Connect with us

Berita

Kekeringan Meluas, BPBD Salurkan Air Bersih untuk Warga Sukaresmi-Cimahpar

Published

on

Kekeringan Meluas, BPBD Salurkan Air Bersih untuk Warga Sukaresmi-Cimahpar
Petugas BPBD tengah menyalurkan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Rabu, 29 Juli 2026. Dok. BPBD Kota Bogor

KlikBogor – Kekeringan akibat musim kemarau di Kota Bogor meluas. Ratusan kepala keluarga di Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal dan Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Sebelumnya, kekeringan melanda wilayah Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara dan Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat dengan total 140 kepala keluarga yang terdampak.

Baca juga: Cegah Kecelakaan, Perlintasan Kereta di Sholeh Iskandar Dipagari

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan asesmen sekaligus menyalurkan air bersih kepada warga terdampak di dua kelurahan tersebut.

Di Kelurahan Sukaresmi, kekeringan melanda wilayah RT 03 serta 04 RW 02 dan berdampak kepada 145 kepala keluarga.

Laporan kejadian diterima pada Rabu, 29 Juli 2026 sekira pukul 08.00 WIB dari warga sekitar. Untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak, BPBD menyalurkan 4.000 liter air bersih.

Assessment dan penyaluran air bersih sekitar 4.000 liter sudah selesai dilakukan di lokasi,” ujar Dimas Tiko dikutip Kamis, 30 Juli 2026.

Sementara itu, kekeringan di Kelurahan Cimahpar terjadi di wilayah RT 01 dan 02 RW 02 dan berdampak kepada 250 kepala keluarga.

Ia menambahkan, BPBD menerima laporan tersebut di hari yang sama sekira pukul 11.00 WIB. Di lokasi ini, pihaknya mendistribusikan 4.000 liter air bersih untuk warga terdampak.

Baca juga: Kekeringan Landa 2 Kelurahan di Kota Bogor, BPBD Salurkan 12.000 Liter Air Bersih

Dimas Tiko menjelaskan, kekeringan yang melanda di dua wilayah tersebut dipicu sumber mata air dan sumur yang turun drastis hingga mengering.

“Penyebab kejadian dikarenakan sumber mata air dan sumur warga kering,” kata Dimas Tiko.

(hrs/ckl)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Kecelakaan Maut di Jalan Salak Kota Bogor, Satu Pemotor Tewas

Published

on

By

Kecelakaan Maut di Jalan Salak Kota Bogor, Satu Pemotor Tewas
Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor di Jalan Salak, Kecamatan Bogor Tengah, Kamis, 30 Juli 2026 pagi. Dok. Satlantas Polresta Bogor Kota

KlikBogor – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Salak, tepatnya depan RM. Spesial Soto Boyolali, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis, 30 Juli 2026 pagi. Seorang pengendara motor tewas di lokasi kejadian setelah terlibat tabrakan tersebut.

Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu F. Ek. Susilo mengatakan, berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat sepeda motor melaju dari arah Simpang Pangrango menuju Taman Kencana.

Baca juga: Cegah Kecelakaan, Perlintasan Kereta di Sholeh Iskandar Dipagari

Sesaat sebelum kejadian, pengendara motor tersebut diduga berusaha mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

“Ketika melintas di Jalan Salak, diduga pengendara tersebut saat mengendarai kendaraannya hendak mendahului kendaraan di depannya dan masuk ke arah jalur berlawanan tidak hati-hati dan antisipasi, sehingga menabrak sepeda motor,” kata Susilo dalam keterangannya.

Tabrakan itu mengakibatkan kedua pengendara beserta penumpangnya terpental dan terjatuh ke badan jalan.

Baca juga: 6 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Perlintasan Kereta Kebon Pedes

Akibat dari kejadian tersebut, pengendara motor yang datang dari arah sebaliknya meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, pengendara dan penumpang mengalami luka-luka dan dibawakan ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor untuk mendapatkan perawatan medis.

“(korban) belum dapat identitasnya,” ujar Susilo.

Selain menimbulkan korban jiwa, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan. Saat ini, perkara tersebut ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polresta Bogor Kota.

(hrs)

Continue Reading

Berita

Perumda PPJ Kota Bogor Siap Kelola Blok C dan D Setelah 2027

Published

on

By

Perumda PPJ Kota Bogor Siap Kelola Blok C dan D Setelah 2027
Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Jenal Abidin. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Masa pengelolaan Blok C dan D Pasar Kebon Kembang oleh PT Propindo Mulia Utama dijadwalkan berakhir pada 2027. Setelah berakhirnya masa tersebut, pengelolaan pasar diharapkan dapat beralih kepada Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor.

“Kalau kami, tentunya seluruh pasar-pasar yang di bawah penguasaan kepemilikan Pemerintah Kota Bogor harus dikelola oleh Perumda. Nah, upaya kita nanti mungkin di 2027, Blok C dan D itu selesai, saya lupa bulannya. Setelah itu, pengelolaannya harus di Perumda,” ujar Direktur Utama Perumda PPJ Kota Bogor, Jenal Abidin kepada awak media dikutip Kamis, 30 Juli 2026.

Baca juga: Car Free Day Diusulkan Hadir Lagi di Kota Bogor, Lokasi Baru Dikaji

Jenal menjelaskan bahwa Perumda PPJ telah menyampaikan terkait masa pengelolaan Blok C dan D kepada Pemerintah Kota Bogor. Selain itu, pihaknya juga mulai melakukan persiapan untuk pengelolaan pasar setelah masa perjanjian berakhir.

“Kami juga sudah menyampaikan ke pemerintahan, kami sudah sampaikan juga ke teman-teman, terutama di Perumda untuk mempersiapkan Blok C dan D ini untuk dikelola oleh Perumda,” katanya.

Baca juga: Yantie Rachim Ajak Warga Berbelanja di Pasar Jambu Dua, Dukung Ekonomi Lokal

Ia menambahkan, permohonan agar pengelolaan Blok C dan D diserahkan kepada Perumda PPJ telah disampaikan dalam sejumlah rapat bersama Pemerintah Kota Bogor.

“Kita sudah menyampaikan di rapat-rapat, kita sampaikan, kami mohonkan kepada Pemerintah Kota Bogor untuk Blok C dan D dikelola oleh Perumda setelah selesai masa perjanjiannya,” pungkasnya.

(hrs/ckl)

Continue Reading

Berita

Cegah Kecelakaan, Perlintasan Kereta di Sholeh Iskandar Dipagari

Published

on

By

Cegah Kecelakaan, Perlintasan Kereta di Sholeh Iskandar Dipagari
Petugas Dinas PUPR Kota Bogor tengah merampungkan pemasangan pagar pengaman perlintasan kereta api di atas underpass Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Rabu, 29 Juli 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memasang pagar pengaman di perlintasan kereta api di atas underpass Jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keselamatan masyarakat dan mencegah terjadinya kecelakaan di lokasi perlintasan tidak sebidang tersebut.

Perlintasan yang selama ini dinilai cukup terbuka dan rawan tersebut beberapa kali mengakibatkan kecelakaan, mulai dari kendaraan roda empat yang menerobos hingga insiden yang menyebabkan korban jiwa akibat tertabrak kereta api.

Baca juga: 3 Bulan Ungkap Kasus Narkoba, Polisi Tangkap 68 Tersangka di Kota Bogor

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa Pemkot Bogor telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dalam hal ini Direktorat Jenderal Perkeretaapian, untuk melakukan penutupan lintasan rel kereta api yang dinilai rawan.

“Pemkot Bogor berkoordinasi dengan Dirjen Perkeretaapian memutuskan untuk menutup lintasan rel kereta api yang sangat longgar di Jalan Sholeh Iskandar,” kata Dedie Rachim di sela peninjauan pemasangan pagar, Rabu, 29 Juli 2026.

Ia berharap pemasangan pagar pengaman sebagai pembatas tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan serta mengurangi potensi terjadinya kecelakaan di perlintasan kereta api.

Pemasangan pagar pengaman serupa juga akan dilakukan di perlintasan kereta api lainnya di antaranya di bawah fly over Jalan RE Martadinata dan wilayah Kelurahan Bubulak.

“Pemasangan tersebut dilakukan sambil menunggu Detail Engineering Design (DED) untuk proyek penutupan lintasan rel kereta api sebidang di Jalan MA Salmun,” ungkap Dedie Rachim yang didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih dan Camat Tanah Sareal, Rokib.

Baca juga: JPO di MA Salmun dan Underpass Kebon Pedes Diajukan

Ia menjelaskan, ke depan perlintasan sebidang di Jalan MA Salmun akan ditutup secara total. Sebagai solusi, Pemkot Bogor akan membangun jembatan penyeberangan orang (JPO) serta jembatan khusus bagi kendaraan roda dua.

“Ini langkah yang Kota Bogor ambil untuk mengantisipasi dan meminimalisir bertambahnya korban jiwa akibat kecelakaan di perlintasan rel kereta,” tegas Dedie Rachim.

Selain pemasangan pagar pengaman, Pemkot Bogor melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) juga akan melakukan penataan area sekitar dengan pembangunan taman.

Penataan tersebut dilakukan agar area sekitar pagar tidak dimanfaatkan oleh pedagang kaki lima (PKL) yang berpotensi menimbulkan kesan kumuh dan mengganggu ketertiban. Hal utama yang ingin dipastikan adalah keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Dengan membangun taman, harapannya dapat menurunkan potensi kerawanan, sehingga bisa meringankan tugas para aparat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat maupun wilayah,” pungkasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer