Berita

Yel-yel Satuan TNI Polri dan Pemkot Bogor Menggema di Yonif Mekanis 315/Grd

Published

on

Prajurit Yonif Mekanis 315/Grd saat menunjukan yel-yel terbaiknya dalam lomba di penutupan Festival Merah Putih 2024, pada Sabtu, 31 Agustus 2024.

KlikBogor – Penutupan Festival Merah Putih (FMP) 2024 dimeriahkan dengan berbagai kegiatan. Salah satunya lomba yel-yel yang memiliki daya tarik tersendiri bagi penonton.

Acara tersebut dilangsungkan di Markas Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis 315/Garuda, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu, 31 Agustus 2024.

Baca juga: FMP 2024 Resmi Ditutup: Bogor Sukses Gelar Perayaan Nasionalisme yang Menginspirasi 

Ketua Umum Panitia FMP 2024, Hendriyanto Liebrata mengatakan, acara penutupan FMP dimeriahkan oleh berbagai kegiatan kolaborasi, satu di antaranya lomba yel-yel antar kesatuan dari TNI, Polri, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Lomba yel-yel ini baru untuk di acara penutupan Festival Merah Putih ke-9 ini. Dulu penaikan bendera pernah dilaksanakan oleh TNI Polri,” kata Hendriyanto.

Prajurit Yon Kes 1 Kostrad saat tampil dalam lomba yel-yel di acara penutupan Festival Merah Putih 2024.

Lomba yel-yel antar satuan ini diikuti Yonif 300/Raider, Yonkes 1 Kostrad, Polresta Bogor Kota, Satpol PP Kota Bogor, Yon Armed 10 Kostrad, dan Dishub Kota Bogor.

Kemudian, Yonif Mekanis 315/Grd, Resimen I Pasukan Pelopor, Damkar Kota Bogor, Resimen IV Pasukan Pelopor, Denpom III/1 Bogor, dan Pusdikzi TNI AD. 

Pada lomba tersebut, para personel dari satuan masing-masing saling menunjukkan yel-yel terbaiknya di hadapan dewan juri.

Satuan dari Polresta Bogor Kota saat menunjukkan yel-yel terbaiknya dalam lomba di acara penutupan Festival Merah Putih 2024.

Gerakan serempak yang kompak dan teriakkan suara lantang yang berulang kali dari para peserta menggemai di arena lomba.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan penutupan FMP diawali Fun Mini Soccer antara Forkopimda dan jurnalis. Kemudian prosesi penyerahan Pataka dalam formasi 79.

Acara ini juga dimeriahkan dengan performa silat dari anak-anak disabilitas, kaulinan barudak dan berbagai hiburan lainnya yang mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan di Kota Bogor.

Petugas Damkar Kota, salah satu satuan dari Pemerintah Kota Bogor saat tampil dalam lomba yel-yel di Yonif Mekanis 315/Grd.

Hendriyanto menyampaikan bahwa Festival Merah Putih bukan hanya sebuah acara seremonial, tetapi sebuah gerakan yang menyatukan semua elemen masyarakat dalam satu tujuan mulia, yaitu membangun Indonesia yang lebih baik, dimulai dari Bogor.

“Festival ini telah memperkuat rasa kebangsaan dan cinta Tanah Air di hati setiap warga Bogor. Ini adalah warisan yang sangat berharga, yang harus kita jaga dan lestarikan,” ujarnya.

(hrs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version