Connect with us

Serba Serbi

Kota Hujan Rajai Popwilda Jabar 2026, Sabet Gelar Juara Umum

Published

on

Kota Hujan Rajai Popwilda Jabar 2026, Sabet Gelar Juara Umum
Kontingen pelajar Kota Bogor keluar sebagai juara umum dengan total raihan 22 medali dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Wilayah I Jawa Barat 2026. Foto/Istimewa

KlikBogor – Kontingen pelajar Kota Bogor sukses menorehkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai juara umum dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Wilayah I Jawa Barat 2026.

​Skuad Kota Hujan berhasil memuncaki klasemen akhir setelah bersaing ketat dan membawa pulang total 22 medali, yang terdiri atas 7 medali emas, 6 perak, dan 9 perunggu.

​Keberhasilan luar biasa ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana pada Senin, 22 Juni 2026.

Ia mengungkapkan, rasa bangga atas perjuangan para atlet pelajar yang tampil luar biasa sepanjang kompetisi yang berlangsung pada 15–19 Juni 2026 di GOR Arcamanik, Bandung.

​”Kota Bogor berhasil mempertahankan gelar juara umum dalam dua edisi berturut-turut, setelah sebelumnya juga meraih predikat yang sama pada 2024. Ini menjadi bukti nyata dari konsistensi pembinaan atlet pelajar yang berjalan berkesinambungan di Kota Bogor,” ujar Anas.

​Persaingan di Popwilda Wilayah I Jabar 2026 kali ini terbilang sangat ketat. Di papan atas klasemen akhir, Kota Bogor terlibat aksi saling kejar perolehan medali yang dramatis dengan tetangganya, Kabupaten Bogor, serta Kabupaten Bandung Barat (KBB). Ketiga daerah tersebut sebenarnya sama-sama mengemas total 7 medali emas.

​Namun, Kota Bogor berhak menduduki takhta tertinggi dan menyegel gelar juara umum berkat keunggulan raihan medali perak.

Kota Bogor mengoleksi 6 perak, unggul tipis satu angka dari Kabupaten Bogor di peringkat kedua dengan 5 perak, dan KBB di peringkat ketiga dengan 4 perak.

​Secara keseluruhan, ajang tahunan multi-event ini diikuti oleh 2.250 atlet pelajar, didampingi 396 pelatih, serta 164 ofisial yang mewakili 25 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Mereka berkompetisi di lima cabang olahraga (cabor) utama, yaitu bola basket, bola voli indoor, pencak silat, sepak takraw, dan sepak bola. Kota Bogor sendiri mengirimkan 100 atlet terbaiknya untuk bertarung di nomor perorangan maupun beregu.

​Cabor pencak silat menjadi salah satu lumbung emas terbesar yang memuluskan langkah Kota Bogor menuju tangga juara umum.

Skuad pencak silat asuhan kepala pelatih (head coach) Solihin sukses menyabet predikat kontingen terbaik atau juara umum cabor setelah mengamankan 17 medali (5 emas, 6 perak, 6 perunggu).

​Manajer Kontingen Pencak Silat Kota Bogor, Teddy Mulyana, menyatakan bahwa target juara umum cabor memang sudah dipatok sejak awal pembentukan tim.

“Kami mempertahankan tradisi. Kuncinya sudah kami capai di pencak silat, dan ini menjadi modal besar bagi Kota Bogor untuk mengunci gelar juara umum POPWILDA,” kata Teddy.

​Dalam cabor ini, sejumlah atlet tampil dominan. Nazmi Orlin Mulyana sukses mempertahankan tradisi emas setelah naik ke kelas C putri dan kembali menyumbang emas sekaligus tiket ke Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2027.

​Selain itu, penampilan Bulan Syariefani di kelas E putri juga mencuri perhatian. Atlet yang sempat dibina di Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Kemenpora Cibubur ini menang tanpa tanding di babak final setelah lawannya dari KBB mengundurkan diri akibat cedera.

​Selain mempertahankan takhta juara umum, kontingen Kota Bogor juga berhasil mengukir tinta emas sejarah baru.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan daerah, dua cabor beregu bergengsi, yakni bola basket dan sepak bola, berhasil lolos bersamaan ke ajang Popda XV Jawa Barat 2027.

​Tim sepak bola pelajar Kota Bogor tampil perkasa sepanjang fase grup dengan mencatatkan kemenangan telak 5-0 atas KBB, serta menyapu bersih poin penuh saat meladeni perlawanan Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok.

​Kepala Pelatih Sepak Bola Kontingen Kota Bogor, Kodrat, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari persiapan tim yang matang dan berjangka panjang.

“Persiapan kita menuju POPWILDA ini sangat panjang. Pemain-pemain kita memiliki jam terbang yang baik. Selain masuk di skuad elite U-17, beberapa di antaranya juga aktif membela klub-klub besar kelompok umur di Liga 1,” jelas Kodrat.

​Senada dengan hal tersebut, Kepala Pelatih Basket Kontingen Kota Bogor, Ryan, menegaskan komitmen timnya yang langsung mengalihkan fokus untuk mematangkan taktik menyongsong kompetisi berikutnya.

​”Lolosnya tim basket putra dan putri ke Popda adalah target awal kami. Evaluasi dari Popwilda ini akan langsung kami benahi dalam sisa waktu persiapan agar di Popda XV Jabar 2027 nanti kami bisa melangkah lebih jauh dan menyumbang medali bagi Kota Bogor,” tutur Ryan.

​Menanggapi performa impresif secara makro, Kepala Pelatih Pencak Silat, Solihin, mengapresiasi tinggi kedisiplinan dan semangat juang anak-anak asuhnya bersama jajaran pelatih lain seperti Zaini, Suparman Mamparaya, Rahmat Cahaya Kancana, dan Ade Triwahyuni.

​”Prestasi ini hasil dari proses latihan panjang. Semoga capaian ini menjadi motivasi besar bagi para atlet pelajar untuk terus berkembang dan mengharumkan nama Kota Bogor di tingkat provinsi maupun nasional kelak,” pungkas Solihin.

​Sebagai informasi tambahan bagi masyarakat, ajang pembinaan usia muda tingkat pelajar (Popwilda) ini memiliki jalur dan atmosfer kompetisi yang berbeda dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar XV 2026 mendatang.

Untuk ajang Porprov tingkat dewasa atau profesional, KONI bersama Pemkot Bogor diketahui tengah menyiapkan kekuatan penuh yang jauh lebih besar dengan rencana mengirimkan total 572 atlet terbaiknya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pemkot Bogor Gandeng IKIGAI Fitness untuk Pelatihan dan Pemulihan Atlet

Published

on

By

Pemkot Bogor Gandeng IKIGAI Fitness untuk Pelatihan dan Pemulihan Atlet
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor dengan IKIGAI Fitness yang secara resmi ditetapkan sebagai Official Gym Partner Pemkot Bogor untuk mendukung program pelatihan fisik dan recovery atau pemulihan atlet, Jumat, 6 Agustus 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan olahraga prestasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor dengan IKIGAI Fitness yang secara resmi ditetapkan sebagai Official Gym Partner Pemkot Bogor untuk mendukung program pelatihan fisik dan recovery atau pemulihan atlet.

Penandatanganan kerja sama ini dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Sekretariat Daerah Kota Bogor, Eko Prabowo, yang mewakili Wali Kota Bogor. Turut hadir Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, jajaran Pemkot Bogor, pengurus cabang olahraga, serta manajemen IKIGAI Fitness.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor yang dibacakan Aspemkesra Setda Kota Bogor, Eko Prabowo, mengapresiasi atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Menurutnya, pembangunan olahraga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar para atlet memperoleh pembinaan yang semakin berkualitas.

“Prestasi olahraga merupakan hasil dari pembinaan yang berkelanjutan. Pemerintah tentu tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan dunia usaha seperti IKIGAI Fitness menjadi langkah positif untuk memperkuat pembinaan atlet melalui penyediaan fasilitas latihan yang berkualitas. Kami berharap kerja sama ini mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang mengharumkan nama Kota Bogor di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional,” katanya, Jumat, 7 Agustus 2026.

Baca juga: Ribuan Anak di Kota Bogor Ditarget Kembali Bersekolah

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana menegaskan bahwa fasilitas gym merupakan kebutuhan bagi seluruh cabang olahraga, bukan hanya olahraga yang identik dengan latihan beban.

“Masih ada anggapan bahwa gym hanya dibutuhkan oleh cabang olahraga tertentu. Padahal pada dasarnya semua cabang olahraga membutuhkan gym. Setiap atlet memerlukan kekuatan, daya tahan, keseimbangan, kelincahan, mobilitas, dan pemulihan yang baik agar dapat mencapai performa terbaiknya. Yang membedakan bukan kebutuhan akan gym, melainkan program latihan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing cabang olahraga,” ujarnya.

la menambahkan bahwa penunjukan IKIGAI Fitness sebagai Official Gym Partner diharapkan dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat pembinaan atlet Kota Bogor.

“Melalui kerja sama ini kami ingin memberikan akses yang lebih baik bagi atlet-atlet Kota Bogor terhadap fasilitas latihan dan recovery yang berkualitas. Harapannya, mereka dapat berlatih secara optimal, meminimalkan risiko cedera, serta memiliki kesiapan fisik yang lebih baik dalam menghadapi berbagai kompetisi,” katanya.

Baca juga: Kota Bogor Menuju Porprov Jabar, 5 Ribu Lebih Atlet Siap Bertanding

Sebagai Official Gym Partner, IKIGAI Fitness akan mendukung program pembinaan atlet melalui penyediaan fasilitas gym, pendampingan latihan fisik, serta layanan recovery yang dapat dimanfaatkan oleh atlet dari berbagai cabang olahraga sesuai dengan kebutuhan program pembinaan yang disusun oleh Dispora Kota Bogor.

Direktur IKIGAI Fitness, Ilham Gemilang menyampaikan, rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan Pemkot Bogor.

“Merupakan suatu kehormatan bagi IKIGAI Fitness untuk dipercaya menjadi Official Gym Partner Pemerintah Kota Bogor. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan layanan terbaik dalam mendukung pembinaan atlet. Kami siap berkolaborasi dengan Dispora dan seluruh pemangku kepentingan demi menciptakan lingkungan latihan yang nyaman, aman, dan berkualitas bagi atlet-atlet Kota Bogor,” katanya.

Dengan terjalinnya kemitraan ini, Pemkot Bogor optimistis pembinaan atlet akan semakin terarah dan berkualitas, sehingga mampu melahirkan prestasi yang membanggakan serta memperkuat posisi Kota Bogor sebagai salah satu daerah dengan potensi olahraga yang terus berkembang.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Albumin Gabus Bantu Percepat Penyembuhan Luka Usai Melahirkan

Published

on

By

Albumin Gabus Bantu Percepat Penyembuhan Luka Usai Melahirkan
Channa limbata, salah satu jenis ikan gabus asal perairan tawar Indonesia. Foto/Istimewa

KlikBogor – Ikan gabus memiliki manfaat besar bagi ibu yang sedang menjalani masa pemulihan setelah melahirkan. Kandungan protein yang tinggi, terutama albumin, berperan penting dalam mempercepat penyembuhan luka, baik akibat persalinan normal maupun operasi sesar.

Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Prof Ahmad Sulaeman menjelaskan bahwa ikan gabus merupakan salah satu ikan air tawar dengan kandungan protein dan zat gizi yang sangat baik untuk mendukung proses pemulihan ibu setelah melahirkan. Hal tersebut disampaikannya dalam tayangan Perspektif di YouTube IPB TV.

“Di antara proteinnya itu adalah kandungan albumin. Termasuk ikan air tawar yang mengandung juga asam lemak omega-3. Semuanya itu penting untuk ibu yang baru melahirkan,” ujarnya dikutip Rabu, 5 Agustus 2026.

Baca juga: Kebakaran Rumah di Menteng, Kerugian Capai Rp150 Juta

Prof Ahmad menjelaskan, kandungan protein ikan gabus berkisar 15–25 persen dari berat segarnya. Di antara protein tersebut terdapat albumin yang berperan penting dalam regenerasi sel dan pembentukan jaringan baru.

“Albumin adalah salah satu jenis protein yang sangat penting dalam tubuh kita. Perannya sangat krusial dalam proses penyembuhan luka,” katanya.

Menurut Prof Ahmad, albumin menjadi bahan baku utama bagi tubuh untuk membentuk jaringan baru, sehingga luka lebih cepat menutup dan mengering.

Selain albumin, ikan gabus juga mengandung kalsium, fosfor, zat besi, serta asam lemak omega-3 yang turut mendukung proses pemulihan kesehatan ibu setelah melahirkan.

Baca juga: Sirih Merah Berpotensi jadi Bahan Kosmetik Lokal Pencerah Kulit

Prof Ahmad menyarankan ikan gabus dikonsumsi dengan cara direbus atau dikukus agar kandungan gizinya tetap terjaga. “Yang paling bagus adalah dikukus atau direbus. Bisa dibuat sop,” jelasnya.

Bagi yang mengonsumsi ekstrak ikan gabus, dosis sekitar 500 miligram per hari sudah mencukupi. Sementara itu, untuk membantu penyembuhan luka setelah operasi sesar, konsumsi ikan gabus segar sekitar 500 gram per hari dapat menjadi pilihan.

Dengan kandungan albumin, protein, mineral, dan omega-3 yang dimilikinya, ikan gabus dapat menjadi salah satu sumber pangan bergizi untuk mendukung proses pemulihan ibu setelah melahirkan.

Namun, terang Prof Ahmad, konsumsi ikan gabus sebaiknya tetap menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang sesuai kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Mahasiswa IPB Ajari Ibu-Ibu di Nanggung Olah Wol Domba Bernilai Jual

Published

on

By

Mahasiswa IPB Ajari Ibu-Ibu di Nanggung Olah Wol Domba Bernilai Jual
Ibu-ibu di Desa Hambaro, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor tengah mengikuti pelatihan pengolahan wol domba menjadi produk bernilai ekonomi. Dok. IPB University

KlikBogor – Himpunan Mahasiswa Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (Himaproter) IPB University melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) menggelar ‘KreaWol’, kegiatan pemberdayaan ibu-ibu untuk mengolah wol domba menjadi produk bernilai ekonomi.

Program tersebut dilaksanakan di Desa Hambaro, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, dengan menghadirkan pelatihan pengolahan wol, demonstrasi pembuatan gantungan kunci berbahan isian wol domba, serta pembuatan media tanam berbahan wol domba yang dipadukan dengan benih tanaman.

“Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memanfaatkan limbah wol sebagai produk kreatif sekaligus membuka peluang usaha berbasis potensi lokal,” kata mahasiswa Fakultas Peternakan IPB University yang juga anggota tim PPK Ormawa Himaproter, Arsye Matullah Widianto dikutip Selasa, 4 Agustus 2026.

Arsye menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali pengenalan potensi wol domba sebagai hasil samping peternakan yang masih belum dimanfaatkan secara optimal.

Baca juga: 2027, Pembangunan Kota Bogor Fokus Transformasi Digital dan Penguatan SDM

Pada sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai karakteristik wol, proses pengolahan sederhana, serta peluang pengembangan produk kreatif yang memiliki nilai jual, yaitu gantungan kunci.

Para peserta yang terdiri dari pemudi dan ibu-ibu mengikuti demonstrasi pembuatan gantungan kunci yang disi dengan wol domba sebagai inovasi pengganti dakron.

Tim mendampingi peserta mulai dari proses pengisian wol, perakitan aksesori, hingga tahap finishing sehingga menghasilkan suvenir yang menarik dan siap dipasarkan.

Pada kegiatan ini, tim juga bekerja sama dengan Divisi “Pengolahan Produk Peternakan (P3)” Himaproter memperkenalkan inovasi media tanam berbahan wol domba yang dipadukan dengan benih tanaman.

Demonstrasi ini menunjukkan bahwa wol domba dapat dimanfaatkan sebagai media tanam yang mampu menjaga kelembapan, sehingga mendukung pertumbuhan benih sekaligus memperluas pemanfaatan limbah wol menjadi produk yang ramah lingkungan.

“Kami berharap melalui KreaWol, masyarakat tidak hanya mengenal wol domba sebagai limbah peternakan, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi,” ujar Ketua Divisi P3 Himaproter, Prasetyo.

Baca juga: Ibu-Ibu KWT Geulis Situgede Belajar Olah Stik Talas Beku

Melalui KreaWol, tim PPK Ormawa Himaproter juga berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal untuk mengembangkan produk kreatif berbasis wol domba sebagai peluang usaha baru di Desa Hambaro.

Pemanfaatan wol yang sebelumnya belum bernilai ekonomi diharapkan mampu menjadi produk inovatif yang mendukung peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus mengurangi limbah hasil samping peternakan.

Ke depan, KreaWol diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri, kreatif, dan berdaya melalui optimalisasi potensi lokal secara berkelanjutan.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer