Serba Serbi
Ribuan Siswa dan Guru Unjuk Kemampuan Sains di KSNR-8 dan OGS-6
KlikBogor – Semangat mengembangkan kemampuan matematika dan sains mewarnai babak final Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) ke-8 dan Olimpiade Guru Sains (OGS) ke-6 yang digelar Klinik Pendidikan MIPA (KPM) di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB, Bogor, pada Minggu, 18 Oktober 2026.
Ajang tersebut menjadi puncak kompetisi sekaligus ruang bagi siswa dan guru untuk menunjukkan kemampuan, mengasah penalaran, dan mengembangkan potensi di bidang sains.
KSNR-8 dan OGS-6 digelar sebagai bagian dari upaya KPM dalam mendorong budaya belajar, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan kompetensi siswa dan guru.
Melalui kompetisi tersebut, peserta tidak hanya berkesempatan meraih prestasi, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan pembelajaran.
Presiden Direktur KPM, Raden Ridwan Hasan Saputra menegaskan komitmen KPM untuk menghadirkan kompetisi yang kredibel dan bermutu serta menjaring peserta terbaik.
Baca juga: PARARA World Food Day 2026 Ajak Masyarakat Apresiasi Pangan Lokal dan Petani
Ke depannya, KPM juga akan merancang kompetisi internasional bagi para peraih medali KSNR sebagai upaya mendorong potensi generasi muda Indonesia.
Ia berharap para peserta tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik. “Niatkan ikut babak final ini karena Allah. Kalian semua yang ada di sini adalah juara,” ujar Ridwan dalam sambutannya.
Pada babak final, KSNR-8 diikuti 1.623 siswa, sedangkan OGS-6 diikuti 200 guru. Para finalis berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, mencakup Sumatra, Jawa, Bali, hingga Sulawesi.
Keikutsertaan peserta dari beragam daerah tersebut menunjukkan luasnya antusiasme terhadap pengembangan kemampuan matematika dan sains.
Setelah melalui rangkaian kompetisi, para peserta terbaik memperoleh penghargaan berdasarkan jenjang dan kategori masing-masing. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas usaha, persiapan, dan kemampuan yang ditunjukkan selama kompetisi.
Baca juga: IMSO ke-23 Resmi Ditutup, Tim Indonesia Raih 61 Medali
Para pemenang KSNR-8 memperoleh trofi untuk nilai terbaik tiap kelas, medali, dan e-sertifikat. Selain itu, para peraih medali berkesempatan mengikuti kegiatan lomba internasional yang digelar oleh KPM.
Sementara itu, para pemenang OGS-6 memperoleh trofi, medali, dan e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian mereka dalam kompetisi.
Lebih dari sekadar meraih penghargaan, keikutsertaan dalam KSNR-8 dan OGS-6 menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengukur kemampuan, memperoleh pengalaman baru, dan membangun motivasi untuk terus belajar.
Bagi para guru, kompetisi ini juga menjadi ruang untuk mengembangkan kompetensi yang dapat mendukung proses pembelajaran di sekolah.
Melalui KSNR-8 dan OGS-6, KPM berharap semakin banyak siswa yang memiliki kemampuan bernalar, berpikir kritis, dan kecintaan terhadap matematika serta sains.
KPM juga berharap para guru terus meningkatkan kompetensi dan menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, dengan dukungan sekolah, orang tua, mitra, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan Indonesia.
(rls/hrs)
Pingback: Pemkot Bogor Seleksi Ratusan Calon Jukir Mitra Dishub