Serba Serbi
Mahasiswa IPB Ciptakan Hidrogel Alami untuk Terapi Luka Bakar
KlikBogor – Tim mahasiswa IPB University yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) menghadirkan inovasi berupa hidrogel luka bakar 3-in-1 dengan manfaat antibakteri, antiinflamasi, dan perangsang regenerasi jaringan kulit.
Hal tersebut guna menjawab tantangan akan luka bakar masih menjadi masalah kesehatan global yang serius. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 11 juta orang mengalami luka bakar setiap tahunnya dan 90 persen di antaranya terjadi di negara berpenghasilan menengah ke bawah.
Luka bakar derajat II merupakan kasus yang paling banyak ditemui, mencapai 85 persen dari total kasus, dan berisiko tinggi menyebabkan infeksi yang dapat berkembang menjadi sepsis jika tidak ditangani dengan baik.
Tim peneliti ini terdiri atas Darma Aji Nugraha, Muhammad Anwar Taufik, Say Qanaah Garda Mudi II, Jason Raditya Santosa, dan Revia Syafutri. Penelitian ini dibimbing oleh Dr Diah Nugrahani Pristihadi, dosen Sekolah Kedokteran dan Biomedis IPB University.
Ketua tim, Darma Aji Nugraha, menjelaskan produk ini diformulasikan dari bahan alami lokal Indonesia, yaitu kulit pisang kepok (Musa paradisiaca), bunga telang (Clitoria ternatea L.), dan lidah buaya (Aloe vera).
“Setiap bahan memiliki peran penting. Kulit pisang mengandung flavonoid dan trigonelin yang berfungsi sebagai antiinflamasi untuk mengurangi peradangan. Bunga telang kaya akan flavonoid, antosianin, dan saponin yang berpotensi sebagai antibakteri dan mencegah pembentukan biofilm penyebab infeksi,” paparnya dikutip Minggu, 19 Oktober 2025.
Sementara itu, sambungnya, lidah buaya yang dikombinasikan dengan partikel nanoperak terbukti merangsang pembentukan kolagen, mempercepat regenerasi kulit yang rusak.
“Dengan menyatukan ketiga bahan tersebut, kami berharap hidrogel ini tidak hanya mencegah infeksi, tetapi juga mempercepat pemulihan luka bakar sehingga pasien dapat pulih lebih optimal,” ujar Darma.
Hasil awal menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang konsentrasi satu persen efektif menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, dua bakteri patogen utama pada luka bakar, dengan efektivitas sebanding dengan antibiotik gentamisin.
Formulasi hidrogel yang dikembangkan juga telah diuji secara in vivo dan menunjukkan percepatan penyembuhan luka yang signifikan.
“Meskipun penelitian masih berlanjut, hasil sementara membuka peluang besar untuk pengembangan lebih lanjut. Tim kini tengah melakukan analisis regenerasi jaringan melalui uji histologi dan imunohistokimia (IHC) untuk memperkuat data ilmiah,” ujar Darma.
Senada dengan itu, Dr Diah selaku dosen pembimbing berharap agar penelitian ini dapat menjadi alternatif terapi herbal yang efektif, terjangkau, dan ramah lingkungan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Pemkot Bogor Dorong B2 Unleashed Jadi Wadah Lahirnya Atlet Berprestasi
KlikBogor – Ajang olahraga bela diri B2 Unleashed sukses digelar di Nako Arena, Kota Bogor, Sabtu, 31 Oktober 2026. Kejuaraan ini diikuti 250 petarung dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Kegiatan perdana di Jawa Barat ini mendapat apresiasi setinggi-tingginya dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin hadir langsung untuk membuka gelaran tersebut sekaligus memberikan dukungan moral kepada para petarung yang bertanding.
Jenal Mutaqin mengaku takjub dengan skala perhelatan B2 Unleashed yang dinilainya melebihi ekspektasi. Pembahasan awal yang semula hanya berupa obrolan santai ternyata mampu diwujudkan menjadi ajang pertarungan megah bertaraf nasional dan internasional.
“Dua minggu lalu diskusi saya hanya sekadar minum teh dan makan pisang goreng, tetapi acaranya luar biasa, di luar ekspektasi saya. Ini adalah kali pertama di Kota Bogor, bahkan di Jawa Barat, ada tempat yang memiliki fasilitas gym tanpa sistem member, cukup menggunakan koin saja,” ujarnya, Sabtu, 31 Oktober 2026 malam.
Menurutnya, kehadiran fasilitas olahraga yang terjangkau dan inovatif seperti ini sangat penting untuk mendongkrak minat olahraga masyarakat Kota Bogor. Berdasarkan data yang diungkapnya, angka partisipasi olahraga warga masih memerlukan dorongan kuat.
“Semangat ini diinisiasi oleh teman-teman. Saya bukan membuka aib warga Bogor, tetapi 46 persen warga Bogor itu kurang bergerak. Maka dari itu, ini menjadi wadah untuk masyarakat, mulai dari ibu-ibu kader posyandu, pemuda, hingga pelajar dengan tarif yang sangat murah,” ungkapnya.
Baca juga: Usai Uji Coba, Trase Batutulis Kini Bisa Dilintasi 24 Jam
Tidak hanya dari segi penyediaan fasilitas publik, Jenal yang juga menjabat sebagai Ketua Kontingen Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat Kota Bogor menaruh harapan besar agar B2 Unleashed dapat menjadi wadah penjaringan bakat-bakat atlet tarung potensial.
“Hari ini Kota Bogor juga sedang bersiap mengikuti kegiatan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat. Insyaallah, para fighter terbaik akan saya rekrut menjadi atlet yang akan kita lombakan di tingkat Jawa Barat, bahkan tingkat nasional. Dua minggu ke depan kita akan mengikuti ajang bergengsi tersebut,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan salam hangat dan apresiasi dari Wali Kota Bogor yang berhalangan hadir, serta berharap ajang tersebut bisa memperebutkan Piala Wali Kota secara berkala setiap tahunnya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para peserta, sponsor, khususnya Habitualis dan Aira Pro. Insyaallah tetap menjunjung sportivitas, serta mengedepankan nilai-nilai persaudaraan dan kejujuran. Semoga ini bisa menjadi event tahunan atau ajang piala bergilir,” tambah Jenal.
Baca juga: Ratusan Petarung Nasional hingga Mancanegara Adu Kekuatan di B2 Unleashed
Sementara itu, Promotor yang juga Founder Aira Pro, Toto Sugiarto menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemkot Bogor serta seluruh pihak yang terlibat.
Toto mengungkapkan bahwa antusiasme peserta B2 Unleashed melonjak drastis dari kuota awal yang ditargetkan panitia. “Kami laporkan, hari ini kita sudah overload. Target awal kita membatasi 100 peserta, tetapi dalam perjalanannya membengkak lebih dari dua kali lipat menjadi 250 fighter,” kata Toto.
Para peserta tidak hanya datang dari kawasan Jabodetabek, tetapi juga dari berbagai provinsi di luar pulau Jawa hingga negara tetangga, yakni Timor Leste.
“Peserta berasal dari Surabaya, Solo, Jawa Tengah, NTT, Kalimantan Timur, dan juga ada sahabat dari negara tetangga, Timor Leste. Kehadiran para tamu undangan, fighter, dan seluruh official ini tentu membawa dampak ekonomi positif bagi Kota Bogor. Selama dua hari dari kemarin, hotel-hotel di Kota Bogor penuh karena kedatangan tamu dari seluruh penjuru Indonesia dan luar negeri,” katanya.
Ia menekankan bahwa B2 Unleashed bukan sekadar ajang adu fisik di dalam arena, melainkan sarana edukasi karakter, etika, dan persaudaraan bagi anak muda.
“Nilai yang kita perjuangkan adalah sportivitas yang beretika. Walaupun mereka melakukan aksi baku hantam di arena, mereka tetap menjaga sportivitas dan tidak menunjukkan hal-hal negatif di luar pertandingan,” pungkas Toto.
(rls/hrs)
Serba Serbi
Ratusan Petarung Nasional hingga Mancanegara Adu Kekuatan di B2 Unleashed
KlikBogor – Ratusan petarung dari pelbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara ambil bagian dalam ajang B2 Unleashed Sports Combat yang digelar di Nako Arena, Kota Bogor, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Promotor yang juga Founder Aira Pro, Toto Sugianto mengatakan, antusiasme peserta B2 Unleashed cukup tinggi hingga jumlahnya melampaui target. Bersama International Sport Kickboxing Association (ISKA), panitia awalnya menargetkan 100 peserta.
“Jumlah peserta ada 250 orang. Ini sebenarnya di luar target. Awalnya kami menargetkan 100 fight, naik lagi jadi 200 dan akhirnya 250 fight. Ini (pendaftaran) harus kami closed karena memang overload,” ujar Toto kepada awak media, Jumat, 30 Oktober 2026 malam.
Para peserta yang akan bertarung datang dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Kalimantan Timur, Semarang, Jawa Timur, Surabaya, Solo, hingga Nusa Tenggara. Selain itu, terdapat pula peserta dari luar negeri, yakni Timor Leste.
Dalam kompetisi tersebut, panitia menghadirkan tiga jenis pertandingan, yakni boxing, kickboxing, dan muay thai dengan menggunakan regulasi ISKA Indonesia. Terdapat 10 kelas pertandingan untuk setiap kategori yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari.
Baca juga: Pelihara Ikan Hias Bisa Jadi Sarana Relaksasi Juga Peluang Usaha
Selain pertandingan di atas ring, penyelenggara juga menyediakan fasilitas tatami bagi peserta pemula, anak-anak, hingga kategori beginners yang ingin mencoba olahraga bela diri sebelum melangkah ke level pertandingan ring.
Dari sisi keamanan, penyelenggara telah menjalin kerja sama dengan rumah sakit mitra, menyiapkan tenaga medis profesional, serta kendaraan siaga untuk mengantisipasi kemungkinan cedera selama pertandingan. Tim keamanan khusus juga disiapkan guna mengantisipasi kejadian di luar kendali.
Toto menjelaskan bahwa B2 Unleashed tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan potensi dan bakat melalui kegiatan positif.
Melalui kompetisi ini, para petarung diharapkan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan serta meraih prestasi mulai dari tingkat regional, nasional, hingga internasional.
“Kami memiliki visi agar kegiatan ini bisa diselenggarakan secara rutin. Bahkan, ada rencana untuk menggelarnya di beberapa kota di Indonesia,” imbuh Toto.
Baca juga: B2 Unleashed Siap Digelar di Kota Bogor, Diikuti 250 Petarung
Ajang tersebut juga semakin semarak dengan kehadiran sejumlah atlet nasional yang telah menorehkan prestasi di tingkat internasional. Salah satunya Mitra, peraih gelar juara Asia-Pasifik, yang turut menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta maupun penonton.
Sementara itu, Presiden ISKA Indonesia, Mustadi Anetta mengaku terkejut dengan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga bela diri yang digelar di Kota Bogor.
Menurutnya, pada awalnya potensi petarung di Bogor diperkirakan belum sebesar seperti penyelengaraan di Bandung. Namun, jumlah peserta yang membludak dalam ajang ini justru menunjukkan perkembangan dan besarnya minat terhadap olahraga combat.
“Antusiasmenya luar biasa. Ternyata bukan hanya dari Bogor, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, ada yang menghubungi dari Iran dan Afghanistan untuk ikut serta, tetapi terkendala administrasi penerbangan,” ungkap Mustadi.
(hrs/ckl)
Serba Serbi
Perumda PPJ Terus Berbenah, Revitalisasi Pasar Tradisional Digenjot
KlikBogor – Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakuan Jaya (Perumda PPJ) Kota Bogor terus berbenah dengan melakukan revitalisasi pasar guna meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus menjawab perubahan kebutuhan masyarakat.
Direktur Utama Perumda PPJ, Jenal Abidin mengatakan, beberapa tantangan utama yang dihadapi oleh pasar tradisional saat ini kaitannya dengan dinamika kebutuhan masyarakat modern yang pastinya lebih menginginkan tempat perbelanjaan yang bersih, terawat, bebas dari bau sampah menyengat, dan seterusnya.
Baca juga: Pasar Bersih Jambu Dua jadi Laboratorium UMKM Kuliner Kota Bogor
“Dua pasar tradisional di bawah naungan PPJ yang sudah lebih modern yakni Pasar Gembrong dan Pasar Jambu Dua sudah lebih menjawab tantangan dan banyak fasilitas dengan berbagai pilihan belanja sesuai kebutuhan konsumen bahkan untuk Pasar Gembrong dilengkapi dengan playground anak jadi semua bisa dilakukan di satu tempat, sedangkan Pasar Jambu Dua menjadi spot aneka kuliner kekinian yang tidak ada di tempat lain,” ujar Jenal kepada awak media dikutip Jumat, 30 Oktober 2026.
Menurut Jenal, meski pasar modern dikenal memiliki rantai pasok yang lebih efisien dan terstruktur. Hal tersebut membuat pedagang kecil sering mengalami kesulitan ketika harus bersaing terkait harga dan jaminan kualitas produk segar.
Baca juga: Kota Bogor Jadi Tuan Rumah 28 Cabor Porprov Jabar 2026
“Di mana transaksi jual beli lebih terjamin karena langsung melihat barang yang diperjualbelikan,” kata Alumni IPB University itu menambahkan.
Menyikapi perihal munculnya tren belanja online juga secara tidak langsung ikut mempengaruhi jumlah pengunjung pasar tradisional. “Bagi kalangan muda yang mengutamakan kepraktisan dan kemudahan dalam berbelanja memang belanja online adalah solusi, namun bagi kalangan usia lainnya masih menjadi tempat yang terjamin untuk membeli dan memilih kebutuhan sehari-hari karena di pasar tradisional tak hanya sebagai tempat transaksi tapi juga ada interaksi bahkan silahturahmi,” katanya.
(hrs/ckl)
-
Serba Serbi2 tahun agoTarif dan Cara Bayar BisKita Trans Pakuan
-
Serba Serbi12 bulan agoRute Menuju Kebun Raya dari Stasiun Bogor: Jalan Kaki hingga Naik Angkot
-
Parlementaria2 tahun agoDaftar 50 Anggota DPRD Kota Bogor Terpilih Periode 2024-2029
-
Serba Serbi2 tahun agoRute Menuju Alun-Alun dari Perbatasan Kota Bogor
-
Pemerintahan2 tahun agoJumlah Penduduk Kota Bogor 1,1 Juta Jiwa di 2024
-
Berita1 tahun ago2 Sekolah Rakyat di Bogor Siap Beroperasi, Ini Lokasinya
-
Serba Serbi2 tahun agoCek Jam Operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor
-
Serba Serbi2 tahun agoPasar Gembrong Sukasari: Lebih Nyaman, Bersih dan Tertata
