Berita
Mobil Bermuatan 8 Jeriken Bensin Terbakar di Mulyaharja, 2 Orang Terluka
KlikBogor – Satu unit mobil Toyota Kijang bermuatan delapan jeriken bensin ludes dilalap si jago merah di Jalan Raya Cibeureum, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Peristiwa ini mengakibatkan dua orang mengalami luka bakar.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 12.40 WIB.
Ade mengungkapkan, berdasarkan keterangan warga setempat, kebakaran bermula ketika mobil berpelat nomor F 1159 PM tiba-tiba berhenti di lokasi kejadian.
Kemudian, sekitar tiga orang keluar dari mobil dalam keadaan panik dan meninggalkan kendaraan tersebut. Tak lama setelah itu, mobil tersebut terbakar.
“Menurut saksi warga setempat, mobil tiba-tiba berhenti, dan keluarlah dari mobil tersebut sekitar tiga orang dengan wajah panik, orang tersebut pergi kabur meninggalkan mobil, kemudian mobil terbakar,” katanya.
Baca juga: 56 Tim Pelajar Bogor Berlaga di KNPI Futsal Championship
Ade menjelaskan, mobil tersebut membawa muatan delapan jeriken bensin dan alat pompa bensin.
Petugas pemadam kebakaran yang mendapat laporan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Api yang melumat mobil berhasil dijinakkan setelah 10 menit pemadam.
“Lama pemadaman 10 menit dan dilanjutkan pendinginan selama 20 menit,” kata Ade.
Dalam penanganan itu, petugas sektor Sukasari Kota Bogor juga dibantu unsur lain dari Redkar Kota Bogor, Damkar Kabupaten Bogor, dan Polmas.
Baca juga: Dosen IPB Ungkap 2 Aspek Etika AI yang Kerap Diabaikan
Akibat kejadian itu, dua korban mengalami luka bakar di bagian kaki dan punggung. Keduanya kemudian dibawa ke petugas Polmas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Ade mengatakan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Namun, sumber api dari dalam mobil.
“Total kerugian diperkirakan 100 juta rupiah,” imbuhnya.
(hrs/ckl)
Berita
Kota Bogor Punya Banyak Potensi jadi Laboratorium Kewirausahaan
KlikBogor – Kota Bogor memiliki potensi besar sebagai tempat belajar bagi masyarakat yang ingin memulai usaha. Berbagai potensi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai laboratorium kewirausahaan, mulai dari perguruan tinggi, lembaga riset, sumber daya alam, perkebunan skala kota, pengelolaan lingkungan hidup, hingga sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Saat ini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bogor mencapai 80,49, lebih tinggi dibandingkan Jawa Barat dan nasional. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kota Bogor mencapai 5,45 persen, juga lebih tinggi dibandingkan rata-rata Jawa Barat dan nasional.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengajak generasi muda untuk memanfaatkan berbagai potensi tersebut dengan belajar langsung ke sejumlah tempat yang dapat menjadi sumber inspirasi dalam mengembangkan usaha.
Ajakan itu disampaikan Dedie Rachim dalam seminar nasional kewirausahaan di IBI Kesatuan Bogor, Selasa, 13 Oktober 2026.
“Saya melihat ada sebuah potensi besar, di mana anak-anak bisa mulai, misalkan belajar ke beberapa perguruan tinggi, melihat berbagai inovasi, ide gagasan baru, bagaimana mengelola sumber daya alam, mengolahnya, bagaimana memproduksi hingga memasarkan dan sebagainya, bisa juga mengunjungi lembaga riset, bisa belajar dari tempat-tempat yang memang dimulai dari mengelola sumber daya alam, seperti perkebunan skala kota dan sebagainya,” ucap Dedie Rachim.
Baca juga: Selain Jalan, Pemkot Siapkan Lahan Kantor Pemerintahan di Katulampa
Menurut Dedie Rachim, proses pembelajaran secara langsung dari pelaku usaha yang telah berpengalaman maupun dari tempat yang lebih dahulu mengembangkan usaha dapat menambah wawasan dan pengetahuan.
Dengan demikian, hal tersebut diharapkan muncul pengusaha-pengusaha baru yang mampu mendorong kemandirian ekonomi.
“Bogor itu memiliki berbagai potensi untuk kota belajar. Contoh, kebun kelapa kopyor terbesar di Indonesia itu adanya di Kota Bogor, kemudian kebun kopi skala kota ada di Rancamaya, kebun durian, dan banyak sumber daya alam lain yang ada di Kota Bogor bisa menjadi tempat belajar. Artinya, contoh untuk bicara Bogor, ya inilah potensi Bogor,” ungkapnya.
Baca juga: Mobil Bermuatan 8 Jeriken Bensin Terbakar di Mulyaharja, 2 Orang Terluka
Selain potensi sumber daya alam, Kota Bogor juga memiliki pusat kuliner di Pasar Bersih Jambu Dua yang dapat menjadi laboratorium UMKM. Di tempat ini, para pelaku UMKM berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan pengusaha, untuk membangun identitas usaha melalui semangat kebersamaan dan dukungan publikasi, termasuk melalui influencer.
“Bisa dilihat dan dikunjungi, bisa ditanya-tanya juga, di sana mereka yang berusaha itu ada yang dari pedagang kaki lima, ada yang baru saja di-PHK, jadi kota ini bisa menjadi tempat belajar dan memulai,” kata Dedie Rachim.
Potensi pembelajaran lainnya terdapat di Gedung Collaborative Research Center (CRC) Kampus IPB Taman Kencana, yang merupakan bagian dari IPB University. Di tempat ini terdapat berbagai temuan dan hasil penelitian berupa produk yang dapat menjadi sumber pembelajaran bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha berbasis inovasi.
“Untuk itu, pada usia dini, usia yang terus berkembang ini terus belajar mengasah diri, membuka wawasan, kunjungi berbagai tempat, dan coba untuk memulai. Karena di Bogor ini ada banyak yang bisa dikunjungi,” ujarnya.
(rls/hrs)
Berita
Selain Jalan, Pemkot Siapkan Lahan Kantor Pemerintahan di Katulampa
KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersiap membangun kantor pemerintahan baru di kawasan Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.
Saat ini, terdapat dua pekerjaan yang tengah berjalan di kawasan tersebut, yakni land clearing atau pematangan lahan serta pembangunan jalan.
Hal itu dikatakan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat meninjau langsung lokasi pembangunan pada Senin, 12 Oktober 2026.
Dijelaskan Dedie Rachim, pematangan lahan dilakukan sebagai tahap awal untuk menyiapkan area pembangunan sejumlah fasilitas pemerintahan dan sarana pendukung lainnya.
“Land clearing ini untuk memastikan rencana pekerjaan beberapa bangunan dan fungsi di area calon kantor pemerintahan Kota Bogor masa depan,” ujar Dedie Rachim.
Baca juga: SIG Tower Topping Off, Tahap Utama Pembangunan Laboratorium 18 Lantai di Bogor Rampung
Di atas lahan seluas enam hektare itu, Pemkot Bogor merencanakan pembangunan sejumlah fasilitas, mulai dari kantor pemerintahan, masjid, hingga sarana olahraga yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Keberadaan kantor pemerintahan baru tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik. Nantinya, terdapat 21 organisasi perangkat daerah (OPD) direncanakan menempati kawasan tersebut.
“Sehingga masyarakat nanti tidak terpencar-pencar kalau mengurus izin dan kebutuhan layanan lainnya. Nanti ada di sini semua,” kata Dadie Rachim.
Sementara itu, pekerjaan kedua berupa pembangunan jalan yang tembus akses Tol Bogor Selatan melalui Bogor Raya City menuju area kantor pemerintahan baru dan kembali terhubung ke kawasan perumahan di kawasan tersebut.
Saat ini, progres pembangunan jalan telah mencapai 48 persen dengan deviasi positif 10 persen. Pekerjaan ditargetkan rampung pada November 2026, sebelum dilanjutkan dengan tahapan uji coba dan penyempurnaan fasilitas pendukung.
“November selesai, tetapi nanti ada uji coba, melengkapi marka dan lain sebagainya. Lampu juga harus ada,” kata Dedie Rachim.
Ia berharap jalan tersebut dapat mulai digunakan masyarakat pada akhir 2026 hingga Januari 2027. Kehadiran jalan diproyeksikan mempermudah mobilitas warga Bogor Timur, terutama yang tinggal di sekitar kawasan Bogor Raya, menuju Summarecon maupun Bogor Raya City.
Baca juga: Jalan Akses Kantor Pemerintahan di Katulampa Dibangun
Dalam peninjauan itu, Dedie Rachim juga mengecek keberadaan tiga sumber mata air yang berada di kawasan pembangunan.
Dua sumber berada di sisi kiri area, sedangkan satu sumber lainnya berada di bagian tengah dengan debit yang relatif lebih kecil.
Ia menyebutkan, selama ini mata air dimanfaatkan masyarakat Pangulaan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Pemkot Bogor, kata Dedie Rachim, tetap membuka akses pemanfaatan air bagi masyarakat sekitar melalui penyediaan sambungan pipa.
“Dari Pemerintah Kota Bogor mengizinkan untuk dibuatkan pipa sambungan. Jadi, air di sini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Bogor Timur,” ungkapnya.
Ke depan, masih kata Dedie Rachim, potensi sumber mata air tersebut juga akan dikaji untuk mendukung kebutuhan kebun pembibitan.
Ia menegaskan, kantor pemerintahan baru akan dibangun secara bertahap dengan diawali pembangunan sarana olahraga tahun depan. Termasuk rencana pembangunan masjid di kawasan tersebut.
(hrs/ckl)
Berita
Warga Babakan Pasar Ikuti Pemeriksaan Kanker Gratis
KlikBogor – Memperingati Bulan Peduli Kanker Payudara dan Serviks, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, menggelar pelayanan pemeriksaan kanker payudara dan serviks melalui pemeriksaan SADANIS serta HPV DNA Co-Testing/IVA.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, ruang kerja lurah dan staf Kelurahan Babakan Pasar disulap menjadi tempat pemeriksaan kesehatan. Pelayanan sengaja digelar pada Sabtu, 10 Oktober 2026, agar tidak mengganggu pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Lurah Babakan Pasar, Kartini Wulandari mengatakan, pemilihan kantor kelurahan sebagai lokasi pemeriksaan bertujuan memberikan kenyamanan bagi warga sekaligus mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kita memilih di kantor kelurahan walaupun puskesmas dekat, karena terasa lebih nyaman bagi warga yang ingin memeriksakan kondisinya dan bisa bersilaturahmi dengan jajaran Kelurahan Babakan Pasar,” kata Kartini.
Baca juga: PKK Kota Bogor Dilatih Tangguh Bencana, 80 Orang Disiapkan jadi Kader KUJANG
Pemeriksaan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Puskesmas Belong dan sejumlah pihak terkait.
Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, Kelurahan Babakan Pasar bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas telah mensosialisasikan kegiatan tersebut sejak dua pekan sebelum pelaksanaan. Sosialisasi kemudian diintensifkan pada satu pekan menjelang pemeriksaan.
“Bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, kita tidak hanya mensosialisasikan melalui media sosial, tetapi juga turun langsung ke lapangan, berkeliling menemui warga. Tidak hanya ke posyandu, kita juga mendatangi tempat tongkrongan bapak-bapak. Imbauan tidak hanya ditujukan kepada para istri, tetapi juga kepada para suami agar menyarankan dan mendorong istrinya untuk memeriksakan kesehatan. Bahkan, ada juga suami yang secara langsung mengantar istrinya,” jelas Kartini.
Baca juga: Malahayati Consultants Edukasi Warga Bogor soal Dampak Pinjol dan Pemulihan Mental
Melihat antusiasme masyarakat, termasuk para suami yang mengantar istrinya untuk menjalani pemeriksaan, Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor, Yantie Rachim, menyampaikan apresiasi kepada para perempuan di Kelurahan Babakan Pasar yang telah peduli terhadap kesehatan diri.
Ia mengatakan, sepanjang Oktober 2026, YKI Kota Bogor bersama Dinas Kesehatan Kota Bogor melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara dan serviks.
“Terima kasih kepada Ketua TP PKK Kecamatan dan Ibu Lurah, karena sudah menggerakkan masyarakatnya. Jika masih ada warga yang ingin memeriksakan kesehatannya, silakan dijadwalkan kembali pada hari lain. Semoga semua perempuan di Babakan Pasar sehat,” ujar Yantie Rachim.
Menurutnya, kesempatan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis perlu dimanfaatkan masyarakat sebagai langkah deteksi dini. Pemeriksaan sejak awal menjadi penting agar potensi gangguan kesehatan dapat diketahui dan ditindaklanjuti sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Yantie Rachim juga meminta jajaran TP PKK kecamatan, lurah, dan TP PKK kelurahan untuk terus meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Jika hasil pemeriksaan ditemukan sesuatu yang kurang baik, maka akan langsung ditindaklanjuti. Semua perempuan harus berani memeriksakan kesehatannya,” pungkasnya.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi11 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
