Connect with us

Berita

Perumda PPJ dan WWF Indonesia Edukasi Pasar Bebas Sampah di Pasar Jambu Dua 

Published

on

Perumda PPJ dan WWF Indonesia Edukasi Pasar Bebas Sampah di Pasar Jambu Dua 
Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Jenal Abidin saat sosialisasi dan edukasi Pasar Bebas Sampah bersama para pedagang Pasar Jambu Dua, Rabu, 23 Juli 2025.

KlikBogor – Dalam upaya mewujudkan pasar rakyat yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan, Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor bersama Yayasan WWF Indonesia melaksanakan sosialisasi dan edukasi Pasar Bebas Sampah bersama para pedagang Pasar Jambu Dua, pada Rabu, 23 Juli 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Perumda PPJ untuk mendorong transformasi tata kelola pasar yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Sosialisasi yang berlangsung di area Pasar Jambu Dua ini dihadiri oleh direksi Perumda PPJ beserta jajaran, PT. BAM, paguyuban pedagang serta para pedagang.

Dalam kesempatan ini, Yayasan WWF Indonesia juga menyerahkan bantuan alat-alat kebersihan sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan praktik pengelolaan sampah yang baik di pasar.

Direktur Utama Perumda PPJ Kota Bogor, Jenal Abidin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi antara Perumda PPJ dengan Yayasan WWF Indonesia dalam menciptakan pasar bersih, bebas dari sampah.

“Pasar adalah denyut nadi ekonomi masyarakat, dan sudah semestinya denyut itu berdetak selaras dengan kesadaran terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Melalui kolaborasi yang terus kami jalin bersama Yayasan WWF Indonesia, kami ingin membentuk budaya baru pasar yang bersih, nyaman, dan bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkannya,” ujar Jenal dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan semacam ini tidak berhenti pada aspek simbolik atau seremonial, melainkan menjadi bagian dari gerakan kolektif yang terus ditindaklanjuti secara sistematis dan berkelanjutan.

Sosialisasi ini memuat sesi edukasi bagi para pedagang mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang bijak, penggunaan kembali bahan yang masih dapat dimanfaatkan, serta pengurangan sampah plastik sekali pakai.

Kehadiran Yayasan WWF Indonesia sebagai mitra strategis juga memberikan penguatan terhadap pendekatan ilmiah dan komunitas dalam menangani isu sampah pasar.

Dengan semangat kolaboratif yang terus dijaga, Perumda PPJ menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pelopor gerakan pasar bebas sampah, melalui penguatan edukasi, penyediaan sarana, serta kemitraan yang strategis dengan Yayasan WWF Indonesia.

“Terakhir kami mengajak kepada seluruh pegawai,  pedagang dan pengunjung pasar untuk selalu menjaga kebersihan pasar. Kita ciptakan pasar yang bersih dan nyaman untuk dikunjungi,” tandas Jenal.

Sejumlah pedagang yang hadir turut memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Mereka menyambut baik pembagian alat-alat kebersihan, yang diharapkan dapat menunjang rutinitas menjaga kebersihan lingkungan tempat usaha mereka.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Tragedi Kebakaran di Tegallega, Wali Kota Minta Warga Waspadai Kebocoran Tabung Gas

Published

on

By

Tragedi Kebakaran di Tegallega, Wali Kota Minta Warga Waspadai Kebocoran Tabung Gas
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan kesedihannya atas peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, terlebih karena memakan korban jiwa.

Diketahui, kebakaran yang melanda tiga unit rumah kontrakan pada Kamis malam, 5 Maret 2026 ini mengakibatkan seorang balita berusia 1 tahun 4 bulan meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka bakar.

Dedie Rachim mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan tabung gas di rumah tangga.

“Kami sangat berduka atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih waspada dan memastikan kondisi tabung serta regulator gas aman digunakan,” ucap Dedie Rachim.

Baca juga: Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi tabung gas, selang, dan regulator, serta memastikan tidak ada bau gas yang menyengat di dalam rumah.

Apabila tercium bau gas, warga diminta segera mematikan sumber api, membuka ventilasi, dan tidak menyalakan peralatan listrik untuk menghindari percikan api.

Selain itu, warga juga diminta menggunakan perlengkapan gas yang memenuhi standar keamanan serta segera mengganti jika ditemukan kerusakan pada selang maupun regulator.

Peristiwa ini menjadi alarm penting bagi masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan gas di rumah tangga guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar

Published

on

By

Kebakaran 3 Rumah di Tegallega, Balita Meninggal dan 2 Orang Luka Bakar
Petugas pemadam kebakaran tengah mengevakuasi korban kebakaran di Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kamis, 5 Maret 2026 malam. Foto: tangkapan layar video Damkar Kota Bogor.

KlikBogor – Kebakaran melanda tiga unit rumah warga di Jalan Babakan Sirna, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis, 5 Maret 2026 malam.

Dalam peristiwa tersebut, seorang balita berusia 1,4 tahun dilaporkan meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka bakar.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, menjelaskan kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 19.25 WIB.

Menerima laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran  langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.

Setelah berjibaku sekitar 20 menit melakukan penyemprotan air, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Ade mengungkapkan, berdasarkan data sementara, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas saat pemilik rumah tengah tertidur.

“Menurut pelapor kebakaran terjadi karena kebocoran tabung gas dan pemilik rumah sedang tertidur (laporan sementara),” katanya.

Pada saat itu, api yang dengan cepat membesar kemudian merembet ke bangunan di sekitarnya. Akibatnya, tiga unit rumah terbakar.

Kebakaran juga mengakibatkan seorang balita berinisial Z (1 tahun 4 bulan) meninggal dunia dan dua warga lainnya berinisial RJ dan SM mengalami luka bakar.

Para korban setelah dievakuasi oleh petugas pemadam kemudian dibawa ke Rumah Sakit PMI untuk penanganan lebih lanjut.

Ade mengatakan, penanganan kebakaran ini melibatkan lima unit mobil pemadam kebakaran serta petugas dari Mako Sukasari, Pos Yasmin, dan Pos CIbuluh.

“Untuk kerugian materi (akibat kebakaran) diperkirakan Rp50 juta,” katanya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Proyek PSEL Bogor Raya Masuk Tahap Akhir Lelang

Published

on

By

Proyek PSEL Bogor Raya Masuk Tahap Akhir Lelang
Pertemuan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dengan Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir di Gedung Danantara, Jakarta. Dok. Diskominfo Kota Bogor.

KlikBogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, membahas proses akhir lelang pengembang program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya di Gedung Danantara, Jakarta.

Dedie Rachim menyampaikan bahwa proyek PSEL merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mendukung kebijakan nasional terkait pengembangan energi baru dan terbarukan sekaligus menyelesaikan persoalan persampahan secara berkelanjutan.

Sesuai Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, terang Dedie Rachim, pemerintah menargetkan produksi listrik dari sumber energi baru dan terbarukan dapat dicapai melalui program PSEL.

“Kota Bogor masuk dalam batch pertama bersama empat kota lainnya yang ditunjuk pemerintah pusat,” ujarnya menambahkan, pada Kamis, 5 Maret 2026.

Berbagai persiapan teknis untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan lancar dan meminimalkan kendala di lapangan disebut turut dibahas dalam pertemuan tersebut.

Baca juga: Pemkab-Pemkot Bogor Teken  Kerja Sama Kelola TPAS Galuga Menuju PSEL

Ia menegaskan pentingnya kesiapan lahan dan dukungan teknis sejak awal agar proyek strategis nasional ini dapat segera direalisasikan.

Menurutnya, PSEL tidak hanya menjadi solusi pengelolaan sampah, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan energi daerah.

Sementara itu, Direktur Investasi Danantara, Fadli Rahman, menyampaikan bahwa pertemuan berlangsung sangat produktif dan fokus pada aspek teknis lapangan. Salah satu yang dibahas adalah kesiapan lahan calon lokasi pembangunan instalasi PSEL, termasuk proses land clearing serta pekerjaan cut and fill.

Pihaknya berkomitmen mendukung percepatan proyek PSEL Bogor Raya sebagai bagian dari investasi strategis di sektor energi bersih dan pengelolaan lingkungan.

Melalui proyek PSEL ini, Pemerintah Kota Bogor berharap dapat mengurangi beban TPA, meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah, serta menghasilkan energi listrik ramah lingkungan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer