Serba Serbi
Dosen IPB Ungkap 2 Aspek Etika AI yang Kerap Diabaikan
KlikBogor – Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membuka peluang besar bagi dunia pendidikan. Teknologi ini dapat membantu mahasiswa mencari referensi, menganalisis data, hingga mengembangkan aplikasi.
Namun, di tengah kemudahan yang ditawarkan, penggunaannya perlu disertai pemahaman etika. Hal tersebut disampaikan dosen Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika IPB University, Hafidlotul Fatimah Ahmad dalam program Perspektif IPB TV.
Menurut Fatimah, ada dua aspek etika yang kerap diabaikan, yakni human oversight (pengawasan manusia) dan data privacy (privasi data).
Baca juga: SIG Tower Topping Off, Tahap Utama Pembangunan Laboratorium 18 Lantai di Bogor Rampung
Ia menjabarkan, AI generatif seperti ChatGPT dan Gemini bekerja dengan memprediksi kata berikutnya berdasarkan data yang telah dipelajari. Karena itu, hasilnya tidak selalu benar dan perlu diperiksa kembali.
“Tidak bisa kita menjadikan AI ini satu-satunya sumber kebenaran,” kata Fatimah dikutip Senin, 12 Oktober 2026.
Fatimah mengingatkan mahasiswa agar tidak langsung menerima jawaban AI, termasuk referensi dan tautan artikel ilmiah yang dihasilkan. Tautan tersebut bisa saja tidak valid atau mengarah pada sumber yang sebenarnya tidak ada.
Selain memverifikasi informasi, pengguna perlu menjaga kerahasiaan data. Data sensitif, seperti nomor induk kependudukan (NIK), maupun data penelitian yang bersifat rahasia tidak boleh sembarangan dimasukkan ke layanan AI.
Pengguna juga perlu memahami pengaturan privasi setiap layanan. Beberapa layanan menyediakan opsi agar percakapan tidak digunakan sebagai data pelatihan, tetapi pengaturan tersebut perlu diperiksa terlebih dahulu.
Baca juga: Parkir di Kota Bogor Digital, 91 Titik Sudah Pakai QRIS
Dalam pendidikan, AI dapat dimanfaatkan untuk mencari ide, melakukan brainstorming, dan membuat latihan soal. Namun, Fatimah menegaskan, menyalin hasil AI tanpa pemeriksaan dan mengumpulkannya sebagai karya sendiri dapat melanggar integritas akademik.
Ia menilai, penggunaan AI tidak serta-merta melemahkan kemampuan manusia. Mahasiswa justru perlu meningkatkan keterampilan analisis agar mampu mengerjakan tugas yang membutuhkan penalaran, sementara pekerjaan berulang dapat dibantu oleh teknologi.
Fatimah menyarankan mahasiswa untuk tetap memegang kendali, menjaga privasi data, dan terus meningkatkan keterampilan mengikuti perkembangan teknologi.
“Pesan saya simpel, ingat bahwa tugas yang teman-teman kumpulkan, itu membawa nama teman-teman, bukan nama AI,” tegasnya.
(rls/hrs)
Serba Serbi
SIG Tower Topping Off, Tahap Utama Pembangunan Laboratorium 18 Lantai di Bogor Rampung
KlikBogor – PT. Saraswanti Indo Genetech (SIG) menandai tonggak penting pembangunan SIG Tower melalui seremoni topping off pada Senin, 12 Oktober 2026. Topping off yang menjadi simbol penyelesaian tahap utama pembangunan laboratorium 18 lantai ini merupakan bagian dari komitmen SIG untuk memperluas kapasitas layanan pengujian serta menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Seremoni topping off dihadiri langsung Wali Kota Bogor beserta jajaran Pemerintah Kota Bogor, perwakilan dinas terkait, Dewan Komisaris dan Direksi PT SIG, tokoh masyarakat, serta tim kontraktor, konsultan, dan mitra kerja yang terlibat dalam pembangunan SIG Tower.
Dalam sambutannya, Deputy CEO Saraswanti Group, Yahya Taufik Alhabsyi menyampaikan bahwa pembangunan SIG Tower merupakan wujud visi jangka panjang perusahaan untuk terus bertumbuh dan memperkuat peran SIG dalam mendukung mutu serta keamanan produk diberbagai sektor industri.
“Saat ini, SIG telah memiliki dua gedung laboratorium di kawasan Jalan Rasamala, Taman Yasmin, Bogor, masing-masing setinggi enam dan sebelas lantai. Kehadiran SIG Tower diharapkan semakin memperkuat kapasitas operasional dan pengembangan layanan laboratorium,” harap Yahya.
Baca juga: Progres Capai 84 Persen, Trase Baru Batutulis Siap Beroperasi
Sebagai laboratorium pengujian yang telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) sejak 2003, SIG saat ini memiliki lebih dari 5.100 parameter ruang lingkup pengujian terakreditasi.
Layanan SIG mencakup berbagai sektor, mulai dari keamanan pangan, farmasi, kosmetik dan dermatologi, alat kesehatan, produk perikanan, hingga pengujian DNA dan genomik untuk mendukung penjaminan produk halal.
Kapabilitas tersebut didukung oleh sekitar 500 karyawan, dengan kurang lebih 80 persen di antaranya merupakan warga lokal Bogor. Banyak di antara mereka merupakan lulusan sekolah dan perguruan tinggi vokasi analis kimia di Bogor.
Hal tersebut mencerminkan kontribusi SIG tidak hanya dalam menyediakan layanan pengujian, tetapi juga dalam membuka peluang kerja dan mengembangkan kompetensi sumber daya manusia lokal.
“Komitmen SIG juga diwujudkan melalui kontribusi bagi masyarakat, antara lain dalam mendukung program keamanan pangan dan kesehatan masyarakat. Dengan pengalaman bekerja sama bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk instansi pemerintah dan mitra internasional, SIG terus membuka peluang kolaborasi untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi industri dan masyarakat,” kata Yahya.
Sementara, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan kehadiran SIG Tower juga menjadi bagian dari perkembangan sektor usaha dan penguatan ekosistem industri berbasis sains di Kota Bogor.
“Dukungan Pemerintah Kota Bogor terhadap pembangunan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya sinergi antara dunia usaha dan pemerintah, sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi daerah, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan kontribusi sektor laboratorium pengujian bagi masyarakat,” kata Dedie.
Baca juga: SIG Bangun Laboratorium Ketiga, Jadi Pusat Riset dan Pelatihan di Bogor
Dengan kapasitas yang semakin berkembang, sambung Dedie, SIG diharapkan dapat terus menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing industri dan mendukung kualitas serta keamanan produk.
Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, SIG Tower juga diharapkan menjadi bagian dari kontribusi SIG terhadap pertumbuhan ekonomi dan penguatan ekosistem ilmu pengetahuan serta inovasi di Kota Bogor.
“Dengan dukungan fasilitas yang semakin memadai, kehadiran SIG diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan pengujian yang mendukung pemenuhan standar dan regulasi, sekaligus memperkuat daya saing industri Indonesia,” harapnya.
Dalam laporan kemajuan proyek, pimpinan proyek SIG Tower, Dwi Yulianto Laksono menyampaikan bahwa hingga Oktober 2026, progres pengerjaan struktur gedung telah mencapai 97,5 persen. Sejak pelaksanaan groundbreaking pada 25 Juni 2025, sambungnya, pembangunan telah berlangsung sekitar 16 bulan dan berjalan sesuai jadwal yang direncanakan.
Seluruh perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) juga telah dipenuhi, disertai dukungan dari masyarakat sekitar, pemerintah setempat, dan instansi terkait.
“Setelah tahap topping off, pembangunan akan dilanjutkan dengan pekerjaan arsitektural dan fasad, mekanikal, elektrikal, dan perpipaan (Mechanical, Electrical, and Plumbing atau MEP), penyelesaian interior, serta penataan lanskap kawasan. SIG menargetkan penyelesaian proyek yang dilanjutkan dengan peresmian dan soft opening pada Januari 2028,” terang Dwi.
Pencapaian topping off SIG Tower tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kota Bogor, masyarakat sekitar, tim proyek, kontraktor, konsultan, serta seluruh mitra kerja. SIG menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kepercayaan yang telah diberikan dalam mendukung pembangunan ini.
“Ke depan, SIG Laboratory akan terus melangkah melalui penguatan kapasitas, pengembangan kompetensi, dan kolaborasi strategis untuk mendukung mutu serta keamanan produk. Kehadiran SIG Tower menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan tersebut, sejalan dengan komitmen SIG untuk memberikan kontribusi berkelanjutan bagi industri, masyarakat, dan Indonesia,” pungkas Dwi.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Malahayati Consultants Edukasi Warga Bogor soal Dampak Pinjol dan Pemulihan Mental
KlikBogor – PT. Malahayati Nusantara Raya atau Malahayati Consultants Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bogor menggelar kegiatan sosialisasi sekaligus seminar New Mentality Health (NMT) bagi masyarakat Kota Bogor pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Kegiatan yang digelar di kantor Malahayati Consultants, Jalan Pengadilan, Kelurahan Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah ini bertujuan memberikan literasi sekaligus pendampingan bagi masyarakat yang terjerat pinjaman online (pinjol).
Kegiatan kali ini bertemakan ‘Literasi dan Edukasi Dampak Negatif Pinjol, Pemahaman Hukum Perdata, Pidana dan Ketenagakerjaan Serta Training Pemulihan Mental’. Kegiatan ini menegaskan bahwa persoalan pinjol tidak sekadar soal utang, melainkan berdampak luas terhadap kondisi mental, hubungan sosial, hukum hingga pekerjaan seseorang.
Kepala Departemen Produk dan Layanan Malahayati Consultants, Maulana Akbar menuturkan, seminar NMT diselenggarakan untuk membangun pemahaman masyarakat agar tidak awam dan tidak berlebihan takut terhadap risiko yang dihadapi akibat pinjol.
“Lebih dari sekadar sosialisasi, Malahayati Consultant juga memberikan pendampingan teknis ketika masyarakat mengalami tekanan penagihan, baik saat petugas datang ke rumah maupun ke tempat kerja,” ungkap Maulana.
Baca juga: Progres Capai 84 Persen, Trase Baru Batutulis Siap Beroperasi
Maulana menerangkan, tekanan utang dan dampak mental dalam seminar ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai dampak tekanan utang terhadap kondisi psikologis, mulai dari stres, kecemasan, penyesalan, depresi, hingga keputusasaan.
Peserta juga diperkenalkan pada konsep siklus respons emosional atau grief cycle, yaitu penyangkalan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan.
“Dua pendekatan diperkenalkan kepada peserta pendekatan berfokus pada emosi untuk mengelola tekanan perasaan, serta pendekatan berfokus pada masalah untuk menyusun langkah penyelesaian yang nyata,” ujarnya.
Maulana menjelaskan, peserta juga dibekali cara menghadapi penagihan dari petugas kantor maupun lapangan, serta memahami batas antara kewajiban melunasi utang dengan praktik penagihan yang melanggar hukum, seperti pemerasan, pengancaman, penyebaran data pribadi dan pencemaran nama baik.
Ia menambahkan bahwa pendampingan yang dilakukan bertujuan agar masyarakat tidak mengambil keputusan yang justru memperburuk keadaan saat menghadapi persoalan gagal bayar.
“Kami berharap masyarakat tidak takut. Kami ingin memastikan mereka tidak mengganti masalah gagal bayar dengan persoalan lain yang lebih berat, seperti bunuh diri, mengorbankan keluarga, hingga perceraian,” jelas Maulana.
Hingga saat ini, total klien yang telah didampingi Malahayati Consultant berjumlah sekitar 100.000 orang yang tersebar di berbagai kantor cabang, antara lain Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Bekasi, Sukabumi, Bogor, Serang, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya dan Probolinggo.
Baca juga: 2 Raperda Disahkan jadi Perda, Atur Perdagangan dan Adminduk
Sementara itu, Kepala KCP Bogor, Harry Sudrajat mengatakan, antusiasme masyarakat Bogor cukup besar dalam kurun waktu sekitar lima bulan beroperasi, pihaknya telah mendampingi lebih dari 300 klien. Bagi masyarakat Bogor yang sudah memiliki permasalahan dengan pinjol, tidak perlu khawatir.
“Kami hadir untuk mendampingi masyarakat. Kami mengimbau masyarakat yang belum terjerat pinjol untuk mempertimbangkan risikonya dengan matang. Pinjaman online lebih banyak mudaratnya dibandingkan manfaatnya,” terang pria yang akrab disapa Bang Jho.
Bang Jho menjelaskan, melalui kegiatan ini, Malahayati Consultant berharap masyarakat dapat memahami kondisi yang dihadapi, mengelola tekanan emosional, serta menentukan langkah penyelesaian masalah secara lebih terarah.
(hrs/ckl)
Serba Serbi
Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas pada Porprov Jabar
KlikBogor – Sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat Tahun 2026, Kota Bogor optimistis bisa meraih 100 medali emas dalam ajang yang akan digelar pada November mendatang itu.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor, Dedy Sumarna mengatakan bahwa atlet, para pelatih, maupun official siap menghadapi Porprov.
“Tentu kita optimistis, 100 emas kita bisa raih. Artinya, sejauh ini persiapan sudah matang. Saya memberikan apresiasi kepada Ketua KONI, Dispora, para ketua cabor, para pelatih, para atlet,” ujar Dedie Rachim, Rabu, 7 Oktober 2026.
Baca juga: IMSO ke-23 Resmi Ditutup, Tim Indonesia Raih 61 Medali
Baca juga: Kota Bogor Menuju Porprov Jabar, 5 Ribu Lebih Atlet Siap Bertanding
Menjelang pembukaan Porprov, Dedie Rachim meminta dan berpesan agar para atlet menjaga stamina serta semangat untuk mengikuti Porprov.
“Mudah-mudahan semangatnya masih sama, karena kita memang sudah menargetkan di dalam Porprov yang ke-15 ini kita raih 100 emas,” ucap Dedie Rachim.
(rls/hrs)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi11 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi1 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
