Connect with us

Berita

Hari ke 4 Pencarian ASN Kota Bogor, SAR Gabungan Angkat Sampah dan Sedimen

Published

on

Hari ke 4 Pencarian ASN Kota Bogor, SAR Gabungan Angkat Sampah dan Sedimen
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat meninjau proses pencarian ASN Diarpus Kota Bogor yang diduga terjatuh ke Sungai Cisadane, Kecamatan Bogor Selatan, Minggu, 16 Agustus 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian Bayu Zulkarnaen, warga yang diduga terjatuh ke aliran Sungai Cisadane di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Memasuki hari keempat pencarian, tim SAR juga melakukan upaya pencarian dengan mengangkat sampah dan sedimen di sekitar jembatan yang diduga menjadi lokasi korban terjatuh.

“Kita masih ikhtiarkan agar saudara Bayu yang diduga hilang di aliran Sungai Cisadane ini bisa ditemukan segera. Karena kita sudah masuk hari keempat,” kata Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat meninjau proses pencarian, Minggu, 16 Agustus 2026.

Ia meminta pada kali ini seluruh unsur SAR gabungan serta potensi masyarakat dilibatkan untuk mengangkat sebagian sampah dan sedimen di sekitar jembatan.

Sejauh ini, Dedie Rachim mengaku proses pencarian menghadapi kendala visibility yang terbatas di dalam air. Kondisi tersebut menyulitkan penyelam untuk melakukan pencarian, ditambah arus bawah sungai yang cukup deras.

“Sejauh ini kendalanya itu visibility atau jarak pandang. Meskipun sudah kita lakukan beberapa kali penyelaman, tetapi visibility-nya terbatas. Arus bawahnya juga kencang,” katanya.

Baca juga: Lansia 77 Tahun di Cilebut Timur Diduga Hanyut, SAR Lakukan Pencarian

Dedie Rachim berharap Bayu dapat segera ditemukan dan meminta masyarakat Kota Bogor turut mendoakan proses pencarian tersebut.

“Kita berharap sekali didoakan oleh semua masyarakat Kota Bogor. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, apabila betul saudara Bayu terjatuh di sini dan hilang di sini, dapat segera kita temukan,” ucapnya.

Ia juga meminta keluarga korban bersabar. Pemerintah Kota Bogor bersama seluruh unsur terkait memastikan terus melakukan pencarian secara maksimal.

“Untuk keluarga, saya minta untuk bersabar. Pemerintah Kota Bogor dan seluruh elemen, termasuk SAR, TNI-Polri, terus berusaha semaksimal mungkin. Bahkan di hari pertama kita lakukan penyelaman dan pencarian sampai dengan pukul 23.00 WIB,” ucapnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan prosedur operasi standar (SOP), pencarian dan pertolongan dilakukan hingga tujuh hari. Karena saat ini telah memasuki hari keempat, tim terus mengevaluasi strategi pencarian.

“Hari ini kita coba angkat sedimen, angkat mungkin ada tadi katanya banyak potongan bambu di dalam. Kalau bisa diangkat apabila memang tersangkut, mungkin ada harapan untuk mengubah situasi dan kondisi kontur di bawahnya. Jadi, upaya-upaya ini kita terus lakukan,” imbuhnya.

Keterbatasan akses menuju lokasi juga menjadi kendala. Jalan menuju titik pencarian berupa jalan setapak yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat sehingga proses pengangkatan sampah dan sedimen dilakukan secara manual.

“Kendalanya ini jalan yang setapak tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat, makanya semuanya dilakukan manual. Tapi, saya minta sekarang mumpung potensi masyarakat banyak, kita coba lakukan penarikan bersama-sama. Ya, ini upaya kita untuk bisa mempercepat proses pencarian,” ujarnya.

Baca juga: Kerugian Kebakaran Gudang Eks Pabrik Tekstil di Kota Bogor Capai Rp1 Miliar

Selain pencarian di sekitar lokasi korban diduga terjatuh, tim juga menganalisis kemungkinan korban terbawa arus ke arah hilir. Berdasarkan analisis drone yang dilakukan dengan bantuan 112, kondisi sepanjang aliran sungai dinilai cukup padat oleh berbagai material dan vegetasi.

“Dari analisa drone yang dilakukan perbantuan 112, kita melihat sebetulnya agak sulit kalaupun memang terjadi, misalnya pergerakan korban sampai dengan arah ke hilir, karena banyak jaring alam dan sepanjang sungai ini kiri-kanannya cukup padat,” katanya.

Ia menyebut kemungkinan korban hanyut hingga jauh ke hilir untuk sementara dinilai kecil. Selain kondisi sungai yang dipenuhi material, debit air saat ini relatif rendah karena musim kemarau.

“Kalau misalnya bergerak sampai ke hilir, lebih padat lagi, masuk ke wilayah Empang, Pasirjaya, jadi mungkin bisa terlihat. Artinya, kemungkinan hanyut sementara kecil karena kondisi musim kemarau, debit air juga relatif rendah,” tuturnya.

Karena itu, tim SAR masih memusatkan pencarian di sekitar lokasi awal. Namun, apabila hingga Minggu, 16 Agustus 2026 korban belum ditemukan, strategi operasi akan digeser ke arah hilir, termasuk ke titik-titik yang memiliki kedalaman cukup tinggi.

“Jadi, kita maksimalkan dulu di sini. Kalau hari ini belum ketemu, kita coba strategi operasinya kita geser ke arah hilir,” ujar Dedie Rachim.

Hingga waktu menunjukkan pukul 17.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan. Diberitakan, Bayu diduga terjatuh ke aliran Sungai Cisadane saat melintas di turunan menuju jembatan penghubung Kelurahan Cipaku dan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis, 13 Agustus 2026 malam.

(hrs/ckl)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Progres Capai 84 Persen, Trase Baru Batutulis Siap Beroperasi 

Published

on

By

Progres Capai 84 Persen, Trase Baru Batutulis Siap Beroperasi 
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama pimpinan dan anggota DPRD Kota Bogor serta UPTD Wilayah Pelayanan I Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat di lokasi pembangunan trase baru Batutulis, Jumat, 9 Oktober 2026. Dok. Diskominfo Kota Bogor

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Kepala UPTD Wilayah Pelayanan I Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Andi Nugroho, mendampingi kunjungan pimpinan dan anggota DPRD Kota Bogor ke lokasi pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita atau Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, pada Jumat, 9 Oktober 2026.

Pada kesempatan itu, juga dilaksanakan penanaman sejumlah pohon bersama di area ruang terbuka hijau (RTH) dan Leuweung Batutulis.

Dedie Rachim mengatakan, seiring dengan penyelesaian pembangunan trase baru, pihaknya telah berkomunikasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, untuk memastikan kondisi underpass Batutulis aman dilalui.

“Dirjen Perkeretaapian akan mengirimkan tim untuk mempersiapkan bersama aktivasi underpass Batutulis di Jalan Saleh Danasasmita. Jadi, mudah-mudahan pekerjaan besar sudah kita selesaikan. Tinggal nanti pekerjaan tambahan dan kekurangan yang tentu akan disesuaikan dengan kondisi,” ujar Dedie Rachim.

Baca juga: Trase Baru Batutulis Segera Rampung, Tinggal 21 Persen

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil mengatakan, kehadiran pimpinan dan anggota DPRD Kota Bogor bertujuan memastikan akses trase baru Batutulis segera dapat digunakan masyarakat karena sudah dinantikan.

“Mudah-mudahan sesuai jadwal dan kita berharap penyelesaian 100 persen segera,” katanya.

Selanjutnya, estetika kawasan akan dilakukan penganggaran kembali untuk mempercantik lokasi tersebut.

Baca juga: Parkir di Kota Bogor Digital, 91 Titik Sudah Pakai QRIS

Kepala UPTD Wilayah Pelayanan I Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Andi Nugroho mengatakan, progres pembangunan saat ini telah mencapai 84 persen.

“Sejak Rabu kemarin, sudah ada kenaikan sekitar 5 persen. Mudah-mudahan pada akhir bulan ini, dengan dukungan dari semuanya, kita bisa menyelesaikan trase baru Jalan Saleh Danasasmita, taman, dan Leuweung,” ujarnya.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Parkir di Kota Bogor Digital, 91 Titik Sudah Pakai QRIS

Published

on

By

Parkir di Kota Bogor Digital, 91 Titik Sudah Pakai QRIS
Parkir sepeda motor di kawasan Jalan Suryakencana, Kota Bogor. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mempercepat penerapan sistem pembayaran nontunai menggunakan kode Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi juru parkir di wilayah Kota Bogor.

​Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, hingga saat ini penerapan QRIS telah mencapai 71 persen atau mencakup 91 titik parkir dari total lokasi yang teridentifikasi.

​”Dari 115 titik, baru teridentifikasi penambahan 35 titik baru dan 15 titik parkir malam. Kemudian pemberian QRIS sudah 71 persen. Jadi 91 titik parkir di Kota Bogor sudah menggunakan QRIS,” ujar Jenal usai memimpin rapat persiapan optimalisasi retribusi parkir di Balai Kota Bogor, Jumat, 9 Oktober 2026.

Kendati demikian, Pemkot Bogor tetap memberikan ruang bagi masyarakat yang mengalami kendala teknis saat hendak membayar parkir.

Pembayaran secara tunai masih diperbolehkan, khususnya bagi masyarakat yang tidak memiliki ponsel pintar atau terkendala akses digital, selama nominal yang dibayarkan sesuai dengan tarif resmi pemerintah.

​”Apakah warga tidak bisa bayar cash? Bagi yang memang terkendala dan tidak handphone atau tidak ada QRIS, pembayaran cash masih bisa selama tarif sesuai ketentuan, yakni Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp4.000 untuk mobil di jalur bukan progresif,” ujarnya.

​Baca juga: Trase Baru Batutulis Segera Rampung, Tinggal 21 Persen

Dalam rapat koordinasi tersebut, Pemkot Bogor juga menargetkan pendistribusian seragam baru serta kartu identitas bagi juru parkir (jukir). Selain itu, proses rekrutmen hingga kesepakatan bagi hasil antara jukir dengan Pemkot Bogor.

​”Secara data yang kami terima bahwa hari ini setoran dari jukir langsung ke kas daerah Kota Bogor tanpa melalui perantara danru (komandan regu) atau koordinator. Kita hindari hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk potensi kebocoran yang sebelumnya dari hasil uji petik saya sempat terjadi miskomunikasi antara petugas dan danru serta pendapatan yang kita anggap belum optimal,” tambahnya.

​Adapun Pemkot Bogor berencana mengumpulkan sekitar 120 koordinator dari total 508 jukir se-Kota Bogor pada pertengahan Oktober 2026. Kegiatan itu meliputi penyerahan seragam, ID card, serta barcode QRIS untuk masing-masing jukir yang didukung langsung oleh Bank BJB. Langkah ini sekaligus menjadi ajang edukasi digitalisasi bagi masyarakat secara meluas.

​Terkait potensi penerimaan daerah, Jenal memaparkan, dari hasil kajian Inspektorat Daerah Kota Bogor sebesar Rp11,5 miliar, sedangkan uji petik mandiri di lapangan mencatat Rp10 miliar, sementara Dinas Perhubungan Kota Bogor di angka Rp10 miliar.

Baca juga: Parkir di Jalan Suryakencana Beralih ke Sisi Kanan Diuji Coba

Untuk memperoleh angka pasti, Pemkot Bogor menganggarkan konsultan serta akan melibatkan praktisi ahli dari Kota Malang guna memetakan potensi di setiap titik parkir.

​”Target kita dari 115 titik yang ada, sekarang bertambah 35 titik, dan target kita sampai 300 titik parkir baru di tahun depan dengan melibatkan aparat wilayah,” ujarnya.

Jenal menegaskan bahwa langkah upaya ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), yang selanjutnya untuk memenuhi kebutuhan berbagai pembangunan daerah.

“Termasuk pajak parkir seperti penitipan motor di Jalan Mayor Oking yang kemarin saya sidak, hari ini 25 wajib pajak baru sudah masuk ke kas daerah,” kata Jenal memungkas.

(hrs/ckl)

Continue Reading

Berita

Jaga Kebugaran, PWI Kota Bogor dan Red Fitness Gelar Jumat Sehat Bareng

Published

on

By

Jaga Kebugaran, PWI Kota Bogor dan Red Fitness Gelar Jumat Sehat Bareng
PWI Kota Bogor menggandeng Red Fitness Bogor menggelar kegiatan kebugaran bersama, Jumat, 9 Oktober 2026. Foto/Istimewa

KlikBogor – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor terus berkomitmen menjaga kesehatan dan kebugaran para anggota.

Melalui program Jumat Sehat, PWI Kota Bogor kali ini menggandeng Red Fitness Bogor menggelar kegiatan kebugaran bersama yang berlangsung di Gym Red Fitness, Jalan Raya Pajajaran No. 7a, Baranangsiang, Bogor Timur, Jumat, 9 Oktober 2026.

Kegiatan diawali dengan sesi full body workout yang dipandu langsung oleh instruktur profesional, Coach Radit.

Para insan pers tampak antusias mengikuti setiap gerakan latihan fisik, dilanjutkan dengan pemeriksaan analisis komposisi tubuh (body composition check), hingga pengenalan berbagai alat fitnes modern oleh tim instruktur Red Fitness.

​Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi positif ini. Menurut Kang Aldho, sapaan karibnya, kerja sama dengan pusat kebugaran modern seperti Red Fitness menjadi sarana penting bagi para wartawan untuk tetap menjaga stamina di tengah tingginya ritme kerja jurnalistik.

​”Kami sangat mengapresiasi langkah kolaborasi bersama Red Fitness Bogor ini. Profesi wartawan menuntut mobilitas dan fleksibilitas tinggi, sehingga kebugaran fisik menjadi modal utama. Melalui kegiatan Jumat Sehat ini, kami berharap para anggota PWI makin sadar akan pentingnya gaya hidup sehat secara konsisten,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Marcomm Manager Red Fitness, Veronica, didampingi General Manager Red Fitness Bogor, Idham Ilyas, menyambut hangat kedatangan rombongan PWI Kota Bogor.

Veronica menjelaskan, Red Fitness senantiasa terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai komunitas dalam mengampanyekan gaya hidup sehat yang terjangkau bagi seluruh masyarakat Bogor.

​”Kami sangat senang dapat memfasilitasi rekan-rekan media dari PWI Kota Bogor. Red Fitness hadir sebagai pusat kebugaran modern yang menawarkan fasilitas olahraga lengkap dengan konsep harga yang terjangkau. Kami ingin membuktikan bahwa hidup sehat dan memanfaatkan fasilitas gym premium tidak harus mahal,” ungkap Veronica.

​Sebagai salah satu pusat kebugaran populer di Kota Bogor, Red Fitness menawarkan pengalaman olahraga menyeluruh bagi kesehatan fisik dan mental.

Gym Red Fitness dilengkapi area latihan kekuatan (strength training) yang bervariasi, lebih dari 40 kelas kebugaran per minggu seperti Yoga, Zumba, Poundfit, hingga Muaythai, serta fasilitas Premium Reformer Pilates untuk melatih postur dan kekuatan otot inti.

​Keunggulan unik lain yang ditawarkan Red Fitness adalah fasilitas Terapi Seitai Jepang (Japanese Seitai Therapy) dari Red Seitai secara gratis yang sudah termasuk dalam paket keanggotaan untuk membantu pemulihan otot dan keselarasan tubuh.

Selain itu, keanggotaan Red Fitness menganut sistem Multi-Location Access, di mana satu kartu membership dapat digunakan di seluruh cabang Indonesia seperti Bogor, Cileungsi, Tambun, hingga Jakarta.

​Red Fitness Bogor menyediakan beragam pilihan durasi keanggotaan, mulai dari paket 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, hingga 24 bulan dengan biaya langganan promo yang sangat terjangkau.

Anggota baru juga berkesempatan mendapatkan bonus tambahan berupa sesi gratis bersama Personal Trainer, analisis komposisi tubuh, hingga tas gym eksklusif.

​Pusat kebugaran ini beroperasi setiap hari Senin hingga Sabtu pukul 06.00–22.00 WIB, serta hari Minggu pukul 08.00–20.00 WIB.

Warga atau calon anggota yang ingin melakukan reservasi dan pendaftaran dapat menghubungi layanan konsumen di nomor 0877-1771-7735 atau memantau informasi terkini melalui akun Instagram resmi @redfitness.bogor.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer