Connect with us

Berita

Ada Layanan Paspor dan Kependudukan di PWI Kota Bogor

Published

on

PWI Kota Bogor Siap Gelar Turnamen Tenis Meja Antar Wartawan
PWI Kota Bogor mematangkan sembilan agenda yang akan digelar dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus hari ulang tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-80.

KlikBogor – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus hari jadi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-80, PWI Kota Bogor menghadirkan pelayanan publik bagi masyarakat pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Kegiatan dilangsungkan di Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Rd. Tirto Adhi Soerjo, Kecamatan Tanah Sareal ini bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas IA Bogor dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor.

Ketua Pelaksana HPN Kota Bogor, Ryan Muttaqien, mengatakan kegiatan bertajuk “Pelayanan Publik Imigrasi dan Kependudukan” ini merupakan pembuka dari sembilan rangkaian kegiatan yang telah direncanakan PWI Kota Bogor.

“Ini adalah bentuk kontribusi nyata kami untuk warga. Kami ingin perayaan HPN dan HUT PWI ke-80 ini tidak hanya dirasakan oleh insan pers, tapi juga memberi manfaat administratif langsung bagi masyarakat Bogor,” kata Ryan, Rabu, 4 Februari 2026.

Pelayanan ini memfasilitasi dua jenis kebutuhan dokumen utama bagi masyarakat, yakni Layanan Imigrasi seperti pengurusan administrasi pembuatan paspor dengan jumlah kuota sebanyak 50 pemohon.

Kemudian, layanan Disdukcapil meliputi pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), perubahan Kartu Keluarga (KK), hingga Kartu Identitas Anak (KIA).

“Layanan Disdukcapil ini tidak menggunakan sistem kuota, namun akan dibatasi secara waktu hingga pukul 12.00 WIB,” imbuh Ryan.

Ryan berharap antusiasme warga dapat terakomodir dengan baik melalui kolaborasi ini. Dengan adanya jemput bola pelayanan di lokasi yang lebih terjangkau, warga diharapkan tidak lagi menemui kendala dalam melengkapi dokumen kependudukan maupun keimigrasian mereka.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa membantu warga Kota Bogor dalam mempercepat urusan administrasi mereka secara efektif dan efisien,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, mengatakan perayaan HPN tahun ini didesain lebih inklusif agar manfaat kehadiran pers benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Ia menambahkan sembilan acara yang akan dilaksanakan sejalan dengan HPN yang berlangsung pada 9 Februari. Ia juga menegaskan bahwa HPN bukan sekadar seremoni bagi wartawan, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah.

“Tahun ini kami ingin menghadirkan kemudahan bagi warga sekaligus merawat budaya dan olahraga. Sebanyak sembilan agenda besar telah kami susun secara matang untuk menyemarakkan HPN 2026,” ujar Aldho, sapaan akrab Ketua PWI Kota Bogor.

Melalui sembilan agenda tersebut, PWI Kota Bogor berharap peran pers sebagai pilar keempat demokrasi dapat terus berjalan beriringan dengan aspirasi dan kebutuhan nyata masyarakat di Kota Hujan.

Setelah pelayanan Imigrasi dan Disdukcapil Kota Bogor, esoknya atau Minggu, 8 Februari 2026 digelar Lomba Jaipong tingkat sanggar sebagai upaya melestarikan seni budaya Sunda.

Puncak perayaan yang jatuh pada 9 Februari, digeser ke Rabu 11 Februari 2026, dikarenakan harus menghadiri kegiatan HPN 2026 di Provinsi Banten.

Untuk itu puncak acara akan ditandai dengan momen istimewa berupa peluncuran unit ambulans PWI Kota Bogor serta syukuran HPN.

Selain kegiatan sosial, aspek kebugaran dan hobi juga menjadi sorotan. PWI Kota Bogor telah menjadwalkan Lomba Tenis Meja pada Jumat, 13 Februari, Lomba Mancing pada Minggu, 15 Februari, serta Tracking Jelajah Batas Kota Bogor dengan rute Jungle BNR menuju Taruma Resort Pamoyanan (Saung Eling) pada Sabtu, 14 Februari.

Menariknya, terdapat pula kolaborasi lintas organisasi dengan ICMI Kota Bogor yang dijadwalkan pada Jumat, 20 Februari 2026.

Meski mayoritas kegiatan dilakukan pada bulan Februari, semarak HPN 2026 akan ditutup dengan agenda religius dan olahraga prestasi di bulan berikutnya.

Menutup rangkaian, PWI Kota Bogor akan mengadakan buka puasa bersama serta santunan yatim dan dhuafa pada 7 Maret 2026. Sementara untuk pecinta olahraga Biliar, akan digelar menjadi penutup rangkaian pada Selasa, 31 Maret 2026.

(rls/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Penguatan UMKM Kota Bogor Lintas Sektor, dari Sertifikat Halal hingga Perluasan Akses Pasar

Published

on

By

Penguatan UMKM Kota Bogor Lintas Sektor, dari Sertifikat Halal hingga Perluasan Akses Pasar
87 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bogor memperoleh sertifikat halal. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mendorong penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya dengan mendukung program sertifikasi halal, penguatan pemasaran, serta pendampingan usaha agar pelaku UMKM semakin berdaya saing.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, dalam kegiatan penyerahan Sertifikat Halal, Bazaar SAE PISAN, dan LaJu UMKM di Aula KPPN Bogor, Selasa, 15 September 2026.

Kegiatan tersebut digelar bersama Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kanwil DJPb Provinsi Jawa Barat, KPPN Bogor, Pusat Investasi Pemerintah, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Yayasan Dharma Bhakti Astra Indonesia, Pemerintah Kota Bogor, serta berbagai pihak terkait.

Sebanyak 87 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bogor memperoleh sertifikat halal.

Baca juga: Ombudsman Nilai 2 Lokus Pelayanan RSUD Kota Bogor

Denny Mulyadi mengatakan, kolaborasi yang terbangun tidak hanya memberikan ruang bagi UMKM untuk memperoleh sertifikasi halal, tetapi juga memperluas akses terhadap pengetahuan, pendampingan, pembiayaan, pemasaran, hingga pengembangan usaha.

“UMKM merupakan bagian penting dari perekonomian dan kehidupan masyarakat Kota Bogor. Perannya tidak hanya berkaitan dengan usaha dan omzet, tetapi juga menciptakan lapangan kerja serta menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Denny.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung peningkatan kapasitas UMKM Kota Bogor, termasuk para pelaku usaha yang mengikuti proses sertifikasi halal.

Denny berharap capaian tersebut dapat mendorong pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk, kemasan, pelayanan, serta strategi pemasaran.

“Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi UMKM Kota Bogor untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan membangun kepercayaan konsumen,” katanya.

Baca juga: Dukung UMKM, Ceu Atty Ajak Warga Belanja di Warung Tetangga

Selain penyerahan sertifikat halal, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Bazaar SAE PISAN (Sarana Pemberdayaan Ekonomi Penyandang Disabilitas dan Kelompok Rentan) serta LaJu UMKM (Lapak Jumat UMKM).

Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari upaya membuka akses pemasaran bagi pelaku UMKM, termasuk kelompok penyandang disabilitas dan kelompok rentan, agar memiliki kesempatan memperkenalkan produk sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi.

“Melalui program seperti ini, para pelaku UMKM mendapatkan ruang untuk menampilkan produk, berinteraksi langsung dengan konsumen, memperluas pemasaran, dan meningkatkan pendapatan,” jelasnya.

Pemkot Bogor akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan UMKM. Salah satunya melalui kolaborasi LaJu UMKM bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor yang diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahaman antara KPPN Bogor dan DKPP Kota Bogor pada 17 Januari 2025.

“Ke depan, sinergi antarpihak harus terus diperkuat melalui berbagai gagasan kreatif dan program yang mampu menjawab kebutuhan UMKM, sehingga UMKM Kota Bogor dapat tumbuh menjadi usaha yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkas Denny.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Ombudsman Nilai 2 Lokus Pelayanan RSUD Kota Bogor

Published

on

By

Ombudsman Nilai 2 Lokus Pelayanan RSUD Kota Bogor
Ombudsman Republik Indonesia melakukan penilaian lapangan opini Kepatuhan Pelayanan Publik 2026 di RSUD Kota Bogor, Selasa, 15 September 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Ombudsman Republik Indonesia melakukan penilaian lapangan opini Kepatuhan Pelayanan Publik 2026 di RSUD Kota Bogor. Terdapat dua lokus yang dinilai, yakni pelayanan hemodialisa dan pelayanan poliklinik anak.

Asisten Administrasi Umum (Asum) Setda Kota Bogor, Iceu Pujiati menjelaskan, RSUD Kota Bogor menjadi instansi ketiga yang ditinjau langsung oleh tim Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya. Evaluasi ini memfokuskan peninjauan pada dua layanan unggulan rumah sakit, yakni poliklinik anak dan fasilitas hemodialisa (cuci darah).

“Penilaian oleh ketua tim dan asisten pencegahan maladministrasi Ombudsman RI ini meliputi evaluasi administrasi, maklumat pelayanan hingga pemenuhan kelayakan sarana dan prasarana di area pelayanan,” ungkap Iceu di RSUD Kota Bogor, Selasa, 15 September 2026.

Iceu memaparkan, kesiapan RSUD Kota Bogor didukung ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga medis yang profesional serta penerapan teknologi kesehatan yang modern dalam memfasilitasi kebutuhan medis masyarakat.

Baca juga: Pemkot Bogor Cek Kesiapan 4 Lokus Penilaian Ombudsman

Penilaian ini tidak sekadar mengejar skor kelulusan, melainkan menjadi momentum evaluasi berkala terhadap kualitas layanan kesehatan daerah.

“Harapan kami tentu tidak hanya mengejar nilai, tetapi menjadikannya momentum bagi Pemkot Bogor dan RSUD untuk membenahi serta memastikan mutu pelayanan publik betul-betul dirasakan manfaatnya, baik oleh warga Kota Bogor maupun masyarakat luar daerah,” ujarnya.

Iceu menjelaskan, berbeda dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, bahwa penilaian opini Ombudsman pasa 2026 menetapkan empat lokus spesifik di Kota Bogor. Keempat lokus tersebut Dinsos, SMP Negeri 2 Bogor, RSUD Kota Bogor, dan UPTD IPAL.

“Rangkaian penilaian lapangan ini akan selesai pada Jumat mendatang, dengan UPTD IPAL sebagai penutup seluruh tahapan evaluasi Kepatuhan Pelayanan Publik di Kota Bogor,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Bogor, Sri Nowo Retno menuturkan, RSUD Kota Bogor total memiliki SDM sebanyak 1.431. Dokter umum dan gigi total 43 orang, dokter spesialis 68 orang dan sub spesialis 17 orang.

Baca juga: Titik Api di TPAS Galuga Bogor Padam, Petugas Tetap Siaga

Terdapat 56 jenis layanan di RSUD Kota Bogor dengan 5 layanan unggulan, yaitu pelayanan kanker terpadu, pelayanan jantung terpadu, pelayanan saraf, pelayanan uronefrologi serta pelayanan kesehatan ibu dan anak.

“Penanganan kanker kami dilakukan secara komprehensif dan terpadu oleh tim multidisiplin dengan teknologi modern juga berstandar nasional. Ada juga pelayanan terpadu untuk kesehatan ibu dan anak dari masa kehamilan, persalinan hingga tumbuh kembang anak,” terangnya.

Retno lanjut memaparkan, untuk pelayanan Hemodialisa jangka waktu pelayanan 5 jam dengan SDM nya ada 3 dokter, 18 perawat dan 3 petugas administrasi dan admin log. Jaminan layanan dengan SDM kompeten juga jaminan waktu pelayanan.

“Nah, untuk poliklinik anak saat ini dilengkapi dengan ruang bermain anak, ruang laktasi dan charging station. Hal ini agar anak bisa lebih nyaman dalam menunggu. Untuk ruang bermain anak kami juga sangat representatif. Jangka waktu pelayanan kurang dari 2 jam 30 menit apabila ada pemeriksaan penunjang diatur dalam standar pelayanan penunjang,” katanya.

“Kami menjamin keamanan dan keselamatan pelayanan dengan kegiatan pemeriksaan di ruangan yang aman, aksesibel, menyediakan jalur evakuasi, fasilitas kesehatan serta dukungan bagi peserta rentan,” tambah Retno.

Retno menerangkan, untuk SDM poliklinik anak ada 5 dokter spesialis anak, 1 dokter spesialis anak sub spesialis jantung anak, 1 dokter spesialis anak sub spesialis gastro hepatologi anak, 4 perawat, 2 petugas pendaftaran dan 1 orang kasir.

(hrs/ckl)

Continue Reading

Berita

Titik Api di TPAS Galuga Bogor Padam, Petugas Tetap Siaga

Published

on

By

Titik Api di TPAS Galuga Bogor Padam, Petugas Tetap Siaga
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin di TPAS Galuga, Kabupaten Bogor. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Petugas gabungan berhasil memadamkan seluruh titik api di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kebupaten Bogor.

Meski demikian, petugas tetap berjaga dan siaga untuk melakukan serangkaian proses penanganan selama beberapa hari ke depan.

“Ini hari kedelapan, pantauan secara kasat mata dan visual, 99 persen memang sudah tidak ada asap lagi. Pantauan geothermal akan kita lakukan lagi, karena kemungkinan masih ada panas di bawah yang berpotensi menimbulkan api kembali,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin dalam keterangannya, Senin, 14 September 2026, sore.

Baca juga: Luasan Dampak Kebakaran TPAS Galuga Kini Tersisa 0,48 Hektare

Dengan kondisi saat ini, ia menyampaikan bahwa terdapat standar yang harus dipenuhi dalam penanganan kebencanaan. Setelah proses pemadaman, terdapat tahapan evaluasi dan rehabilitasi.

Untuk itu, disepakati bahwa masih ada petugas dan unit mobil pemadam kebakaran yang tetap bersiaga di lokasi. Namun, jumlah petugas akan lebih sedikit dibandingkan saat proses pemadaman berlangsung.

“Minimal mobil Damkar ada satu yang standby dengan selang yang menunjang. Nanti Kadis Damkar dan Kalak BPBD mengatur berapa jumlah petugasnya,” katanya.

Baca juga: Petugas Berjibaku Padamkan Kebakaran TPAS Galuga Bogor

Jenal mewakili masyarakat Kota Bogor dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengucapkan terima kasih kepada para petugas, baik dari Kota Bogor maupun Kabupaten Bogor, yang telah berjuang memadamkan api. Bahkan, bagi para petugas dari Kota Bogor yang berjibaku membantu proses pemadaman, akan diberikan insentif tambahan.

Hal senada disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor atas kontribusinya dalam membantu memadamkan api di TPAS Galuga.

“Teman-teman semua betul-betul all out dalam pemadaman ini. Dengan segala keterbatasan alat dan lain sebagainya. Terima kasih juga untuk Pemkab Bogor, Pak Bupati yang juga all out,” ucap Denny.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer