Connect with us

Berita

Kontingen Pramuka Kota Bogor Menuju Jamnas XII, Libatkan 8 Anggota Berkebutuhan Khusus

Published

on

Kontingen Pramuka Kota Bogor Menuju Jamnas XII, Libatkan 8 Anggota Berkebutuhan Khusus
Pelepasan kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor menuju Jambore Nasional (Jamnas) ke-XII Tahun 2026 di Plaza Balai Kota Bogor, Senin, 10 Agustus 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor, Denny Mulyadi melepas kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor menuju Jambore Nasional (Jamnas) ke-XII Tahun 2026. Pelepasan kontingen berlangsung di Plaza Balai Kota Bogor, Senin, 10 Agustus 2026.

Dedie Rachim berpesan kepada para anggota kontingen agar dapat menjalin silaturahmi serta menjadi duta terbaik Kota Bogor.

“Manfaatkan momentum Jamnas ini menjadi ajang untuk menjalin persaudaraan. Buktikan kalian adalah Pramuka Kota Bogor yang juara, jaga nama baik Kota Bogor. Kalian harus menjadi orang yang memberikan kesan positif yang mendalam bagi kontingen lain melalui contoh yang baik,” ujarnya.

Ia menambahkan agar seluruh anggota kontingen menjaga sikap, disiplin, serta menunjukkan karakter Pramuka Kota Bogor yang berprestasi dan berintegritas selama mengikuti kegiatan Jamnas.

Baca juga: Kendaraan Taktis dan Tempur jadi Magnet Warga dalam Kirab Merah Putih

Sementara itu, Denny Mulyadi menyampaikan bahwa keikutsertaan kontingen Kwarcab Kota Bogor pada Jamnas Ke-XII Tahun 2026 menjadi momentum istimewa. Pasalnya, kontingen Kota Bogor turut melibatkan anggota Gerakan Pramuka Berkebutuhan Khusus dari Sekolah Luar Biasa (SLB) sebanyak delapan orang.

Selain itu, anggota kontingen yang terpilih tidak hanya berasal dari jenjang SMP dan MTs, tetapi juga dari berbagai unsur Gerakan Pramuka. Hal ini menjadi bukti bahwa Gerakan Pramuka merupakan rumah bagi semua anggota tanpa terkecuali.

Denny menyampaikan rasa bangganya kepada kontingen Kwarcab Kota Bogor yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan hingga terpilih mewakili Kota Bogor. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah membina dan mendampingi para anggota Pramuka.

“Jamnas merupakan wadah bagi anggota Gerakan Pramuka Penggalang seluruh Indonesia untuk belajar berkolaborasi, memperluas wawasan, serta mempererat persaudaraan,” katanya.

“Menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bisa mengikuti kegiatan Jamnas. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menambah teman, berbagi pengalaman, dan memperkenalkan Kota Bogor,” imbuhnya.

Baca juga: Ketua Kwarcab Kota Bogor: Pramuka Rumah bagi Semua Anak Tanpa Terkecuali

Ia juga berpesan kepada seluruh kontingen agar menjaga kesehatan, saling peduli, memperkuat kekompakan, serta menjaga nama baik Kota Bogor dengan menunjukkan pribadi Pramuka yang tangguh, disiplin, santun, dan bersahabat.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Herry Karnadi, dalam laporan pelepasan menyampaikan, Jamnas ke-XII Tahun 2026 dilaksanakan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur pada 12 hingga 21 Agustus 2026.

Kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor pada Jamnas ke-XII Tahun 2026 terdiri dari anggota Pramuka Penggalang putra sebanyak 32 orang, Pramuka Penggalang putri sebanyak 32 orang, serta anggota Pramuka berkebutuhan khusus sebanyak delapan orang.

Sebelum diberangkatkan, seluruh anggota kontingen telah mengikuti proses seleksi di tingkat Kwartir Ranting (Kwarran), menyelesaikan kualifikasi Pramuka Garuda, hingga mengikuti tahapan training center.

(rls/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Jembatan Garuda King Ago Batu Tapak di Kota Bogor Diresmikan

Published

on

By

Jembatan Garuda King Ago Batu Tapak di Kota Bogor Diresmikan
Peresmian Jembatan Garuda King Ago Batu Tapak di Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Kamis, 13 Agustus 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Presiden Prabowo Subianto mengaku bangga dan terharu terhadap intensitas pembangunan jembatan dan sumur bor yang dilakukan hampir di semua wilayah di Indonesia.

Hal itu Presiden sampaikan saat launching serentak pembangunan jembatan dan sumur bor yang disaksikan secara daring dari Jembatan Garuda King Ago Batu Tapak yang berlokasi di RW 03, Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat. Kamis, 13 Agustus 2026.

“Bahwa Bangsa Indonesia itu bangsa yang bersatu. Bangsa yang gotong royong. Bangsa yang mampu menggali kekuatan kita sendiri, yang bekerja sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kebaikan rakyat,” kata Presiden dalam sambutannya.

Presiden juga mengapresiasi TNI Polri yang berada di tengah masyarakat. Sehingga semua aksesibilitas warga dan infrastruktur bisa terpenuhi sejauh ini.

“Saudara-saudara telah berinisiatif sebelum sesungguhnya saya memberikan instruksi. Ini bukti TNI adalah tentara rakyat, bukti bahwa Polri adalah polisi rakyat. Ini yang harus kita ingat selalu,” ungkapnya.

Jembatan sepanjang 15,3 meter itu dibangun dengan nuansa merah putih oleh TNI Angkatan Darat (AD) dan masyarakat. Hal ini sebagai simbol bahwa persatuan untuk Bangsa Indonesia terus dipupuk.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, didampingi Kasrem 061/Suryakancana dan Dandim 0606/Kota Bogor serta Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor ikut meresmikan jembatan tersebut.

“Sesuai dengan arahan Pak Presiden, bahwa jembatan sepanjang 15,3 meter ini harus dan Insya Allah bermanfaat untuk masyarakat,” singkat Jenal sebelum meresmikan jembatan.

Di lokasi yang berbeda saat daring, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa pembangunan ini bentuk komitmen TNI AD dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.

Sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan ini diharapkan mampu memperlancar akses penghubung antarwilayah.

“Serta mendorong mobilitas pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Jenderal Maruli.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih jadi Ketua PWI Jawa Barat

Published

on

By

Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih jadi Ketua PWI Jawa Barat
Tantan Sulthon Bukhawan (kanan) terpilih sebagai Ketua PWI Jawa Barat dan Oland PH Sibarani terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Barat dalam Konferensi Provinsi PWI Jawa Barat. Foto/Istimewa

KlikBogor – Tantan Sulthon Bukhawan terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat periode 2026-2031 dalam Konferensi Provinsi PWI Jawa Barat. Tantan memperoleh 444 suara, mengungguli pesaingnya Hardiansyah, yang meraih 247 suara.

Dari total 669 peserta perwakilan PWI Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat tercatat 2 suara abstain dan 6 suara dinyatakan tidak sah dalam pemilihan yang digelar di Hotel Horison Bandung, pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Sementara Oland PH Sibarani terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Jawa Barat setelah menjadi calon tunggal.

​Dalam pidato perdananya usai dinyatakan menang, Tantan menegaskan pentingnya rekonsiliasi dan persatuan di antara seluruh elemen wartawan pascakonferprov.

Menurutnya, kejayaan PWI Jawa Barat hanya bisa diraih jika seluruh anggotanya bergerak dalam satu irama.

​”Saya mengajak seluruh anggota PWI untuk bersatu, bersama-sama membangun PWI ke depan tanpa ada lagi perbedaan. Saya yakin, dengan bersatu dan saling bergandengan tangan, organisasi yang besar ini akan semakin maju dan bermartabat,” ujar Tantan.

Baca juga: Pemkot Bogor Uji Petik 21 Penitipan Motor di Jalan Mayor Oking

​Senada dengan hal tersebut, Pimpinan Sidang dari PWI Pusat, Zulkifli Gani Otto, meminta seluruh jajaran untuk menyatukan barisan dan menghilangkan sekat-sekat kelompok. Ia menegaskan agar tidak ada lagi kubu-kubuan di tubuh PWI Jawa Barat demi menjaga soliditas pers di Tatar Pasundan.

​Guna menyusun struktur kepengurusan anyar, Ketua PWI terpilih diberikan waktu satu bulan didampingi tim formatur yang beranggotakan tiga orang.

​Kemenangan Tantan dan terpilihnya kembali Oland mendapat sambutan hangat dari berbagai daerah, salah satunya dari pengurus PWI Kota Bogor.

Baca juga: Bea Cukai Bogor Musnahkan 10 Juta Batang Rokok Ilegal

Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, yang akrab disapa Kang Aldho, menyampaikan ucapan selamat sekaligus rasa optimistisnya atas terpilihnya duet kepemimpinan baru PWI Jawa Barat.

Menurut Kang Aldho, Konferprov tahun ini menjadi momentum sejarah penting bagi penguatan konsolidasi pers di Jawa Barat.

​”Atas nama keluarga besar PWI Kota Bogor, saya mengucapkan selamat dan sukses yang sebesar-besarnya kepada Kang Tantan Sulthon Bukhawan atas amanah baru sebagai Ketua PWI Jawa Barat periode 2026–2031, serta kepada Bang Oland PH Sibarani yang kembali dipercaya memimpin Dewan Kehormatan,” tutur Kang Aldho.

​Kang Aldho menambahkan bahwa di bawah kepemimpinan baru ini, PWI Jawa Barat diyakini mampu melangkah lebih progresif, profesional, dan semakin solid dalam merangkul seluruh pengurus PWI di tingkat kabupaten maupun kota.

​”Kami di daerah siap bersinergi dan mendukung penuh visi-misi kepengurusan baru. Kami menaruh harapan besar agar PWI Jawa Barat semakin mandiri, mampu meningkatkan kualitas dan perlindungan jurnalis, serta terus menjadi benteng demokrasi yang adaptif di era digital,” tegas Kang Aldho.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Pemkot Bogor Uji Petik 21 Penitipan Motor di Jalan Mayor Oking

Published

on

By

Pemkot Bogor Uji Petik 21 Penitipan Motor di Jalan Mayor Oking
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin saat melakukan pengecekan salah satu penitipan motor di kawasan Jalan Mayor Oking, Rabu, 12 Agustus 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perparkiran terus dilakukan. Salah satunya dari lokasi penitipan motor di sepanjang Jalan Mayor Oking, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin melakukan uji petik langsung dengan inspeksi di 21 titik penitipan motor di Jalan Mayor Oking, tepatnya di seberang Stasiun Bogor, Rabu, 12 Agustus 2026 siang.

“Kita cek kewajiban pajak penitipan motor yang harus masuk ke kas daerah. Dari hasil temuan di lapangan, memang ada beberapa hal yang harus dan butuh tindak lanjut lebih dalam,” kata Jenal usai inspeksi.

Pertama, lanjut Jenal, ada beberapa pemilik usaha yang belum masuk dan terdaftar sebagai wajib pajak (WP), sehingga menjadi potensi kehilangan PAD.

Lalu, dari penghitungan manual yang dilakukan petugas saat inspeksi, ada ketidaksesuaian antara jumlah motor yang dititipkan dengan jumlah setoran pajak yang masuk ke kas daerah Kota Bogor.

“Maka langkah ke depan, kita akan undang ke Balai Kota untuk memastikan semua patuh terhadap aturan dan kasnya, uangnya, pajaknya masuk resmi kepada pemerintah. Sehingga dampaknya dikonversi menjadi pembangunan yang bermanfaat untuk warga,” jelasnya.

Selain mengecek potensi pendapatan dari penitipan motor tersebut, Jenal dan petugas juga melakukan pengecekan terhadap legalitas usahanya.

Termasuk, para pemilik dan pengelola jasa penitipan motor kembali diingatkan bahwa jalur trotoar yang berada di depan tempat mereka harus steril dari parkir motor maupun bangunan.

“Pada saat dicek oleh petugas, kemarin masih ada beberapa yang nakal, laporan ke saya. Kita pastikan agar mereka tidak menggunakan trotoar sebagai tempat yang dikomersialisasi atau tempat yang dijadikan penitipan, karena pejalan kaki tertutup,” ungkapnya.

“Jadi trotoarnya mau kita tata, lalu CCTV kita pasang berbasis AI. Jadi CCTV-nya bisa menghitung langsung angka motor yang masuk ke parkiran berapa. Alhamdulillah saya sudah menjumpai pihak IT yang mampu membuat CCTV tersebut,” kata Jenal.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer