Berita
IMSO ke-23 Resmi Ditutup, Tim Indonesia Raih 61 Medali
KlikBogor – Setelah mempertemukan 404 siswa dari 23 negara, International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23 resmi ditutup pada Selasa, 6 Oktober 2026.
IMSO-23 ditutup secara resmi oleh Didik Suhardi, Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Manajemen dan Kelembagaan di PPSDM Kemendikdasmen, Kota Depok, Jawa Barat.
Melalui acara Awarding & Closing Ceremony, momen ini menjadi puncak apresiasi atas perjuangan para peserta setelah mengikuti rangkaian kompetisi dan kegiatan internasional selama berada di Indonesia.
Dalam sambutannya, Didik Suhardi menyampaikan harapan agar Indonesia dapat kembali menjadi tuan rumah IMSO apabila tidak ada negara lain yang bersedia menjadi penyelenggara.
Ia menegaskan, kesiapan Indonesia untuk memberikan yang terbaik bagi penyelenggaraan IMSO. “If there is no country willing to host the event, we would be very happy if IMSO is held in Indonesia. We will do our very best to make it a successful event. I wish all the delegations a safe journey home and hope you arrive back in your respective countries in good health. See you at IMSO 2027.”
Baca juga: Mendikdasmen Buka IMSO ke-23, 404 Siswa Siap Adu Kemampuan Matematika dan Sains
Dalam kompetisi tahun ini, Indonesia berhasil meraih 61 medali, terdiri atas 6 medali emas, 27 medali perak, dan 28 medali perunggu.
Capaian tersebut diraih melalui rangkaian kompetisi Teori I, Teori II, Eksplorasi Matematika, dan Eksperimen Sains, yang menguji kemampuan penalaran, pemecahan masalah, eksplorasi, dan eksperimen para peserta.
Selain penghargaan berdasarkan perolehan medali, IMSO-23 juga memberikan apresiasi kepada peserta dengan capaian terbaik pada sejumlah kategori khusus dalam bidang science dan math.
Pada kategori STEM Presentation, penghargaan diberikan kepada lima negara dengan capaian terbaik, yaitu Hong Kong, Maroko, Thailand, Vietnam, dan Indonesia.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi bagi peserta yang menunjukkan kemampuan terbaik dalam menghadapi berbagai tantangan matematika dan sains selama kompetisi berlangsung.
Raden Ridwan Hasan Saputra, Chairman of IMSO, Anggota Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sekaligus Presiden Direktur KPM, menyampaikan pesan kepada seluruh peserta, “You are all true champions! The courage to step onto this international stage, the perseverance you showed in tackling every challenge, and the lifelong friendships you forged here are achievements far greater than any medal.”
Baca juga: Trase Baru Batutulis Segera Rampung, Tinggal 21 Persen
Selain kompetisi akademik, IMSO-23 juga mempertemukan para delegasi dalam Cultural Night & Gift Exchange sebagai ruang untuk berbagi budaya dan mempererat persahabatan.
Kegiatan ini turut diisi dengan sejumlah penghargaan, yaitu People’s Choice Awards, The Best Costume Awards, Spirit of Culture Awards, Friendship Awards, The Rookie Star Awards, dan The Most Outstanding Awards.
Penghargaan tersebut melengkapi capaian akademik para peserta sekaligus menjadi apresiasi atas kreativitas, semangat budaya, persahabatan, dan kontribusi mereka selama mengikuti IMSO-23.
IMSO-23 digelar oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) bersama Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah selaku Local Committee Organizer, dengan dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Sekolah Dasar.
Kolaborasi ini menghadirkan Indonesia sebagai ruang pertemuan talenta muda dunia, tempat matematika dan sains menjadi bahasa bersama untuk belajar, berkompetisi, dan membangun persahabatan lintas negara.
Dengan berakhirnya Awarding & Closing Ceremony, IMSO-23 resmi menutup rangkaiannya di Indonesia. Dari tempat IMSO pertama kali digagas dan diselenggarakan, ajang ini kembali mempertemukan generasi muda dari berbagai negara melalui matematika dan sains, sekaligus membuka ruang bagi lahirnya pengalaman, inspirasi, dan persahabatan lintas negara.
(rls/hrs)
Pingback: Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas pada Porprov Jabar