Connect with us

Berita

RTH, Alun-Alun Kampung hingga Digitalisasi Data PSU jadi Atensi Dedie Rachim

Published

on

RTH, Alun-Alun Kampung hingga Digitalisasi Data PSU jadi Atensi Dedie Rachim
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Kadisperumkim Kota Bogor, Chusnul Rozaqi dan Kadiskominfo Kota Bogor, Rudiyana.

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mendorong adanya penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH), pembangunan taman yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat hingga digitalisasi data terkait Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU).

“Disperumkim (Dinas Perumahan dan Pemukiman) Kota Bogor ke depan harus terasa langsung kemanfaatan hasil pekerjaannya. Contohnya seperti pembangunan Taman Sempur, Taman Manunggal, dan Taman Genteng itu sangat terasa sekali manfaatnya oleh masyarakat. Saya usul di Kampung Pasir, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur ada lahan sekitar 1 hektare bisa jadi model alun-alun kampung,” ungkap Dedie kepada wartawan, Selasa, 22 Juli 2025.

Dedie Rachim menyebut, Disperumkim juga memiliki posisi yang sangat strategis untuk menghimpun RTH dari pengembang perumahan melalui PSU. Di Kota Bogor, secara total ada sekitar 350 pengembang.

“Seperti diketahui bersama pengembang bangkrut atau tidak lagi beroperasi, banyak yang belum diserahkan (PSU). Dan masih ada saja mungkin mereka belum memenuhi kewajibannya. Saya minta dikumpulkan setiap minggunya pengembang itu, kemudian dikonfirmasi perihal PSU-nya, karena potensi RTH ini cukup besar,” paparnya.

Disperumkim hingga saat ini mencatat ketersedian RTH baru 4,26 persen atau 1.000 hektare dari 30 persen sesuai yang disyaratkan dalam aturan. “Kemudian nanti setelah PSU diserahkan ke kami, harus ditindaklanjuti aspek legalnya dan sertifikatnya diurus,” kata Dedie Rachim.

Ia juga meminta Disperumkim untuk digitalisasi data lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang diserahkan pengembang perumahan melalui PSU. “Nanti juga apabila ada yang menyerahkan lahan makam atau untuk TPU, saya titip dialokasikan ke wilayah yang kekurangan lahan makam,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Disperumkim Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, memaparkan saat ini Disperumkim memiliki dua bidang, tentunya dengan beban kerja yang ada cukup berat, maka setelah dihitung eviden 770 kurang 30 lagi untuk menjadi dinas tipe A. Saat ini hitungannya dinas tipe B dengan tiga bidang.

Chusnul menjelaskan program kerja yang menjadi fokus tahun ini adalah estetika kota di sektor taman dan peningkatan lingkungan menyangkut pemukiman kawasan kumuh dan RTLH.

“Dari total sekitar 330 kawasan ini terbagi 4 kawasan kewenangan pusat, 2 kawasan kewenangan provinsi, sekitar 103 kawasan kewenangan Kota Bogor. Alhmdulillah tahun ini ada bantuan provinsi untuk di Pasirjaya dan Ciluar,” ungkapnya.

Sementara yang pengajuan ke pusat masih akan terus dikoordinasikan dengan Kementerian Perumahan Rakyat. Selain program RTLH,  Disperumkim juga ada program bedah rumah di tahun depan.

“Progres kegiatan-kegiatan ini sudah mencapai hampir 35 persen, tapi penyerapan anggaran baru 18 persen. Mudah-mudahan di semester dua ini bisa lebih cepat lagi, artinya semua bisa dituntaskan secara menyeluruh,” katanya.

Chusnul juga memaparkan kegiatan yang dilelang ada 3 di bidang Perumkim, 2 Tembok Penahan Tanah (TPT) dan 1 jembatan. Sedangkan pada bidang Pertamanan dan Keanekaragaman Hayati (PKH) terdapat 5 kegiatan yang dilelangkan.

“Untuk lapangan Sempur akan lebih baik lagi, life time untuk digunakan dengan rubber lebih kuat lagi. Kalau multifungsi memang mengurangi umur seharusnya. Nanti dipilih lagi rubber yang cocok, kami ada pembangunan Taman Yasmin. Tentunya target kami sesuai dengan program Bogor Beres. Kami ikuti arahan dari Pak Wali Kota,” paparnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Petugas Sisir Titik Asap yang Berpotensi Picu Api di TPAS Galuga

Published

on

By

Petugas Sisir Titik Asap yang Berpotensi Picu Api di TPAS Galuga
Petugas tengah menangani titik yang mengeluarkan asap di area TPAS Galuga dengan menggunakan APAR, Sabtu, 12 September 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Petugas gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berjibaku melawan api yang masih menyala di area Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kabupaten Bogor.

Memasuki hari keenam pascakebakaran, api masih terlihat di sejumlah titik. Kepulan asap juga masih muncul dan berpotensi menimbulkan titik api baru.

Baca juga: Pakar IPB University Ungkap Bahaya Abu Vulkanik bagi Air dan Ikan

Untuk itu, dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin bersama petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta BPBD Kota Bogor menyisir sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap.

“Kami mencoba menggunakan APAR untuk melakukan pemadaman di titik-titik yang masih mengeluarkan asap. Kita coba urai dan kita semprot. Kita maksimalkan anggota yang ada,” kata Jenal, Sabtu, 12 September 2026.

Baca juga: Hebat! Pelajar SD di Bogor Bikin Detektor Asap Rokok 

Hingga larut malam, kata Jenal, petugas masih berjibaku memadamkan api yang tersisa. Saat ini, sekitar 2 hektare area masih terbakar.

Ia berharap api segera mereda. Menurutnya, seluruh potensi yang ada, mulai dari petugas, kesiapan alat, hingga dukungan moril, terus dimaksimalkan untuk membantu proses pemadaman.

“Kalau ditanya prediksi kapan padam, kita ingin segera. Dengan segala keterbatasan tentu kita mencoba melakukan upaya yang maksimal untuk pemadaman saat ini,” katanya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

GOR Pajajaran Ditarget Rampung 2027, Tahap II Kini Capai 35 Persen

Published

on

By

GOR Pajajaran Ditarget Rampung 2027, Tahap II Kini Capai 35 Persen
Pembangunan Stadion GOR Pajajaran Kota Bogor. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Pembangunan Stadion Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran terus digeber sampai saat ini yang memasuki tahap dua.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan penyelesaian keseluruhan area GOR Pajajaran akan selesai pada 2027 dengan pembangunan melalui tiga tahap.

“Dan tentunya tahun 2027 kita akan selesaikan seluruh rangkaian pembangunan GOR Pajajaran. Jadi, insyaallah di akhir 2027 GOR Pajajaran sudah bisa dipakai lebih representatif,” ujar Dedie Rachim saat olahraga bersama masyarakat di Lapangan Sempur dalam peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026, Sabtu, 12 September 2026.

Baca juga: Haornas 2026, 3 Tokoh Olahraga di Kota Bogor Diberi Penghargaan

Pemkot Bogor menyatakan akan terus mewujudkan pembangunan olahraga yang inklusif dan berkeadilan. Sehingga, anak-anak, pemuda, perempuan, laki-laki, lanjut usia, dan penyandang disabilitas harus memperoleh kesempatan yang setara untuk aktif bergerak, berolahraga, serta mengembangkan potensi diri.

“Insyaallah, kita terus membangun sarana dan prasarana olahraga,” kata Dedie Rachim menambahkan.

Saat ini, pembangunan lanjutan Stadion GOR Pajajaran sudah mencapai 35 persen pengerjaan.

“Alhamdulillah, on the track semua. Malah itu kita deviasi positif ya, walaupun kecil. Jadi, di atas target untuk saat ini. Penyelesaian akan selesai di Desember,” ujar Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana.

Baca juga: PFI, PWI dan IJTI Bogor Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Meski belum semua tahap selesai, akhir tahun ini GOR Pajajaran sudah bisa digunakan dan akan dimanfaatkan untuk pelaksanaan Porprov 2026.

Ia berharap masyarakat bisa ikut serta meramaikan dan mendukung pelaksanaan Porprov, di mana Kota Bogor menjadi tuan rumah.

“Iya, sudah bisa. Ada yang digunakan, track bisa, lapangan bola bisa. Yang nggak bisa digunakan tribunnya saja. Tapi tribun timur kan ada. Makanya akan dipakai buat Porprov, kemudian juga bisa untuk cabang panahan, drum band, dengan petanque. Jadi, masyarakat bisa menyaksikan langsung,” katanya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Haornas 2026, 3 Tokoh Olahraga di Kota Bogor Diberi Penghargaan

Published

on

By

Haornas 2026, 3 Tokoh Olahraga di Kota Bogor Diberi Penghargaan
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan penghargaan kepada tokoh olahraga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam memajukan dunia olahraga dan melahirkan prestasi di Kota Bogor. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Sebanyak tiga tokoh olahraga di Kota Bogor mendapatkan penghargaan yang diberikan dalam Apel Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tahun 2026 tingkat Kota Bogor di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Sabtu, 12 September 2026.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan penghargaan kepada tokoh olahraga sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam memajukan dunia olahraga dan melahirkan prestasi di Kota Bogor.

Penghargaan diberikan kepada Basuki sebagai tokoh olahraga yang berjasa dalam memajukan olahraga prestasi di Kota Bogor. Selanjutnya, Kusnandar sebagai tokoh olahraga yang berjasa dalam memajukan olahraga disabilitas di Kota Bogor. Kemudian, Sugeng Riyadi sebagai tokoh olahraga yang berjasa dalam memajukan olahraga masyarakat di Kota Bogor.

Baca juga: Dedie Rachim-Raffi Ahmad Bahas Penguatan Pemuda hingga Potensi Kota Bogor

Dedie Rachim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para tokoh yang telah berjuang bersama serta menjadi inspirasi untuk meningkatkan keolahragaan di Kota Bogor.

“Terima kasih atas dedikasi dengan daya dan upaya yang diberikan dalam memajukan keolahragaan di Kota Bogor,” ucap Dedie Rachim.

Menurutnya, upaya itu juga sejalan dengan arah kebijakan Pemkot Bogor yang konsisten melakukan pembinaan serta berkomitmen meningkatkan sarana dan prasarana keolahragaan di Kota Bogor.

Baca juga: 5 Tempat Jogging di Kota Bogor untuk Olahraga Pagi dan Sore

Tahun ini, Lapangan Yasmin akan segera diselesaikan sehingga pada akhir tahun nanti bisa digunakan. Untuk 2027, Pemkot Bogor juga melalui penganggaran yang disetujui oleh DPRD Kota Bogor akan membangun gelanggang olahraga di Bogor Barat serta sarana olahraga di Bogor Timur.

“Jadi, nantinya masyarakat tidak saja bisa menikmati fasilitas di pusat kota, tetapi juga bisa tersebar di berbagai kecamatan di Kota Bogor,” ujarnya.

Tokoh Keolahragaan Disabilitas Kota Bogor, Kusnandar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan.

Ia telah aktif melakukan pembinaan sejak 2005 dalam memajukan keolahragaan disabilitas Kota Bogor.

“Potensi keolahragaan disabilitas ini banyak. Sama seperti masyarakat pada umumnya, ada yang olahraga biasa sekadar beraktivitas, ada yang lanjut mengikuti olahraga prestasi dan sebagainya. Intinya, semua bisa jika ada kemauan dan usaha. Karena disabilitas juga memiliki hak yang sama seperti masyarakat lainnya,” tutur Kusnandar.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer