Connect with us

Berita

BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Sawojajar Kota Bogor

Published

on

BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Sawojajar Kota Bogor
Petugas gabungan tengah mengevakuasi pohon tumbang di Jalan Sawojajar, Kecamatan Bogor Tengah, Kamis, 1 Oktober 2026. Dok. BPBD Kota Bogor

KlikBogor – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan evakuasi pohon tumbang di Jalan Sawojajar, tepatnya depan Panin Bank, Kelurahan Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kamis, 1 Oktober 2026 malam.

Pohon jenis kelor ini tumbang menimpa jaringan kabel listrik dan optik sekitar serta menutup akses jalan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan, pohon tersebut tumbang sekira pukul 16.40 WIB

Baca juga: Wawalkot Borong Dagangan Kakek 88 Tahun saat Sidak Jalan Merdeka

Ia menduga kejadian itu akibat hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut.

“Penyebab ini diketahui karena hujan disertai angin kencang,” jelas Dimas Tiko.

Pohon setinggi sekitar 10 meter dan berdiameter sekitar 50 sentimeter tumbang menimpa jaringan kabel listrik dan optik sekitar serta menutup akses jalan.

Petugas BPBD menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan pohon yang tumbang.

Baca juga: Pohon Tumbang di Baranangsiang Bogor, 4 Orang Terluka

Penanganan juga melibatkan unsur lain dari Tagana Kota Bogor, Disperumkim Kota Bogor, Satlantas Polresta Bogor Kota, Dishub Kota Bogor, PLN Kota Bogor, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Redkar Kota Bogor, serta IEA Bogor Raya.

Dimas Tiko menambahkan, proses penanganan selesai sekira pukul 20.45 WIB.

“Assessment dan pemangkasan dahan pohon patah sudah selesai dilakukan di lokasi kejadian,” ujarnya.

Saat ini, akses Jalan Sawojajar sudah bisa dilalui setelah sebelumnya arus kendaraan dialihkan sementara.

(hrs/ckl)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Mendikdasmen Buka IMSO ke-23, 404 Siswa Siap Adu Kemampuan Matematika dan Sains

Published

on

By

Mendikdasmen Buka IMSO ke-23, 404 Siswa Siap Adu Kemampuan Matematika dan Sains
Pembukaan International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23 di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen, Kota Depok, Sabtu, 3 Oktober 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti resmi membuka International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23 di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen, Kota Depok, Jawa Barat.

Sebanyak 404 siswa dari 23 negara ambil bagian dalam ajang kompetisi matematika dan sains untuk jenjang sekolah dasar (SD) tersebut. Para peserta berasal dari Bangladesh, Botswana, Bulgaria, China, Ghana, Hong Kong, India, Indonesia, Kazakhstan, Laos, Malaysia, Mongolia, Maroko, Nepal, Filipina, Singapura, Afrika Selatan, Sri Lanka, Tajikistan, Thailand, Amerika Serikat, Uzbekistan, dan Vietnam.

Abdul Mu’ti mengatakan, IMSO menjadi salah satu ajang penting untuk mengembangkan bakat dan kemampuan siswa, khususnya di bidang matematika dan sains.

“Ini dua bidang yang sangat penting untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan penanaman sains, matematika sejak dini,” kata Abdul Mu’ti usai membuka IMSO ke-23, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Ia menambahkan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi salah satu prasyarat untuk mengembangkan berbagai kekayaan alam yang dimiliki Indonesia sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Selain menjadi ajang kompetisi, Abdul Mu’ti menilai IMSO menjadi ruang bagi talenta muda dari berbagai negara untuk membangun jejaring dan bertukar pengalaman.

“Forum ini bukan hanya menjadi forum di mana para talenta muda matematika dan sains dari 23 negara bertemu dan berlomba, tetapi forum di mana mereka membangun jejaring generasi-generasi yang brilliant,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa para peserta yang hadir merupakan siswa pilihan dari masing-masing negara. Karena itu, IMSO diharapkan tidak hanya untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi sarana membangun jaringan antargenerasi muda di bidang matematika dan sains.

Baca juga: 404 Siswa dari 23 Negara Ikuti Kompetisi Matematika-Sains di Indonesia

Abdul Mu’ti juga berharap penyelenggaraan IMSO di Indonesia dapat menginspirasi lebih banyak anak untuk mencintai matematika dan sains.

“Dua bidang ini yang juga menjadi prioritas Bapak Presiden,” imbuh Abdul Mu’ti.

Saat ini, Kemendikdasmen mengembangkan STEM 5M yang mencakup pembelajaran yang murah, mudah, menggembirakan, mindful, dan meaningful. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mengubah anggapan bahwa matematika dan sains merupakan bidang yang sulit dan mahal.

“Kami ingin mengubah stigma itu dengan gerakan STEM 5M, dan mudah-mudahan ini juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia,” katanya.

Foto bersama para peserta International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23. Foto/Klikbogor

Sementara itu, Chairman IMSO ke-23, Raden Ridwan Hasan Saputra mengatakan, persiapan Timnas IMSO Indonesia telah dilakukan sekitar satu bulan sebelum kompetisi melalui pelatihan secara daring.

Pelatihan tersebut berlangsung sekitar empat jam setiap hari. Selain itu, para peserta menjalani karantina selama enam hari di PPSDM Kemendikdasmen menjelang pelaksanaan kompetisi.

“Menjelang lomba, enam hari sebelum lomba ini, kami adakan karantina di PPSDM selama enam hari dari pagi sampai malam dan menginap. Itu persiapannya,” kata Ridwan.

Menurut Ridwan, pihaknya tidak menetapkan target jumlah medali karena persaingan antarpeserta cukup ketat. Namun, Timnas IMSO Indonesia berharap dapat meraih medali emas, perak, dan perunggu.

Baca juga: 750 Atlet Kota Bogor Siap Bertanding di Porprov: Targetkan 100 Medali Emas 

Indonesia sendiri mengirimkan 63 peserta yang tergabung dalam Timnas IMSO Indonesia. Mereka terdiri atas 32 peserta bidang matematika dan 31 peserta bidang sains.

Kompetisi IMSO akan berlangsung selama dua hari pada 4-5 Oktober 2026. Pada hari pertama, peserta mengikuti dua jenis tes teori. Untuk bidang matematika, peserta mengerjakan soal isian singkat dan uraian.

Sementara pada hari kedua, peserta mengikuti tes eksplorasi untuk matematika dan eksperimen untuk sains. Seluruh soal kompetisi disajikan dalam bahasa Inggris.

Adapun penilaian kompetisi dilakukan oleh juri yang berasal dari berbagai negara, di antaranya Bulgaria, Vietnam, dan Thailand.

Dalam kompetisi tahun ini, Indonesia juga menghadapi persaingan dari sejumlah negara yang selama ini memiliki perhatian khusus terhadap pembinaan matematika dan sains, di antaranya Singapura, China, dan Vietnam.

“Kalau biasanya, negara yang kategorinya berat itu Singapura, China, sama Vietnam. Karena mereka memang sudah fokus, ada sekolahnya yang memang mengurus matematika dan IPA,” ujar Ridwan.

Selain kompetisi, IMSO ke-23 juga akan diisi dengan kegiatan pertukaran budaya. Kegiatan tersebut dijadwalkan setelah rangkaian perlombaan selesai sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antarpeserta dari berbagai negara.

IMSO ke-23 digelar oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) bersama Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah selaku Local Committee Organizer, dengan dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Sekolah Dasar.

(hrs/ckl)

Continue Reading

Berita

Hampir Rampung, Jembatan Paledang-Pasirjaya Siap Beroperasi

Published

on

By

Hampir Rampung, Jembatan Paledang-Pasirjaya Siap Beroperasi
Pembangunan jembatan penghubung Paledang-Pasirjaya. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Pembangunan jembatan penghubung wilayah Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, dan Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, hampir rampung. Saat ini, progres pembangunan jembatan mencapai 95 persen sehingga siap dioperasionalkan.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengecek langsung pembangunan jembatan tersebut sambil gowes pada Jumat, 2 Oktober 2026.

“Tinggal finishing, coating lantai (pemasangan lapisan pelindung lantai), pembuatan gapura, dan railing. Insyaallah pertengahan bulan ini sudah bisa diresmikan,” kata Jenal dalam keterangannya.

Baca juga: Kisah di Balik Pembangunan Jembatan Paledang–Pasirjaya 

Ia mengatakan, historis pembangunan jembatan ini cukup panjang serta melewati serangkaian kajian yang harus ditempuh. Namun, saat ini jembatan bisa berdiri dan menjadi akses baru bagi masyarakat.

Termasuk, sambung Jenal, rekomendasi dari Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) untuk pembangunan jembatan penghubung di atas saluran Sungai Cisadane ini.

Ia menegaskan, pengawasan terhadap pembangunan jembatan penghubung ini harus terus dilakukan. Namun, secara konstruksi, jembatan ini diharapkan bisa kuat dan tahan lama.

“Saya sebagai warga dan Wakil Wali Kota mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu, termasuk warga di Kelurahan Paledang dan Pasir Jaya. Ini dari APBD Kota Bogor, dari uang rakyat kembali ke rakyat,” tuturnya.

Baca juga: Jembatan Garuda King Ago Batu Tapak di Kota Bogor Diresmikan

Salah satu warga Pasirjaya, Yuni (45) mengungkapkan bahwa kehadiran jembatan penghubung ini sangat membantu masyarakat, terutama di dua kelurahan tersebut.

“Alhamdulillah, terima kasih Pemerintah Kota Bogor yang sudah membangun jembatan ini. Ini sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat,” ungkapnya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Benahi Pedestrian dan Drainase

Published

on

By

Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Benahi Pedestrian dan Drainase
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin saat mengecek pembangunan pedestrian dan drainase di wilayah Kecamatan Bogor Tengah, Kamis, 1 Oktober 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin meninjau pembangunan pedestrian di kawasan Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah, sekaligus melakukan operasi angkutan kota (angkot) di jalur tersebut, Kamis, 1 Oktober 2026.

Jenal Mutaqin mengatakan, kawasan Jalan Merdeka memang sudah terlalu crowded. Terlebih, infrastruktur, baik jalur pejalan kaki maupun drainase, sudah mengalami kerusakan karena terisi oleh pedagang kaki lima (PKL).

“Sehingga hari ini adalah tindak lanjut, dan dari hasil pemantauan bahwa PUPR sudah melakukan pembangunan konstruksi pedestrian dan perbaikan drainase yang sudah hampir dangkal dan terisi sampah sangat penuh,” ungkap Jenal usai peninjauan.

Ada total 350 meter pedestrian dan drainase yang dibangun. Ia juga mengedukasi para pedagang untuk tidak lagi menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan.

“Sambil mengedukasi kepada PKL untuk menghentikan aktivitas jualannya di atas trotoar. Yang sebetulnya di beberapa titik sudah punya toko, tapi masih maju,” ujarnya.

Baca juga: Wawalkot Borong Dagangan Kakek 88 Tahun saat Sidak Jalan Merdeka

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berulang kali memberikan sanksi dan peringatan. Bahkan, petugas menyarankan para pedagang untuk berpindah lokasi ke pasar yang sudah disediakan.

“Tempat-tempat yang sudah kita tata agar bersih dari PKL dan diupayakan pendekatan persuasif,” ucap Jenal.

Situasi di lapangan juga menunjukkan masih adanya bagian bangunan milik pedagang yang menghalangi pembangunan pedestrian. Ia meminta para pedagang untuk membongkarnya secara mandiri.

“Boleh berjualan selama mengikuti peraturan. Selama mengikuti tata tertib dan menghormati fasilitas publik yang punya hak,” katanya.

Baca juga: JPO Bakal Dibangun, PKL Jalan MA Salmun Diminta Berpindah ke Pasar

Dalam hal pengawasan, Jenal juga menegaskan bahwa petugas harus tegas dalam menegakkan peraturan. Ke depan, petugas Park Ranger akan dilibatkan untuk memperkuat pengawasan bersama Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub).

“Ke depan komposisi dibagi menjadi sekitar 30 personel ke Pol PP dan 30 personel ke Park Ranger untuk stanby di lapangan yang crowded dan berpotensi diisi PKL kembali,” katanya.

Berkaitan dengan razia angkot tua, kata Jenal, dari total 1.780 angkot, sudah sekitar 1.264 kendaraan yang dibekukan izinnya. Sisanya 516 angkot akan terus dilakukan penindakan hingga akhir tahun.

“Tersisa 516 angkot yang belum dan akan dilakukan bertahap sampai akhir tahun ini. Angkot yang berusia di atas 20 tahun tidak ada lagi yang beroperasi,” katanya.

Tak hanya angkot, angkutan kota dalam provinsi (AKDP) juga masuk dalam bagian operasi. Dalam waktu dekat, Pemkot Bogor juga akan melakukan operasi gabungan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

(hrs/ckl)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer