunyai prinsip, bahwa pentahelix bukan sekedar jargon, karena salah satunya dalam pentahelix adalah media.

Media juga, sambungnya, tidak hanya pemberitaan saja, tetapi dengan naungan PWI Kota Bogor diharapkan ada kerja bareng yang dilakukan dengan pemerintah.

“Kami berharap pentahelix ini punya program bareng yang melibatkan tidak hanya semata-mata masing-masing mengirim tugas koneksinya, akademisi, bukan hanya di urusan tugas akademika, kemudian juga masyarakat, semuanya bergabung, karena pemerintahan daerah yang baik, pemimpin yang baik itu kalau di era 4.0 kita bisa menggerakkan pentahelix  menyelenggarakan pembangunan, kegiatan, event sendiri, tanpa harus bergantung di leading oleh pemerintah, baik anggarannya, inisiasinya dan sebagainya,” paparnya.

Oleh karenanya, Hery berharap ke depan bisa lebih solid lagi saat ada kegiatan bareng dan sepanjang waktunya ada pasti menjadi prioritas untuk hadir.

“Undang saya terus kalau ada santai-santai seperti ini, karena buat saya ini healing dan banyak pembelajaran juga. Semoga PWI Kota Bogor tambah jaya, tambah kompak, tambah kondusif, tambah sejahtera, dan tambah kolaboratif dengan pemerintah kota Bogor,” ucapnya.

Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi menjelaskan bahwa Jumat Sehat merupakan bagian dari program rutin yang dilaksanakan setiap hari Jumat pagi.

Selain untuk mempererat silaturahmi antar wartawan, kegiatan ini utamanya ditujukan untuk meningkatkan kesehatan agar tubuh menjadi bugar.

Aldho sapaan akrabnya mengucapkan terima kasih kepada Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari yang sudah berkenan untuk hadir mengikuti Jumat Sehat bersama PWI Kota Bogor dan juga organisasi wartawan lainnya.

“Pak Pj kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh wartawan yang tergabung dalam PWI, tapi ada dari organisasi lainnya. Jadi ini adalah bentuk kesolidan kita teman-teman wartawan yang bisa meliput di Kota Bogor,” katanya.

Usai Jumat Sehat, dilakukan pengocokan arisan yang diikuti wartawan sebanyak 57 peserta. Arisan rutin ini dilaksanakan setiap Jumat dengan dua peserta setiap pengocokan. Hery Antasari mengapresiasi arisan yang digelar oleh para wartawan tersebut.

“Bagus ini ada arisan, jadi bukan hanya ibu-ibu saja arisan, ternyata kaum laki-laki para wartawan juga ngadain arisan. Ya, intinya esensi dari arisan ini adalah silaturahmi, menguatkan kekeluargaan dan kekompakan. Hebat, wartawan di PWI Kota Bogor bisa menabung dan rutin silaturahmi tiap hari Jumat,” pungkasnya.

Program Jumat Sehat yang digelar PWI Kota Bogor mendapat perhatian berbagai pihak, salah satunya dari PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) yang selalu mendukung kegiatan di PWI Kota Bogor.

Hadir juga anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PAN Safrudin Bima, Kepala Kesbangpol Adi Novan dan jajarannya serta Diskominfo Kota Bogor. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Baranangsiang: Dari Gerbang Kota jadi Pusat Pertumbuhan Baru

Published

on

By

Baranangsiang: Dari Gerbang Kota jadi Pusat Pertumbuhan Baru
Lurah Baranangsiang, Palahudin (kanan) saat pemaparan potensi wilayah di kantor Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Kelurahan Baranangsiang merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Bogor Timur, yang memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk Kota Bogor.

Letak geografis ini menjadikannya simpul penting dalam mendukung aktivitas ekonomi sekaligus mobilitas masyarakat, baik dari dalam maupun luar daerah.

Kelurahan ini dikenal memiliki sejumlah potensi unggulan, khususnya di sektor ekonomi dan transportasi. Keberadaan Terminal Penumpang Tipe A Baranangsiang yang terintegrasi dengan akses Tol Jagorawi menjadikan wilayah ini sebagai pusat pergerakan orang dan barang yang sangat strategis.

Sementara denyut ekonomi Baranangsiang terasa dari kawasan ini yang dipenuhi restoran dan kafe menjadikan magnet yang menarik bagi wisatawan dari luar kota.

Baca juga: Katulampa Punya Wahana Ngalun yang Kini Terus Dikembangkan

Lurah Baranangsiang, Palahudin, menyampaikan bahwa wilayahnya bukan sekadar jalur perlintasan, melainkan telah berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru di Kota Bogor.

“Baranangsiang bukan hanya sekadar perlintasan, tapi pusat pertumbuhan. Kami memiliki perpaduan antara kawasan hunian yang teratur, pusat komersial, dan sektor pendidikan yang kuat. Semua ini menjadi modal besar bagi kami untuk terus berkembang,” ujar Palahudin, Jumat, 17 April 2026.

Ia menjelaskan, keberadaan kawasan hunian elite seperti Baranangsiang Indah yang berdampingan dengan area komersial serta pusat pendidikan seperti Universitas Pakuan, menciptakan ekosistem wilayah yang lengkap dan dinamis.

Palahudin juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap tingginya partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Baca juga: Kota Bogor Menuju Porprov Jabar, 5 Ribu Lebih Atlet Siap Bertanding

Salah satu buktinya adalah prestasi RW05 Baranangsiang Indah yang berhasil meraih juara 2 dan 3 dalam kategori Pemukiman Teratur pada ajang Bogorku Bersih 2024.

Tak hanya itu, kontribusi aktif masyarakat juga turut mendukung keberhasilan Kota Bogor dalam meraih Piala Adipura, melalui sinergi kebersihan yang terjaga di setiap lingkungan RW.

Di sisi lain, pemberdayaan perempuan menjadi fokus utama melalui program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS).

Bahkan, RW09 terpilih mewakili Kota Bogor di tingkat Provinsi Jawa Barat dengan berbagai inovasi seperti pelatihan hidroponik dan peternakan ayam untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Ruko Mess Karyawan Katering di Kota Bogor Terbakar

Published

on

By

Petugas pemadam kebakaran tengah berjibaku memadamkan kebakaran ruko di Jalan Durian Raya, Kota Bogor. Dok. Damkar Kota Bogor.

KlikBogor – Sebuah ruko di Jalan Durian Raya, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, terbakar pada Jumat, 17 April 2026.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 07.08 WIB dan dilaporkan seorang karyawan katering.

Saat kejadian, imbuh Ade, ruko yang digunakan gudang atau mess karyawan katering tersebut dalam kondisi kosong. Ia menduga sumber api berasal dari lantai dua bangunan tersebut.

“Sumber api berasal dari lantai dua ruko, ruko dalam keadaan kosong karena hanya digunakan sebagai gudang atau mess karyawan catering,” katanya.

Baca juga: Lansia Hanyut di Cilebut Timur Ditemukan Meninggal Usai 5 Hari Pencarian

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian langsung berjibaku memadamkan api. Pemadaman api melibatkan empat unit mobil pemadam kebakaran.

“Situasi akhir berhasil dipadamkan. Lama pemadaman 20 menit,” ujarnya.

Ade memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp20 juga hingga Rp50juta.

Sementara ini untuk penyebab kebakaran belum diketahui, dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Lansia Hanyut di Cilebut Timur Ditemukan Meninggal Usai 5 Hari Pencarian

Published

on

By

Lansia Hanyut di Cilebut Timur Ditemukan Meninggal Usai 5 Hari Pencarian
Tim SAR gabungan tengah mengevakuasi korban hanyut di Sungai Ciliwung, Rabu, 15 April 2026. Dok. BPBD Kabupaten Bogor.

KlikBogor – Lansia laki-laki berinisial US (77), yang diduga hanyut terbawa arus Sungai Ciliwung di Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, akhirnya ditemukan.

Tim SAR gabungan menemukan korban pada Rabu, 15 April 2026 siang atau hari kelima pencarian dalam kondisi meninggal dunia.

Baca juga: Lansia 77 Tahun di Cilebut Timur Diduga Hanyut, SAR Lakukan Pencarian

Katim Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, menjelaskan korban ditemukan sejauh 21 kilometer dari lokasi awal dilaporkan hanyut.

“Korban sudah ditemukan pukul 11.30 WIB dengan jarak 21 km dalam keadaan meninggal dunia,” kata Andi, Kamis, 16 April 2026.

Baca juga: Puluhan Rumah Warga di Tegallega Diterjang Banjir Lintasan

Ia menambahkan, jasad korban saat ditemukan dalam posisi terlentang terlilit jala di pinggir Sungai Ciliwung dekat perumahan Taman Anyelir 3.

Setelah dievakuasi, jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor untuk dilakukan pemulasaraan.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer