Berita
Serunya Lomba Busana Nusantara, Seratus Anak hingga Dewasa Tampil Jadi Model
Klik Bogor – Seratus lebih anak hingga dewasa unjuk keahlian layaknya seorang model di acara lomba busana Nusantara di Botani Square Mall, Kota Bogor.
Para peserta tampil di catwalk dengan mengenakan ragam busana tradisional Nusantara. Mereka tampil penuh percaya diri sambil berlenggak lenggok bak model profesional dengan disaksikan juga oleh pengunjung mal.
Tak hanya itu, acara yang merupakan rangkaian Festival Merah Putih (FMP) 2024 ini disaksikan oleh ibu-ibu Forkopimda Kota Bogor dan dinilai oleh juri profesional model, yakni Grecia Hutapea, Ryan Krisna, dan Rebeka Steven.
Penjabat (Pj) Ketua Dekranasda Kota Bogor, Windy Wuryaningtyas Tyas Primbandini yang membuka acara tersebut dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pelestarian budaya melalui kegiatan-kegiatan kreatif seperti ini.
“Busana Nusantara adalah bagian dari identitas kita sebagai bangsa. Melalui ajang seperti ini, kita tidak hanya melestarikan, tetapi juga menghidupkan kembali kecintaan terhadap budaya tradisional di tengah gempuran budaya barat, khususnya di kalangan generasi muda,” kata Windy, Sabtu, 10 Agustus 2024.
Senada, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah Dwikorawati yang turut hadir dalam acara tersebut mengapresiasi semangat para peserta dan panitia.
“Saya sangat bangga melihat antusiasme yang luar biasa dalam acara ini. Kebanggaan terhadap budaya adalah fondasi yang kuat dalam membangun karakter bangsa, dan acara ini merupakan salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut,” ujar Syarifah.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia FMP 2024, Hendryanto Liebrata menekankan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk menanamkan rasa cinta Tanah Air melalui pelestarian budaya.
“Festival Merah Putih tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga merayakan keberagaman budaya yang kita miliki. Lomba Fashion Show Busana Nusantara ini adalah salah satu cara kami untuk mengajak masyarakat merasakan kembali kebanggaan terhadap warisan budaya yang kita miliki,” ungkap Hendryanto.
Sementara, koordinator acara, Lya Dilliyana menjelaskan, lomba fashion show kali ini menampilkan 102 peserta yang terbagi dalam tiga kategori, yaitu junior, senior, dan anak istimewa.
Pembagian kategori ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada semua kalangan untuk berpartisipasi termasuk kategori anak istimewa dari sekolah inklusi dan sekolah luar biasa.
Di samping itu, juga ada penampilan khusus dari anggota TNI & POLRI, di antaranya Wanita Angkatan Udara (WARA), Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD), Korps Wanita Angkatan Laut (KOWAL) dan Polisi Wanita (POLWAN).
“Dengan adanya tiga kategori itu, kami berharap dapat mengakomodasi bakat dan kreativitas dari berbagai usia dan latar belakang. Setiap peserta termasuk anak istimewa dari komunitas disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk mengekspresikan kebanggaan mereka terhadap busana warisan nusantara,” jelas Lya.
Ia menambahkan, konsep lomba busana Nusantara tahun ini adalah warisan budaya nuansa kemerdekaan.
“Kami ingin menonjolkan kekayaan budaya nusantara yang dikemas dengan semangat kemerdekaan, sehingga para peserta bisa tampil dengan rasa bangga akan warisan leluhur kita. Dengan partisipasi yang begitu luas dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, menciptakan suasana yang penuh dengan semangat kebangsaan dan kebanggaan akan budaya Indonesia,” tandasnya. (*)
Berita
Menko PMK dan Mendikdasmen Tinjau SDN Cimahpar 5, Pastikan Revitalisasi Sesuai Target
KlikBogor – Sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di seluruh Indonesia terus dilakukan.
Seperti yang terlihat di SDN Cimahpar 5 Kota Bogor ketika Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan program prioritas nasional yakni Revitalisasi Satuan Pendidikan.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak, aman, dan inklusif.
Berbagai intervensi dilakukan, mulai dari rehabilitasi ruang kelas, pembangunan ruang kelas baru, perbaikan sanitasi, penyediaan fasilitas pendukung pembelajaran, hingga penataan lingkungan sekolah yang lebih nyaman bagi peserta didik.
Mendikdasmen menegaskan bahwa revitalisasi sekolah adalah upaya menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Oleh karena itu, pengawasan dan kolaborasi lintas kementerian menjadi sangat penting agar setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak bagi peningkatan kualitas pembelajaran dan pemerataan layanan Pendidikan.
Baca juga: Menko PMK dan Menag Tinjau Pembangunan Mts Negeri Kota Bogor, Progres Capai 90 Persen
Kegiatan visitasi menjadi sarana untuk memastikan pelaksanaan revitalisasi berjalan sesuai ketentuan, tepat mutu, tepat waktu, dan akuntabel. Selain meninjau hasil pembangunan secara langsung, pemerintah juga mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan serta kebutuhan tindak lanjut guna mempercepat penyelesaian program.
Melalui kolaborasi yang kuat dan pengawasan yang berkelanjutan, revitalisasi satuan pendidikan diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan bagi seluruh anak Indonesia.
Menko PMK Pratikno menekankan bahwa keberhasilan revitalisasi satuan pendidikan membutuhkan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. Melalui visitasi ini, pihaknya ingin memastikan seluruh proses berjalan baik sekaligus memperkuat koordinasi.
“(Melalui visitasi ini) kita melihat ini sudah selesai dibangun revitalisasi sekolah sebesarnya anggaran sekitar Rp2,6 miliar dibangun secara swakelola oleh panitia lokal dengan pengawasan, bantuan dari Kemendikdasmen, dari Pemkot dan lain-lain,” ujar Pratikno dalam keterangannya dikutip Rabu, 8 Juni 2026.
Baca juga: Kota Bogor Sabet Opini WTP ke-10, Ini Pesan Dedie Rachim
Wakil Walikota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, “Inilah salah satu contoh, SDN Cimahpar 5, Bantuan langsung dari Pak Presiden langsung dibawa oleh Pak Mendikdasmen. Mudah-mudahan bermanfaat dan adik-adik semua menjadi anak-anak cerdas. Anak-anak yang ke depannya insya Allah jadi orang-orang sukses.”
Senada dengan itu, Kepala Sekolah SDN Cimahpar 5, Iim Rohimah mengucapkan rasa terima kasih kepada Presiden dan Mendikdasmen.
“Terima kasih Bapak Presiden dan Pak Menteri karena dengan adanya bantuan revitalisasi di sekolah ini, kami memiliki gedung sekolah yang layak sehingga proses pembelajaran insyaallah ke depannya bisa lebih baik daripada sebelum-sebelumnya,” tutur Iim seraya menyebut bahwa selanjutnya, ia akan berfokus pada peningkatan mutu sekolah mencakup capaian hasil belajar murid dan kompetensi guru.
Sejalan dengan amanat Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, tetapi juga berkontribusi terhadap pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS), peningkatan Angka Partisipasi Sekolah (APS), Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), penguatan pendidikan inklusif, serta peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.
(rls/hrs)
Berita
Menko PMK dan Menag Tinjau Pembangunan Mts Negeri Kota Bogor, Progres Capai 90 Persen
KlikBogor – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno bersama Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar didampingi Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meninjau pembangunan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Kota Bogor, pada Rabu, 10 Juni 2026.
“Revitalisasi satuan pendidikan ini program Pak Presiden. Ini merupakan satu dari banyak program untuk pembangunan SDM (sumber daya manusia) yang unggul,” ungkap Menko PMK Pratikno kepada awak media disela peninjauan.
Ia menjelaskan, program revitalisasi satuan pendidikan telah dimulai sejak 2025 dengan total anggaran Rp13,28 triliun yang telah dialokasikan untuk pembangunan sekolah dan madrasah.
“Revitalisasi mencakup 17.573 satuan pendidikan tahun 2025. Tahun ini dilanjutkan lagi revitalisasi satuan pendidikan,” tambah Pratikno.
Baca juga: Pakar IPB: Pirolisis Plastik Bisa jadi Alternatif Sumber Bahan Bakar, Tapi Perlu Pemurnian
Menag Nasaruddin Umar mengharapkan revitalisasi MTs Negeri Kota Bogor ini dapat mendorong semangat belajar siswa.
“Alhamdulillah kita bisa melihat ada perubahan yang sangat signifikan. Atapnya yang tadinya mau roboh sekarang menjadi sangat rapi. Meja-mejanya tadinya sudah kumuh diganti dengan meja yang bagus. Kemudian juga catnya,” tuturnya.
Ia mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap kondisi sekolah dan madrasah.
“Pak Prabowo benar-benar memberi perhatian kepada sekolah dan madrasah tanpa membeda-bedakan. Dua-duanya diprioritaskan. Agar anak-anak senang belajar dan masyarakat puas akan hasilnya,” katanya.
Baca juga: SDN Cimahpar 3 dan SMPN 23 Kota Bogor Satu Atap Dioperasikan
Sementara itu, Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, Kuswara menjelaskan, anggaran pembangunan MTs Negeri Kota Bogor mencapai Rp5,5 miliar, yang terdiri dari biaya pembangunan fisik Rp4 miliar dan Rp1,5 miliar untuk mebelair.
Nantinya, MTs Negeri Kota Bogor akan memiliki 23 ruang kelas. Sampai saat ini, progres pembangunan telah mencapai 90 persen.
“Totalnya 23 ruang kelas, 11 ruang kelas sudah selesai pembangunan dan sudah dipakai. 12 ruang kelas lainnya dalam proses finishing. Insyaallah 21 Juni ini sudah tuntas semua, sehingga tahun ajaran baru 2026/2027 semua ruang kelas bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” katanya.
(hrs/ckl)
Berita
Kota Bogor Sabet Opini WTP ke-10, Ini Pesan Dedie Rachim
KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Predikat ini menjadi raihan opini WTP yang ke-10 bagi Kota Bogor.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Jawa Barat kepada Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.
Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, opini WTP merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemkot Bogor dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.
“Alhamdulillah, hari ini Pemerintah Kota Bogor kembali meraih opini WTP berdasarkan hasil pemeriksaan laporan keuangan tahun 2025. Ini merupakan raihan opini WTP yang ke-10 bagi Kota Bogor,” ujar Dedie Rachim didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi di Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Barat, Bandung, Selasa, 9 Juni 2026.
“Tentu capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah,” imbuh Dedie Rachim.
Ia menegaskan bahwa raihan opini WTP harus menjadi landasan untuk terus memperbaiki kualitas kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Yang terpenting selanjutnya adalah bagaimana kita mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemberian opini WTP harus tercermin dalam proses kerja pemerintah daerah yang semakin baik, efektif, transparan, dan sesuai dengan harapan masyarakat,” pesan Dedie Rachim.
Ia menegaskan bahwa Pemkot Bogor berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik melalui pengelolaan keuangan yang akuntabel, transparan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan pelayanan publik.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Serba Serbi7 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita11 bulan ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata