Berita
Wali Kota hingga OPD Tunaikan Zakat Melalui Baznas Kota Bogor
KlikBogor – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim dan Wakilnya, Jenal Mutaqin, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi bersama para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bogor.
Penyerahan zakat tersebut dalam kegiatan Zakat Balaikota bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia” yang digelar di Balai Kota Bogor, Selasa, 17 Maret 2026.
Wali Kota Bogor menunaikan zakat secara simbolis didampingi oleh Ketua Baznas Kota Bogor Subhan Murtadla, dan diterima serta didoakan oleh Wakil Ketua Baznas Kota Bogor Romdoni, sebagaimana tradisi amil yang mendoakan para muzaki.
Dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim menyampaikan bahwa penunaian zakat oleh jajaran pemerintah merupakan bentuk komitmen dalam mendukung penguatan peran Baznas.
“Hari ini kita memberikan contoh dengan menunaikan zakat fitrah, zakat penghasilan, dan fidyah. Ini menunjukkan kembali peran yang sangat penting dari Baznas Kota Bogor,” kata Dedie Rachim.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Bogor, Subhan Murtadla, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan zakat Balaikota pada bulan suci Ramadan yang menjadi momentum memperkuat gerakan zakat di Kota Bogor.
“Alhamdulillah hari ini, di 10 hari terakhir Ramadhan, kami seluruh jajaran Baznas Kota Bogor menerima pembayaran zakat dari Wali Kota Bogor, Wakil Wali Kota Bogor, Sekda, serta seluruh OPD Pemerintah Kota Bogor. Hal ini memberikan nilai yang sangat luar biasa bagi kami,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pada momentum Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, Baznas Kota Bogor menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp3,7 miliar, sebagai bagian dari target penghimpunan zakat Baznas Kota Bogor tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp7,8 miliar.
Subhan berharap keteladanan Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekda dalam menunaikan zakat melalui Baznas Kota Bogor dapat menjadi inspirasi bagi para pejabat pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat luas untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah.
Upaya ini juga diharapkan dapat memperkuat kesejahteraan umat sekaligus membantu program pengentasan kemiskinan di Indonesia.
(ckl/hrs)
Berita
Satpol PP Kota Bogor Bentuk RW Ciluar jadi Kampung Trantibum
KlikBogor – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor tengah menggembleng pembinaan masyarakat di wilayah Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara.
Program bertajuk “Kampung Trantibum” ini disiapkan untuk mencetak rukun warga (RW) percontohan dalam penegakan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum).
Kepala Satpol PP Kota Bogor, Pupung W. Purnama menjelaskan bahwa program pembinaan ini dirancang untuk mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga kondusivitas serta ketertiban di lingkungan masing-masing.
“Saat ini kami sedang melaksanakan kegiatan pembinaan di salah satu RW Kelurahan Ciluar untuk pembentukan Kampung Trantibum. Targetnya, kita ingin menjadikan RW tersebut sebagai RW percontohan, di mana seluruh warga terlibat dan berpartisipasi aktif menjaga trantibum di lingkungannya,” ujar Pupung, Jumat, 14 Agustus 2026.
Baca juga: ASN Kota Bogor Diduga Terjatuh ke Sungai Cisadane saat Melintas Jembatan
Ia menambahkan, proses pembinaan tersebut telah berjalan selama satu bulan terakhir. Dalam program ini, pengurus RT/RW serta warga setempat mendapatkan berbagai pembekalan teknis mengenai regulasi ketertiban umum, edukasi hukum, hingga pelatihan peran serta masyarakat dalam deteksi dini gangguan ketertiban.
“Masyarakat dan pengurus lingkungan diberikan pelatihan, pembinaan, serta edukasi terkait regulasi. Hal ini penting agar mereka paham bagaimana cara berpartisipasi secara aktif menjaga lingkungannya sendiri,” jelasnya.
Jika pembentukan Kampung Trantibum di Kelurahan Ciluar ini berjalan sukses, Satpol PP Kota Bogor berencana meluncurkan program tersebut. Keberhasilan di Kelurahan Ciluar nantinya akan dijadikan acuan bagi RW lain di seluruh wilayah Kota Bogor.
Baca juga: Ngadu ke Dewan, Zenal Abidin Cari Solusi Relokasi Pedagang Tanaman Hias
Tak menutup kemungkinan, kata Pupung, ke depan program Kampung Trantibum akan dikembangkan menjadi ajang perlombaan antarkelurahan atau kecamatan, menyerupai lomba pos kamling atau ronda yang biasa digelar kepolisian.
“Tahun ini baru kita garap sebagai proyek percontohan. Mudah-mudahan berhasil, sehingga semua RW bisa benchmark ke sana. Ke depan, tidak menutup kemungkinan kegiatan seperti ini bisa dilombakan antarwilayah untuk memicu semangat warga menjaga ketertiban,” katanya.
(hrs/ckl)
Berita
ASN Kota Bogor Diduga Terjatuh ke Sungai Cisadane saat Melintas Jembatan
KlikBogor – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Bogor diduga terjatuh ke Sungai Cisadane saat melintas jembatan penghubung Kelurahan Cipaku dan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan. Hingga saat ini, Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 13 Agustus 2026 malam.
Saat kejadian, korban yang diketahui merupakan warga Kelurahan Pamoyanan bernama Bayu Zulkarnaen (36) melintas di jembatan usai pulang kerja.
“Magrib menjelang Isya yang bersangkutan ini pulang kerja, posisinya melintas jembatan yang biasa dilewati pulang pergi,” ujar Dimas Tiko saat dikonfirmasi awak media, Jumat, 14 Agustus 2026.
Baca juga: Ngadu ke Dewan, Zenal Abidin Cari Solusi Relokasi Pedagang Tanaman Hias
Ia menjelaskan, pada saat kejadian tidak ada saksi mata yang melihat secara langsung korban terjatuh. Namun, sepeda motor milik korban ditemukan dalam kondisi masih menyala di ujung jembatan.
“Dugaan sementara, korban terjatuh ke aliran air di bawah jembatan. Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya helm dan tas (korban) di muka air radius sekitar 100 meter dari dugaan titik jatuh,” katanya.
Ia mengatakan, untuk penyebab pasti terjadinya kejadian tersebut, pihaknya belum mengetahui.
“Karena apanya kami belum tahu. Tapi yang pasti posisi motornya ada di atas jembatan,” terangnya.
Baca juga: Tangani Banjir di Tamansari Persada, Pemkot Bogor Kembali Bangun Drainase
Hingga hari kedua pencarian, keberadaan korban masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran dan penyelaman di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik korban terjatuh.
“Tim gabungan masih melakukan pencarian di hari kedua, tadi mulai pencarian jam 9.00,” jelas Dimas Tiko.
(hrs/ckl)
Berita
Jembatan Garuda King Ago Batu Tapak di Kota Bogor Diresmikan
KlikBogor – Presiden Prabowo Subianto mengaku bangga dan terharu terhadap intensitas pembangunan jembatan dan sumur bor yang dilakukan hampir di semua wilayah di Indonesia.
Hal itu Presiden sampaikan saat launching serentak pembangunan jembatan dan sumur bor yang disaksikan secara daring dari Jembatan Garuda King Ago Batu Tapak yang berlokasi di RW 03, Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat. Kamis, 13 Agustus 2026.
“Bahwa Bangsa Indonesia itu bangsa yang bersatu. Bangsa yang gotong royong. Bangsa yang mampu menggali kekuatan kita sendiri, yang bekerja sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kebaikan rakyat,” kata Presiden dalam sambutannya.
Presiden juga mengapresiasi TNI Polri yang berada di tengah masyarakat. Sehingga semua aksesibilitas warga dan infrastruktur bisa terpenuhi sejauh ini.
“Saudara-saudara telah berinisiatif sebelum sesungguhnya saya memberikan instruksi. Ini bukti TNI adalah tentara rakyat, bukti bahwa Polri adalah polisi rakyat. Ini yang harus kita ingat selalu,” ungkapnya.
Jembatan sepanjang 15,3 meter itu dibangun dengan nuansa merah putih oleh TNI Angkatan Darat (AD) dan masyarakat. Hal ini sebagai simbol bahwa persatuan untuk Bangsa Indonesia terus dipupuk.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, didampingi Kasrem 061/Suryakancana dan Dandim 0606/Kota Bogor serta Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor ikut meresmikan jembatan tersebut.
“Sesuai dengan arahan Pak Presiden, bahwa jembatan sepanjang 15,3 meter ini harus dan Insya Allah bermanfaat untuk masyarakat,” singkat Jenal sebelum meresmikan jembatan.
Di lokasi yang berbeda saat daring, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa pembangunan ini bentuk komitmen TNI AD dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.
Sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan ini diharapkan mampu memperlancar akses penghubung antarwilayah.
“Serta mendorong mobilitas pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Jenderal Maruli.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi9 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
