Connect with us

Serba Serbi

Nusantarasa Premium Tawarkan Kuliner Autentik Indonesia juga Literasinya

Published

on

Nusantarasa Premium Tawarkan Kuliner Autentik Indonesia juga Literasinya
Nusantarasa Premium kini hadir di Kota Bogor menawarkan menu makanan dan minuman autentik Indonesia juga ditunjang dengan suasana bangunan tradisional modern.

KlikBogor – Nusantarasa Premium menggelar grand opening di Jalan Pajajaran Indah V nomor R5, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Sabtu, 22 Februari 2025.

Nusantarasa Premium hadir di kota hujan menawarkan menu makanan dan minuman autentik Indonesia juga ditunjang dengan suasana bangunan tradisional modern.

Dalam grand opening kali ini ada program menarik yakni diskon 50 persen untuk semua menu. Pada 22 Februari 2025 diskon berlaku pukul 15.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB dan untuk 23 Februari 2025 diskon mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

“Kami ingin menyajikan masakan-masakan otentik Indonesia, kenapa ada premiumnya?, dalam hal rasa, penyajian dan platting kami mencoba konsep premium,” ungkap Direktur PT. Citarasa Anak Bangsa (CAB) yang membawahi Nusantarasa Premium, Rahmat Nurdiansyah kepada wartawan.

Rahmat berpendapat, masakan nusantara tidak pernah mati, selama masih bisa menjaga kualitas dan standar resepnya mungkin bisa tetap eksis dan konsisten.

“Meski masakan western dan lainnya lebih banyak, tapi tetap orang Indonesia mencintai kuliner Nusantara. Konsep makanan Nusantarasa menyajikan menu Nusantara atau tradisional. Kami terinsipirasi dari Rembulan, Semesta dan lainnya, akhirnya membuka Nusantarasa Premium di Kota Bogor. Jadi ini pertama kali buka di Kota Bogor. Kalau di Kota Bogor bisa diterima, kami akan mencoba buka ditempat lain,” tutur pria yang akrab disapa Rian.

Rian memaparkan, Nusantarasa Premium hadir di pusat kuliner Jalan Pajajaran. Restoran masakan Nusantara banyak disini, sehingga tujuannya agar mengetahui apakah Nusantarasa bisa bersaing dan bisa tidak rasa masakannya diterima oleh warga dan pengunjung Kota Bogor.

“Kalau diterima, kami bisa lebih enak mengembangkan usaha. Untuk menu yang ada di kami semua unggulan, karena dalam membuat menu, kami lakukan Research and Development, dengan waktu yang lumayan lama, sekitar 2 bulan. Jadi rasanya benar-benar yang otentik. Semisal membuat menu rawon, kami sampai ke Jawa Timur bersama chef nya. Saya kan doyan makan, jadi saya tahu mana rasa yang masuk dan tidak,” paparnya.

“Jadi minimal begini, sajian kami mirip dengan pelopornya. Setidaknya masyarakat Kota Bogor yang mau makan sajian kuliner Nusantara di tempat yang jauh, bisa memilih disini dahulu yang dekat, dengan jaminan rasa yang mirip. Kalau memang enak, orang pasti mengincar itu. Semua yang ada di menu merupakan andalan kami,” tambah Rian.

Selain menawarkan kuliner, Nusantarasa Premium juga ada literasi asal muasal makanan dan minuman nusantara sebagai bagian informasi yang dapat dibaca pada buku menu Nusantara Premium.

“Tapi yang utama kami jamin adalah rasa masakannya. Apabila rasanya tidak masuk, mau setting sebagus apapun tidak akan berguna. Mau promo dan literasi bagaimanapun, tidak akan masuk. Saat ini ada 53 menu termasuk dessert Bubur Campur yang kami platting bagus. Tidak menutup kemungkinan bertambah lagi menunya, karena kan menu Nusantara itu banyak. Kenapa baru 53, kami lihat pasar dahulu di Kota Bogor, percuma banyak menu dan itu membuat orang bingung,” jelas Rian yang juga owner Rasaharsa Coffe&Eatery.

Ia menerangkan, target Nusantarasa Premium adalah menu yang ada diminati atau tidak oleh masyarakat dan pengunjung Kota Bogor. Kemudian akan direview dahulu, apabila bagus pasarnya dan apabila bagus ada tambah satu-persatu menu baru. Kedepan targetnya menyajikan makanan dari wilayah timur seperti Papeda dan lainnya, namun coba dahulu pasarnya di Kota Bogor.

“Sambil berjalan akan ada menu baru. Untuk harga makanan Rp20 ribu sampai Rp185 ribu karena modelnya bisa dinikmati oleh dua sampai tiga orang. Untuk yang menu perporsi ada mie goreng, nasi goreng dan sejenisnya. Kami akan ada paketan untuk dua sampai empat orang. Untuk minuman harganya Rp15 ribu sampai harga Rp55 ribu. Minuman ada es oyen Bandung, ada teh premium atau racikan khas Nusantara Premium. Kami ada teh geulis, teh bumi yang bekerjasama dengan orang asli Bogor,” terangnya.

Rian membeberkan, promosi grand opening 22 sampai 23 Februari 2025 dengan potongan harga 50 persen untuk semua menu. Dan tidak ada minimum order, tidak ada syarat, bisa dine in atau take away.

“Ya, ini digulirkan agar semua bisa merasakan kenikmatan menu Nusantara. Tanggal 22 Februari ini promo diskon 50 persen pukul 15.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB. Dan tanggal 23 Februari 2025 mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB,” pungkasnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serba Serbi

Drone Layaknya Lebah, Inovasi Baru IPB untuk Indoor Farming

Published

on

By

Drone Layaknya Lebah, Inovasi Baru IPB untuk Indoor Farming
Peneliti IPB University mengembangkan swarm drone untuk pemantauan indoor farming. Dok. IPB University.

KlikBogor – Teknologi drone dan kecerdasan buatan (AI) membuka peluang besar dalam era pertanian presisi. Dua dosen Program Studi Ilmu Komputer, Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika (SSMI) IPB University, Karlisa Priandana dan Medria Kusuma Dewi Hardhienata, menjawab tantangan tersebut dengan mengembangkan teknologi swarm drone.

Pengembangan teknologi swarm drone untuk indoor farming ini menjadi inovasi baru dalam mendukung pertanian cerdas yang lebih efisien dan presisi.

Swarm drone ini awalnya kami kembangkan untuk membantu pelaksanaan pemantauan atau surveillance untuk indoor farmingSwarm drone dirancang sebagai sekumpulan drone kecil yang mampu bekerja secara koordinatif layaknya segerombolan lebah,” urai Karlisa Priandana dikutip Rabu, 4 Maret 2026.

Ia menjelaskan, indoor farming merupakan teknik budi daya yang tidak lagi bergantung pada kondisi cuaca dan iklim. Sebab, seluruh faktor pertanian seperti suhu, cahaya, dan kelembapan, dapat dikendalikan. Kondisi tersebut membutuhkan pemantauan tanaman secara berkelanjutan.

Selama ini, pemantauan biasanya mengandalkan kamera atau sensor statis. Namun, perangkat tersebut berpotensi mengalami kerusakan.

Swarm drone digunakan untuk meng-cover atau menjadi backup ketika sensor statis mengalami gangguan sehingga pemantauan tetap berjalan,” imbuhnya.

Karlisa mengungkapkan, setiap drone dilengkapi kamera multispektral dan sensor lingkungan yang terintegrasi dengan sistem internet of things (IoT), sehingga mampu mengumpulkan data kondisi tanaman secara menyeluruh.

Analisis Real-Time Berbasis AI

Medria Kusuma Dewi Hardhienata menambahkan bahwa seluruh data lapangan dikirimkan secara real-time ke komputer pusat untuk dianalisis menggunakan model AI.

“Hasil analisis ini membantu petani atau operator mengambil keputusan secara cepat, akurat, dan berbasis data sehingga produktivitas dan kualitas tanaman dapat meningkat,” ujarnya.

Drone mengambil citra berbagai jenis tanaman yang kemudian dianalisis menggunakan algoritma cerdas untuk mengidentifikasi jenis tanaman secara otomatis.

Sistem komunikasi berbasis AI juga memungkinkan drone saling berinteraksi, mengatur formasi, serta menyesuaikan posisi tanpa bertabrakan, bahkan di ruang indoor farming yang sempit.

Ke depan, teknologi swarm drone diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi pertanian modern, tetapi juga mendukung praktik budi daya yang lebih ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan teknologi berbasis data.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Petani, Peternak, dan Nelayan Kini Bisa Tanya Pakar IPB University

Published

on

By

Petani, Peternak, dan Nelayan Kini Bisa Tanya Pakar IPB University
Seorang petani tengah menunjukkan Layanan Daring Tani dan Nelayan IPB Digitani. Dok. IPB University.

KlikBogor – Guna mendukung sektor pertanian dan perikanan nasional, IPB University menggulirkan program Layanan Daring Tani dan Nelayan “IPB Digitani”.

Platform ini menjadi salah satu inovasi digital yang menghadirkan solusi konsultasi, pendampingan, serta akses informasi teknologi dan pasar bagi petani, peternak, dan nelayan di berbagai daerah.

Terdapat 93 pakar IPB University yang tergabung dalam Dewan Pakar. Kehadiran para pakar ini memungkinkan pengguna memperoleh jawaban ilmiah dan solutif atas berbagai persoalan di bidang pertanian, peternakan, perikanan, hingga kesehatan hewan.

Hingga 2025, penerima manfaat tersebar di 34 provinsi, 367 kabupaten/kota, dan 3.883 desa di seluruh Indonesia. Tercatat ribuan artikel dan ratusan layanan konsultasi yang telah dimanfaatkan lebih dari 15 ribu pengguna.

Melalui fitur seperti tanya pakar, konsultasi, artikel populer, dan forum tani, platform ini menjadi ruang interaksi dua arah antara akademisi dan masyarakat.

IPB University memanfaatkan teknologi digital untuk mempercepat transfer pengetahuan dan inovasi dari kampus kepada pelaku utama sektor pangan dan perikanan.

“Transformasi digital di sektor pertanian merupakan keniscayaan. Kehadiran platform ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan daya saing petani serta nelayan melalui akses informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya,” kata Kepala Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship IPB University, Handian Purwawangsa dalam keterangannya dikutip Selasa, 3 Maret 2026.

Ia menambahkan, dengan jangkauan yang terus meluas dan dukungan pakar multidisiplin, Layanan Daring Tani dan Nelayan IPB Digitani menjadi wujud nyata komitmen IPB University dalam membangun ekosistem pertanian dan perikanan yang berbasis inovasi, inklusif, dan berkelanjutan.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Tips Memilih Telur dan Cara Menyimpan-Mengolah yang Tepat

Published

on

By

Tips Memilih Telur dan Cara Menyimpan-Mengolah yang Tepat
Telur ayam. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Telur merupakan sumber protein hewani bergizi tinggi yang mudah didapat dan terjangkau oleh berbagai kalangan masyarakat.

Meski harganya relatif terjangkau, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan belanja rumah tangga untuk rokok masih lebih besar dibandingkan telur.

Padahal, menurut Profesor Ilmu Gizi IPB University Prof Rizal M Damanik, konsumsi dua butir telur per hari dapat menjadi investasi sederhana dengan dampak besar bagi pertumbuhan anak.

Selain nilai gizinya, masyarakat juga perlu memahami cara memilih dan menyimpan telur dengan benar agar kualitasnya tetap terjaga.

Ciri Telur Segar dan Berkualitas

Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof Niken Ulupi, membagikan panduan praktis mengenali telur berkualitas dari ciri fisiknya.

“Telur yang oval sempurna, terasa berat saat dipegang, dan cangkangnya kuat menandakan telur tersebut baik dan segar,” ujarnya dikutip Senin, 2 Maret 2026.

Meskipun tampilan luar tidak menentukan kandungan gizi telur, tetapi hal itu dapat menjadi indikator kesegaran.

“Yang terlihat dari luar itu tidak mencerminkan nilai gizi dari telurnya. Tapi kalau kualitasnya bagus, telur fresh, saat dipecahkan putih telurnya akan kental,” jelasnya.

Telur dengan ujung terlalu runcing atau cangkang kasar sebaiknya dihindari karena dapat menandakan gangguan kesehatan pada induk ayam.

Selain itu, telur yang bersih secara alami menunjukkan manajemen peternakan yang baik. “Kalau terlalu kotor, bisa jadi tempat menempelnya bakteri,” tambahnya.

Prof Niken juga meluruskan anggapan bahwa warna cangkang menentukan kualitas gizi. Menurutnya, perbedaan warna putih atau cokelat hanya dipengaruhi pigmen alami ayam.

“Nilai gizi telur itu sudah ditentukan secara genetik. Selama telur terbentuk sempurna, artinya kandungan gizinya sudah cukup,” ujarnya.

Kulkas atau Suhu Ruang? 

Penyimpanan telur turut memengaruhi kualitas dan keamanan konsumsi. Prof Niken menyarankan telur disimpan di dalam kulkas agar dapat bertahan hingga satu bulan tanpa penurunan mutu yang signifikan.

“Pada suhu dingin, patogen akan ‘tidur’, sehingga perkembangan bakteri berhenti,” jelasnya.

Jika disimpan pada suhu ruang, telur sebaiknya tidak lebih dari tiga minggu dan dijauhkan dari sumber panas maupun bahan beraroma tajam karena telur mudah menyerap bau.

Ia juga mengingatkan agar telur dimasak hingga matang sempurna untuk mengurangi risiko bakteri seperti Salmonella atau E coli.

“Kalau tubuh kita sedang sehat, paparan bakteri bisa diatasi. Tapi kalau imunitas sedang turun, risikonya meningkat,” katanya.

Dengan memilih, menyimpan, dan mengolah telur secara tepat, masyarakat dapat memperoleh manfaat gizi optimal dari bahan pangan sederhana yang memiliki dampak besar bagi kesehatan dan kualitas generasi masa depan.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer