Connect with us

Serba Serbi

Nopiyanti Mengubah Hobi Amigurumi Jadi Cuan 

Published

on

Nopiyanti Mengubah Hobi Amigurumi Jadi Cuan 
Salah satu boneka amigurumi hasil kreativitas perajut Nopiyanti Indah Lestari yang dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia. Dok. Istimewa.

KlikBogorHakpen dan benang katun di tangan Nopiyanti Indah Lestari tidak hanya menjadi sebuah boneka rajutan yang menarik dan trendi, tetapi juga mendatangkan pundi-pundi rupiah.

Sudah tiga tahun lebih wanita berusia 24 tahun itu menggeluti kerajinan amigurumi. Ia mulai menekuni seni merajut asal Jepang itu sejak eksplorasi hobi baru di era pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu.

“Awalnya saat terjadi covid di tahun 2020 mendekati 2021, karena merasa senggang di rumah saya mencari hobi untuk menghabiskan waktu. Waktu itu banyak sih yang menjadi opsi di antaranya merajut, punch needle, macrame, dan lainnya,” kata Nopiyanti, Minggu, 15 September 2024.

Namun setelah menjelajahi berbagai opsi tersebut, ia memutuskan untuk menekuni merajut. Pilihan ini didasarkan pada banyaknya variasi hasil yang dapat dibuat, termasuk tas, dompet, syal, dan yang paling menarik boneka.

“Dari coba-coba malah jadi ketagihan, merajut sudah menjadi jalan bagi saya, walaupun terlihat rumit, namun bila mencapai hasil yang diinginkan itu rasanya bangga dan puas sekali,” imbuhnya.

Saat pertama mencoba untuk membuat sebuah karya rajutan, kata Nopiyanti, pastinya mengenal terlebih dahulu teknik dasar serta alat dan bahan untuk merajut. Ia pernah membuat kerajinan rajut dari mulai dompet, tas, bunga hingga boneka.

Namun, ia pada akhirnya menekuni dunia rajut membuat boneka atau nama lainnya amigurumi. Menurutnya, untuk menyelesaikan satu kerajinan amigurumi tergantung dari bentuk dan pola boneka.

“Pembuatan satu boneka bisa memakan waktu antara 2-3 jam bahkan ada yang sampai beberapa hari, tergantung pada bentuk dan kesulitan dari pola bonekanya. Dalam seminggu, saya bisa buat 4-5 boneka,” katanya.

Cara merajut ini juga, ia dapatkan secara otodidak dari berbagai sumber di kanal YouTube. Meskipun memulai dari nol, dengan belajar teknik dasar dalam merajut serta pemilihan alat rajut yang tepat, ia mampu mengatasi berbagai tingkat kesulitan.

Berbagai boneka amigurumi unik dan lucu yang dibuat perajut Nopiyanti Indah Lestari. Dok. Istimewa.

Saat ini, amigurumi yang diproduksi di rumahnya di Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, dipasarkan secara offline melalui stand di bazar dan event-event. Dalam hal ini, ia bekerja sama dengan teman sebagai partner dalam pemasaran di sejumlah daerah di Indonesia.

“Produk saya dipasarkan di sekitar daerah Cimahi dan Bandung. Ada beberapa kesempatan juga produk saya sampai ke Jakarta,” kata Nopiyanti.

Harga produk amigurumi yang dipasarkan bervariasi tergantung bentuk dan ukuran serta kesulitan dalam pembuatannya. Sejauh ini dijual seharga Rp10 ribu hingga Rp100 ribu per piece.

Menurutnya, potensi usaha kerajinan rajut sangat menjanjikan. Terlebih dengan sentuhan kreativitas terkini dapat menghasilkan beragam produk yang unik dan trendi.

“Seperti beberapa bulan lalu dengan boomingnya film Barbie dapat menginspirasi perajut untuk membuat produk bertemakan Barbie, seperti tas pink khas Barbie dan boneka Barbie,” katanya.

Pun untuk omset produk rajut menunjukkan hasil positif, dengan keuntungan per boneka mencapai 10-20 persen. Nopiyanti juga berharap ke depan usahanya dapat berkembang lebih jauh dan merambah pasar online.

“Semoga dari yang mulanya menjual secara offline bisa merambah ke online. Dari yang awalnya dikenal hanya di sekitaran saja bisa dikenal hingga ke berbagai daerah dengan brand milik sendiri,” tandasnya.

(ckl/hrs)

Continue Reading
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Santap RamenYA! Bogor Seolah Berada di Negeri Sakura

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serba Serbi

Jambu Biji Muda jadi Teh, Pakar IPB Jelaskan Potensi dan Tantangannya

Published

on

By

Jambu Biji Muda jadi Teh, Pakar IPB Jelaskan Potensi dan Tantangannya
Buah jambu biji muda. Foto: Pixabay/Najib Zamri

KlikBogor – Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University, Prof Sandra Arifin Aziz, menjelaskan bahwa buah jambu biji muda memang kaya akan senyawa bioaktif yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan, meski masih memerlukan lebih banyak pembuktian melalui uji klinis pada manusia.

“Teh yang dibuat dari buah jambu biji muda memiliki karakteristik berbeda dengan teh daun jambu maupun buah jambu matang. Perbedaan tersebut terletak pada kandungan senyawa metabolit sekunder, cita rasa, dan struktur fisiknya,” kata Prof Sandra menanggapi pemanfaatan buah jambu biji muda sebagai bahan teh di Tiongkok dikutip Sabtu, 8 Agustus 2026.

Ia menjabarkan, buah jambu biji muda mengandung tanin, asam galat, asam elagat, flavonoid, serta pektin dalam kadar yang relatif tinggi. Pada fase ini, pembentukan gula belum optimal sehingga buah memiliki rasa yang lebih sepat dibandingkan buah matang.

“Pada buah jambu biji muda, proses pembentukan gula belum optimal, tetapi akumulasi senyawa pertahanan tanaman seperti fenolik dan tanin berada pada puncaknya. Pengolahan menjadi teh mempertahankan kestabilan senyawa fenolik ini dalam matriks kering,” ujarnya.

 Baca juga: Albumin Gabus Bantu Percepat Penyembuhan Luka Usai Melahirkan

Berdasarkan kajian fitokimia, terang Prof Sandra, seduhan teh buah jambu biji muda berpotensi membantu mengendalikan kadar gula darah melalui penghambatan enzim pemecah karbohidrat.

Selain itu, kandungan tanin berperan mendukung kesehatan saluran pencernaan, sedangkan senyawa fenolik memberikan aktivitas antioksidan dan antiinflamasi yang tinggi.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa bukti ilmiah mengenai manfaat seduhan teh buah jambu biji muda pada manusia masih terbatas jika dibandingkan dengan penelitian terhadap ekstrak daun jambu. Karena itu, manfaat kesehatannya masih perlu dikaji lebih lanjut melalui penelitian klinis.

Menurut Prof Sandra, pemanfaatan buah jambu biji muda sebagai teh juga berpotensi dikembangkan di Indonesia.

Baca juga: Pemkot Bogor Minta Kepastian Pembangunan Terminal Baranangsiang

Dalam budi daya jambu biji, petani umumnya melakukan penjarangan buah (fruit thinning) untuk meningkatkan kualitas panen. Selama ini, buah muda hasil penjarangan tersebut umumnya belum dimanfaatkan secara optimal.

“Prospek riset komoditas ini sangat cerah karena sejalan dengan tren global upcycling food components, yaitu memanfaatkan bagian tanaman yang biasanya terbuang menjadi produk bernilai tambah tinggi,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan produk ini tetap menghadapi tantangan, seperti standardisasi bahan baku, pengendalian pencokelatan selama pengolahan, hingga formulasi agar rasa sepat buah muda lebih dapat diterima konsumen.

Menurut Prof Sandra, IPB University memiliki kapasitas riset untuk mendukung pengembangan teknologi pascapanen, pengujian khasiat, formulasi produk, hingga hilirisasi bersama mitra industri.

(rls/hrs)

Continue Reading

Berita

Pemkot Bogor Gandeng IKIGAI Fitness untuk Pelatihan dan Pemulihan Atlet

Published

on

By

Pemkot Bogor Gandeng IKIGAI Fitness untuk Pelatihan dan Pemulihan Atlet
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor dengan IKIGAI Fitness yang secara resmi ditetapkan sebagai Official Gym Partner Pemkot Bogor untuk mendukung program pelatihan fisik dan recovery atau pemulihan atlet, Jumat, 6 Agustus 2026. Foto/Klikbogor

KlikBogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan olahraga prestasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor dengan IKIGAI Fitness yang secara resmi ditetapkan sebagai Official Gym Partner Pemkot Bogor untuk mendukung program pelatihan fisik dan recovery atau pemulihan atlet.

Penandatanganan kerja sama ini dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Sekretariat Daerah Kota Bogor, Eko Prabowo, yang mewakili Wali Kota Bogor. Turut hadir Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, jajaran Pemkot Bogor, pengurus cabang olahraga, serta manajemen IKIGAI Fitness.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor yang dibacakan Aspemkesra Setda Kota Bogor, Eko Prabowo, mengapresiasi atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Menurutnya, pembangunan olahraga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar para atlet memperoleh pembinaan yang semakin berkualitas.

“Prestasi olahraga merupakan hasil dari pembinaan yang berkelanjutan. Pemerintah tentu tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan dunia usaha seperti IKIGAI Fitness menjadi langkah positif untuk memperkuat pembinaan atlet melalui penyediaan fasilitas latihan yang berkualitas. Kami berharap kerja sama ini mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang mengharumkan nama Kota Bogor di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional,” katanya, Jumat, 7 Agustus 2026.

Baca juga: Ribuan Anak di Kota Bogor Ditarget Kembali Bersekolah

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana menegaskan bahwa fasilitas gym merupakan kebutuhan bagi seluruh cabang olahraga, bukan hanya olahraga yang identik dengan latihan beban.

“Masih ada anggapan bahwa gym hanya dibutuhkan oleh cabang olahraga tertentu. Padahal pada dasarnya semua cabang olahraga membutuhkan gym. Setiap atlet memerlukan kekuatan, daya tahan, keseimbangan, kelincahan, mobilitas, dan pemulihan yang baik agar dapat mencapai performa terbaiknya. Yang membedakan bukan kebutuhan akan gym, melainkan program latihan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing cabang olahraga,” ujarnya.

la menambahkan bahwa penunjukan IKIGAI Fitness sebagai Official Gym Partner diharapkan dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat pembinaan atlet Kota Bogor.

“Melalui kerja sama ini kami ingin memberikan akses yang lebih baik bagi atlet-atlet Kota Bogor terhadap fasilitas latihan dan recovery yang berkualitas. Harapannya, mereka dapat berlatih secara optimal, meminimalkan risiko cedera, serta memiliki kesiapan fisik yang lebih baik dalam menghadapi berbagai kompetisi,” katanya.

Baca juga: Kota Bogor Menuju Porprov Jabar, 5 Ribu Lebih Atlet Siap Bertanding

Sebagai Official Gym Partner, IKIGAI Fitness akan mendukung program pembinaan atlet melalui penyediaan fasilitas gym, pendampingan latihan fisik, serta layanan recovery yang dapat dimanfaatkan oleh atlet dari berbagai cabang olahraga sesuai dengan kebutuhan program pembinaan yang disusun oleh Dispora Kota Bogor.

Direktur IKIGAI Fitness, Ilham Gemilang menyampaikan, rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan Pemkot Bogor.

“Merupakan suatu kehormatan bagi IKIGAI Fitness untuk dipercaya menjadi Official Gym Partner Pemerintah Kota Bogor. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan layanan terbaik dalam mendukung pembinaan atlet. Kami siap berkolaborasi dengan Dispora dan seluruh pemangku kepentingan demi menciptakan lingkungan latihan yang nyaman, aman, dan berkualitas bagi atlet-atlet Kota Bogor,” katanya.

Dengan terjalinnya kemitraan ini, Pemkot Bogor optimistis pembinaan atlet akan semakin terarah dan berkualitas, sehingga mampu melahirkan prestasi yang membanggakan serta memperkuat posisi Kota Bogor sebagai salah satu daerah dengan potensi olahraga yang terus berkembang.

(rls/hrs)

Continue Reading

Serba Serbi

Albumin Gabus Bantu Percepat Penyembuhan Luka Usai Melahirkan

Published

on

By

Albumin Gabus Bantu Percepat Penyembuhan Luka Usai Melahirkan
Channa limbata, salah satu jenis ikan gabus asal perairan tawar Indonesia. Foto/Istimewa

KlikBogor – Ikan gabus memiliki manfaat besar bagi ibu yang sedang menjalani masa pemulihan setelah melahirkan. Kandungan protein yang tinggi, terutama albumin, berperan penting dalam mempercepat penyembuhan luka, baik akibat persalinan normal maupun operasi sesar.

Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Prof Ahmad Sulaeman menjelaskan bahwa ikan gabus merupakan salah satu ikan air tawar dengan kandungan protein dan zat gizi yang sangat baik untuk mendukung proses pemulihan ibu setelah melahirkan. Hal tersebut disampaikannya dalam tayangan Perspektif di YouTube IPB TV.

“Di antara proteinnya itu adalah kandungan albumin. Termasuk ikan air tawar yang mengandung juga asam lemak omega-3. Semuanya itu penting untuk ibu yang baru melahirkan,” ujarnya dikutip Rabu, 5 Agustus 2026.

Baca juga: Kebakaran Rumah di Menteng, Kerugian Capai Rp150 Juta

Prof Ahmad menjelaskan, kandungan protein ikan gabus berkisar 15–25 persen dari berat segarnya. Di antara protein tersebut terdapat albumin yang berperan penting dalam regenerasi sel dan pembentukan jaringan baru.

“Albumin adalah salah satu jenis protein yang sangat penting dalam tubuh kita. Perannya sangat krusial dalam proses penyembuhan luka,” katanya.

Menurut Prof Ahmad, albumin menjadi bahan baku utama bagi tubuh untuk membentuk jaringan baru, sehingga luka lebih cepat menutup dan mengering.

Selain albumin, ikan gabus juga mengandung kalsium, fosfor, zat besi, serta asam lemak omega-3 yang turut mendukung proses pemulihan kesehatan ibu setelah melahirkan.

Baca juga: Sirih Merah Berpotensi jadi Bahan Kosmetik Lokal Pencerah Kulit

Prof Ahmad menyarankan ikan gabus dikonsumsi dengan cara direbus atau dikukus agar kandungan gizinya tetap terjaga. “Yang paling bagus adalah dikukus atau direbus. Bisa dibuat sop,” jelasnya.

Bagi yang mengonsumsi ekstrak ikan gabus, dosis sekitar 500 miligram per hari sudah mencukupi. Sementara itu, untuk membantu penyembuhan luka setelah operasi sesar, konsumsi ikan gabus segar sekitar 500 gram per hari dapat menjadi pilihan.

Dengan kandungan albumin, protein, mineral, dan omega-3 yang dimilikinya, ikan gabus dapat menjadi salah satu sumber pangan bergizi untuk mendukung proses pemulihan ibu setelah melahirkan.

Namun, terang Prof Ahmad, konsumsi ikan gabus sebaiknya tetap menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang sesuai kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer