Connect with us

Berita

Dari Tugu Kujang hingga Suryakencana, Aksi Bebersih Kota Bogor Diapresiasi Menteri LH

Published

on

Dari Tugu Kujang hingga Suryakencana, Aksi Bebersih Kota Bogor Diapresiasi Menteri LH
Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq memimpin apel Korve Kebersihan yang melibatkan ribuan peserta dalam menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Asri, di area parkiran mobil Botani Square, Kota Bogor, Senin, 16 Februari 2026. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi khusus kepada insan pers di Kota Bogor. Hal ini disampaikan dalam sambutan apel Korve Kebersihan yang melibatkan ribuan peserta dalam menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Asri, di area parkiran mobil Botani Square, Kota Bogor.

Menteri Hanif menyebutkan bahwa sinergi antara pemerintah dan awak media di Kota Bogor merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia.

Menurutnya, keterlibatan aktif wartawan dalam setiap aksi lingkungan menjadi pembeda yang membuat tata kelola kebersihan di Kota Hujan terus meningkat.

“Yang menjadi khusus kalau di Bogor ini adalah wartawannya. Wartawan satu-satunya yang setiap kali acara bebersih, mereka selalu hadir. Mudah-mudahan Bogor yang harmonis ini selalu bisa dipertahankan,” ujar Hanif di hadapan ribuan peserta aksi, Senin, 16 Februari 2026.

​Ia menegaskan bahwa aksi bersih-bersih dari kawasan Tugu Kujang hingga Suryakencana ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Republik Indonesia.

Hanif menekankan pentingnya Gerakan Nasional Indonesia Asri untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin kompleks. Ia juga meminta para pimpinan daerah dan tokoh masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam pengelolaan sampah.

“Bapak Presiden meminta kita untuk memimpin menyelesaikan sampah dari hulu. Kalau perlu, semua pimpinan yang hadir di sini merelakan diri menjadi ketua bank sampah di lokasinya masing-masing agar sampah Bogor ini selesai,” katanya.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, melaporkan bahwa antusiasme masyarakat dan berbagai elemen dalam aksi korve kali ini sangat luar biasa.

Meski koordinasi dilakukan dalam waktu singkat, tercatat lebih dari seribu peserta hadir untuk memutihkan jalanan Kota Bogor dengan aksi beberesih.

“Pemberitahuan baru kami terima kurang lebih pukul 16.00 sore kemarin, namun luar biasa antusiasme peserta pagi hari ini membludak mencapai 1.030 orang. Termasuk teman-teman media khususnya pwi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Pemkot Bogor berkomitmen untuk terus menekan timbulan sampah yang kini mencapai hampir 1.000 ton per hari melalui penguatan 30 unit TPS3R dan 170 bank sampah.

​Terkait upaya mempertahankan supremasi kebersihan, Wali Kota Bogor menyatakan optimismenya untuk kembali meraih Piala Adipura melalui kerja keras seluruh lapisan masyarakat.

Selain gerakan fisik, Bogor juga bersiap menjadi salah satu kota pertama yang menerapkan sistem pengolahan sampah menjadi energi atau waste to energy.

“Kami tetap berusaha sebaik-baiknya menjadikan Bogor tetap bersih. Arah kebijakan kita jelas, persampahan harus dikelola dari hulu ke hilir. Kami juga berterima kasih atas dorongan Pak Menteri karena Bogor akan menerapkan sistem pengolahan sampah waste to energy yang prosesnya sedang berlangsung,” ujarnya.

Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa aksi bersih-bersih massal ini bukan sekadar agenda seremonial.

“Kegiatan ini merupakan perwujudan konkret dari instruksi presiden mengenai Gerakan Nasional Asri yang menuntut kekompakan lintas sektoral,” ucapnya.

Adityawarman menjelaskan bahwa kehadiran seluruh elemen mulai dari kementerian, pemerintah, DPRD, PWI, BUMN, hingga Camat dan Lurah, menunjukkan solidaritas yang kuat.

Ia sangat mengapresiasi keterlibatan insan pers yang turut turun ke lapangan melakukan pembersihan di titik-titik strategis Kota Bogor.

“Kita kompak, semua hadir pagi ini untuk melakukan pembersihan. Ini adalah bentuk nyata dari Gerakan Nasional Asri. Terkait sambutan Wali Kota tadi yang ingin menjadikan ini ajang mendapatkan kembali Piala Adipura, tentu kita sangat mendukung. Saya juga mengapresiasi wartawan yang turut hadir bebersih dipimpin Ketua PWI Kota Bogor,” ujar Adit sapaan akrabnya saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, menyoroti kehadiran Menteri LH yang merupakan kali kedua datang ke Kota Bogor dalam agenda lingkungan bersama insan pers.

Aldho nama akrab kesehariannya menambahkan, mengenang momentum serupa pada Desember 2025 lalu saat kegiatan Bogor Bebas Sampah (BBS) yang juga digarap bersama PWI.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan wartawan dalam aksi korve ini adalah bukti otentik bahwa jurnalis tidak hanya bertugas melaporkan berita, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral terhadap kelestarian lingkungan dan rasa cinta kepada Kota Bogor.

Baginya, aksi ini bukan sekadar formalitas mengenakan atribut kebersihan, melainkan panggilan hati.

“Kedatangan Menteri LH kali ini sesuai dengan apa yang kita sampaikan pada ulang tahun kemarin. Ini bukti wartawan juga peduli dengan masyarakat, peduli lingkungan, dan cinta Kota Bogor. Kita tidak sekadar malu kalau pakai rompi bebersih tapi tidak kerja; bebersih itu harus lahir dari dalam diri kita karena kebersihan adalah bagian daripada iman,” tegasnya.

Kegiatan korve ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Bogor lain yang berbaur bersama masyarakat demi mewujudkan Bogor yang asri dan sehat.

(rls/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

GOR Pajajaran Ditarget Rampung 2027, Tahap II Kini Capai 35 Persen

Published

on

By

GOR Pajajaran Ditarget Rampung 2027, Tahap II Kini Capai 35 Persen
Pembangunan Stadion GOR Pajajaran Kota Bogor. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Pembangunan Stadion Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran terus digeber sampai saat ini yang memasuki tahap dua.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan penyelesaian keseluruhan area GOR Pajajaran akan selesai pada 2027 dengan pembangunan melalui tiga tahap.

“Dan tentunya tahun 2027 kita akan selesaikan seluruh rangkaian pembangunan GOR Pajajaran. Jadi, insyaallah di akhir 2027 GOR Pajajaran sudah bisa dipakai lebih representatif,” ujar Dedie Rachim saat olahraga bersama masyarakat di Lapangan Sempur dalam peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026, Sabtu, 12 September 2026.

Baca juga: Haornas 2026, 3 Tokoh Olahraga di Kota Bogor Diberi Penghargaan

Pemkot Bogor menyatakan akan terus mewujudkan pembangunan olahraga yang inklusif dan berkeadilan. Sehingga, anak-anak, pemuda, perempuan, laki-laki, lanjut usia, dan penyandang disabilitas harus memperoleh kesempatan yang setara untuk aktif bergerak, berolahraga, serta mengembangkan potensi diri.

“Insyaallah, kita terus membangun sarana dan prasarana olahraga,” kata Dedie Rachim menambahkan.

Saat ini, pembangunan lanjutan Stadion GOR Pajajaran sudah mencapai 35 persen pengerjaan.

“Alhamdulillah, on the track semua. Malah itu kita deviasi positif ya, walaupun kecil. Jadi, di atas target untuk saat ini. Penyelesaian akan selesai di Desember,” ujar Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana.

Baca juga: PFI, PWI dan IJTI Bogor Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Meski belum semua tahap selesai, akhir tahun ini GOR Pajajaran sudah bisa digunakan dan akan dimanfaatkan untuk pelaksanaan Porprov 2026.

Ia berharap masyarakat bisa ikut serta meramaikan dan mendukung pelaksanaan Porprov, di mana Kota Bogor menjadi tuan rumah.

“Iya, sudah bisa. Ada yang digunakan, track bisa, lapangan bola bisa. Yang nggak bisa digunakan tribunnya saja. Tapi tribun timur kan ada. Makanya akan dipakai buat Porprov, kemudian juga bisa untuk cabang panahan, drum band, dengan petanque. Jadi, masyarakat bisa menyaksikan langsung,” katanya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Haornas 2026, 3 Tokoh Olahraga di Kota Bogor Diberi Penghargaan

Published

on

By

Haornas 2026, 3 Tokoh Olahraga di Kota Bogor Diberi Penghargaan
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan penghargaan kepada tokoh olahraga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam memajukan dunia olahraga dan melahirkan prestasi di Kota Bogor. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Sebanyak tiga tokoh olahraga di Kota Bogor mendapatkan penghargaan yang diberikan dalam Apel Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tahun 2026 tingkat Kota Bogor di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Sabtu, 12 September 2026.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan penghargaan kepada tokoh olahraga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam memajukan dunia olahraga dan melahirkan prestasi di Kota Bogor.

Penghargaan diberikan kepada Basuki sebagai tokoh olahraga yang berjasa dalam memajukan olahraga prestasi di Kota Bogor. Selanjutnya, Kusnandar sebagai tokoh olahraga yang berjasa dalam memajukan olahraga disabilitas di Kota Bogor. Kemudian, Sugeng Riyadi sebagai tokoh olahraga yang berjasa dalam memajukan olahraga masyarakat di Kota Bogor.

Baca juga: Dedie Rachim-Raffi Ahmad Bahas Penguatan Pemuda hingga Potensi Kota Bogor

Dedie Rachim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para tokoh yang telah berjuang bersama serta menjadi inspirasi untuk meningkatkan keolahragaan di Kota Bogor.

“Terima kasih atas dedikasi dengan daya dan upaya yang diberikan dalam memajukan keolahragaan di Kota Bogor,” ucap Dedie Rachim.

Menurutnya, upaya itu juga sejalan dengan arah kebijakan Pemkot Bogor yang konsisten melakukan pembinaan serta berkomitmen meningkatkan sarana dan prasarana keolahragaan di Kota Bogor.

Baca juga: 5 Tempat Jogging di Kota Bogor untuk Olahraga Pagi dan Sore

Tahun ini, Lapangan Yasmin akan segera diselesaikan sehingga pada akhir tahun nanti bisa digunakan. Untuk 2027, Pemkot Bogor juga melalui penganggaran yang disetujui oleh DPRD Kota Bogor akan membangun gelanggang olahraga di Bogor Barat serta sarana olahraga di Bogor Timur.

“Jadi, nantinya masyarakat tidak saja bisa menikmati fasilitas di pusat kota, tetapi juga bisa tersebar di berbagai kecamatan di Kota Bogor,” ujarnya.

Tokoh Keolahragaan Disabilitas Kota Bogor, Kusnandar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan.

Ia telah aktif melakukan pembinaan sejak 2005 dalam memajukan keolahragaan disabilitas Kota Bogor.

“Potensi keolahragaan disabilitas ini banyak. Sama seperti masyarakat pada umumnya, ada yang olahraga biasa sekadar beraktivitas, ada yang lanjut mengikuti olahraga prestasi dan sebagainya. Intinya, semua bisa jika ada kemauan dan usaha. Karena disabilitas juga memiliki hak yang sama seperti masyarakat lainnya,” tutur Kusnandar.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Api Sempat Membesar Lagi di TPAS Galuga, Pemadaman Dilakukan hingga Dini Hari

Published

on

By

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin bersama petugas gabungan tengah memadamkan kebakaran lahan di TPAS Galuga, Kabupaten Bogor. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Kebakaran masih melanda di lahan milik Kota Bogor di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kabupaten Bogor.

Perkembangan terakhir, dari total lahan seluas 7 hektare lebih yang terbakar, tersisa sekitar 24 persen api yang belum berhasil dipadamkan. Meski begitu, berbagai upaya maksimal terus dilakukan.

“Ada sekitar 24 persen lagi luasan yang masih terjadi kepulan asap dan timbulan api. Puluhan petugas masih berjibaku memadamkan api,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di sela memimpin langsung operasi pemadaman kebakaran, Jumat, 11 September 2026.

Baca juga: Pemkot Bogor Usulkan Modifikasi Cuaca untuk Percepat Pemadaman TPAS Galuga

Namun, api sempat membesar kembali pada sore hari. Sehingga, konsentrasi pemadaman kembali ditambah dengan bantuan alat berat.

Hingga dini hari, tepatnya pukul 02.00 WIB, hanya sebagian kecil api yang masih terlihat. Artinya, upaya maksimal telah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan dibantu petugas dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Alhamdulillah mulai padam. Dan insyaallah nanti pagi kita akan melakukan pendinginan,” kata Jenal.

Baca juga: PFI, PWI dan IJTI Bogor Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Pada pagi harinya, upaya pemadaman melalui metode water bombing dari Lanud Atang Sendjaja (ATS) dilakukan lebih dari lima kali.

Komandan Lanud ATS, Marsma TNI Andy F. Picaulima menjelaskan, seluruh titik penyiraman air telah sesuai dengan koordinat yang tersimpan.

“Jadi kita sudah lima kali sorti, lima kali buang. Kalau dihitung sudah 15 ton air. Namun karena lokasi pengambilan air terlalu gelap, sehingga tidak bisa terambil,” ujar A.F. Picaulima.

Upaya fisik tetap dilakukan, namun langkah lain juga diambil. Usai Salat Jumat di masjid sekitar TPAS Galuga, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, juga sempat mengikuti Salat Istisqa untuk meminta hujan turun di area kebakaran.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer