Serba Serbi
Peneliti IPB Kembangkan Sampo Daun Pandan, Rambut Sehat-Kuat
KlikBogor – Tim peneliti IPB University dari Departemen Teknologi Industri Pertanian, berhasil mengembangkan produk perawatan rambut atau sampo alami berbahan dasar daun pandan yang ramah lingkungan dan memiliki potensi ekonomi tinggi.
Berbeda dengan sampo pada umumnya yang mengandung bahan kimia sintetis seperti Sodium Lauril Sulfat (SLS), inovasi sampo pandan ini diformulasikan dari bahan alami yang lebih aman bagi kulit kepala dan lingkungan.
Tren back to nature masyarakat yang kini lebih memilih produk alami dan ramah lingkungan juga menjadi alasan penting pengembangan produk ini.
“Kandungan bahan aktif dalam daun pandan berupa polifenol (flavonoid), saponin, dan alkaloid tidak hanya antioksidan tapi juga antimikroba. Ekstrak pandan juga mencegah ketombe dan melindungi kulit kepala dari radikal bebas serta membantu pertumbuhan rambut baru,” jelas Prof Khaswar Syamsu, ketua tim peneliti dikutip Minggu, 14 Desember 2025.
Prof Khaswar mengurai, penelitiannya dimulai dari tahap laboratorium, dengan mengekstrak daun pandan menggunakan air dan mengolahnya menjadi bubuk instan pandan. Bubuk ini dapat disimpan lama dan mudah digunakan sewaktu-waktu.
Selanjutnya, bubuk pandan diformulasikan dengan bahan alami lain, seperti lidah buaya, minyak rosemary, dan minyak tea tree. Bahan-bahan ini diramu menjadi sampo yang tidak hanya membersihkan tetapi juga menutrisi kulit kepala dan mengurangi kerontokan rambut.
Menurut Prof Khaswar, penggunaan daun pandan sebagai bahan utama memiliki potensi ekonomi besar. Pun dengan ketersediaan tanaman ini di Tanah Air.
“Ketersediaannya melimpah di Indonesia, sehingga biaya produksi relatif rendah. Selain itu, meningkatnya permintaan pandan juga bisa membuka peluang ekonomi baru bagi petani desa,” ujarnya.
Saat ini, produk sampo daun pandan tengah dalam proses mendapatkan sertifikat CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik), izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
“Apabila persyaratan sesuai regulasi, produk ini akan dikomersialkan secara legal, baik dalam maupun luar negeri,” turut Prof Khaswar.
Bersama Rumah Pertanian Indonesia, sampo daun pandan ini menunjukkan komitmen IPB University untuk terus mendorong hilirisasi hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah tinggi.
Tidak hanya bermanfaat bagi konsumen, inovasi ini diharapkan juga berkontribusi pada peningkatan pendapatan petani dan pembangunan ekonomi pedesaan.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Turun di 26 Kelas, Judo Kota Bogor Bidik 12 Emas Porprov Jabar
KlikBogor – Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Bogor menargetkan 12 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat yang digelar November 2026.
Ketua Pengcab PJSI Kota Bogor, An An Andri Hikmat mengatakan, perjuangan atlet Judo Kota Bogor telah dimulai melalui nomor kata, baik kategori junior maupun senior.
Ia berharap di empat kelas yang dipertandingkan, yakni dua kelas Juno dan dua kelas Nageno bisa memberikan yang terbaik.
Baca juga: Mengapa Udang Berubah Merah saat Dimasak?
Sementara itu, untuk nomor fighter atau pertarungan, pertandingan dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB dengan kategori junior. Andri juga berharap para atlet mampu menyumbangkan sedikitnya dua hingga empat medali.
“Kita optimistis. Berkat dukungan dan doa dari semua pihak yang selama ini mendukung PJSI Kota Bogor, mudah-mudahan target 12 emas sampai dengan selesai bisa tercapai, bahkan bisa lebih,” kata Andri kepada awak media di Indoor B GOR Pajajaran, Kota Bogor, Kamis, 5 November 2026.
Pada Porprov Jabar 2026, PJSI Kota Bogor mengikuti seluruh kelas yang dipertandingkan dalam cabang olahraga judo dengan total 26 kelas.
“Semua kelas kami ikuti. Total ada 26 kelas,” jelas Andri.
Baca juga: Judo Kota Bogor Sapu Bersih 4 Emas di Porprov XV Jabar 2026
Andri mengungkapkan, untuk mempertahankan gelar juara umum bukan perkara mudah. Judo Kota Bogor telah tiga kali berturut-turut menyandang predikat juara umum, sehingga Porprov kali ini menjadi tantangan tersendiri.
“Kalau ada peribahasa, mengejar itu lebih mudah daripada mempertahankan. Kami sudah tiga kali Porprov berturut-turut menjadi juara umum. Ini Porprov keempat tentu menjadi tantangan yang cukup berat bagi kami,” katanya.
Namun begitu, Andri optimis dengan persiapan atlet yang telah dilakukan sejak tiga tahun lalu, target 12 medali emas dapat tercapai.
“Mudah-mudahan dengan persiapan yang cukup panjang dan matang, target 12 emas bisa tercapai. Kalau lebih, itu menjadi bonus bagi kami. Sekali lagi mohon dukungan agar judo Kota Bogor bisa meraih juara umum yang keempat kalinya,” katanya.
(hrs/ckl)
Serba Serbi
Mengapa Udang Berubah Merah saat Dimasak?
KlikBogor – Mengapa udang segar yang semula berwarna abu-abu atau transparan berubah menjadi merah-oranye saat dimasak? Dosen Program Studi Supervisor Jaminan Mutu Pangan, Sekolah Vokasi IPB University, Ai Imas Faidoh Fatimah menjelaskan, perubahan warna tersebut dipengaruhi oleh astaksantin (astaxanthin), pigmen alami dari kelompok karotenoid yang sudah ada dalam tubuh udang.
“Warna merah pada udang matang berasal dari perubahan interaksi antara pigmen dan protein selama pemasakan. Ketika dipanaskan, struktur protein berubah sehingga warna asli astaksantin menjadi lebih terlihat,” jelas Ai dalam keterangannya dikutip Kamis, 5 November 2026
Pada udang mentah, imbuh Ai, astaksantin berikatan dengan protein, terutama crustacyanin. Saat terkena panas, protein mengalami denaturasi sehingga interaksinya dengan pigmen terganggu dan warna merah-oranye astaksantin menjadi lebih terlihat.
Baca juga: Judo Kota Bogor Sapu Bersih 4 Emas di Porprov XV Jabar 2026
Ai mengingatkan masyarakat tentang potensi alergi akibat konsumsi udang. Menurutnya, salah satu protein utama pemicunya adalah tropomiosin, protein pada jaringan otot yang relatif tahan panas.
“Proses pemasakan tidak serta-merta menghilangkan sifat alergenik tropomiosin. Artinya, udang yang sudah matang tetap dapat memicu reaksi alergi pada orang yang sensitif,” ungkap Ai.
Selain tropomiosin, protein lain seperti arginine kinase, myosin light chain, dan sarcoplasmic calcium-binding protein juga dapat menjadi alergen.
Pada individu yang alergi, protein tersebut dikenali sistem kekebalan tubuh dan memicu respons imun melalui antibodi imunoglobulin E (IgE), yang menyebabkan pelepasan histamin dan mediator peradangan lainnya.
Baca juga: Fenomena Downgrade Lifestyle Ramai di Medsos, Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Gejala alergi udang berbeda pada setiap orang, mulai dari gatal, biduran, pembengkakan, hingga gangguan pencernaan. Pada kondisi berat, reaksi dapat berkembang menjadi sesak napas bahkan anafilaksis, yaitu reaksi alergi sistemik yang mengancam jiwa.
“Reaksi alergi pun tidak sama pada setiap orang. Tingkat keparahannya dipengaruhi oleh sensitivitas individu, jumlah alergen yang masuk, dan kondisi kesehatan masing-masing,” paparnya.
Ai mengatakan, untuk mengurangi risiko, orang dengan riwayat alergi udang perlu menghindari udang beserta produk turunannya, seperti terasi dan kaldu udang, serta mewaspadai kontaminasi silang selama pengolahan makanan.
Jika muncul gejala ringan seperti gatal atau biduran, antihistamin dapat digunakan sesuai anjuran tenaga medis. Namun, bila terjadi sesak napas, pembengkakan tenggorokan, atau penurunan kesadaran, segera cari pertolongan medis darurat.
“Pada kondisi anafilaksis, epinefrin (adrenalin) merupakan terapi utama yang harus diberikan sesegera mungkin, disertai penanganan medis darurat,” pungkasnya.
Dengan memahami kandungan dan karakteristik udang, masyarakat diharapkan semakin bijak dalam mengolah dan mengonsumsi produk pangan laut, tidak hanya memperhatikan cita rasa dan tampilan, tetapi juga potensi risiko kesehatannya.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Judo Borong 4 Emas Porprov Jabar, Jenal Mutaqin: Saya Bangga
KlikBogor – Empat medali emas perdana diraih Kota Bogor dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Empat medali emas tersebut disumbangkan melalui cabang olahraga (cabor) judo.
Raihan empat medali emas tersebut diperoleh melalui nomor KATA yang dipertandingkan di Indoor B GOR Pajajaran, Kota Bogor, Kamis, 5 November 2026.
Ketua Kontingen Kota Bogor yang juga Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, secara langsung menyerahkan empat medali emas tersebut kepada para atlet.
“Empat emas diraih oleh atlet Kota Bogor dalam dua kategori putra dan putri, senior dan junior. Semuanya diraih atlet Kota Bogor dengan poin tertinggi. Alhamdulillah, ini emas perdana. Semoga menjadi motivasi dan langkah awal menuju 100 emas,” ujarnya.
Baca juga: Judo Kota Bogor Sapu Bersih 4 Emas di Porprov XV Jabar 2026
Total delapan atlet dari empat grup berhasil menyumbangkan medali emas. Diantaranya pada kategori Nage No Kata I DAN Putra yang diikuti Afgan Maulana dan Muhammad Fadhillah Nurcahyo.
Kemudian, kategori Ju No Kata Putri yang diikuti Puspita Dewi dan Yashinta Gustianti. Selanjutnya, kategori Ju No Kata DAN 1 Putri yang diikuti Chieka Edelweis dan Rashaqa Dildara. Terakhir, kategori Nage No Kata Putra yang diikuti Ahmad Arya Pandawa dan Rafialy Rachmadana Syahrul.
Jenal mengatakan, cabor bela diri menjadi salah satu cabor yang berpotensi menyumbangkan medali emas dalam jumlah besar bagi Kota Bogor.
Baca juga: DPRD Dorong Diskominfo Kota Bogor Aktif Blokir Situs Judol
Selain judo, terdapat kurash, sambo, dan pencak silat. Meski demikian, seluruh cabor juga memiliki peluang untuk meraih medali emas dan memberikan hasil terbaik bagi Kota Bogor.
“Tentu saya bersyukur sebagai Ketua Kontingen yang langsung hadir menyaksikan pertandingan judo hari ini. Saya bangga menjadi warga Bogor atas raihan empat emas pertama,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tetap berkomitmen memberikan apresiasi kepada atlet berprestasi melalui bonus. Terutama bagi atlet yang konsisten meraih medali emas dalam berbagai kompetisi.
“Ada beberapa atlet yang sudah mendapatkan dua kali emas pada Porprov bahkan PON. Dalam Perda Kota Bogor, diberikan apresiasi bonus senilai Rp100 juta dan masuk ke BUMD dengan mekanisme yang sesuai,” katanya.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi12 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi2 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
