Serba Serbi
Mengenal Burung Wiwik Kelabu: Dari Perilaku Unik Hingga Cerita Mistis
KlikBogor – Berbagai jenis burung dapat ditemukan di beberapa lokasi di Kampus IPB University, salah satunya adalah burung wiwik kelabu atau bernama ilmiah Cacomantis merulinus.
Dosen Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, Yeni A. Mulyani, menjelaskan wiwik kelabu termasuk burung yang unik. Burung yang termasuk dalam keluarga Cuculidae ini tidak membuat sarang sendiri untuk bertelur, melainkan menitipkan telurnya di sarang burung lain (brood parasitism).
“Wiwik kelabu membiarkan induk burung lain mengerami dan merawat anaknya hingga mandiri. Ini adalah perilaku yang jarang ditemui pada burung lain, yang biasanya membangun sarang, mengerami telurnya, dan merawat anak-anaknya sendiri,” tutur dosen ahli ekologi dan konservasi burung ini dikutip Senin, 27 Oktober 2025.
Salah satu hal yang menarik, burung wiwik kelabu jarang terlihat, tetapi suaranya sering terdengar. Suara khasnya telah melahirkan mitos di kalangan masyarakat, yang menganggapnya sebagai tanda kematian.
“Yang namanya mitos, mitos saja, padahal tidak begitu,” tegas Yeni.
Ia menuturkan bahwa keanekaragaman hayati yang tinggi membuat Kampus IPB Dramaga menjadi rumah bagi burung wiwik kelabu.
Tercatat, ada 13 teritori yang tersebar di berbagai area kampus, di antaranya di Kebun Pendidikan Cikabayan dan area arboretum.
Berdasarkan hasil penelitian bersama mahasiswanya, Yaumud Raiyardhi, perjumpaan burung wiwik kelabu terbanyak di Asrama Putri dan Gymnasium IPB University yang termasuk tipe habitat perumahan.
Terbanyak kedua di sekitar Danau LSI yang termasuk pada habitat tepi lahan basah. Terbanyak ketiga pada tegakan karet yang berlokasi di antara Perumahan Dosen dan Danau SDGs.
Yeni menambahkan burung wiwik kelabu lebih menyukai tempat-tempat yang menyediakan sumber makanan bagi mereka, yaitu serangga.
“Oleh karena itu, keberadaannya sangat tergantung pada lingkungan yang memiliki banyak serangga, baik di pekarangan, tepi hutan, ataupun kebun,” imbuhnya.
Keberadaan burung wiwik kelabu di IPB Dramaga menunjukkan kampus ini merupakan tempat ideal bagi burung-burung, seperti wiwik kelabu untuk bertahan hidup.
Dengan adanya pembukaan lahan di luar kampus yang mengurangi habitat burung, kampus menjadi tempat perlindungan bagi berbagai jenis burung, termasuk wiwik kelabu, yang mencari sarang di tempat-tempat yang aman.
Namun demikian, Yeni mengungkapkan tantangan dalam menjaga keberadaan burung-burung di kampus.
Ia menyoroti pentingnya menjaga habitat alami dan meminimalkan gangguan terhadap burung-burung tersebut. Meskipun ada upaya pemeliharaan oleh IPB University dengan menjaga sebagian besar lahan tetap terbuka, gangguan dari manusia seperti penangkapan burung masih menjadi masalah.
“Agar keberadaan wiwik kelabu dan burung lainnya di Kampus IPB Dramaga tetap terjaga, perlu ada keterlibatan masyarakat sekitar kampus dalam upaya konservasi,” katanya.
“Sosialisasi mengenai pentingnya menjaga keanekaragaman hayati, pelarangan penangkapan burung, dan pemeliharaan habitat alami harus dilakukan secara intensif oleh IPB University,” kata Yeni memungkas.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Pedagang Eksisting Segera Tempati Pasar Merdeka Kota Bogor
KlikBogor – Ratusan pedagang eksisting Pasar Merdeka akan berpindah untuk menempati pasar yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor tersebut pada November 2026 mendatang.
Manager Divisi Teknik Pembangunan dan Pemeliharaan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Ruly Indrawan mengatakan bahwa Pasar Merdeka telah siap untuk ditempati oleh pedagang eksisting yang berada di tempat penampungan sementara (TPS). Perpindahan pedagang direncanakan pada November 2026 mendatang.
“Saat ini pasar sudah siap difungsikan secara operasional oleh pedagang eksisting. Rencananya pedagang akan menempati Pasar Merdeka bulan November 2026,” ujar Ruly, Kamis, 29 Oktober 2026.
Sementara itu, Project Manager PT Firnie Alataz Malanihat (FAM), Martin Rustandi menyatakan secara utilitas utama pasar telah tersedia dan diuji coba. Namun, kemarin ada sejumlah penyempurnaan yang dilakukan berdasarkan masukan pedagang, seperti perubahan meja, juga penambahan stopkontak untuk menunjang kegiatan berjualan.
“Kalau dari utilitas, sudah siap. Listrik dan air sudah mengalir dan sudah dites juga. Tinggal beberapa perubahan kecil sesuai permintaan pedagang. Mudah-mudahan November sudah tidak ada kendala dan pedagang sudah bisa masuk,” kata Martin.
Baca juga: EIGER Nature Diresmikan, Padukan Petualangan, Edukasi dan Pelestarian Alam
Pasar Merdeka dirancang memiliki beberapa lantai dengan peruntukan berbeda. Lantai dasar dengan kapasitas 255 los meja dan los lesehan diperuntukkan bagi sebagai besar pedagang basah dan sembako.

Suasana lantai dasar Pasar Merdeka Kota Bogor. Foto/Klikbogor
Sementara itu, lantai satu memiliki 166 kios yang diperuntukkan bagi pedagang onderdil, pisang, dan pakaian. Pengelola juga menyiapkan sekitar 30 unit tempat bagi pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Jalan Merdeka, dekat kawasan PGN.
“Lantai dua rooftop lebih untuk pedagang non eksisting, makanya desainnya tergantung kepada penyewa. Tempat itu kami siapkan lebih untuk pedagang kuliner,” imbuh Martin.
Martin menjelaskan, konsep penataan Pasar Merdeka tidak hanya berfokus pada penyediaan tempat berjualan, tetapi juga menciptakan lingkungan pasar yang bersih, nyaman, dan menarik bagi pengunjung seperti adanya gambar mural sayuran dan buah di area lantai dasar.
“Kami tidak hanya menyediakan tempat untuk berjualan saja, tapi ada sesuatu yang bikin orang tertarik datang ke pasar, jika pasarnya bersih, nyaman, dan ada hal baru yang menarik bagi pembeli,” katanya.
Baca juga: Pusat Kuliner Pasar Jambu Dua Dibuka, Pengunjung 1.800 Orang Sehari
Menurut Martin, desain dan fasilitas pasar yang disiapkan tersebut agar masyarakat merasa nyaman saat berbelanja. Pengelola juga mempersiapkan fasilitas pendukung, termasuk kebersihan, tempat sampah, serta sarana air dan listrik untuk memenuhi kebutuhan operasional pasar.
Selain itu, pengelola menyiapkan berbagai persyaratan untuk mendukung penilaian pasar berstandar nasional Indonesia (SNI).
Setelah perpindahan pedagang selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pembongkaran TPS serta penataan area parkir, taman, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), tempat sampah, drainase, dan jalur pedestrian di luar gedung.
(hrs/ckl)
Serba Serbi
Lewat Hope For Generations, THE 1O1 Bogor Suryakancana Dukung Nutrisi Ibu dan Anak
KlikBogor – Memperingati Hari Sumpah Pemuda, THE 1O1 Bogor Suryakancana menggelar kegiatan Hope For Generations sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk Hope – Stay With Purpose.
Program tersebut merupakan wujud komitmen hotel dalam menghadirkan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam mendukung pemenuhan nutrisi ibu hamil dan tumbuh kembang anak.
Melalui program Hope – Stay With Purpose, setiap pemesanan kamar di THE 1O1 Bogor Suryakancana turut berkontribusi dalam aksi sosial melalui donasi satu kotak susu. Para tamu diajak untuk menjadi bagian dari gerakan berbagi, sehingga pengalaman menginap tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebagai bentuk realisasi program tersebut, THE 1O1 Bogor Suryakancana menyalurkan bantuan nutrisi secara langsung kepada masyarakat di wilayah Kelurahan Babakan Pasar dan Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
Baca juga: EIGER Nature Diresmikan, Padukan Petualangan, Edukasi dan Pelestarian Alam
Bantuan tersebut diberikan kepada anak-anak yang mengalami kondisi stunting dan wasting, serta ibu hamil yang membutuhkan dukungan pemenuhan nutrisi. Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 95 kotak susu balita, 5 kotak susu ibu hamil, dan 95 kotak telur omega.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi penerima manfaat sekaligus meningkatkan perhatian terhadap pentingnya kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak sejak dini.
Marketing Communication Manager THE 1O1 Bogor Suryakancana, Reyza Christian mengatakan, program Hope – Stay With Purpose bertujuan menghadirkan pengalaman menginap yang tidak hanya berkesan bagi tamu, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Melalui program Hope – Stay With Purpose, kami ingin menghadirkan pengalaman menginap yang tidak hanya berkesan bagi para tamu, tetapi juga memberikan makna dan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Setiap pemesanan kamar menjadi bagian dari kontribusi nyata untuk mendukung pemenuhan nutrisi ibu hamil dan anak-anak,” ujar Reyza dalam keterangannya, dikutip Kamis, 29 Oktober 2026.
“Kami berharap inisiatif ini dapat menumbuhkan semangat kepedulian bersama, karena kami percaya bahwa masa depan yang lebih baik dimulai dari perhatian terhadap generasi sejak dini,” imbuhnya.
Baca juga: Kejar Aktivasi IKD, Kelurahan Cilendek Timur Jemput Bola
Kegiatan Hope For Generations turut dihadiri Camat Bogor Tengah, Dheri Wiriadirama serta perwakilan bidang pemerintahan dan pembangunan manusia. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian dari dukungan bersama terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam mendukung kesehatan ibu dan anak di lingkungan sekitar hotel.
Momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa membangun masa depan bangsa membutuhkan kepedulian dan kontribusi dari berbagai pihak. Melalui Hope – Stay With Purpose, THE 1O1 Bogor Suryakancana berharap setiap kontribusi yang diberikan dapat menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam mendukung generasi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas.
Lebih dari sekadar program sosial, Hope – Stay With Purpose mencerminkan komitmen THE 1O1 Bogor Suryakancana untuk menghadirkan pengalaman menginap yang memiliki makna lebih luas. Dengan melibatkan tamu dalam setiap kontribusi, hotel berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh dan menciptakan hubungan yang lebih bermakna antara hotel, tamu, dan masyarakat sekitar.
(rls/hrs)
Serba Serbi
EIGER Nature Diresmikan, Padukan Petualangan, Edukasi dan Pelestarian Alam
KlikBogor – EIGER meresmikan EIGER Nature di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagai destinasi ekowisata yang memadukan petualangan, edukasi, dan pelestarian alam.
Mengusung tema “Menjaga dan Merawat Alam, Bergerak Bersama untuk Indonesia”, EIGER Nature hadir untuk mempererat hubungan antara alam, budaya, dan manusia.
Peresmian EIGER Nature turut dihadiri oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Ahmad Muzani; Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar; Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana; Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya; dan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara.
Hadir pula Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono; Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, serta Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Berangkat dari perjalanan hampir empat dekade di dunia petualangan, EIGER meyakini bahwa alam bukan hanya tempat untuk dijelajahi, tetapi juga kehidupan yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Baca juga: Ratusan Pohon Endemik Ditanam di Eiger Adventure Land Bogor
Founder & Chairman EIGER Group, Ronny Lukito menyampaikan bahwa pengembangan EIGER Nature merupakan bagian dari upaya EIGER untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi Indonesia.
“Selama hampir empat dekade, alam Indonesia telah memberikan begitu banyak inspirasi bagi perjalanan EIGER. Melalui EIGER Nature, kami ingin belajar memberikan kembali, dengan menjaga alam, merawat kehidupan, dan mengajak lebih banyak orang untuk menghargai kekayaan yang kita miliki. Sebab, warisan terbaik bukan hanya tempat yang indah untuk dikunjungi, tetapi alam yang tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ujar Ronny dalam keterangannya, Selasa, 27 Oktober 2026.
Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi dedikasi tim EIGER Nature selama kurang lebih lima tahun dalam membangun dan mengembangkan destinasi ini.
Ia menegaskan bahwa pengembangan pariwisata perlu berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap peraturan, keselamatan wisatawan, dan pelestarian alam.
“Saya berharap EIGER Nature dapat terus menghadirkan pengalaman wisata alam yang berkualitas, aman, dan bertanggung jawab, dengan mengintegrasikan kegiatan petualangan, edukasi lingkungan, konservasi, serta pemberdayaan masyarakat,” ujar Widiyanti.
Baca juga: 5 Destinasi Favorit Dekat Stasiun Bogor yang Bisa Dikunjungi dalam Satu Hari
Ia menambahkan bahwa investasi pariwisata berkualitas tidak hanya diukur dari pertumbuhan usaha, tetapi juga dari manfaat ekonomi bagi masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.
“EIGER Nature diharapkan dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja sekaligus memperkuat daya saing wisata alam Indonesia,” imbuh Widiyanti.
Direktur Utama EIGER Nature, Imanuel Wirajaya menegaskan bahwa alam merupakan aset utama yang menjadi fondasi pengembangan EIGER Nature. Karena itu, destinasi ini tidak hanya mengajak pengunjung menikmati keindahan alam, tetapi juga membangun kepedulian untuk menjaganya.
“Aset utama EIGER Nature adalah alamnya. Kami berharap setiap pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati alam, tetapi juga mengenalnya, jatuh cinta kepadanya, dan pada akhirnya ikut merawatnya. Kami juga berharap apa yang kami bangun di Megamendung ini dapat menjadi berkat bagi alam, budaya, dan manusia yang hidup di atasnya,” ujar Imanuel.
EIGER Nature akan mulai membuka kunjungan bagi publik secara bertahap pada 2 November 2026. EIGER Nature berharap kehadirannya dapat menghadirkan pengalaman petualangan bermakna sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap alam, budaya, dan Indonesia.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi12 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi2 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata

Pingback: Itik dan Entok: Serupa tapi Tak Sama, Kenali Perbedaannya