Connect with us

Berita

KPU Kota Bogor Siap Buka Pendaftaran Paslon Pilkada, Ini Syarat Minimal Pencalonan 

Published

on

KPU Kota Bogor Siap Buka Pendaftaran Paslon Pilkada, Ini Syarat Minimal Pencalonan 
Ketua KPU Kota Bogor Muhammad Habibi Zaenal Arifin saat menjelaskan tahapan pendaftaran paslon wali kota dan wakil wali kota Bogor pada Pilkada 2024.

KlikBogor – Pendaftaran pasangan calon (Paslon) wali kota Bogor dan wakil wali kota Bogor pada Pilkada 2024 di Kota Bogor akan dibuka mulai esok hari.

Pendaftaran itu dibuka selama tiga hari dari Selasa, 27 Agustus 2024 sampai dengan Kamis, 29 Agustus 2024 di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor.

Ketua KPU Kota Bogor, Muhammad Habibi Zaenal Arifin mengatakan, persyaratan untuk pencalonan pada Pilkada Kota Bogor mengacu kepada Peraturan KPU 10/2024 tentang Perubahan Atas PKPU 8/2024.

Dalam PKPU dimaksud, dikatakan Habibi, persyaratan pencalonan oleh partai politik atau gabungan partai politik untuk wali kota dan wakil wali Bogor, yaitu memperoleh suara sah paling sedikit 7,5 persen atau 47.755 suara sah.

“Pascaputusan Mahkamah Konstitusi sudah dituangkan secara teknis di PKPU 10/2024, salah satunya mengakomodir dalam pengusungan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bogor bisa menggunakan 7,5 persen dari total suara sah di Kota Bogor,” terangnya, Senin, 26 Agustus 2024.

Ia juga menjelaskan, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 430 KPU Kota Bogor, ada lima partai politik yang dapat mengusung paslon secara mandiri.

Kelima partai politik di Kota Bogor tersebut, antara lain PKS, Partai Golkar, Partai Gerindra, PDI Perjuangan, dan PAN.

Terkait tahapan pendaftaran Pilkada ini, Habibi mengatakan, pada prinsipnya pihaknya sudah siap secara teknis baik petugas maupun yang lainnya.

KPU Kota Bogor juga terus melakukan koordinasi berkaitan dengan pengamanan petugas saat pelaksanaan pendaftaran.

“Sampai hari ini bahkan hari ini kami pun akan melakukan rapat koordinasi kembali dengan TNI Polri dan stakeholder terkait pendaftaran,” ungkapnya.

Sesuai jadwal, hari pertama dan kedua atau 27 dan 28 Agustus 2024, pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Sementara di hari ketiga atau 29 Agustus 2024, dibuka mulai pukul 08.00 sampai 23.59 WIB.

Dalam pelaksanaan nanti, kata Habibi, sebagai bentuk transparansi, KPU akan menyiarkan secara langsung atau live streaming proses pendaftaran paslon wali kota Bogor dan wakilnya.

“Kami mohon agar tidak melakukan pendaftaran di last minute, sehingga kami bisa mengatur jadwal dan mengakomodir para calon yang ingin mendaftar di KPU Kota Bogor,” katanya mengimbuhkan. (Hrs)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Cerita Jemaah Umrah Asal Kota Bogor Soal Kondisi Terkini di Tanah Suci

Published

on

By

Cerita Jemaah Umrah Asal Kota Bogor Soal Kondisi Terkini di Tanah Suci
Asep Faizal Rahman (tengah berdiri) saat foto bersama di Kantor Kecamatan Bogor Tengah. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Salah satu jemaah umrah asal Kota Bogor, Asep Faizal Rahman, membagikan cerita kondisi terkini para jemaah umrah asal Indonesia di Tanah Suci.

Ia menyebut, secara umum kondisi para jemaah masih baik dan fasilitas yang diterima mencukupi. Namun, jemaah yang datang ke Tanah Suci disebut berkurang.

“Kami masih menunggu kepastian pesawat dan segala macam. Ya, kondisi masih banyak yang ketahan pulang, tapi ada juga yang tidak jadi ke sini gitu. Kalau keamanan secara kondisi aman-aman. Namun, sempat khawatir kalau Arab Saudi diserang. Tetapi petugas kepolisian di sini tetap mengimbau agar tetap tenang,” ujar Asep kepada awak media melalui sambung telepon WhatsApp, Senin siang, 2 Maret 2026.

Ia menjelaskan, sejauh ini suplai makanan bagi jemaah masih aman dan berjalan normal. Perbedaan yang terasa adalah suasana jemaah yang tidak terlalu padat.

“Makanan mah aman. Masih cukup kalau masalah makanan dan lain-lain itu masih normal. Sekarang ada dampak yang datang berkurang. Yang ke Mekah makin berkurang, jemaah yang tawaf. Jadi tidak terlalu padat,” katanya.

Meski suasana ibadah agak leluasa, Asep mengaku, tetap memikirkan kabar mengenai puluhan ribu jemaah yang disebut belum bisa pulang dan tertahan.

“Meskipun agak leluasa beribadah, tapi sebetulnya masih ada info-info yang kayak 50 ribu jemaah enggak bisa pulang gitu, 26 ribu jemaah tertahan. Terus kayak gitu-gitulah kami memikirkan itu. Kalai sampai seperti itu, gimana mau stay-nya kami dan sebagainya,” imbuhnya.

Ia juga menuturkan bahwa pihak travel telah menyerahkan data nama jemaah kepada KBRI untuk tindak lanjut apabila terjadi kendala.

“Sudah, sudah menyerahkan nama-nama ke KBRI, kami ini ada 13 rombongan. Mudah-mudahan diberi kelancaran, mohon doanya,” ucap Asep.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Puluhan Angkot-AKDP Terjaring Operasi di Jalan Sawojajar Bogor

Published

on

By

Puluhan Angkot-AKDP Terjaring Operasi di Jalan Sawojajar Bogor
Dishub Kota Bogor melakukan operasi gabungan Angkot dan AKDP di kawasan Jalan Sawojajar, Kota Bogor, Senin, 2 Maret 2026. Foto/Klikbogor.

KlikBogor – Puluhan angkutan kota (Angkot) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) terjaring operasi gabungan yang digelar di kawasan Jalan Sawojajar, Kota Bogor.

Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Ridwan, menjelaskan operasi gabungan ini digelar bersama petugas Satlantas Polresta Bogor Kota.

“Dalam razia Jalan Sawojajar di sini terdapat angkutan yang tidak memiliki sama sekali surat-surat, seperti KIR, STNK maupun kartu trayek. Itu tentunya kami berhentikan,” ungkap Ridwan kepada awak media, Senin, 2 Maret 2026.

Ia mengatakan terdapat enam unit angkot yang kedapatan tanpa surat kendaraan. Namun, empat kendaraan tengah kembali ke rumah masing-masing untuk mencari atau membawa STNK dan KIR-nya yang menurut pengakuan para sopir ketinggalan di rumah.

“Nah, nanti yang empat ini ditukar kendaraan dilepas, barang buktinya berupa surat kendaraan ditahan, jadi kendaraannya tidak jadi dikandangkan oleh kami. Nanti tukar BB STNK ataupun KIR ataupun izin trayek. Jadi yang dua sudah terjaring sama sekali tidak membawa, memiliki kartu trayek dengan STNK ataupun buku uji KIR,” jelasnya.

Pihaknya mencatat 21 angkot dan AKDP yang terjaring dalam operasi gabungan tersebut. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan.

Adapun tujuan operasi gabungan untuk pengecekan administrasi angkutan yang beroperasi di Kota Bogor di antaranya buku KIR, trayek, dan uji kelayakan.

“Besok kami bergabung dan kembali razia di Jalan Sawojajar dengan jajaran samping, Kepolisian, Jasa Raharja, Provinsi, maupun Dishub Kabupaten Bogor untuk giat bersama-sama di Jalan Sawojajar ini,” katanya.

(ckl/hrs)

Continue Reading

Berita

Eddy Soeparno Ajak Warga Kota Bogor Implementasikan 4 Pilar Kebangsaan

Published

on

By

Eddy Soeparno Ajak Warga Kota Bogor Implementasikan 4 Pilar Kebangsaan
Wakil Ketua MPR RI, H. Eddy Soeparno menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada masyarakat di Aula Pertemuan Balekambang, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Foto/Istimewa.

KlikBogor – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) H. Eddy Soeparno menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Kota Bogor.

Kegiatan yang dihadiri peserta dari berbagai elemen masyarakat tersebut berlangsung di Aula Pertemuan Balekambang, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat, 27 Februari 2026.

H. Eddy Soeparno memaparkan, sebagai wakil rakyat mereka yang ditugaskan untuk mensosialisasikan pilar-pilar penting kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Ketetapan MPR RI, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

“Empat pilar ini bertujuan supaya Negara Indonesia tidak mudah terpecah belah dan runtuh dalam menghadapi berbagai masalah, dan harus tetap selalu menjaga persatuan dan kesatuan toleransi dalam perbedaan serta peduli terhadap sesama,” jelasnya.

Menurut Eddy, kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI mempunyai tujuan di antaranya, untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan Ketetapan MPR.

Selain itu, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya seluruh penyelenggara pemerintah dan diharapkan agar masyarakat memahami serta menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

“Implementasi empat pilar kebangsaan harus terus digelorakan terhadap semua kalangan. Mulai dari tokoh masyarakat hingga generasi muda,” pungkasnya.

(rls/hrs)

Continue Reading
Advertisement

Potret

Populer