Berita

FMP 2024 Resmi Ditutup: Bogor Sukses Gelar Perayaan Nasionalisme yang Menginspirasi

Published

on

Penutupan kegiatan Festival Merah Putih (FMP) selama sebulan penuh di Agustus 2024 di Yonif Mekanis 315/Grd, Kecamatan Bogor Barat, Sabtu, 31 Agustus 2024.

KlikBogor – Festival Merah Putih (FMP) 2024 secara resmi ditutup. Acara penutupan ini digelar di Markas Batalyon Infanteri Mekanis 315/Garuda, Kota Bogor.

Penutupan ini bukan hanya menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan selama sebulan penuh di Agustus, tetapi juga mengukuhkan semangat nasionalisme dan persatuan yang telah menyatu dalam hati masyarakat Kota Bogor.

Danrem 061/Sk Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi dalam sambutannya menegaskan bahwa Festival Merah Putih 2024 telah berhasil menjadi cerminan dari dedikasi Kota Bogor dalam menjaga dan terus menghidupkan nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa ini, kita diingatkan kembali betapa pentingnya persatuan dan kesatuan dalam menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya, Sabtu, 31 Agustus 2024.

Dalam kesempatan ini, Danrem mengajak seluruh masyarakat Bogor untuk terus menjaga dan memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan yang telah terbina selama Festival Merah Putih 2024.

“Mari kita lanjutkan perjuangan ini dengan semangat yang lebih besar di tahun-tahun mendatang. Sampai jumpa di Festival Merah Putih 2025, dengan semangat yang lebih berkobar, dari Bogor untuk Indonesia,” ucapnya.

Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas suksesnya Festival Merah Putih yang telah menjadi bagian integral dari identitas Kota Bogor.

“Dengan tagline ‘Dari Bogor untuk Indonesia,’ Festival Merah Putih telah menunjukkan komitmen kita terhadap nilai-nilai kebangsaan dan persatuan selama sembilan tahun berturut-turut,” ungkap Hery dalam sambutannya.

Hery juga memberikan apresiasi kepada Bogor Sahabats (Bobats) yang telah menggagas dan menjadi motor penggerak utama FMP, serta seluruh panitia dan relawan khususnya generasi muda yang berperan aktif dalam menyukseskan festival ini.

“Keberhasilan FMP tidak lepas dari kolaborasi yang kuat dan sinergis antara masyarakat, Forkopimda, TNI-POLRI, para tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia FMP 2024, Hendriyanto Liebrata menekankan bahwa Festival Merah Putih bukan hanya sebuah acara seremonial, tetapi sebuah gerakan yang menyatukan semua elemen masyarakat dalam satu tujuan mulia, yaitu membangun Indonesia yang lebih baik, dimulai dari Bogor.

“Festival ini telah memperkuat rasa kebangsaan dan cinta tanah air di hati setiap warga Bogor. Ini adalah warisan yang sangat berharga, yang harus kita jaga dan lestarikan,” ujarnya.

Selama sebulan penuh, FMP 2024 telah diisi dengan berbagai kegiatan yang menggugah semangat kebersamaan, seperti Kirab Merah Putih dengan mengarak kain merah putih sepanjang total 200 meter.

Kemudian, penaikan dan penurunan bendera selama sebulan penuh, Wisata Kebangsaan dan Wisata Perjuangan dengan menghadirkan 2.000 anak ke Museum Kepresidenan Balai Kirti dan Museum PETA, serta berbagai rangkaian kegiatan lainnya.

Prajurit Yon Kes 1 Kostrad saat unjuk kebolehan dalam lomba yel-yel di acara penutupan Festival Merah Putih 2024.

Adapun acara penutupan FMP dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti Fun Mini Soccer antara Forkopimda dan jurnalis, lomba yel-yel antar kesatuan, kaulinan barudak, termasuk prosesi penyerahan Pataka dalam formasi 79.

Acara ini juga dimeriahkan dengan performa silat dari anak-anak disabilitas dan berbagai hiburan lainnya yang mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan di Kota Bogor. (Hrs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

Exit mobile version