Connect with us

Serba Serbi

Rekomendasi Jenis Olahraga yang Tepat selama Puasa

Published

on

Rekomendasi Jenis Olahraga yang Tepat selama Puasa
Ilustrasi jogging ringan. Dok. Pixabay.com.

KlikBogor – Olahraga saat puasa dapat meningkatkan kesehatan tubuh bahkan kebugaran. Namun ada beberapa jenis olahraga yang aman dan efektif dilakukan saat berpuasa.

Menukil dari ipb.ac.id, Dosen Departemen Gizi Masyarakat, FEMA, IPB University, Muhammad Aries mengungkapkan, beribadah puasa selama bulan Ramadan merupakan kewajiban bagi umat muslim. Idealnya, selama menjalani puasa seseorang harus tetap bugar dan produktif.

Untuk mencapainya, selain mengatur pola makan, hal yang tak kalah penting diperhatikan adalah mengatur pola aktivitas fisik, termasuk kebiasaan berolahraga.

Aries membeberkan, berolahraga saat puasa dapat menjaga bahkan meningkatkan kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, dan meningkatkan metabolisme tubuh.

“Dengan berolahraga secara rutin, tubuh dapat lebih efisien dalam membakar lemak sebagai sumber energi,” jelas Aries.

Ia menambahkan, efisiensi tersebut juga membantu proses penurunan berat badan secara sehat. Selama berpuasa, ia menyarankan agar memilih jenis olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang.

Hal itu menjadi penting agar tubuh tetap bugar tanpa menyebabkan dehidrasi atau kelelahan berlebih.

“Biasanya, olahraga ini dilakukan dengan durasi sekitar 20–45 menit tergantung kondisi tubuh masing-masing individu,” tutur dosen Program Studi Ilmu Gizi itu.

Aries pun merekomendasikan beberapa jenis olahraga yang aman dan efektif dilakukan saat berpuasa.

Pertama adalah jalan kaki atau jogging ringan (30–45 menit). Aktivitas ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan sirkulasi darah, dan membakar kalori tanpa terlalu banyak menguras energi.

Kedua, yoga atau peregangan (20–30 menit). Aktivitas ini membantu menjaga fleksibilitas tubuh, mengurangi ketegangan otot, serta meningkatkan keseimbangan dan konsentrasi.

Ketiga, latihan kekuatan ringan (20–30 menit). Seperti push-up, sit-up, squat, atau latihan dengan beban ringan untuk menjaga massa otot tanpa membebani tubuh.

Keempat, bersepeda santai (30-45 menit). Baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan kardiovaskular tanpa memberikan tekanan berlebih pada tubuh.

Kelima, senam atau aerobik ringan (20–40 menit). Gerakan aerobik sederhana dapat membantu menjaga kebugaran tanpa risiko dehidrasi atau kelelahan berlebihan.

Sementara itu, bagi individu yang telah memiliki kebiasaan olahraga rutin yang sangat baik, ia merekomendasikan strategi, seperti latihan beban dengan intensitas sedang.

“Hindari beban yang terlalu berat dan kurangi volume latihan agar tubuh tidak mengalami kelelahan berlebih yang bahkan menyebabkan cedera. Jika ingin meningkatkan intensitas maka cara yang dapat ditempuh dengan menggunakan beban yang lebih ringan namun repetisi ditingkatkan. Hal ini dapat dilakukan untuk menjaga kekuatan otot,” paparnya.

Latihan kardio ringan hingga sedang. Hindari kardio berintensitas tinggi dan pilih aktivitas seperti treadmill dengan kecepatan sedang atau sepeda statis.

Kemudian, peregangan dan mobilitas. Latihan peregangan dan mobilitas bermanfaat untuk menjaga fleksibilitas dan mengurangi ketegangan otot selama puasa.

Selain jenis olahraga dan durasinya, pemilihan waktu yang tepat juga penting diperhatikan agar tubuh tetap bugar dan tidak mengalami kelelahan berlebihan.

Aries merekomendasikan beberapa waktu berolahraga saat puasa, yakni sebelum berbuka puasa, setelah berbuka puasa (antara Maghrib dan Isya), setelah tarawih (antara pukul 21.00–23.00), dan sebelum sahur bagi yang memang sudah terbiasa melakukan hal tersebut.

“Pastikan asupan cairan yang cukup saat sahur dan berbuka untuk menghindari dehidrasi. Pilih makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat agar energi tetap terjaga sepanjang hari,” pesan Aries.

Ia juga mengingatkan agar menghindari olahraga dengan intensitas tinggi dan durasi panjang untuk mencegah kelelahan berlebih. “Istirahat yang cukup agar tubuh memiliki waktu untuk pemulihan,” imbuhnya.

(ary/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serba Serbi

Tips Memilih Telur dan Cara Menyimpan-Mengolah yang Tepat

Published

on

By

Tips Memilih Telur dan Cara Menyimpan-Mengolah yang Tepat
Telur ayam. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Telur merupakan sumber protein hewani bergizi tinggi yang mudah didapat dan terjangkau oleh berbagai kalangan masyarakat.

Meski harganya relatif terjangkau, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan belanja rumah tangga untuk rokok masih lebih besar dibandingkan telur.

Padahal, menurut Profesor Ilmu Gizi IPB University Prof Rizal M Damanik, konsumsi dua butir telur per hari dapat menjadi investasi sederhana dengan dampak besar bagi pertumbuhan anak.

Selain nilai gizinya, masyarakat juga perlu memahami cara memilih dan menyimpan telur dengan benar agar kualitasnya tetap terjaga.

Ciri Telur Segar dan Berkualitas

Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof Niken Ulupi, membagikan panduan praktis mengenali telur berkualitas dari ciri fisiknya.

“Telur yang oval sempurna, terasa berat saat dipegang, dan cangkangnya kuat menandakan telur tersebut baik dan segar,” ujarnya dikutip Senin, 2 Maret 2026.

Meskipun tampilan luar tidak menentukan kandungan gizi telur, tetapi hal itu dapat menjadi indikator kesegaran.

“Yang terlihat dari luar itu tidak mencerminkan nilai gizi dari telurnya. Tapi kalau kualitasnya bagus, telur fresh, saat dipecahkan putih telurnya akan kental,” jelasnya.

Telur dengan ujung terlalu runcing atau cangkang kasar sebaiknya dihindari karena dapat menandakan gangguan kesehatan pada induk ayam.

Selain itu, telur yang bersih secara alami menunjukkan manajemen peternakan yang baik. “Kalau terlalu kotor, bisa jadi tempat menempelnya bakteri,” tambahnya.

Prof Niken juga meluruskan anggapan bahwa warna cangkang menentukan kualitas gizi. Menurutnya, perbedaan warna putih atau cokelat hanya dipengaruhi pigmen alami ayam.

“Nilai gizi telur itu sudah ditentukan secara genetik. Selama telur terbentuk sempurna, artinya kandungan gizinya sudah cukup,” ujarnya.

Kulkas atau Suhu Ruang? 

Penyimpanan telur turut memengaruhi kualitas dan keamanan konsumsi. Prof Niken menyarankan telur disimpan di dalam kulkas agar dapat bertahan hingga satu bulan tanpa penurunan mutu yang signifikan.

“Pada suhu dingin, patogen akan ‘tidur’, sehingga perkembangan bakteri berhenti,” jelasnya.

Jika disimpan pada suhu ruang, telur sebaiknya tidak lebih dari tiga minggu dan dijauhkan dari sumber panas maupun bahan beraroma tajam karena telur mudah menyerap bau.

Ia juga mengingatkan agar telur dimasak hingga matang sempurna untuk mengurangi risiko bakteri seperti Salmonella atau E coli.

“Kalau tubuh kita sedang sehat, paparan bakteri bisa diatasi. Tapi kalau imunitas sedang turun, risikonya meningkat,” katanya.

Dengan memilih, menyimpan, dan mengolah telur secara tepat, masyarakat dapat memperoleh manfaat gizi optimal dari bahan pangan sederhana yang memiliki dampak besar bagi kesehatan dan kualitas generasi masa depan.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Vihara Dhanagun Bogor

Published

on

By

Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Vihara Dhanagun Bogor
Sejumlah anak yatim tengah berbuka puasa di pelataran Vihara Dhanagun, Kota Bogor, Minggu, 1 Maret 2026. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Ratusan anak yatim buka puasa bersama di pelataran Vihara Dhanagun, Kota Bogor pada Minggu sore, 1 Maret 2026. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan Cap Go Meh-Bogor Street Festival (CGM-BSF) 2026.

“Tanggal 1 Maret ini acara buka puasa bersama 400 anak yatim yang ada di Kota Bogor. Hari ini juga sebagai awal pembuka menuju CGM-BSF,” kata Ketua CGM-BSF 2026, Arifin Himawan.

Ia menambahkan, selama tiga hari ke depan, kawasan Jalan Suryakencana akan diramaikan Pasar Malam Jadoel yang menghadirkan ratusan tenant kuliner, kopi legendaris, serta produk kreatif lokal Bogor.

Sementara puncak acara dijadwalkan pada 3 Maret, usai salat tarawih. Masyarakat akan disuguhkan parade budaya serta pertunjukan barongsai yang menjadi daya tarik utama setiap tahunnya.

“Puncaknya tanggal 3 Maret setelah salat tarawih akan ada parade budaya dan juga barongsai. Diharapkan masyarakat bisa datang ke Kota Bogor, sama-sama kita bergembira, supaya semuanya berjalan dengan baik,” tuturnya.

Ia menjelaskan, perayaan tahun ini memiliki perbedaan dibanding tahun sebelumnya. CGM-BSF 2026 bertepatan dengan bulan suci Ramadan sehingga waktu pelaksanaan acara menjadi lebih terbatas.

“Perbedaan tahun ini dengan tahun kemarin bersamaan dengan bulan suci Ramadan sehingga waktu untuk parade budaya dan lainnya lebih terbatas. Acara kebudayaan tetap ada, cuma tidak semaksimal di tahun lalu,” jelasnya.

Termasuk dalam hal pertunjukan barongsai, panitia membatasi peserta hanya dari Kota Bogor. Meski ada keinginan dari luar daerah untuk ikut berpartisipasi, keterbatasan waktu membuat panitia belum bisa mengakomodasi.

“Barongsai dibatasi karena kita ambil dari Kota Bogor saja tanpa ada kegiatan lainnya walaupun dari luar Kota Bogor ingin berpartisipasi, sehingga kita tidak bisa mengakomodir karena memang waktu yang terbatas,” katanya.

Acara buka puasa bersama mengangkat tema ‘Merajut Kebersamaan di Bulan Suci Ramadan’ ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Bogor, Wamendagri Bima Arya, serta tokoh agama dan masyarakat.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Buka Puasa Bersama Alumni IPB Perkuat Sinergi dan Aksi Sosial

Published

on

By

Buka Puasa Bersama Alumni IPB Perkuat Sinergi dan Aksi Sosial
‎‎Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) menggelar buka puasa bersama di Serbaguna DPRD Kota Bogor. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – ‎‎Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) melakukan berbagai kegiatan di bulan suci Ramadan 1447 Hijiriah, salah satunya melalui buka puasa bersama.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna DPRD Kota Bogor ini dihadiri Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, serta para alumni IPB lintas angkatan.

Ketua DPC HA IPB Kota Bogor, Ikman Siregar, menyampaikan, acara buka puasa bersama sekaligus silaturahmi ini melibatkan para alumni IPB yang berdomisili di Kota Bogor. Diketahui, dari sekitar 160.000 alumni IPB terdapat 20.000 orang di antaranya di Kota Bogor.

“Alhamdulillah hampir dihadiri oleh semua, termasuk Ketua Umum DPP HA IPB yang juga Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, DPD HA IPB Jawa Barat, Pak Wali Kota Bogor, Pak Ketua DPRD Kota Bogor, juga anggota DPRD Kota Bogor yang hampir 30 persen alumni IPB serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bogor,” katanya, Sabtu sore, 28 Februari 2026.

Menurutnya, sinergitas harus terus dibangun untuk memperkuat hubungan dengan konsep pentahelix antara IPB dan Pemerintah Kota Bogor serta alumni IPB karena sebagai masyarakat juga ingin berbuat untuk Kota Bogor.

Selain buka puasa bersama, para alumni IPB juga mengadakan kegiatan sosial berupa penyaluran Mushaf Alquran untuk korban banjir di Sumatra. Kemudian, santunan 1.200 anak yatim untuk di wilayah kota dan kabupaten Bogor yang dilakukan secara bertahap.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer